Aopok
No Result
View All Result
  • Login
  • Home
  • Filter
    • Terbaru
    • Spesial
    • Istimewa
    • Hot
    • Galeri
  • Berita
    • Daerah
    • Dunia
    • Nasional
  • Bisnis
  • Explore
    • Alamat
    • Food & Travel
      • Kuliner
      • Resep Masakan
    • Kode Pos
    • Masjid
    • Wisata
  • Religi
  • Sports
  • Tekno
  • More
    • Otomotif
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Edukasi
    • Lainnya
  • Network
    • Artikel
      • Biodata Viral
      • Chord Lirik
      • Religi
      • Resep Masakan
      • Ulasan Film
      • Tempo Dulu
    • Iklan Gratis
    • Media Sosial
    • Terviral
    • Seputar Bisnis
    • Pasang Iklan
    • Jok Bangka
    • Ulasan Bisnis
    • Trading
    • Top Bisnis
Iklan Gratis
SUBSCRIBE
  • Home
  • Filter
    • Terbaru
    • Spesial
    • Istimewa
    • Hot
    • Galeri
  • Berita
    • Daerah
    • Dunia
    • Nasional
  • Bisnis
  • Explore
    • Alamat
    • Food & Travel
      • Kuliner
      • Resep Masakan
    • Kode Pos
    • Masjid
    • Wisata
  • Religi
  • Sports
  • Tekno
  • More
    • Otomotif
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Edukasi
    • Lainnya
  • Network
    • Artikel
      • Biodata Viral
      • Chord Lirik
      • Religi
      • Resep Masakan
      • Ulasan Film
      • Tempo Dulu
    • Iklan Gratis
    • Media Sosial
    • Terviral
    • Seputar Bisnis
    • Pasang Iklan
    • Jok Bangka
    • Ulasan Bisnis
    • Trading
    • Top Bisnis
No Result
View All Result
Aopok
No Result
View All Result
Home Religi

Ringkasan Tentang Sutrah

Aopok by Aopok
15.03.2015
Reading Time: 6 mins read
0
Ringkasan Tentang Sutrah
ADVERTISEMENT

Sutrah? Apakah itu?

sutrah dalam shalat
sutrah dalam shalat

Halo sahabat muslim, gimana lancar aktivitasnya? Semoga Allah mudahkan segala urusan kita semua ya. Yang pasti, menuntut ilmu jangan dibiarkan loyo dan jangan cepat puas diri. Yups.

RELATED POSTS

Solusi Islam Menurut Hadist untuk Dua Insan yang Saling Jatuh Cinta

Bagaimana Nasihat Guru Mengubah Jalan Hidup Imam Hanafi

Amalan Menjelang Bulan Syakban: Persiapan Menuju Ramadan

Insya Allah kali ini kita akan membahas tentang sutrah dalam shalat. Mungkin diantara teman-teman sudah tahu nih tentang sutrah, tapi gak apa-apa lah ya, sekalian muraja’ah ilmu. Mantap !

Jadi, apa itu sutrah?

Sutrah itu segala sesuatu yang dijadikan sebagai penghalang di depan orang shalat agar orang lain tidak berlalu lalang. Sutrah harus ada di hadapan orang yang sedang shalat karena dengan shalatnya berarti ia sedang bermunajat kepada Allah. Sehingga, bila ada sesuatu yang lewat di hadapannya akan memutus munajat tersebut serta mengganggu hubungan ia dengan Allah dalam shalatnya. Oleh sebab itu, siapa yang sengaja lewat di depan orang shalat, ia telah melakukan dosa yang besar. Sutrah bisa dibuat sendiri, misalkan dengan menancapkan tongkat didepan ketika shalat atau sesuatu yang sudah ada seperti tembok, tiang dan sebagainya.

Hukum Sutrah ?

Hukum sutrah diperselisihkan oleh ahlul ilmi, antara yang berpendapat wajib dengan yang berpendapat sunnah. Jumhur ulama berpendapat hukumnya sunnah, sehingga berdasarkan pendapat ini bila ada yang lewat di hadapan orang yang shalat sementara tidak ada sutrah di hadapannya tidaklah membatalkan shalatnya1, namun hanya mengurangi (nilai) shalatnya. Di samping itu, sutrah merupakan penyempurna shalat yang dikerjakan, ia tidak masuk dalam amalan shalat. Dengan begitu, hal ini merupakan indikasi (qarinah) yang mengeluarkan perkaranya dari wajib kepada mustahab. (Asy-Syarhul Mumtiโ€™1/728, Al-Fiqhul Islami wa Adillatuh, 2/939-940, Taudhihul Ahkam, 2/58).

Pendapat yang lain adalah sutrah hukumnya wajib. Dalilnya antara lain sabda Rasulullah :

ADVERTISEMENT

ู„ุงูŽ ุชูุตูŽู„ูู‘ ุฅูู„ุงูŽู‘ ุฅูู„ูŽู‰ ุณูุชู’ุฑูŽุฉูุŒ ูˆูŽู„ุงูŽ ุชูŽุฏูŽุนู’ ุฃูŽุญูŽุฏู‹ุง ูŠูŽู…ูุฑูู‘ ุจูŽูŠู’ู†ูŽ ูŠูŽุฏูŽูŠู’ูƒูŽ ููŽุฅูู†ู’ ุฃูŽุจูŽู‰ ููŽู„ู’ุชูู‚ูŽุงุชูู„ู’ู‡ูุŒ ููŽุฅูู†ูŽู‘ ู…ูŽุนูŽู‡ู ุงู„ู’ู‚ูŽุฑููŠู’ู†ูŽ

โ€œJanganlah engkau shalat melainkan ke arah sutrah (di hadapanmu ada sutrah) dan jangan engkau biarkan seseorang pun lewat di depanmu. Bila orang itu menolak (tetap ngotot ingin lewat, โ€“pent.), perangilah karena bersamanya ada qarin (setan).โ€ (HR. Ibnu Khuzaimah dalam Shahih-nya dan berkata Al-Imam Al-Albani dalam Ashlu Shifah Shalatin Nabi n, 1/115: โ€œSanadnya jayyid.โ€)

Demikian pula perintah beliau untuk menancapkan tombak sebagai sutrah untuk shalat yang ditunjukkan dalam hadits Ibnu โ€˜Umar yang diriwayatkan oleh Al-Bukhari (no. 494) dan Muslim (no. 1115) dalam Shahih keduanya. Dan inilah pendapat yang rajih dan menenangkan hati kami. Wallahu aโ€™lam bish-shawab.

Mendekat kepada sutrah

ุฅูุฐูŽุง ุตูŽู„ูŽู‘ู‰ ุฃูŽุญูŽุฏููƒูู…ู’ ุฅูู„ูŽู‰ ุณูุชู’ุฑูŽุฉู ููŽู„ู’ูŠูŽุฏู’ู†ู ู…ูู†ู’ู‡ูŽุงุŒ ู„ุงูŽ ูŠูŽู‚ู’ุทูŽุนู ุงู„ุดูŽู‘ูŠู’ุทูŽุงู†ู ุนูŽู„ูŽูŠู’ู‡ู ุตูŽู„ุงูŽุชูŽู‡ู

โ€œApabila salah seorang dari kalian shalat menghadap sutrahnya (yang ada di hadapannya), hendaklah ia mendekat ke sutrah tersebut agar setan tidak memutus shalatnya.โ€ (HR. Abu Dawud no. 695, dishahihkan Al-Imam Al-Albani ย dalam Shahih Abi Dawud)

Yang dimaksud dengan โ€œagar setan tidak memutus shalatnyaโ€ adalah agar setan tidak meluputkan konsentrasinya dengan mendatangkan was-was dan menguasainya dalam shalatnya.

Sahl bin Saโ€™d As-Saโ€™idi radhiyallahu ‘anhu berkata:

ูƒูŽุงู†ูŽ ุจูŽูŠู’ู†ูŽ ู…ูุตูŽู„ูŽู‘ู‰ ุฑูŽุณููˆู„ู ุงู„ู„ู‡ู n ูˆูŽุจูŽูŠู’ู†ูŽ ุงู„ู’ู€ุฌูุฏูŽุงุฑู ู…ูŽู…ูŽุฑูู‘ ุงู„ุดูŽู‘ุงุฉู

โ€œJarak antara tempat berdirinya Rasulullah n dalam shalatnya3 dengan tembok/dinding adalah sekadar lewatnya seekor kambing.โ€ (HR. Al-Bukhari no. 496 dan Muslim no. 1134)

Ukuran Sutrah

Ibnu Qudamah rahimahullah menyatakan, โ€œAdapun kadar lebar/tebalnya sutrah, setahu kami tidak ada batasannya. Maka boleh menjadikan sesuatu yang tipis/tidak lebar sebagai sutrah seperti anak panah dan tombak, sebagaimana boleh menjadikan sesuatu yang tebal/lebar sebagai sutrah seperti tembok. Dan sungguh Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam pernah bersutrah dengan tombak. Abu Saโ€™id berkata, โ€œKami pernah bersutrah dengan anak panah dan batu ketika shalat.โ€ Diriwayatkan dari Sabrah bahwa Nabi bersabda, โ€œBersutrahlah kalian di dalam shalat walaupun hanya dengan sebuah anak panah.โ€ Diriwayatkan oleh Al-Atsram. Al-Auzaโ€™i berkata, โ€œMencukupi bagi seseorang anak panah dan cambuk (sebagai sutrah).โ€ Ahmad berkata, โ€œSesuatu yang lebar lebih menyenangkan bagiku, karena dari ucapan Nabi, โ€˜walaupun hanya dengan sebuah anak panahโ€™ menunjukkan yang selain anak panah lebih utama dijadikan sutrah.โ€ (Al-Mughni, kitabus Shalah, bab Imamah fashl Qadrus Sutrah)

Bagaimana kalau menghadap wajah manusia?ย 

Hal ini dibenci.

Jangan biarkan sesuatu lewat di depan ketika shalat

โ€œSuatu kali beliau sedang shalat, tiba-tiba datang seekor kambing bersegera hendak lewat di hadapan beliau, maka beliau pun mendahuluinya dengan maju hingga perut beliau menempel ke dinding dan hewan tersebut lewat di belakang beliau.โ€ (HR. Ath-Thabarani dalam Al-Kabir, Al-Hakim 1/254, dan beliau berkata, โ€œHadits ini shahih sesuai syarat Al-Imam Al-Bukhariโ€, dan disepakati oleh Al-Imam Adz-Dzahabi. Asy-Syaikh Al-Albani berkata, โ€œHadits ini shahih sebagaimana ucapan keduanya.โ€ Lafadz hadits ini dari Ath-Thabarani. Dan tambahan (ู…ูŽุฑูŽู‘ุชู’ ู…ูู†ู’ ูˆูŽุฑูŽุงุฆูู‡ู ) sanadnya hasan dari jalan โ€˜Amr bin Syuโ€™aib dari ayahnya dari kakeknya.โ€ (Ashlu Shifah Shalatin Nabi n, 1/122-123)

Abu Said Al-Khudri radhiyallahu ‘anhu berkata, โ€œAku pernah mendengar Rasulullah n bersabda:

ุฅูุฐูŽุง ุตูŽู„ูŽู‘ู‰ ุฃูŽุญูŽุฏููƒูู…ู’ ุฅูู„ูŽู‰ ุดูŽูŠู’ุกู ูŠูŽุณู’ุชูุฑูู‡ู ู…ูู†ูŽ ุงู„ู†ูŽู‘ุงุณูุŒ ููŽุฃูŽุฑูŽุงุฏูŽ ุฃูŽุญูŽุฏูŒ ุฃูŽู†ู’ ูŠูŽุฌู’ุชูŽุงุฒูŽ ุจูŽูŠู’ู†ูŽ ูŠูŽุฏูŽูŠู’ู‡ูุŒ ููŽู„ู’ูŠูŽุฏู’ููŽุนู’ ูููŠ ู†ูŽุญู’ุฑูู‡ูุŒ ููŽุฅูู†ู’ ุฃูŽุจูŽู‰ ููŽู„ู’ูŠูู‚ูŽุงุชูู„ู’ู‡ูุŒ ููŽุฅูู†ู‘ู…ู‘ุง ู‡ููˆูŽ ุดูŽูŠู’ุทูŽุงู†ูŒ

โ€œApabila salah seorang dari kalian shalat menghadap sesuatu yang menutupinya dari manusia (menghadap sutrah), lalu ada seseorang ingin melintas di hadapannya, hendaklah ia menolaknya pada lehernya. Kalau orang itu enggan untuk minggir (tetap memaksa lewat) perangilah (tahanlah dengan kuat) karena ia hanyalah setan.โ€ (HR. Al-Bukhari no. 509 dan Muslim no. 1129)

Kalau udah terlanjur lewat gimana?

Apabila seseorang telah telanjur lewat di depan orang yang shalat, apakah dia ditarik kembali ke tempatnya semula? Dalam hal ini didapati dua pandangan ahlul ilmi. Pendapat jumhur, di antaranya Asy-Syaโ€™bi, Ats-Tsauri, Ishaq, dan Ibnul Mundzir, mengatakan, tidak disukai menariknya kembali ke tempat semula. Adapun ahlul ilmi yang lainnya memandang untuk mengembalikannya. Dan yang rajih adalah pendapat jumhur, karena dengan mengembalikannya akan membuat dia lewat dua kali. (Fathul Bari li Ibni Rajab, bab Yaruddul Mushalli Man Marra baina Yadaihi, Al-Mughni, Kitabush Shalat fashl in Marra baina Yadaihi Insaan fa โ€˜Abara, lam Yustahabba Radduhu, Fathul Bari, 1/754)

Besarnya dosa lewat di depan orang yang sedang shalat !

Abu Juhaim ibnul Harits radhiyallahu ‘anhu berkata, โ€œRasulullah n bersabda:

โ€œSeandainya orang yang lewat di depan orang yang shalat (dalam jarak yang dekat dengan orang yang shalat, pent.) mengetahui apa yang ditanggungnya, niscaya ia memilih untuk berhenti selama 40, itu lebih baik baginya daripada lewat di depan orang yang shalat.โ€ (HR. Al-Bukhari no. 510 dan Muslim no. 1132)

Sutrah tidak wajib bagi makmum

Al-Imam Malik rahimahullahu mengatakan,
โ€œAku tidak membenci adanya orang yang lewat di depan shaf makmum, sementara imam sedang memimpin shalat mereka, karena imam merupakan sutrah bagi mereka. Dan Saโ€™d bin Abi Waqqash radhiyallahu โ€˜anhu pernah masuk masjid, lalu berjalan melintasi manusia di antara shaf-shaf orang yang shalat, sampai dia berdiri di tempat shalatnya.โ€ (Al-Mudawwanatul Kubra, 1/202)

Al-Imam Syafiโ€™i rahimahullahu mengatakan,
โ€œSutrah imam merupakan sutrah bagi makmum. Oleh karena itu, melintasnya keledai di depan shalat makmum tidak memutuskan shalat.โ€ (Al-Muhadzdzab lis Sunanil Kabir, 2/716)

Kesimpulannya : Orang yang lewat di hadapan makmum tersebut tidaklah berdosa. Namun bila ia mendapatkan jalan lain untuk lewat maka itu lebih utama, karena jelas lewatnya orang ini akan mengganggu orang yang sedang shalat, sementara menjaga diri agar tidak sampai mengganggu orang lain adalah perkara yang dituntut.

Kalau pas di ka’bah gimana?

Ketika seseorang shalat di Kaโ€™bah atau Masjidil Haram, ia tetap harus memerhatikan masalah sutrahnya dan tidak membiarkan seorang pun lewat di hadapannya. Adapun hadits yang menyatakan Rasulullah Shallallahu โ€˜alaihi wa sallam shalat di Kaโ€™bah, sementara tidak ada sutrah antara beliau dengan Kaโ€™bah padahal manusia lalu lalang di depan beliau adalah hadits yang dhaif.

Tambahan faedah :

Ulama berselisih pandang tentang jarak yang diharamkan dan dibenci untuk dilewati oleh orang yang ingin lewat bila di hadapan orang yang shalat tanpa ada sutrah. Al-Hanafiyyah dan Al-Malikiyyah mengatakan, โ€œHaram dilewati antara tempat telapak kaki orang yang shalat sampai ke tempat sujudnya.โ€ Adapun Asy-Syafiโ€™iyyah dan Al-Hanabilah berpendapat yang diharamkan adalah sejarak tiga hasta dari telapak kaki orang yang shalat. (Al-Fatawal Hindiyah 1/128, Bada`iโ€™ush Shanaโ€™i 2/83-84 Taudhihul Ahkam, 2/62)

Asy-Syaikh Ibnu Utsaimin rahimahullah berkata, โ€œPendapat yang paling dekat dengan kebenaran adalah antara kedua kakinya dan tempat sujudnya, karena seorang yang shalat tidak berhak mendapatkan tempat lebih dari apa yang ia butuhkan dalam shalatnya sehingga ia tidak punya hak menahan orang yang lewat di tempat yang tidak dibutuhkannya. Adapun bila ia meletakkan sutrah maka tidak boleh dilewati antara dia dan sutrahnya. Namun kami katakan, โ€œBila engkau meletakkan sutrah maka jangan engkau berdiri jauh darinya tapi mendekatlah di mana nantinya sujudmu dekat dengan sutrah tersebut.โ€ (Asy-Syarhul Mumtiโ€™, 1/709)

Yang memutuskan shalat

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda:

ุฅูุฐูŽุง ู‚ูŽุงู…ูŽ ุฃูŽุญูŽุฏููƒูู…ู’ ูŠูุตูŽู„ูู‘ูŠ ููŽุฅูู†ูŽู‘ู‡ู ูŠูŽุณู’ุชูุฑูู‡ู ุฅูุฐูŽุง ูƒูŽุงู†ูŽ ุจูŽูŠู’ู†ูŽ ูŠูŽุฏูŽูŠู’ู‡ู ู…ูุซู’ู„ู ุขุฎูุฑูŽุฉู ุงู„ุฑูŽู‘ุญู’ู„ูุŒ ููŽุฅูุฐูŽุง ู„ูŽู…ู’ ูŠูŽูƒูู†ู’ ุจูŽูŠู’ู†ูŽ ูŠูŽุฏูŽูŠู’ู‡ู ู…ูุซู’ู„ู ุขุฎูุฑูŽุฉู ุงู„ุฑูŽู‘ุญู’ู„ู ููŽุฅูู†ูŽู‘ู‡ู ูŠูŽู‚ู’ุทูŽุนู ุตูŽู„ูŽุงุชูŽู‡ู ุงู„ู’ุญูู…ูŽุงุฑู ูˆูŽุงู„ู’ู…ูŽุฑู’ุฃูŽุฉู ูˆูŽุงู„ู’ูƒูŽู„ู’ุจู ุงู„ู’ุฃูŽุณู’ูˆูŽุฏู. ู‚ูู„ู’ุชู: ูŠูŽุง ุฃูŽุจุงูŽ ุฐูŽุฑูู‘ุŒ ู…ูŽุง ุจูŽุงู„ู ุงู„ู’ูƒูŽู„ู’ุจู ุงู„ู’ุฃูŽุณู’ูˆูŽุฏู ู…ูู†ูŽ ุงู„ู’ูƒูŽู„ู’ุจู ุงู„ู’ุฃูŽุญู’ู…ูŽุฑู ู…ูู†ูŽ ุงู„ู’ูƒูŽู„ู’ุจู ุงู„ู’ุฃูŽุตู’ููŽุฑูุŸ ู‚ูŽุงู„ูŽ: ูŠูŽุง ุงุจู’ู†ูŽ ุฃูŽุฎููŠุŒ ุณูŽุฃูŽู„ู’ุชู ุฑูŽุณููˆู„ูŽ ุงู„ู„ู‡ู n ูƒูŽู…ูŽุง ุณูŽุฃูŽู„ู’ุชูŽู†ููŠุŒ ููŽู‚ูŽุงู„ูŽ: ุงู„ู’ูƒูŽู„ู’ุจู ุงู„ู’ุฃูŽุณู’ูˆูŽุฏู ุดูŽูŠู’ุทูŽุงู†ูŒ

โ€œApabila salah seorang dari kalian berdiri shalat maka akan menutupinya bila di hadapannya ada semisal muโ€™khiratur rahl. Namun bila tidak ada di hadapannya semisal muโ€™khiratur rahl shalatnya akan putus bila lewat di hadapannya keledai, wanita, dan anjing hitam.โ€ Aku berkata (Abdullah ibnush Shamit, rawi yang meriwayatkan dari Abu Dzar), โ€œWahai Abu Dzar, ada apa dengan anjing hitam bila dibandingkan dengan anjing merah atau anjing kuning?โ€ Abu Dzar menjawab, โ€œWahai anak saudaraku, aku pernah menanyakan tentang hal itu kepada Rasulullah n sebagaimana engkau menanyakannya kepadaku. Beliau berkata, โ€˜Anjing hitam itu setanโ€™.โ€ (HR. Muslim no. 1137)

Jadi, ย wanita yang sudah haid, keledai, dan anjing hitam membatalkan shalat, bukan sekadar menghilangkan kekhusyukan.

Demikian ringkasan singkat tentang sutrah, jika ingin pembahasan secara lengkap, silakan kunjungi link dibawah ini. Link ini merupakan sumber yang dapat dipercaya.

Referensi :

http://asysyariah.com/ukuran-sutrah/
http://asysyariah.com/sutrah-dalam-shalat-bagian-1/
http://majalahmuslim2j.blogspot.com/2013/12/sutrah-dalam-shalat-bag-2.html
http://asysyariah.com/sutrah-dalam-shalat-bagian-3/

Tags: Agama IslamDakwahIlmuPengetahuanWawasan
ShareTweetPin
Aopok

Aopok

Related Posts

Solusi Islam Menurut Hadist untuk Dua Insan yang Saling Jatuh Cinta
Religi

Solusi Islam Menurut Hadist untuk Dua Insan yang Saling Jatuh Cinta

22.01.2026
Bagaimana Nasihat Guru Mengubah Jalan Hidup Imam Hanafi
Religi

Bagaimana Nasihat Guru Mengubah Jalan Hidup Imam Hanafi

21.01.2026
Amalan Menjelang Bulan Syakban: Persiapan Menuju Ramadan
Religi

Amalan Menjelang Bulan Syakban: Persiapan Menuju Ramadan

13.01.2026
Puasa Ramadan 2026 โ€” Tanggal & Niat Qadha yang Wajib Diketahui Umat Muslim
Religi

Puasa Ramadan 2026 โ€” Tanggal & Niat Qadha yang Wajib Diketahui Umat Muslim

09.01.2026
Hadiah Pahala – Fatwa al-`Asqalani
Religi

Hadiah Pahala – Fatwa al-`Asqalani

15.06.2025
Mahasiswa UI Gelar Konvoi Solidaritas untuk Palestina, Tolak Penjajah Zionis Israel
Religi

Mahasiswa UI Gelar Konvoi Solidaritas untuk Palestina, Tolak Penjajah Zionis Israel

13.06.2025
Next Post

Berburu Mie Ayam Sampai Pinggiran Kota

Culinary: Baso Bakar

Iklan

Recommended Stories

KEWAJIBAN MENYELISIHI SIFAT MUNAFIK

09.02.2017
Triad

Kebijakan Luar Negeri yang Membawa umat manusia keluar dari kegelapan Kekufuran menuju cahaya Islam

12.12.2011
Perbedaan Antara Ulama Ahli Hadits dan Ahli Fikih

Pantai Solop, Wisata Tersembunyi di Indragiri Hilir

31.12.2015

Popular Stories

  • Video Viral Andini Permata Bersama Bocil

    Video Viral Andini Permata Bersama Bocil

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pemerintah Masih Buka Peluang Beri Insentif Industri Tekstil

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Harga iPhone 14 Turun di Indonesia Jadi Mulai Rp 8 Jutaan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Timnas Indonesia Akan Hadapi Bulgaria, Kepulauan Solomon & Saint Kitts & Nevis bersama John Herdman

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Denada Tolak Ganti Rugi Rp7 Miliar, Ressa Rizky: Saya Cuma Mau Pengakuan!

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Aopok

Aopok merupakan layanan informasi terbaru dan terpercaya yang mengabarkan berita di indonesia dan seluruh dunia.

LEARN MORE ยป

Terkini

Solusi Islam Menurut Hadist untuk Dua Insan yang Saling Jatuh Cinta

Solusi Islam Menurut Hadist untuk Dua Insan yang Saling Jatuh Cinta

22.01.2026
Trofi Asli Piala Dunia Dipamerkan di Jakarta

Trofi Asli Piala Dunia Dipamerkan di Jakarta

22.01.2026

Kategori

  • Berita
  • Bisnis
  • Bulutangkis
  • Daerah
  • Dunia
  • Edukasi
  • Entertainment
  • Explore
  • Food & Travel
  • Kuliner
  • Lainnya
  • Lifestyle
  • Nasional
  • Otomotif
  • Religi
  • Sejarah
  • Sepakbola
  • Sports
  • Teknologi & Sains

Navigasi

  • Tentang
  • Kontak
  • Subscription
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Siber
  • Cookies dan IBA
  • Terms

© 2026 Aopok.com - theme by Iklans.com - Pugur.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Filter
    • Terbaru
    • Spesial
    • Istimewa
    • Hot
    • Galeri
  • Berita
    • Daerah
    • Dunia
    • Nasional
  • Bisnis
  • Explore
    • Alamat
    • Food & Travel
      • Kuliner
      • Resep Masakan
    • Kode Pos
    • Masjid
    • Wisata
  • Religi
  • Sports
  • Tekno
  • More
    • Otomotif
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Edukasi
    • Lainnya
  • Network
    • Artikel
      • Biodata Viral
      • Chord Lirik
      • Religi
      • Resep Masakan
      • Ulasan Film
      • Tempo Dulu
    • Iklan Gratis
    • Media Sosial
    • Terviral
    • Seputar Bisnis
    • Pasang Iklan
    • Jok Bangka
    • Ulasan Bisnis
    • Trading
    • Top Bisnis

© 2026 Aopok.com - theme by Iklans.com - Pugur.com.

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?