Aopok
No Result
View All Result
  • Login
  • Register
  • Home
    • Join Komunitas
    • Pasang Iklan Gratis
  • Filter
    • Terbaru
    • Spesial
    • Hot
    • Galeri
    • Populer
    • Viral
    • Terviral
    • Terbaik
    • Trending
  • Berita
    • All
    • Daerah
    • Dunia
    • Kriminal
    • Nasional
    • Perang Dunia
    Viral! Bahlil Pastikan Harga BBM Subsidi Tidak Naik hingga Lebaran, Stok Aman

    Viral! Bahlil Pastikan Harga BBM Subsidi Tidak Naik hingga Lebaran, Stok Aman

    Viral! Pria Pergoki Calon Istri Selingkuh di Hotel Seminggu Sebelum Akad Nikah, Video Heboh di Media Sosial

    Viral! Pria Pergoki Calon Istri Selingkuh di Hotel Seminggu Sebelum Akad Nikah, Video Heboh di Media Sosial

    Viral Oknum TNI Todongkan Pistol ke Driver Online di Serpong

    Viral Oknum TNI Todongkan Pistol ke Driver Online di Serpong

    Trending Tags

    • Perang Dunia
    • Viral
    • Musik
    • Gosip
    • Ramadhan
    • Jelajah
  • Bisnis
    • Seputar Bisnis
    • Investasi & Trading
    • Top Bisnis
    • Pasang Iklan
    • Ulasan Bisnis
  • Explore
    • Alamat
    • Biodata Viral
    • Cerita
    • Food & Travel
      • Kuliner
      • Resep Masakan
    • Kode Pos
    • Masjid
    • Review
    • Sejarah
    • Wisata
  • Hiburan
    • Musik
      • Chord Lirik
      • Terjemahan lirik
    • Foto
    • Gosip
    • Video
  • Religi
    Kemenag Tetapkan 1 Ramadan 1447 H Secara Hisab Jatuh pada 19 Februari 2026

    Kemenag Tetapkan 1 Ramadan 1447 H Secara Hisab Jatuh pada 19 Februari 2026

    Makna Sabar dalam Al-Qur’an: Kunci Lulus Ujian Hidup Menuju Kebahagiaan Dunia dan Akhirat

    Makna Sabar dalam Al-Qur’an: Kunci Lulus Ujian Hidup Menuju Kebahagiaan Dunia dan Akhirat

    Mengapa Muslim dan Non-Muslim Dibedakan dalam Islam? Penjelasan Aqidah, Dalil Al-Qur’an, dan Makna Ketakwaan

    Mengapa Muslim dan Non-Muslim Dibedakan dalam Islam? Penjelasan Aqidah, Dalil Al-Qur’an, dan Makna Ketakwaan

    Tanggal Berapa Bulan Suci Puasa Ramadan 2026?

    Tanggal Berapa Bulan Suci Puasa Ramadan 2026?

    Kisah Nabi Yunus Ditelan Ikan, Mukjizat, dan Kekuatan Doa di Saat Putus Asa

    Kisah Nabi Yunus Ditelan Ikan, Mukjizat, dan Kekuatan Doa di Saat Putus Asa

    Belajar dari Sistem Ramadhan

    Belajar dari Sistem Ramadhan

    Makna Hadits “Agama Adalah Nasehat”: Tafsir Lengkap & Aplikasi dalam Kehidupan Muslim

    Makna Hadits “Agama Adalah Nasehat”: Tafsir Lengkap & Aplikasi dalam Kehidupan Muslim

    Mengenal Syariat, Hakikat, dan Ma‘rifat dalam Islam: Pengertian, Perbedaan, dan Tahapannya

    Mengenal Syariat, Hakikat, dan Ma‘rifat dalam Islam: Pengertian, Perbedaan, dan Tahapannya

    Solusi Islam Menurut Hadist untuk Dua Insan yang Saling Jatuh Cinta

    Solusi Islam Menurut Hadist untuk Dua Insan yang Saling Jatuh Cinta

  • Sports
    • All
    • Bulutangkis
    • Sepakbola
    PSSI Resmi Tunjuk Sumatera Utara sebagai Tuan Rumah Piala AFF U-19 2026, Turnamen Digelar Juni

    PSSI Resmi Tunjuk Sumatera Utara sebagai Tuan Rumah Piala AFF U-19 2026, Turnamen Digelar Juni

    Peluang Timnas Indonesia Gantikan Irak di Playoff Antarkonfederasi Piala Dunia 2026, Ini Skenario Lengkapnya

    Peluang Timnas Indonesia Gantikan Irak di Playoff Antarkonfederasi Piala Dunia 2026, Ini Skenario Lengkapnya

    John Herdman Diminta Panggil Rivaldo Pakpahan ke Timnas Indonesia

    John Herdman Diminta Panggil Rivaldo Pakpahan ke Timnas Indonesia

    Tiga Ganda Campuran Indonesia Lolos ke Semifinal Thailand Masters 2026

    Tiga Ganda Campuran Indonesia Lolos ke Semifinal Thailand Masters 2026

    Live Streaming Barcelona vs Real Oviedo 25 Januari 2026

    Live Streaming Barcelona vs Real Oviedo 25 Januari 2026

    Trofi Asli Piala Dunia Dipamerkan di Jakarta

    Trofi Asli Piala Dunia Dipamerkan di Jakarta

    Timnas Indonesia Akan Hadapi Bulgaria, Kepulauan Solomon & Saint Kitts & Nevis bersama John Herdman

    Timnas Indonesia Akan Hadapi Bulgaria, Kepulauan Solomon & Saint Kitts & Nevis bersama John Herdman

    Link Live Streaming Manchester United vs Manchester City Liga Inggris 2025/2026 – Derbi Manchester Penuh ‘Aroma Dendam’ & Cara Nontonnya

    Link Live Streaming Manchester United vs Manchester City Liga Inggris 2025/2026 – Derbi Manchester Penuh ‘Aroma Dendam’ & Cara Nontonnya

    Jadwal Lengkap Timnas Indonesia di Piala AFF 2026 – Lawan Kamboja, Vietnam & Singapura di GBK

    Jadwal Lengkap Timnas Indonesia di Piala AFF 2026 – Lawan Kamboja, Vietnam & Singapura di GBK

  • Tekno
  • More
    • Bangka Belitung
    • Otomotif
    • Lifestyle
    • Edukasi
    • Kesehatan & Kecantikan
    • Chord Lirik
    • Keimanan
    • Tempo Dulu
    • Lainnya
Iklan Gratis
SUBSCRIBE
  • Home
    • Join Komunitas
    • Pasang Iklan Gratis
  • Filter
    • Terbaru
    • Spesial
    • Hot
    • Galeri
    • Populer
    • Viral
    • Terviral
    • Terbaik
    • Trending
  • Berita
    • All
    • Daerah
    • Dunia
    • Kriminal
    • Nasional
    • Perang Dunia
    Viral! Bahlil Pastikan Harga BBM Subsidi Tidak Naik hingga Lebaran, Stok Aman

    Viral! Bahlil Pastikan Harga BBM Subsidi Tidak Naik hingga Lebaran, Stok Aman

    Viral! Pria Pergoki Calon Istri Selingkuh di Hotel Seminggu Sebelum Akad Nikah, Video Heboh di Media Sosial

    Viral! Pria Pergoki Calon Istri Selingkuh di Hotel Seminggu Sebelum Akad Nikah, Video Heboh di Media Sosial

    Viral Oknum TNI Todongkan Pistol ke Driver Online di Serpong

    Viral Oknum TNI Todongkan Pistol ke Driver Online di Serpong

    Trending Tags

    • Perang Dunia
    • Viral
    • Musik
    • Gosip
    • Ramadhan
    • Jelajah
  • Bisnis
    • Seputar Bisnis
    • Investasi & Trading
    • Top Bisnis
    • Pasang Iklan
    • Ulasan Bisnis
  • Explore
    • Alamat
    • Biodata Viral
    • Cerita
    • Food & Travel
      • Kuliner
      • Resep Masakan
    • Kode Pos
    • Masjid
    • Review
    • Sejarah
    • Wisata
  • Hiburan
    • Musik
      • Chord Lirik
      • Terjemahan lirik
    • Foto
    • Gosip
    • Video
  • Religi
    Kemenag Tetapkan 1 Ramadan 1447 H Secara Hisab Jatuh pada 19 Februari 2026

    Kemenag Tetapkan 1 Ramadan 1447 H Secara Hisab Jatuh pada 19 Februari 2026

    Makna Sabar dalam Al-Qur’an: Kunci Lulus Ujian Hidup Menuju Kebahagiaan Dunia dan Akhirat

    Makna Sabar dalam Al-Qur’an: Kunci Lulus Ujian Hidup Menuju Kebahagiaan Dunia dan Akhirat

    Mengapa Muslim dan Non-Muslim Dibedakan dalam Islam? Penjelasan Aqidah, Dalil Al-Qur’an, dan Makna Ketakwaan

    Mengapa Muslim dan Non-Muslim Dibedakan dalam Islam? Penjelasan Aqidah, Dalil Al-Qur’an, dan Makna Ketakwaan

    Tanggal Berapa Bulan Suci Puasa Ramadan 2026?

    Tanggal Berapa Bulan Suci Puasa Ramadan 2026?

    Kisah Nabi Yunus Ditelan Ikan, Mukjizat, dan Kekuatan Doa di Saat Putus Asa

    Kisah Nabi Yunus Ditelan Ikan, Mukjizat, dan Kekuatan Doa di Saat Putus Asa

    Belajar dari Sistem Ramadhan

    Belajar dari Sistem Ramadhan

    Makna Hadits “Agama Adalah Nasehat”: Tafsir Lengkap & Aplikasi dalam Kehidupan Muslim

    Makna Hadits “Agama Adalah Nasehat”: Tafsir Lengkap & Aplikasi dalam Kehidupan Muslim

    Mengenal Syariat, Hakikat, dan Ma‘rifat dalam Islam: Pengertian, Perbedaan, dan Tahapannya

    Mengenal Syariat, Hakikat, dan Ma‘rifat dalam Islam: Pengertian, Perbedaan, dan Tahapannya

    Solusi Islam Menurut Hadist untuk Dua Insan yang Saling Jatuh Cinta

    Solusi Islam Menurut Hadist untuk Dua Insan yang Saling Jatuh Cinta

  • Sports
    • All
    • Bulutangkis
    • Sepakbola
    PSSI Resmi Tunjuk Sumatera Utara sebagai Tuan Rumah Piala AFF U-19 2026, Turnamen Digelar Juni

    PSSI Resmi Tunjuk Sumatera Utara sebagai Tuan Rumah Piala AFF U-19 2026, Turnamen Digelar Juni

    Peluang Timnas Indonesia Gantikan Irak di Playoff Antarkonfederasi Piala Dunia 2026, Ini Skenario Lengkapnya

    Peluang Timnas Indonesia Gantikan Irak di Playoff Antarkonfederasi Piala Dunia 2026, Ini Skenario Lengkapnya

    John Herdman Diminta Panggil Rivaldo Pakpahan ke Timnas Indonesia

    John Herdman Diminta Panggil Rivaldo Pakpahan ke Timnas Indonesia

    Tiga Ganda Campuran Indonesia Lolos ke Semifinal Thailand Masters 2026

    Tiga Ganda Campuran Indonesia Lolos ke Semifinal Thailand Masters 2026

    Live Streaming Barcelona vs Real Oviedo 25 Januari 2026

    Live Streaming Barcelona vs Real Oviedo 25 Januari 2026

    Trofi Asli Piala Dunia Dipamerkan di Jakarta

    Trofi Asli Piala Dunia Dipamerkan di Jakarta

    Timnas Indonesia Akan Hadapi Bulgaria, Kepulauan Solomon & Saint Kitts & Nevis bersama John Herdman

    Timnas Indonesia Akan Hadapi Bulgaria, Kepulauan Solomon & Saint Kitts & Nevis bersama John Herdman

    Link Live Streaming Manchester United vs Manchester City Liga Inggris 2025/2026 – Derbi Manchester Penuh ‘Aroma Dendam’ & Cara Nontonnya

    Link Live Streaming Manchester United vs Manchester City Liga Inggris 2025/2026 – Derbi Manchester Penuh ‘Aroma Dendam’ & Cara Nontonnya

    Jadwal Lengkap Timnas Indonesia di Piala AFF 2026 – Lawan Kamboja, Vietnam & Singapura di GBK

    Jadwal Lengkap Timnas Indonesia di Piala AFF 2026 – Lawan Kamboja, Vietnam & Singapura di GBK

  • Tekno
  • More
    • Bangka Belitung
    • Otomotif
    • Lifestyle
    • Edukasi
    • Kesehatan & Kecantikan
    • Chord Lirik
    • Keimanan
    • Tempo Dulu
    • Lainnya
No Result
View All Result
Aopok
No Result
View All Result
Home Religi

Inilah Standar Memilih Pasangan Hidup Menurut Syeikh Yusuf Qardhawi

Keimanan by Keimanan
18 Juni 2020
Reading Time: 15 mins read
Donasi
0
Inilah Standar Memilih Pasangan Hidup Menurut Syeikh Yusuf Qardhawi
ADVERTISEMENT
Standar Memilih Pasangan Hidup

Islamedia  –  Banyak alasan dari masyarakat saat ini, ketika datang seorang pemuda yang ingin melamar anak perempuannya, mereka menolaknya. Mengapa? Ada yang mengatakan, karena dia berasal dari keluarga ini dan bukan keluarga itu, atau dari kalangan ini dan bukan dari kalangan itu, atau karena begini dan begitu. Suatu standar yang tidak pernah diturunkan oleh Allah.

Dalam setiap masa ada standarnya. Sebagian fuqaha’ pada masa itu ada yang mengatakan bahwa kafa’ah (kesesuaian) itu terdapat dalam nasab, harta, profesi, dan lainnya. Akan tetapi, sebagai fuqaha’ lainnya ada yang menolak syarat ini semua dan berkata, “Sesungguhnya orang yang paling mulia diantara kalian di sisi Allah adalah orang yang paling bertakwa.” Jadi ukurannya adalah agama dan akhlak. Nabi menegaskan, “Apabila datang kepada kalian laki-laki yang kalian ridhai akhlak dan agamanya, maka nikahkanlah dengannya. Jika tidak, maka akan terjadi fitnah di muka bumi dan kerusakan besar.” Inilah ciri orang beriman dan inilah yang harus selalu dijaga dan diperhatikan.

Diantara fuqaha’ ada yang mengatakan bahwa orang alim (berilmu) itu kufu’ (sesuai) dengan anak raja, karena ilmu mengangkat derajat pemiliknya dan memuliakannya. Apabila kita menjadikan ukuran kesesuaian pada nasab dan harta, maka berarti kita telah menjadi seperti orang-orang India yang hidup berkasta-kasta, yang mana tidak ada seorang pun yang dapat berpindah kasta. Islam menolak sistem kasta ini.

Dalam masyarakat muslim, seseorang bisa naik derajatnya dengan ilmu dan amalnya. Dan, inilah yang kita lihat sejak masa sahabat.

Atha’ bin Abu Rabah, seorang fakih dari kalangan tabi’in adalah seorang berkulit hitam, hidungnya nyeper, kakinya pincang, dan postur tubuhnya pendek, akan tetapi dia bisa duduk berdampingan dengan Sulaiman bin Abdul Malik, ketika melaksanakan ibadah hajidan berfatwa tentang manasik haji kepada semua orang. Mereka berkata, “Ilmu telah mengangkat derajatnya.”

ADVERTISEMENT

Kita perlu meninjau kembali standar kita dalam menetapkan kafa’ah dalam pernikahan, “Yang penting adalah anak-anak kita bahagia. Kita tidak perlu mengambil standar lama, karena zaman telah berubah, kehidupan semakin berkembang, dan pola pandang pasti telah berbeda.” Padahal Allah berfirman, “Dan nikahkanlah orang-orang yan sendirian diantara kamu, dan orang-orang yang patut (nikah) dari hamba-hamba sahayamu yang perempuan. Jika miskin Allah akan memampukan mereka dengan karunia-Nya. Dan Allah Maha luas (pemberian-Nya) lagi Maha Mengetahui.” (An-Nur:32).

Kita harus meninjau kembali pola pandang lama, sehingga kita tidak terpaku kepada standar, “Yang penting anak kita bahagia di dunia.”

Ada beberapa faktor psikologis yang harus diperhatikan pada sebagian remaja putra, termasuk pada remaja putri itu sendiri. Sebagian remaja ada yang berhayal mendapat wanita ideal yang didambakannya untuk dijadikan istrinya. Dia menghayalkannya dengan kecantikan yang memukau dan sempurna. Akan tetapi, tidak ada dalam kenyataan. Dalam kehidupan jarang sekali kita dapatkan kesempurnaan yang mutlak. Sebagian wanita ada yang hanya cantik, atau hanya kaya atau hanya berasal dari keturunan yang baik. sedangkan wanita yang memiliki semua itu jarang sekali kita dapatkan. Karena itu, Nabi mewasiatkan kepada kita dalam sabdanya, “Nikahilah wanita karena empat hal..” (Hadits).

Wanita yang agamis harus lebih dulu di dahulukan, yaitu yang apabila engkau melihatnya dia membuatmu senang, dan jika engkau menyuruhnya dia menaatimu, serta dia menjaga dirinya ketika engkau pergi, dan takut kepada Allah dalam menjaga kehormatanmu, anak-anakmu, dan hartamu.

Allah berfirman, “Sebab itu maka wanita yang shaleh ialah wanita yang taat kepada Allah lagi memlihara dirinya ketika suaminya tidak ada, oleh karena Allah telah memelihara (mereka).” (An-Nisaa’: 34). Banyak orang yang menciptakan impian-impian yang terlalu tinggi dan idealis, akan tetapi sedikit dari mereka yang dapat mewujudkannya dan berhasil.

Tidak ada gunanya hayalan-hayalan dan sikap berlebihan seperti itu. Seorang remaja putra hendaknya memilih remaja putri yang agamis dan mencari wanita shalehah yang menjaga dan melindunginya, serta hidup bahagia bersamanya. Tidak peduli apakah dari segi materi dia miskin, apabila ida memang kaya akhlak. Dalam hadits dari Aisyah dinyatakan, “Nikahilah wanita, maka akan datang harta kepadamu.”

Ketika Fatimah binti Muhammad menikah dengan Ali bin Abi Thalib, dirumahnya tidak ada lampu listrik, juga tidak ada mesin cuci otomatis, dan tidak ada vacuk celaner. Dia menyapu rumah dengan tangannya, memutar penggiling dengan tangannya karena tidak punya mesin penggiling. Mereka mengambil gandum dan mengelilingnya di atas penggiling batu hingga menjadi tepung yang halus, mengadonnya menjadi roti. Dia memikul air diatas pundaknya hingga membekas di tangannya.

Pernah pada suatu ketika dia dan suaminya pergi kepada Nabi mengadukan keadaannya dengan harapan beliau memberinya pembantu, akan tetapi Rasulullah bersabda kepada keduanya, “Maukah aku tunjukkan kepada kalian berdua sesuatu yang lebih baik dari pembantu bagi kalian berdua? Jika kalian telah kembali ke tempat tidur kalian dan kalian mau tidur, bertakbirlah tiga puluh tiga kali, bertasbihlah tiga puluh tiga kali dan bertahmidlah tiga puluh tiga kali. Ini lebih baik bagi kalian daripada seorang pembantu.”

Beliau menasihati keduanya agar mengobati rasa penat dan letihnya dengan kekuatan spiritual, yaitu berdzikir kepada Allah, dan beliau tidak memberinya seorang pembantu.

Mengapa wanita muslimah menginginkan kehidupan bermewah? Alangkah indahnya jika dia sendiri dapat membantu kesibukan suaminya, mengerjakan sendiri tugas-tugas dirumahnya, dan berjuang bersamanya menegakkan pilar-pilar rumah tangga hingga mencapai derajat tinggi?

Mengapa wanita muslimah dari awal menginginkan laki-laki kaya harta? Wallahu a’lam, apakah harta ini berasal dari yang halal atau haram?

Wanita muslimah hendaknya memulai tangga pertama dari impian-impiannya bersama suaminya, hidup bersamanya dalma perjuangan, sebagaimana wanita-wanita muslimah di masa awal Islam, seperti Fatimah Az-Zahra’, Asma’ pemilik dua selendang, dan para sahabat wanita lainnya [syahida.com]

Sumber : Kitab Wanita dalam Fiqih, DR Yusuf Qardhawi

RELATED POSTS

Kemenag Tetapkan 1 Ramadan 1447 H Secara Hisab Jatuh pada 19 Februari 2026

Makna Sabar dalam Al-Qur’an: Kunci Lulus Ujian Hidup Menuju Kebahagiaan Dunia dan Akhirat

Mengapa Muslim dan Non-Muslim Dibedakan dalam Islam? Penjelasan Aqidah, Dalil Al-Qur’an, dan Makna Ketakwaan

Banyak
alasan dari masyarakat saat ini, ketika datang seorang pemuda yang
ingin melamar anak perempuannya, mereka menolaknya. Mengapa? Ada yang
mengatakan, karena dia berasal dari keluarga ini dan bukan keluarga itu,
atau dari kalangan ini dan bukan dari kalangan itu, atau karena begini
dan begitu. Suatu standar yang tidak pernah diturunkan oleh Allah.

Dalam setiap masa ada standarnya. Sebagian fuqaha’ pada masa itu ada yang mengatakan bahwa kafa’ah
(kesesuaian) itu terdapat dalam nasab, harta, profesi, dan lainnya.
Akan tetapi, sebagai fuqaha’ lainnya ada yang menolak syarat ini semua
dan berkata, “Sesungguhnya orang yang paling mulia diantara kalian di
sisi Allah adalah orang yang paling bertakwa.” Jadi ukurannya adalah
agama dan akhlak. Nabi menegaskan, “Apabila datang kepada kalian
laki-laki yang kalian ridhai akhlak dan agamanya, maka nikahkanlah
dengannya. Jika tidak, maka akan terjadi fitnah di muka bumi dan
kerusakan besar.”
Inilah ciri orang beriman dan inilah yang harus selalu dijaga dan diperhatikan.

Diantara fuqaha’ ada yang mengatakan bahwa orang alim (berilmu) itu kufu’ (sesuai)
dengan anak raja, karena ilmu mengangkat derajat pemiliknya dan
memuliakannya. Apabila kita menjadikan ukuran kesesuaian pada nasab dan
harta, maka berarti kita telah menjadi seperti orang-orang India yang
hidup berkasta-kasta, yang mana tidak ada seorang pun yang dapat
berpindah kasta. Islam menolak sistem kasta ini.

Dalam masyarakat muslim, seseorang bisa naik derajatnya dengan ilmu dan amalnya. Dan, inilah yang kita lihat sejak masa sahabat.
Atha’ bin Abu Rabah, seorang fakih dari kalangan tabi’in adalah
seorang berkulit hitam, hidungnya nyeper, kakinya pincang, dan postur
tubuhnya pendek, akan tetapi dia bisa duduk berdampingan dengan Sulaiman
bin Abdul Malik, ketika melaksanakan ibadah hajidan berfatwa tentang
manasik haji kepada semua orang. Mereka berkata, “Ilmu telah mengangkat
derajatnya.”

Kita perlu meninjau kembali standar kita dalam menetapkan kafa’ah
dalam pernikahan, “Yang penting adalah anak-anak kita bahagia. Kita
tidak perlu mengambil standar lama, karena zaman telah berubah,
kehidupan semakin berkembang, dan pola pandang pasti telah berbeda.”
Padahal Allah berfirman, “Dan nikahkanlah orang-orang yan sendirian
diantara kamu, dan orang-orang yang patut (nikah) dari hamba-hamba
sahayamu yang perempuan. Jika miskin Allah akan memampukan mereka dengan
karunia-Nya. Dan Allah Maha luas (pemberian-Nya) lagi Maha Mengetahui.”
(An-Nur:32).

Kita harus meninjau kembali pola pandang lama, sehingga kita tidak
terpaku kepada standar, “Yang penting anak kita bahagia di dunia.”

Ada beberapa faktor psikologis yang harus diperhatikan pada sebagian
remaja putra, termasuk pada remaja putri itu sendiri. Sebagian remaja
ada yang berhayal mendapat wanita ideal yang didambakannya untuk
dijadikan istrinya. Dia menghayalkannya dengan kecantikan yang memukau
dan sempurna. Akan tetapi, tidak ada dalam kenyataan. Dalam kehidupan
jarang sekali kita dapatkan kesempurnaan yang mutlak. Sebagian wanita
ada yang hanya cantik, atau hanya kaya atau hanya berasal dari keturunan
yang baik. sedangkan wanita yang memiliki semua itu jarang sekali kita
dapatkan. Karena itu, Nabi mewasiatkan kepada kita dalam sabdanya, “Nikahilah wanita karena empat hal..” (Hadits).

Wanita yang agamis harus lebih dulu di dahulukan, yaitu yang apabila
engkau melihatnya dia membuatmu senang, dan jika engkau menyuruhnya dia
menaatimu, serta dia menjaga dirinya ketika engkau pergi, dan takut
kepada Allah dalam menjaga kehormatanmu, anak-anakmu, dan hartamu.

Allah berfirman, “Sebab itu maka wanita yang shaleh ialah wanita
yang taat kepada Allah lagi memlihara dirinya ketika suaminya tidak ada,
oleh karena Allah telah memelihara (mereka).”
(An-Nisaa’: 34). Banyak
orang yang menciptakan impian-impian yang terlalu tinggi dan idealis,
akan tetapi sedikit dari mereka yang dapat mewujudkannya dan berhasil.

Tidak ada gunanya hayalan-hayalan dan sikap berlebihan seperti itu.
Seorang remaja putra hendaknya memilih remaja putri yang agamis dan
mencari wanita shalehah yang menjaga dan melindunginya, serta hidup
bahagia bersamanya. Tidak peduli apakah dari segi materi dia miskin,
apabila ida memang kaya akhlak. Dalam hadits dari Aisyah dinyatakan, “Nikahilah wanita, maka akan datang harta kepadamu.”

Ketika Fatimah binti Muhammad menikah dengan Ali bin Abi Thalib,
dirumahnya tidak ada lampu listrik, juga tidak ada mesin cuci otomatis,
dan tidak ada vacuk celaner. Dia menyapu rumah dengan tangannya, memutar
penggiling dengan tangannya karena tidak punya mesin penggiling. Mereka
mengambil gandum dan mengelilingnya di atas penggiling batu hingga
menjadi tepung yang halus, mengadonnya menjadi roti. Dia memikul air
diatas pundaknya hingga membekas di tangannya.

Pernah pada suatu ketika dia dan suaminya pergi kepada Nabi
mengadukan keadaannya dengan harapan beliau memberinya pembantu, akan
tetapi Rasulullah bersabda kepada keduanya, “Maukah aku tunjukkan
kepada kalian berdua sesuatu yang lebih baik dari pembantu bagi kalian
berdua? Jika kalian telah kembali ke tempat tidur kalian dan kalian mau
tidur, bertakbirlah tiga puluh tiga kali, bertasbihlah tiga puluh tiga
kali dan bertahmidlah tiga puluh tiga kali. Ini lebih baik bagi kalian
daripada seorang pembantu.”

Beliau menasihati keduanya agar mengobati rasa penat dan letihnya
dengan kekuatan spiritual, yaitu berdzikir kepada Allah, dan beliau
tidak memberinya seorang pembantu.

Mengapa wanita muslimah menginginkan kehidupan bermewah? Alangkah
indahnya jika dia sendiri dapat membantu kesibukan suaminya, mengerjakan
sendiri tugas-tugas dirumahnya, dan berjuang bersamanya menegakkan
pilar-pilar rumah tangga hingga mencapai derajat tinggi?

Mengapa wanita muslimah dari awal menginginkan laki-laki kaya harta?
Wallahu a’lam, apakah harta ini berasal dari yang halal atau haram?

Wanita muslimah hendaknya memulai tangga pertama dari
impian-impiannya bersama suaminya, hidup bersamanya dalma perjuangan,
sebagaimana wanita-wanita muslimah di masa awal Islam, seperti Fatimah
Az-Zahra’, Asma’ pemilik dua selendang, dan para sahabat wanita lainnya.
[syahida.com]

Sumber : Kitab Wanita dalam Fiqih, DR Yusuf Qardhawi
– See more at: http://www.syahida.com/2014/11/21/711/apa-standar-memilih-pasangan-hidup/#sthash.3XbMjEmT.dpuf
Banyak
alasan dari masyarakat saat ini, ketika datang seorang pemuda yang
ingin melamar anak perempuannya, mereka menolaknya. Mengapa? Ada yang
mengatakan, karena dia berasal dari keluarga ini dan bukan keluarga itu,
atau dari kalangan ini dan bukan dari kalangan itu, atau karena begini
dan begitu. Suatu standar yang tidak pernah diturunkan oleh Allah.

Dalam setiap masa ada standarnya. Sebagian fuqaha’ pada masa itu ada yang mengatakan bahwa kafa’ah
(kesesuaian) itu terdapat dalam nasab, harta, profesi, dan lainnya.
Akan tetapi, sebagai fuqaha’ lainnya ada yang menolak syarat ini semua
dan berkata, “Sesungguhnya orang yang paling mulia diantara kalian di
sisi Allah adalah orang yang paling bertakwa.” Jadi ukurannya adalah
agama dan akhlak. Nabi menegaskan, “Apabila datang kepada kalian
laki-laki yang kalian ridhai akhlak dan agamanya, maka nikahkanlah
dengannya. Jika tidak, maka akan terjadi fitnah di muka bumi dan
kerusakan besar.”
Inilah ciri orang beriman dan inilah yang harus selalu dijaga dan diperhatikan.

Diantara fuqaha’ ada yang mengatakan bahwa orang alim (berilmu) itu kufu’ (sesuai)
dengan anak raja, karena ilmu mengangkat derajat pemiliknya dan
memuliakannya. Apabila kita menjadikan ukuran kesesuaian pada nasab dan
harta, maka berarti kita telah menjadi seperti orang-orang India yang
hidup berkasta-kasta, yang mana tidak ada seorang pun yang dapat
berpindah kasta. Islam menolak sistem kasta ini.

Dalam masyarakat muslim, seseorang bisa naik derajatnya dengan ilmu dan amalnya. Dan, inilah yang kita lihat sejak masa sahabat.
Atha’ bin Abu Rabah, seorang fakih dari kalangan tabi’in adalah
seorang berkulit hitam, hidungnya nyeper, kakinya pincang, dan postur
tubuhnya pendek, akan tetapi dia bisa duduk berdampingan dengan Sulaiman
bin Abdul Malik, ketika melaksanakan ibadah hajidan berfatwa tentang
manasik haji kepada semua orang. Mereka berkata, “Ilmu telah mengangkat
derajatnya.”

Kita perlu meninjau kembali standar kita dalam menetapkan kafa’ah
dalam pernikahan, “Yang penting adalah anak-anak kita bahagia. Kita
tidak perlu mengambil standar lama, karena zaman telah berubah,
kehidupan semakin berkembang, dan pola pandang pasti telah berbeda.”
Padahal Allah berfirman, “Dan nikahkanlah orang-orang yan sendirian
diantara kamu, dan orang-orang yang patut (nikah) dari hamba-hamba
sahayamu yang perempuan. Jika miskin Allah akan memampukan mereka dengan
karunia-Nya. Dan Allah Maha luas (pemberian-Nya) lagi Maha Mengetahui.”
(An-Nur:32).

Kita harus meninjau kembali pola pandang lama, sehingga kita tidak
terpaku kepada standar, “Yang penting anak kita bahagia di dunia.”

Ada beberapa faktor psikologis yang harus diperhatikan pada sebagian
remaja putra, termasuk pada remaja putri itu sendiri. Sebagian remaja
ada yang berhayal mendapat wanita ideal yang didambakannya untuk
dijadikan istrinya. Dia menghayalkannya dengan kecantikan yang memukau
dan sempurna. Akan tetapi, tidak ada dalam kenyataan. Dalam kehidupan
jarang sekali kita dapatkan kesempurnaan yang mutlak. Sebagian wanita
ada yang hanya cantik, atau hanya kaya atau hanya berasal dari keturunan
yang baik. sedangkan wanita yang memiliki semua itu jarang sekali kita
dapatkan. Karena itu, Nabi mewasiatkan kepada kita dalam sabdanya, “Nikahilah wanita karena empat hal..” (Hadits).

Wanita yang agamis harus lebih dulu di dahulukan, yaitu yang apabila
engkau melihatnya dia membuatmu senang, dan jika engkau menyuruhnya dia
menaatimu, serta dia menjaga dirinya ketika engkau pergi, dan takut
kepada Allah dalam menjaga kehormatanmu, anak-anakmu, dan hartamu.

Allah berfirman, “Sebab itu maka wanita yang shaleh ialah wanita
yang taat kepada Allah lagi memlihara dirinya ketika suaminya tidak ada,
oleh karena Allah telah memelihara (mereka).”
(An-Nisaa’: 34). Banyak
orang yang menciptakan impian-impian yang terlalu tinggi dan idealis,
akan tetapi sedikit dari mereka yang dapat mewujudkannya dan berhasil.

Tidak ada gunanya hayalan-hayalan dan sikap berlebihan seperti itu.
Seorang remaja putra hendaknya memilih remaja putri yang agamis dan
mencari wanita shalehah yang menjaga dan melindunginya, serta hidup
bahagia bersamanya. Tidak peduli apakah dari segi materi dia miskin,
apabila ida memang kaya akhlak. Dalam hadits dari Aisyah dinyatakan, “Nikahilah wanita, maka akan datang harta kepadamu.”

Ketika Fatimah binti Muhammad menikah dengan Ali bin Abi Thalib,
dirumahnya tidak ada lampu listrik, juga tidak ada mesin cuci otomatis,
dan tidak ada vacuk celaner. Dia menyapu rumah dengan tangannya, memutar
penggiling dengan tangannya karena tidak punya mesin penggiling. Mereka
mengambil gandum dan mengelilingnya di atas penggiling batu hingga
menjadi tepung yang halus, mengadonnya menjadi roti. Dia memikul air
diatas pundaknya hingga membekas di tangannya.

Pernah pada suatu ketika dia dan suaminya pergi kepada Nabi
mengadukan keadaannya dengan harapan beliau memberinya pembantu, akan
tetapi Rasulullah bersabda kepada keduanya, “Maukah aku tunjukkan
kepada kalian berdua sesuatu yang lebih baik dari pembantu bagi kalian
berdua? Jika kalian telah kembali ke tempat tidur kalian dan kalian mau
tidur, bertakbirlah tiga puluh tiga kali, bertasbihlah tiga puluh tiga
kali dan bertahmidlah tiga puluh tiga kali. Ini lebih baik bagi kalian
daripada seorang pembantu.”

Beliau menasihati keduanya agar mengobati rasa penat dan letihnya
dengan kekuatan spiritual, yaitu berdzikir kepada Allah, dan beliau
tidak memberinya seorang pembantu.

Mengapa wanita muslimah menginginkan kehidupan bermewah? Alangkah
indahnya jika dia sendiri dapat membantu kesibukan suaminya, mengerjakan
sendiri tugas-tugas dirumahnya, dan berjuang bersamanya menegakkan
pilar-pilar rumah tangga hingga mencapai derajat tinggi?

Mengapa wanita muslimah dari awal menginginkan laki-laki kaya harta?
Wallahu a’lam, apakah harta ini berasal dari yang halal atau haram?

Wanita muslimah hendaknya memulai tangga pertama dari
impian-impiannya bersama suaminya, hidup bersamanya dalma perjuangan,
sebagaimana wanita-wanita muslimah di masa awal Islam, seperti Fatimah
Az-Zahra’, Asma’ pemilik dua selendang, dan para sahabat wanita lainnya.
[syahida.com]

Sumber : Kitab Wanita dalam Fiqih, DR Yusuf Qardhawi
– See more at: http://www.syahida.com/2014/11/21/711/apa-standar-memilih-pasangan-hidup/#sthash.3XbMjEmT.dpuf
Banyak
alasan dari masyarakat saat ini, ketika datang seorang pemuda yang
ingin melamar anak perempuannya, mereka menolaknya. Mengapa? Ada yang
mengatakan, karena dia berasal dari keluarga ini dan bukan keluarga itu,
atau dari kalangan ini dan bukan dari kalangan itu, atau karena begini
dan begitu. Suatu standar yang tidak pernah diturunkan oleh Allah.

Dalam setiap masa ada standarnya. Sebagian fuqaha’ pada masa itu ada yang mengatakan bahwa kafa’ah
(kesesuaian) itu terdapat dalam nasab, harta, profesi, dan lainnya.
Akan tetapi, sebagai fuqaha’ lainnya ada yang menolak syarat ini semua
dan berkata, “Sesungguhnya orang yang paling mulia diantara kalian di
sisi Allah adalah orang yang paling bertakwa.” Jadi ukurannya adalah
agama dan akhlak. Nabi menegaskan, “Apabila datang kepada kalian
laki-laki yang kalian ridhai akhlak dan agamanya, maka nikahkanlah
dengannya. Jika tidak, maka akan terjadi fitnah di muka bumi dan
kerusakan besar.”
Inilah ciri orang beriman dan inilah yang harus selalu dijaga dan diperhatikan.

Diantara fuqaha’ ada yang mengatakan bahwa orang alim (berilmu) itu kufu’ (sesuai)
dengan anak raja, karena ilmu mengangkat derajat pemiliknya dan
memuliakannya. Apabila kita menjadikan ukuran kesesuaian pada nasab dan
harta, maka berarti kita telah menjadi seperti orang-orang India yang
hidup berkasta-kasta, yang mana tidak ada seorang pun yang dapat
berpindah kasta. Islam menolak sistem kasta ini.

Dalam masyarakat muslim, seseorang bisa naik derajatnya dengan ilmu dan amalnya. Dan, inilah yang kita lihat sejak masa sahabat.
Atha’ bin Abu Rabah, seorang fakih dari kalangan tabi’in adalah
seorang berkulit hitam, hidungnya nyeper, kakinya pincang, dan postur
tubuhnya pendek, akan tetapi dia bisa duduk berdampingan dengan Sulaiman
bin Abdul Malik, ketika melaksanakan ibadah hajidan berfatwa tentang
manasik haji kepada semua orang. Mereka berkata, “Ilmu telah mengangkat
derajatnya.”

Kita perlu meninjau kembali standar kita dalam menetapkan kafa’ah
dalam pernikahan, “Yang penting adalah anak-anak kita bahagia. Kita
tidak perlu mengambil standar lama, karena zaman telah berubah,
kehidupan semakin berkembang, dan pola pandang pasti telah berbeda.”
Padahal Allah berfirman, “Dan nikahkanlah orang-orang yan sendirian
diantara kamu, dan orang-orang yang patut (nikah) dari hamba-hamba
sahayamu yang perempuan. Jika miskin Allah akan memampukan mereka dengan
karunia-Nya. Dan Allah Maha luas (pemberian-Nya) lagi Maha Mengetahui.”
(An-Nur:32).

Kita harus meninjau kembali pola pandang lama, sehingga kita tidak
terpaku kepada standar, “Yang penting anak kita bahagia di dunia.”

Ada beberapa faktor psikologis yang harus diperhatikan pada sebagian
remaja putra, termasuk pada remaja putri itu sendiri. Sebagian remaja
ada yang berhayal mendapat wanita ideal yang didambakannya untuk
dijadikan istrinya. Dia menghayalkannya dengan kecantikan yang memukau
dan sempurna. Akan tetapi, tidak ada dalam kenyataan. Dalam kehidupan
jarang sekali kita dapatkan kesempurnaan yang mutlak. Sebagian wanita
ada yang hanya cantik, atau hanya kaya atau hanya berasal dari keturunan
yang baik. sedangkan wanita yang memiliki semua itu jarang sekali kita
dapatkan. Karena itu, Nabi mewasiatkan kepada kita dalam sabdanya, “Nikahilah wanita karena empat hal..” (Hadits).

Wanita yang agamis harus lebih dulu di dahulukan, yaitu yang apabila
engkau melihatnya dia membuatmu senang, dan jika engkau menyuruhnya dia
menaatimu, serta dia menjaga dirinya ketika engkau pergi, dan takut
kepada Allah dalam menjaga kehormatanmu, anak-anakmu, dan hartamu.

Allah berfirman, “Sebab itu maka wanita yang shaleh ialah wanita
yang taat kepada Allah lagi memlihara dirinya ketika suaminya tidak ada,
oleh karena Allah telah memelihara (mereka).”
(An-Nisaa’: 34). Banyak
orang yang menciptakan impian-impian yang terlalu tinggi dan idealis,
akan tetapi sedikit dari mereka yang dapat mewujudkannya dan berhasil.

Tidak ada gunanya hayalan-hayalan dan sikap berlebihan seperti itu.
Seorang remaja putra hendaknya memilih remaja putri yang agamis dan
mencari wanita shalehah yang menjaga dan melindunginya, serta hidup
bahagia bersamanya. Tidak peduli apakah dari segi materi dia miskin,
apabila ida memang kaya akhlak. Dalam hadits dari Aisyah dinyatakan, “Nikahilah wanita, maka akan datang harta kepadamu.”

Ketika Fatimah binti Muhammad menikah dengan Ali bin Abi Thalib,
dirumahnya tidak ada lampu listrik, juga tidak ada mesin cuci otomatis,
dan tidak ada vacuk celaner. Dia menyapu rumah dengan tangannya, memutar
penggiling dengan tangannya karena tidak punya mesin penggiling. Mereka
mengambil gandum dan mengelilingnya di atas penggiling batu hingga
menjadi tepung yang halus, mengadonnya menjadi roti. Dia memikul air
diatas pundaknya hingga membekas di tangannya.

Pernah pada suatu ketika dia dan suaminya pergi kepada Nabi
mengadukan keadaannya dengan harapan beliau memberinya pembantu, akan
tetapi Rasulullah bersabda kepada keduanya, “Maukah aku tunjukkan
kepada kalian berdua sesuatu yang lebih baik dari pembantu bagi kalian
berdua? Jika kalian telah kembali ke tempat tidur kalian dan kalian mau
tidur, bertakbirlah tiga puluh tiga kali, bertasbihlah tiga puluh tiga
kali dan bertahmidlah tiga puluh tiga kali. Ini lebih baik bagi kalian
daripada seorang pembantu.”

Beliau menasihati keduanya agar mengobati rasa penat dan letihnya
dengan kekuatan spiritual, yaitu berdzikir kepada Allah, dan beliau
tidak memberinya seorang pembantu.

Mengapa wanita muslimah menginginkan kehidupan bermewah? Alangkah
indahnya jika dia sendiri dapat membantu kesibukan suaminya, mengerjakan
sendiri tugas-tugas dirumahnya, dan berjuang bersamanya menegakkan
pilar-pilar rumah tangga hingga mencapai derajat tinggi?

Mengapa wanita muslimah dari awal menginginkan laki-laki kaya harta?
Wallahu a’lam, apakah harta ini berasal dari yang halal atau haram?

Wanita muslimah hendaknya memulai tangga pertama dari
impian-impiannya bersama suaminya, hidup bersamanya dalma perjuangan,
sebagaimana wanita-wanita muslimah di masa awal Islam, seperti Fatimah
Az-Zahra’, Asma’ pemilik dua selendang, dan para sahabat wanita lainnya.
[syahida.com]

Sumber : Kitab Wanita dalam Fiqih, DR Yusuf Qardhawi
Tags: Agama IslamDakwahIlmuInformasiIslamiMuslimWawasan Pengetahuan
ShareTweetSendShare
Keimanan

Keimanan

Related Posts

Kemenag Tetapkan 1 Ramadan 1447 H Secara Hisab Jatuh pada 19 Februari 2026
Nasional

Kemenag Tetapkan 1 Ramadan 1447 H Secara Hisab Jatuh pada 19 Februari 2026

18 Februari 2026
Makna Sabar dalam Al-Qur’an: Kunci Lulus Ujian Hidup Menuju Kebahagiaan Dunia dan Akhirat
Religi

Makna Sabar dalam Al-Qur’an: Kunci Lulus Ujian Hidup Menuju Kebahagiaan Dunia dan Akhirat

29 Januari 2026
Mengapa Muslim dan Non-Muslim Dibedakan dalam Islam? Penjelasan Aqidah, Dalil Al-Qur’an, dan Makna Ketakwaan
Religi

Mengapa Muslim dan Non-Muslim Dibedakan dalam Islam? Penjelasan Aqidah, Dalil Al-Qur’an, dan Makna Ketakwaan

29 Januari 2026
Tanggal Berapa Bulan Suci Puasa Ramadan 2026?
Religi

Tanggal Berapa Bulan Suci Puasa Ramadan 2026?

28 Januari 2026
Kisah Nabi Yunus Ditelan Ikan, Mukjizat, dan Kekuatan Doa di Saat Putus Asa
Religi

Kisah Nabi Yunus Ditelan Ikan, Mukjizat, dan Kekuatan Doa di Saat Putus Asa

26 Januari 2026
Belajar dari Sistem Ramadhan
Religi

Belajar dari Sistem Ramadhan

25 Januari 2026
Next Post

Aginda Band - Lepaskanlah Chord

Faisal Asahan - Selasih Ku Sangka Mayang Chord

Iklan

Recommended Stories

SYAITHAN MENGHIASI YANG BATHIL DENGAN PERKATAAN INDAH

2 Agustus 2021

Oktober, Waktu yang Tepat ke Raja Ampat, 2 Iven Ini Alasannya

18 September 2019

Air Terjun “Mudiak Lurah”

21 April 2013

Popular Stories

  • The Uncut

    Sejarah Bahasa (227): Bahasa Boano Pulau Boano di Kepulauan Maluku; Bahasa Boano dan Orang Boano di Pantai Barat Sulawesi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Video Viral Andini Permata Bersama Bocil

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • How to Instantly Get Updated & Get Inspired: My 10 Favorite TED Talks

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Video Viral “Cukur Kumis” Ramai Dicari Netizen

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Video Chindo Adidas Viral di TikTok, Ini Fakta Sebenarnya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Aopok

Aopok merupakan layanan informasi terbaru dan terpercaya yang mengabarkan berita di indonesia dan seluruh dunia.

LEARN MORE »

Terkini

Laporan Shella Saukia di Polda Metro Jaya Naik Sidik, Doktif Bakal Jadi Tersangka? 

Laporan Shella Saukia di Polda Metro Jaya Naik Sidik, Doktif Bakal Jadi Tersangka? 

15 Maret 2026
Kasasi Ditolak, Nikita Mirzani Tetap Dihukum 6 Tahun Penjara

Kasasi Ditolak, Nikita Mirzani Tetap Dihukum 6 Tahun Penjara

14 Maret 2026

Kategori

  • Berita
  • Bisnis
  • Bulutangkis
  • Chord Lirik
  • Daerah
  • Dunia
  • Edukasi
  • Entertainment
  • Explore
  • Food & Travel
  • Gosip
  • Kesehatan & Kecantikan
  • Kriminal
  • Kuliner
  • Lainnya
  • Lifestyle
  • Nasional
  • Otomotif
  • Perang Dunia
  • Religi
  • Review
  • Sejarah
  • Sepakbola
  • Sports
  • Teknologi & Sains
  • Terjemahan Lagu
  • Video

Navigasi

  • Tentang
  • Kontak
  • Subscription
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Siber
  • Cookies dan IBA
  • Terms

© 2026 Aopok.com - theme by Iklans.com - Pugur.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Subscribe
  • Kategori
    • Berita
    • Explore
      • Food & Travel
      • Kuliner
      • Sejarah
      • Review
    • Bisnis
    • Edukasi
    • Entertainment
      • Lifestyle
    • Otomotif
    • Religi
    • Sports
    • Teknologi & Sains
  • Terbaru
  • Join Komunitas
  • Pasang Iklan Gratis
  • Trading & Investasi
  • Seputar Bisnis
  • Biodata Viral
  • Networks
    • Berita Viral
    • Chord Lirik
    • Keimanan
    • Seputar Bangka
    • Seputar Kripto
    • Tempo Doeloe
    • Top Bisnis

© 2026 Aopok.com - theme by Iklans.com - Pugur.com.

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?