![]() |
| www. pexels.com |
hatiโ… Yak! Kamu luar biasa… haha ๐๐๐
kerjanya ngapain aja? Kalau mau dijabarin satu persatu pasti banyak ya, namun
intinya desainer kerjanya adalah merealisasikan mimpi dan mewujudkan rupa ๐.
Mimpinya siapa? Tentu saja mimpinya klien *eh Kecuali… kalau sudah punya
usaha sendiri ya, idealismenya berbeda.
agak โberbedaโ dengan yang lain, ya meski ujung-ujungnya tetep dikejar deadlineย ๐ Ada anggapan bahwa
desainer kerjanya nggak bisa dipaksa-paksa (bener banget sih ini) eh tapi tergantung
dimana kerjanya ding, kalau yang di requirement
kerjaannya โsanggup bekerja di bawah tekananโ mah lain ceritanya ๐ *heu Selalu
ada โmaklumโ untuk kita yang suka ngelamun di depan layar PC atau mondar mandir
nggak jelas seharian kaya setrikaan, karena katanya โ
nyari inspirasi kan?โ
biasanya
desainer aja yang kerjanya hanya mendesain tanpa perlu membuat sample di workshop atau market research
kebanyakan waktuku dihabiskan di kantor, lebih tepatnya, di depan layar PC yang
bikin mata siwer kalau kelamaan ditatap. Sayangnya, nggak ada field trip atau market research untuk membantu proses desain
kita dengan alasan โkan bisa pake internetโ *elahh… ๐ซ
mendatangkan inspirasi. Kan kita kreatif… *ehe *apeu ๐ Nggak harus tumplek mendatangkan inspirasi sih, tapi
seenggaknya bisa membuat mood lebih
nyaman dan tentram karena mood sangat
berpengaruh besar ya dalam menentukan nasib suatu hari. Belum kepo juga dengan
desainer lainnya (selain Widy dan temen di sebelah) tapi kayanya sih
mirip-mirip… ya semoga aja mirip hehe ๐
meluangkan waktu sekitar 1 jam
bekerja nanti. Apa yang dicek? Social
media timeline atuh…ย kali aja ada yang belum dilove fotonya atau di reply tweetnya haha Begitupun dengan Whatsapp dan Line, ngeread chat
berbalas video di grup keluarga
sekalian ngehapusin videonya yang suka
nggak sengaja kedownload. Kemudian, baca-baca
notification atau newsletter dari blog atau situs yang ku subscribe.
mengikuti jam operasional kerja ya, sabtu dan minggu juga ikutan libur. Mon
maap yee urusan kantor selesaikanlah di kantor, ku tak ingin membiasakan diri untuk
borderless karena nanti bisa-bisa nggak
kan ada bedanya waktu libur dengan waktu kerja.
ya, yang intinya adalah membereskan / membersihkan space
kerja baik itu sebelum maupun sesudah bekerja karena dipercayai bahwa
lingkungan yang baik akan menghasilkan mood
yang baik. Setuju sih ini, karena selain menciptakan mood aku jadi belajar untuk bertanggungjawab dan memupuk sense of belonging teritori ๐
menonton video craftmanship-nya brand–brand ternama seperti Hermes, Channel, Dior dkk. Seneng
aja melihat desainernya ngawur-ngawur premium
material untuk membuat strap jam tangan, kulit buaya
sebadan-badan yang dipake Cuma bagian tengahnya aja dongs demi mengejar tekstur. Kan jadi kepikiran … sisa
kulitnya dikemanain coba? ๐ค
radio ketimbang playlist di Spotify,
tapi karena sampai saat ini belum menemukan penyiar yang enak ngebawain acara jadi
seringnya melipir ke Spotify. Track list Spotifyku nggak jauh beda dengan
lagu-lagu yang ada di laptop, nggak terlalu fanatik dengan penyanyi tertentu
(kecuali Sheila on 7) yang penting lagunya enak didengar dan nyenengin.
Mendengarkan musik saat bekerja ini lebih ke arah untuk membangun mood ya …
kaya Jabba The Hut, untuk me-refresh
otak ada baiknya untuk jalan-jalan sebentar, biasanya sih ke pantry biar agak berfaedah dikit tapi kalau beneran sumpek seringnya mondar-mandir nggak jelas ke bagian lain, sing penting cuci mata ๐๐.






































