IELTS
merupakan salah satu pra syarat bagi mereka yang hendak melanjutkan
studi atau bahkan bekerja di luar negeri. Seiring dengan dimulainya era
Pasar Bebas, ada juga beberapa perusahaan atau institusi swasta yang
juga mengharuskan pegawainya memiliki nilai standar IELTS yang cukup
tinggi.
Namun
untuk dapat mencapai nilai tertentu pada tes IELTS bukanlah suatu hal
yang mudah. Cukup banyak orang yang mengikuti IELTS namun gagal mencapai
nilai standar minimal yang diinginkan. Oleh karena itu, berikut
beberapa tips agar dapat meningkatkan nilai pada tes IELTS.
- Tidurlah
yang cukup sebelum test. Soal IELTS membutuhkan konsentrasi. Kehilangan
konsentrasi adalah bencana paling serius untuk Listening dan Reading.
Selain itu, sebaiknya anda pun sarapan terlebih dahulu karena tes ini
cukup menguras energi. - Pada bagian Listening, bacalah blok soal
yang akan diperdengarkan. Cukup blok soal tersebut dan terka, kira-kira
apa yang akan dipertanyakan, apakah noun, verb, numbers, dll. Jangan
terlalu berambisi untuk membaca terlalu jauh ke blok soal lainnya dan
jangan juga terlalu lambat sehingga soal diperdengarkan sebelum anda
selesai membaca. - Jangan panik jika anda terlewat satu soal dalam
listening, masih ada sekian soal selanjutnya. Tidak jarang, kita
terlalu ambisius mengingat yang sudah lampau dan justru melewatkan
soal-soal lainnya. Ini bencana karena anda akan kehilangan konsentrasi. - Ikuti
petunjuknya di listening, jika anda diminta membaca, bacalah. Diminta
koreksi, koreksilah. Transfer, transferlah. Perintah itu sudah
diperhitungkan sehingga masuk akal. Jangan lupa juga lihat perintahnya,
apakah ONE WORD/NUMBERS atau yang lainnya. Periksa juga spelling ketika
transfer. Anda juga harus memperhatikan Spelling dengan struktur kalimat
yang anda. Pada prinsipnya, you write what you hear. Pastikan anda
tidak kelewatan, atau menambahkan S/ES. - Pada bagian reading,
pastikan anda membaca dulu soalnya, tidak seperti tips kursus yang
mengajarkan skimming. Alasannya jelas, anda diminta mengisi jawaban
dengan benar, bukan memahami kata per kata reading. Seringkali kita
terjebak mencoba memahami isi, dan kehilangan waktu untuk menjawab.
Biasanya, pemahaman akan secara otomatis kita dapatkan ketika mencari
jawaban dalam bacaan. Walaupun anda harus faham bacaan sebelum menjawab,
tetapi hal itu adalah prioritas kedua. Prioritas pertama tetap menjawab
dengan benar. Hanya saja, jika model pertanyaan pertama
adalah paragraph’s matching atau paragraph’s heading/title, teknik
seperti skimming tetap diperlukan. - Dalam reading, seluruh kata
yang ditanyakan bersumber dari bacaan itu. Jadi seharusnya kita bisa
mengerjakannya karena jawabannya sudah ada di bacaan itu. - Sisakan
waktu barang 10 menit untuk mengkoreksi jawaban reading satu per satu.
Seringkali, jawaban benarnya justru ditemukan saat membaca ulang
tersebut. - Untuk membedakan NO/FALSE dan NOT GIVEN sebenarnya
sederhana. Jika ada pernyataan “Bayu like yellow”. Trus soalnya “Bayu
like green” jawabannya adalah NO/FALSE. Sedangkan jika pernyataannya
“Bayu like new shoes” tentu saja jawabannya NOT GIVEN. Soal semacam ini
seringkali menjebak. - Dalam writing, kerjakan bagian kedua lebih
dahulu karena bobotnya lebih besar. Anda bisa meihat ratusan video di
YouTube tentang cara mengorganisasi tulisan, baik task 1 atau task 2. - Jangan
pernah menghitung kata satu per satu. Itu akan memakan banyak waktu.
Cukup hitung berapa kata dalam satu baris dan kalikan dengan jumlah
baris. Tetapi semakin lama, anda tahu kalau sudah mendekati target
jumlah kata sesuai dengan karakter tulisan anda. - Buatlah
kerangka karangan untuk writing, jangan langsung menulis karena biasanya
akan terlihat berantakan. Ini tips untuk seluruh jenis tulisan, tidak
terkecuali IELTS Writing. - Sisakan 10 menit untuk koreksi beberapa hal dasar, misalnya subject-verb agreement dan plural-singular.
- Dalam
speaking, pastikan anda berfikir sebelum berbicara. Anda harus pastikan
bahwa speaking tersebut adalah test, bukan lingua franca dimana jika
dua fihak saling mengerti sudah bagus. Selain grammatically correct,
hindari penggunaan bahasa gaul dan slank. - Pada section ketiga
atau diskusi, anda bisa tambahkan misalnya one, two, three dalam
berpendapat untuk memastikan anda memiliki alur fikir yang
dipresentasikan sehingga kelihatan lebih akademik. Anda juga bisa
tambahkan beberapa kata seperti Inspite of, Despite the fact that dll
untuk menunjukkan anda bisa menggunakan bahasa akademik yang cukup sulit
dengan baik. - Terakhir, practices make perfect. Jika anda bersungguh-sungguh, nilai 7 bukan lagi angan-angan.
Itulah
sedikit tips yang mungkin bisa berguna bagi anda. Ingatlah bahwa ini
hanya sekedar `tips karena prakteknya tentu hanya anda sendiri yang akan
menjalani
ADVERTISEMENT






























