Aopok
No Result
View All Result
  • Login
  • Home
  • Filter
    • Terbaru
    • Spesial
    • Istimewa
    • Hot
    • Galeri
  • Berita
    • Daerah
    • Dunia
    • Nasional
  • Bisnis
  • Explore
    • Alamat
    • Food & Travel
      • Kuliner
      • Resep Masakan
    • Kode Pos
    • Masjid
    • Wisata
  • Religi
  • Sports
  • Tekno
  • More
    • Otomotif
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Edukasi
    • Lainnya
  • Network
    • Artikel
      • Biodata Viral
      • Chord Lirik
      • Religi
      • Resep Masakan
      • Ulasan Film
      • Tempo Dulu
    • Iklan Gratis
    • Media Sosial
    • Terviral
    • Seputar Bisnis
    • Pasang Iklan
    • Jok Bangka
    • Ulasan Bisnis
    • Trading
    • Top Bisnis
Iklan Gratis
SUBSCRIBE
  • Home
  • Filter
    • Terbaru
    • Spesial
    • Istimewa
    • Hot
    • Galeri
  • Berita
    • Daerah
    • Dunia
    • Nasional
  • Bisnis
  • Explore
    • Alamat
    • Food & Travel
      • Kuliner
      • Resep Masakan
    • Kode Pos
    • Masjid
    • Wisata
  • Religi
  • Sports
  • Tekno
  • More
    • Otomotif
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Edukasi
    • Lainnya
  • Network
    • Artikel
      • Biodata Viral
      • Chord Lirik
      • Religi
      • Resep Masakan
      • Ulasan Film
      • Tempo Dulu
    • Iklan Gratis
    • Media Sosial
    • Terviral
    • Seputar Bisnis
    • Pasang Iklan
    • Jok Bangka
    • Ulasan Bisnis
    • Trading
    • Top Bisnis
No Result
View All Result
Aopok
No Result
View All Result
Home Explore

Tugu Siregar, Tugu Persatuan Marga Siregar Sedunia

Jelajah by Jelajah
19.07.2013
Reading Time: 4 mins read
0
ADVERTISEMENT

RELATED POSTS

Makan Siang di Meeting Point (Rebranding Umanusa Resto) Bandung

Keuntungan Menginap di Dormitory Room dan Tips Nyaman Menikmatinya

Kiat Hijrah dalam Konteks Berwisata

ADVERTISEMENT
Tugu Persatuan Toga Siregar di Huta Baribaniaek, Muara
Tugu Persatuan Toga Siregar adalah sebuah lambang persatuan marga Siregar sedunia yang dibangun di tepi danau Toba, desa Baribaniaek, Muara, Tapanuli Utara yang juga adalah bonapasogit (kampung halaman atau tanah leluhur) bagi semua marga Siregar. Letaknya tak jauh dari Pasar Muara, tepat di sebelah lapangan bola satu-satunya di Kecamatan Muara.ย 

Perlu diketahui juga bahwa Muara merupakan tanah leluhur bagi keturunan marga Aritonang (Ompusunggu, Simaremare, dan Rajagukguk) dan Simatupang (Togatorop, Siburian, dan Sianturi). Dua marga itu pun juga menjadi nama kampung di Kecamatan Muara. Seperti tugu marga lainnya, membangun Tugu Siregar membutuhkan kesepakatan dan dukungan dari seluruh keturunan marga Siregar sedunia.

Pulau Sibandang

Menurut cerita, Toga Siregar adalah anak laki-laki bungsu dari pasangan Raja Lontung dan Si Boru Parame yang notabene adalah ibu Raja Lontung itu sendiri. Kok bisa? Ya, bisa aja, kan cerita. Oke. Kita fokus ke Siregar lagi. Toga Siregar memiliki 6 abang yaitu: Toga Sinaga, Toga Situmorang, Toga Pandiangan, Toga Nainggolan, Toga Simatupang, dan Toga Aritonang; serta 2 boru yang dianggap anak, yaitu Marga Sihombing dan Simamora.


Toga Siregar sendiri memiliki 4 orang anak, yaitu Silo, Dongoran, Silali dan Siagian (beberapa menyebutnya Sianggian karena sianggian/siagian secara harfiah berarti anak bungsu, jadi tidak ada hubungannya dengan Marga Siagian dari Marga Tuan Dibangarna). Berdasarkan tarombo atau tambo (silsilah) yang diajarkan oleh bapakku, aku lahir sebagai seorang Siregar generasi yang ke-17, dari anaknya yang bungsu: Siagian dari horong (keturunan) Hutur Nabegu.ย 

Jadi, inilah salah satu alasan kenapa setiap orang Batak yang membawa marganya harus mengerti silsilah marganya supaya mengerti bagaimana cara bertutur ketika berjumpa dengan orang batak lainnya. Bisa jadi panggil abang (haha), adik (anggi), bapauda atau bapatua, oppung, bahkan paompu (cucu) ke laki-laki yang semarga, sedangkan ke perempuan bisa jadi memanggil ito, tante, bou, atau namboru.

Tugu Siregar

Seiring waktu, banyak keturunan marga Siregar meninggalkan Muara dan pergi berdiaspora ke segala penjuru, membuka lahan baru, dan akhirnya membuat kampungnya sendiri, seperti banyak dijumpai di Tarutung, Pematang Siantar, Padang Sidempuan, dan Sipirok. Karena diaspora tersebut, tak sedikit dari
keturunannya mengalami perubahan nama seperti halnya penggunaan marga atau sub-marga baru, contohnya marga Sormin (keturunan Siregar Silo) yang berasal dari Lumban Sormin Tarutung, dan marga Ritonga (keturunan Siregar Silali) yang berasal dari Parsosoran, Garoga.

Bahkan, ada juga sub marga Siregar yang sangat asing dan jauh dari 4 sub-marga yang tertulis di Tugu Siregar, misalnya seperti: Siregar Pahu, Siregar Salak, Siregar Baumi, atau juga Siregar Ri yang biasa digunakan di daerah Selatan Tapanuli dan jika ditelusuri silsilahnya tetap merujuk ke 4 sub marga Siregar yang tertulis di tugu. Sering pula perbedaan sub marga ini menjadi perdebatan akibat perbedaan versi sejarah antar generasi yang memang sudah begitu panjang.

Kamu Siregar yang mana? Kami Siregar Siagian. (Kiri: Arif dan Dewa)

Mengunjungi Tugu Siregar sudah menjadi rutinitas kami sekeluarga yang hidup di tanah perantauan ketika sedang pulang ke bonapasogit kami di Dolok Martumbur, Muara. Selain cerita dan sejarahnya, Tugu Siregar didirikan di atas bukit yang memiliki pemandangan yang sangat indah di kaki lembah hutan pinus Sipinsur menghadap luasnya Danau Toba dan Pulau Sibandang.


Bagi kami yang lahir di tanah perantauan, bisa mengunjungi bangunan sejarah yang menjadi lambang persatuan marga kami adalah sebuah kebanggaan tersendiri karena kami bisa tahu dan mengerti dari mana kami berasal. Seperti itulah salah satu cara bapak mengajarkan nilai-nilai leluhurnya kepada anak-anaknya tentang bagaimana menjadi seorang Batak yang menjaga harga dirinya agar suatu saat tidak disepelekan atau bahkan dianggap seorang Batak Dale (tidak mengerti adatnya) atau Batak Lilu (tersesat), apalagi karena lahir dan besar di tanah perantauan.ย 
Di luar sana, masih banyak Orang Batak yang belum mengenal asal-usulnya, bisa saja karena tak mengerti atau bahkan sengaja tak membawa identitas marganya lagi. Kita memang tak bisa memilih dari keluarga apa atau dari suku mana kita akan dilahirkan, tetapi bisa mencari tahu siapa kita sebenarnya juga adalah salah satu berkat yang kita miliki.ย 

Jadi, sudah pernah ke Tugu Siregar?

Tags: Jalan-JalanPelesirTempat WisataTourTravelTravelingwisata
ShareTweetPin
Jelajah

Jelajah

Related Posts

Makan Siang di Meeting Point (Rebranding Umanusa Resto) Bandung
Explore

Makan Siang di Meeting Point (Rebranding Umanusa Resto) Bandung

20.01.2026
Keuntungan Menginap di Dormitory Room dan Tips Nyaman Menikmatinya
Explore

Keuntungan Menginap di Dormitory Room dan Tips Nyaman Menikmatinya

17.01.2026
Kiat Hijrah dalam Konteks Berwisata
Explore

Kiat Hijrah dalam Konteks Berwisata

16.01.2026
Roti Tawar Bobo Pontianak Tanpa Pengawet
Explore

Roti Tawar Bobo Pontianak Tanpa Pengawet

15.01.2026
Coto Makassar Kapuas Indah Pontianak
Explore

Coto Makassar Kapuas Indah Pontianak

09.01.2026
Martabak Pak Salim, Martabak Legendaris di Jalan Burangrang Bandung
Explore

Martabak Pak Salim, Martabak Legendaris di Jalan Burangrang Bandung

04.01.2026
Next Post
Adakah Salat Sunah Safar?

Cerita Ramadhan dari Yeh Sumbul

Kabar Dari Vanuatu

Iklan

Recommended Stories

Alila Villas Uluwatu Meluncurkan Opsi Reservasi Terbaru untuk Tetapย Berkelanjutan, dan Meninggalkan Jejak Positif

Resep Tomat Hijau Goreng (Fried Green Tomatoes) – So Yummy!

10.10.2016

Destinasi Rekreasi sampai Wisata Pendakian Gunung di Jawa Ini Kembali Ditutup Sementara

06.10.2021

Lailatul-Qadar Malam ke-27 Ramadhan

27.05.2019

Popular Stories

  • Pemerintah Masih Buka Peluang Beri Insentif Industri Tekstil

    Pemerintah Masih Buka Peluang Beri Insentif Industri Tekstil

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Video Viral Andini Permata Bersama Bocil

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Harga iPhone 14 Turun di Indonesia Jadi Mulai Rp 8 Jutaan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Timnas Indonesia Akan Hadapi Bulgaria, Kepulauan Solomon & Saint Kitts & Nevis bersama John Herdman

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Denada Tolak Ganti Rugi Rp7 Miliar, Ressa Rizky: Saya Cuma Mau Pengakuan!

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Aopok

Aopok merupakan layanan informasi terbaru dan terpercaya yang mengabarkan berita di indonesia dan seluruh dunia.

LEARN MORE ยป

Terkini

Solusi Islam Menurut Hadist untuk Dua Insan yang Saling Jatuh Cinta

Solusi Islam Menurut Hadist untuk Dua Insan yang Saling Jatuh Cinta

22.01.2026
Trofi Asli Piala Dunia Dipamerkan di Jakarta

Trofi Asli Piala Dunia Dipamerkan di Jakarta

22.01.2026

Kategori

  • Berita
  • Bisnis
  • Bulutangkis
  • Daerah
  • Dunia
  • Edukasi
  • Entertainment
  • Explore
  • Food & Travel
  • Kuliner
  • Lainnya
  • Lifestyle
  • Nasional
  • Otomotif
  • Religi
  • Sejarah
  • Sepakbola
  • Sports
  • Teknologi & Sains

Navigasi

  • Tentang
  • Kontak
  • Subscription
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Siber
  • Cookies dan IBA
  • Terms

© 2026 Aopok.com - theme by Iklans.com - Pugur.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Filter
    • Terbaru
    • Spesial
    • Istimewa
    • Hot
    • Galeri
  • Berita
    • Daerah
    • Dunia
    • Nasional
  • Bisnis
  • Explore
    • Alamat
    • Food & Travel
      • Kuliner
      • Resep Masakan
    • Kode Pos
    • Masjid
    • Wisata
  • Religi
  • Sports
  • Tekno
  • More
    • Otomotif
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Edukasi
    • Lainnya
  • Network
    • Artikel
      • Biodata Viral
      • Chord Lirik
      • Religi
      • Resep Masakan
      • Ulasan Film
      • Tempo Dulu
    • Iklan Gratis
    • Media Sosial
    • Terviral
    • Seputar Bisnis
    • Pasang Iklan
    • Jok Bangka
    • Ulasan Bisnis
    • Trading
    • Top Bisnis

© 2026 Aopok.com - theme by Iklans.com - Pugur.com.

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?