Aopok
No Result
View All Result
  • Login
  • Home
  • Filter
    • Terbaru
    • Spesial
    • Istimewa
    • Hot
    • Galeri
  • Berita
    • Daerah
    • Dunia
    • Nasional
  • Bisnis
  • Explore
    • Alamat
    • Food & Travel
      • Kuliner
      • Resep Masakan
    • Kode Pos
    • Masjid
    • Wisata
  • Religi
  • Sports
  • Tekno
  • More
    • Otomotif
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Edukasi
    • Lainnya
  • Network
    • Artikel
      • Biodata Viral
      • Chord Lirik
      • Religi
      • Resep Masakan
      • Ulasan Film
      • Tempo Dulu
    • Iklan Gratis
    • Media Sosial
    • Terviral
    • Seputar Bisnis
    • Pasang Iklan
    • Jok Bangka
    • Ulasan Bisnis
    • Trading
    • Top Bisnis
Iklan Gratis
SUBSCRIBE
  • Home
  • Filter
    • Terbaru
    • Spesial
    • Istimewa
    • Hot
    • Galeri
  • Berita
    • Daerah
    • Dunia
    • Nasional
  • Bisnis
  • Explore
    • Alamat
    • Food & Travel
      • Kuliner
      • Resep Masakan
    • Kode Pos
    • Masjid
    • Wisata
  • Religi
  • Sports
  • Tekno
  • More
    • Otomotif
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Edukasi
    • Lainnya
  • Network
    • Artikel
      • Biodata Viral
      • Chord Lirik
      • Religi
      • Resep Masakan
      • Ulasan Film
      • Tempo Dulu
    • Iklan Gratis
    • Media Sosial
    • Terviral
    • Seputar Bisnis
    • Pasang Iklan
    • Jok Bangka
    • Ulasan Bisnis
    • Trading
    • Top Bisnis
No Result
View All Result
Aopok
No Result
View All Result
Home Explore

Festival Ngopi Sepuluh Ewu Banyuwangi 2016 – Sak Corot Dadi Seduluran !

Aopok by Aopok
13.11.2016
Reading Time: 6 mins read
0
ADVERTISEMENT

RELATED POSTS

Makan Siang di Meeting Point (Rebranding Umanusa Resto) Bandung

Keuntungan Menginap di Dormitory Room dan Tips Nyaman Menikmatinya

Kiat Hijrah dalam Konteks Berwisata

ADVERTISEMENT
Kesibukan menjelang perhelatan acara Festival Ngopi Sepuluh Ewu nampak terlihat dari warga Desa Kemiren yang mulai beramai-ramai membersihkan bagian halaman depan rumah, menata meja dan kursi dengan rapi, memasang lampu hias untuk menambah semarak suasana di malam hari. Tak lupa musik khas Banyuwangian diperdengarkan melalui pengeras suara yang semakin menambah meriah suasana desa.

Suasana meriah begitu kental terasa di sepanjang jalan utama Desa Kemiren petang itu. Seluruh penduduk desa nampak sibuk membersihkan halaman depan rumah sambil menata meja dan kursi untuk menyambut tamu yang akan hadir dalam acara Festival Ngopi Sepuluh Ewu yang rutin diselenggarakan setiap tahun di Desa Kemiren, desa adat masyarakat Using, suku asli Banyuwangi.

Hampir seluruh ruas jalan utama di Desa Kemiren sudah ditutup aksesnya untuk kendaraan bermotor sejak menjelang petang guna menyambut acara Festival Ngopi Sepuluh Ewu yang akan digelar malam ini. Jalan desa sepanjang kurang lebih 1.5 kilometer ini akan steril dari kendaraan bermotor sehingga pengunjung dapat leluasa berjalan kaki sepanjang jalan desa untuk menikmati Festival Ngopi Sepuluh Ewu yang memasuki tahun keempat penyelenggaraannya tahun ini.

sajian tape buntut yang menyedot rasa penasaran kami
Keseruan dan kemeriahan Festival Ngopi Sepuluh Ewu semakin terasa ketika malam tiba. Semua warga masyarakat dan pengunjung yang datang tumpah ruah di sepanjang jalan utama Desa Kemiren. Dengan ramah, para tuan rumah ini menyambut dan mempersilahkan para pengunjung untuk datang bertamu di halaman rumah mereka.

Ide acara Festival Ngopi Sepuluh Ewu ini berawal dari tradisi ngopi bersama yang dilakukan oleh masyarakat Using di Desa Kemiren ini. Masyarakat Using di Kemiren memiliki istilah “sak corot dadi seduluran” yang berarti “sekali seduh kita bersaudara”. Melalui ngopi bareng inilah menjadi media untuk mempererat tali silaturahmi dan persaudaraan di antara sesama.

ibu pemilik rumah sedang menyiapkan sajian kopi untuk para tamu yang berkunjung

Para tuan rumah mengenakan pakaian terbaik mereka. Pakaian atasan berwarna hitam yang menjadi pakaian adat khas Suku Using. Mereka menyambut para tamu dengan ramah dan mempersilahkan siapapun unuk mampir mencicipi kopi dan hidangan yang sudah tersaji di atas meja.

Di atas meja sudah tertata rapi aneka jajanan tradisional khas masyarakat Using seperti apem, ketan kirip, kue cucur, tape buntut, lepet, dan sebagainya. Awalnya saya agak merasa aneh dan sungkan untuk bertamu di tempat orang yang sama sekali tidak saya kenal. Namun, dengan sapaan dan obrolan hangat dari sang pemilik rumah, membuat suasana menjadi cair dan terasa akrab. Seperti sedang berkunjung ke tempat suadara yang jauh rasanya.

Malam itu saya mengunjungi dua rumah yang berbeda. Walaupun memiliki hidangan jajanan tradisional yang rata-rata sama, namun cara penyajian kopi mereka berbeda.

Di rumah pertama, saya mendapati sajian kopi dengan tipe biji kopi yang digiling lembut sehingga ampas kopi tidak terlalu terasa saat diseduh. Sedangkan di rumah kedua, saya mendapati sajian kopi dengan teknik giling yang tidak terlalu halus sehingga ampas seduhan kopi masih terasa. Hal ini menandakan bahwa walaupun berasal dari biji kopi yang sama, namun setiap keluarga memiliki kebiasaan sendiri untuk mengolah dan menyajian minuman kopi ini.

Kopi yang digunakan untuk acara Festival Ngopi Sepuluh Ewu adalah kopi asli Banyuwangi, seperti dari daerah Kalipuro, Kalibaru, dan sekitar kaki Gunung Ijen. Keunikan lain dari acara Festival Ngopi Sepuluh Ewu ini adalah cangkir yang digunakan untuk menghidangkan kopi. Jika diamati, bentuk dan motif cangkir yang digunakan adalah sama.

Di dalam masyarakat Using sendiri memang memiliki sebuah tradisi untuk menghadiahkan cangkir kopi dalam acara pernikahan. Maka tak heran, jika semua keluarga memiliki bentuk dan motif cangkir yang sama. Konon, setiap keluarga paling tidak memiliki dua set cangkir kopi ini. Di dalam acara Festival Ngopi Sepuluh Ewu ini sudah disiapkan kurang lebih sepuluh ribu cangkir kopi untuk menemani para pengunjung yang hadir dalam acara ini hingga tengah malam nanti.

keriangan satu rombongan keluarga saat menikmati kopi di acara Festival Ngopi Sepuluh Ewu

Usai menyesap satu cangkir kopi, saya dan kawan-kawan berpamitan kepada si empunya rumah. Kami melanjutkan perjalanan dengan menyusuri jalanan desa yang ramai dan meriah. Tampak anak-anak, muda-mudi, orang tua, tumpah ruah menikmati sajian kopi dan jajanan yang disediakan oleh masyarakat Desa Kemiren ini.

Tak hanya meja-meja berisi jajanan dan kopi saja, beberapa panggung hiburan juga disediakan oleh panitia untuk memeriahkan acara. Ada panggung musik, ada pula panggung tari. Nampak beberapa kelompok seni barongan dan jaran goyang khas Kemiren bersiap untuk memeriahkan acara.

Di acara Festival Ngopi Sepuluh Ewu ini juga terdapat stand edukasi mengenai kopi. Para pengunjung diajak untuk belajar bagaimana untuk mengolah kopi dengan baik bersama barista yang terlatih. Selain itu pengunjung juga diajak untuk coffee cupping secara gratis.

Beberapa stand juga menawarkan produk kopi yang sudah dikemas dengan menarik untuk dibawa sebagai buah tangan. Produk kopi yang ditawarkan asli produksi Banyuwangi, salah satunya adalah merk “Kopi Jaran Goyang” yang merupakan produk andalan asli dari Desa Kemiren.

Beranjak dari stand edukasi kopi, ada hal menarik yang saya temui, yaitu kegiatan roasting kopi tradisional yang dilakukan oleh ibu-ibu paruh baya suku Using. Beliau melakukan proses roasting kopi dengan cara menyangrai biji kopi di atas wajan tanah liat dengan bahan bakar kayu. Proses roasting kopi secara tradisional ini sontak mencuri perhatian para pengunjung yang datang. Mereka berebut untuk mengambil gambar sang simbah yang sedang melakukan proses roasting kopi ini.

Langkah kaki saya berlanjut menuju bagian bawah desa. Lampu-lampu hias terlihat semakin semarak memeriahkan acara. Di sini saya menemui beberapa jajanan tradisional lain yang tidak saya lihat sebelumnya. Ada cenil, serabi khas masyarakat Using, dan juga percet, yaitu jajanan tradisional yang terbuat dari bahan pisang. Jajanan ini ditata cantik di atas meja.

Si empunya rumah dengan telaten menjelaskan satu per satu jajanan tradisional yang disajikan di atas meja ini kepada kami. Sayang, kami tidak bisa mencicipi karena jajanan ini sudah jadi pesanan orang, mungkin tamu khusus yang datang di acara Festival Ngopi Sepuluh Ewu ini barangkali.

jajanan yang sudah dipesan dan bikin penasaran

Menjelang pukul delapan malam, suasana Desa Kemiren semakin ramai didatangi pengunjung. Gamelan pengiring tari barongan dan jaran goyang mulai nyaring ditabuh. Acara ceremonial yang dilakukan oleh jajaran pemerintah daerah setempat sudah dihelat pertanda acara Festival Ngopi Sepuluh Ewu ini resmi dibuka. Saya dan kawan-kawan memutuskan untuk kembali ke penginapan dan tidak melanjutkan acara ngopi. Besok pagi-pagi sekali kami berencana mengejar matahari terbit di Pantai Boom sehingga kami putuskan untuk beristirahat lebih cepat agar stamina kembali prima.

panggung hiburan di acara Festival Ngopi Sepuluh Ewu

Acara Festival Ngopi Sepuluh Ewu memang sebuah acara yang menarik untuk dikunjungi. Para pengunjung dapat membaur bersama masyarakat Using yang tinggal di Desa Kemiren ini. Merasakan keramahan dan kehangatan masyarakat setempat serta sajian kopi yang nikmat dengan jajanan tradisional yang khas menjadi kenangan tersendiri bagi saya saat menyambangi Bumi Blambangan ini.

Tags: Jalan-JalanPelesirTempat WisataTourTravelTravelingwisata
ShareTweetPin
Aopok

Aopok

Related Posts

Makan Siang di Meeting Point (Rebranding Umanusa Resto) Bandung
Explore

Makan Siang di Meeting Point (Rebranding Umanusa Resto) Bandung

20.01.2026
Keuntungan Menginap di Dormitory Room dan Tips Nyaman Menikmatinya
Explore

Keuntungan Menginap di Dormitory Room dan Tips Nyaman Menikmatinya

17.01.2026
Kiat Hijrah dalam Konteks Berwisata
Explore

Kiat Hijrah dalam Konteks Berwisata

16.01.2026
Roti Tawar Bobo Pontianak Tanpa Pengawet
Explore

Roti Tawar Bobo Pontianak Tanpa Pengawet

15.01.2026
Coto Makassar Kapuas Indah Pontianak
Explore

Coto Makassar Kapuas Indah Pontianak

09.01.2026
Martabak Pak Salim, Martabak Legendaris di Jalan Burangrang Bandung
Explore

Martabak Pak Salim, Martabak Legendaris di Jalan Burangrang Bandung

04.01.2026
Next Post

Postcards from Berlin Wall

Kisah Ketawadhuan Ulama Tentang Tahiyatul Masjid

Makan Mie Dalam Kuali di Intomie

Iklan

Recommended Stories

Resep Cake Tape Singkong Isi Kismis

11.08.2015

Alamat Dinas Kesehatan Di Kaltara

14.07.2016
Dalil yang Membolehkan Meninggalkan Shalat Berjamaah Demi Maslahat yang Lebih Besar

Sutan Sjahrir bersama PM Belanda Willem Drees dan diplomat Michiels van Verduynen, 1949

04.12.2016

Popular Stories

  • Pemerintah Masih Buka Peluang Beri Insentif Industri Tekstil

    Pemerintah Masih Buka Peluang Beri Insentif Industri Tekstil

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Video Viral Andini Permata Bersama Bocil

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Harga iPhone 14 Turun di Indonesia Jadi Mulai Rp 8 Jutaan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Denada Tolak Ganti Rugi Rp7 Miliar, Ressa Rizky: Saya Cuma Mau Pengakuan!

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Timnas Indonesia Akan Hadapi Bulgaria, Kepulauan Solomon & Saint Kitts & Nevis bersama John Herdman

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Aopok

Aopok merupakan layanan informasi terbaru dan terpercaya yang mengabarkan berita di indonesia dan seluruh dunia.

LEARN MORE »

Terkini

Bagaimana Nasihat Guru Mengubah Jalan Hidup Imam Hanafi

Bagaimana Nasihat Guru Mengubah Jalan Hidup Imam Hanafi

21.01.2026
Xiaomi Resmi Luncurkan Kids Watch Dengan pelacakan lokasi canggih

Xiaomi Resmi Luncurkan Kids Watch Dengan pelacakan lokasi canggih

21.01.2026

Kategori

  • Berita
  • Bisnis
  • Bulutangkis
  • Daerah
  • Dunia
  • Edukasi
  • Entertainment
  • Explore
  • Food & Travel
  • Lainnya
  • Lifestyle
  • Nasional
  • Otomotif
  • Religi
  • Sepakbola
  • Sports
  • Teknologi & Sains

Navigasi

  • Tentang
  • Kontak
  • Subscription
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Siber
  • Cookies dan IBA
  • Terms

© 2026 Aopok.com - theme by Iklans.com - Pugur.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Filter
    • Terbaru
    • Spesial
    • Istimewa
    • Hot
    • Galeri
  • Berita
    • Daerah
    • Dunia
    • Nasional
  • Bisnis
  • Explore
    • Alamat
    • Food & Travel
      • Kuliner
      • Resep Masakan
    • Kode Pos
    • Masjid
    • Wisata
  • Religi
  • Sports
  • Tekno
  • More
    • Otomotif
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Edukasi
    • Lainnya
  • Network
    • Artikel
      • Biodata Viral
      • Chord Lirik
      • Religi
      • Resep Masakan
      • Ulasan Film
      • Tempo Dulu
    • Iklan Gratis
    • Media Sosial
    • Terviral
    • Seputar Bisnis
    • Pasang Iklan
    • Jok Bangka
    • Ulasan Bisnis
    • Trading
    • Top Bisnis

© 2026 Aopok.com - theme by Iklans.com - Pugur.com.

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?