
Di sepanjang jalan Purworejo, banyak terdapat penjual dawet ireng
daerah Purworejo kami melihat banyak sekali warung-warung pinggir jalan
yang menjual dawet ireng. Suami pun mengajak kami untuk mampir di salah satunya.
Dinamakan dawet ireng, karena berwarna hitam (ireng). Berwarna hitam
karena terbuat dari abu merang atau batang padi kering yang dibakar
menjadi abu, lalu dicampur air dan diambil airnya.
Ini pertama kalinya saya dan anak-anak mencicipi dawet ireng. Kalau dari
penampilan, sebetulnya saya lebih suka melihat dawet hujau. Lebih segar
kelihatannya. Tapi, setelah dicicipi rasanya enak sekali.
Dawet ireng yang diberi tambahan cairan gula merah dan santan ini di
sajikan dalam mangkuk kecil. Sebagai pelengkap, kita bisa menambahkan tape
ketan yang berwarna hijau. Harganya pun murah sekali. Rp2500,00/mangkuk.
Kalau sahabat KeNai sedang jalan-jalan di sekitar Purworejo, jangan lupa
cicipi dawet ireng ini, ya 🙂



































