Aopok.com – #Malaysia #Open #2026 #menjadi #salah #satu #ajang #paling #dinanti #dalam #kalender #bulutangkis internasional #pada #awal tahun ini. Turnamen yang digelar di Axiata Arena, Kuala Lumpur, pada 6–11 Januari 2026 tersebut merupakan bagian dari BWF World Tour Super 1000 dengan total hadiah mencapai USD 1,45 juta, menjadikannya salah satu kompetisi elite dunia yang penuh gengsi dalam olahraga bulutangkis.
Baca juga: 5 Kesamaan John Herdman dan Shin Tae-yong di Timnas Indonesia

Marwan Faza dan Aisyah Salsabila Putri Pranata (Faza/Aisyah) menjadi sorotan utama dari kontingen Indonesia setelah mendapatkan kesempatan tampil untuk pertama kalinya di level Super 1000. Debut Faza/Aisyah di turnamen elite ini dipandang sebagai ujian sesungguhnya bagi kemampuan dan mental mereka dalam menghadapi kompetisi kelas dunia yang penuh tekanan dan talenta top dunia.
Sebagai pasangan ganda campuran yang menanjak di papan peringkat dunia, Faza/Aisyah kini berada di peringkat sekitar 22 dunia dan sudah menunjukkan performa yang menjanjikan sepanjang musim 2025. Mereka berhasil menyabet empat gelar di turnamen Super 100 (Indonesia, Vietnam, Guwahati, dan Odisha) serta mencatat prestasi semifinal di Syed Modi Super 300, yang kemudian membuka peluang mereka untuk tampil di panggung yang lebih tinggi.
Baca juga: John Herdman Resmi Jadi Pelatih Timnas Indonesia
Walaupun status mereka masih pendatang baru di Super 1000, Faza/Aisyah menyatakan antusiasme tinggi menyambut kesempatan besar ini. Faza mengungkapkan bahwa kepercayaan dari pelatih dan tim nasional menjadi pendorong penting untuk mempertahankan semangat mereka. Mental yang kuat dan kesiapan menghadapi lawan-lawan unggulan adalah dua faktor utama yang mereka tekankan sebagai kunci untuk bersaing di panggung dunia.
Aisyah menambahkan bahwa kesiapan sejak awal pertandingan sangat penting, mengingat ritme permainan dan penempatan bola menjadi elemen krusial untuk memenangkan duel dalam format pertandingan yang ketat di turnamen Super 1000.
Babak pertama pun memberikan tantangan tersendiri. Faza/Aisyah harus bersiap menghadapi wakil dari Eropa sebagai lawan pembuka kompetisi mereka, yang akan menjadi barometer awal mereka dalam meraih hasil positif di turnamen ini.
Bagi pasangan muda seperti mereka, kesempatan tampil di Malaysia Open 2026 menjadi pengalaman penting dalam perjalanan karier profesional mereka. Selain akan menghadapi lawan-lawan kelas dunia, pengalaman tampil di salah satu turnamen paling prestisius di BWF World Tour ini akan menjadi modal berharga untuk musim-musim berikutnya.
Dengan persiapan matang, dukungan tim pelatih, dan semangat pantang menyerah, Faza/Aisyah berharap tampil sebaik mungkin — bukan sekadar untuk menunjukkan bahwa mereka layak berada di level tertinggi, tetapi juga mempersembahkan prestasi bagi Indonesia di ajang internasional.











