syariat Islam adalah senantiasa memohon ampun kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala.
Kenapa ?, karena memang kita sebagai hamba Allah sering berbuat salah dan dosa.
Sungguh Allah Ta’ala berfirman dalam satu hadits qudsi :
بِاللَّيْلِ وَالنَّهَارِ وَأَنَا أَغْفِرُ الذُّنُوبَ جَمِيعًا فَاسْتَغْفِرُونِي
أَغْفِرْ لَكُمْ
melakukan kesalahan di waktu malam dan siang, sedangkan Aku mengampuni segala
dosa semuanya, maka mintalah ampun kalian semua kepada-Ku niscaya Aku ampuni
kalian. (H.R Imam Muslim)
haruslah dilakukan terus menerus setiap waktu dan keadaan karena Allah Ta’ala
mengingatkan bahwa hamba hamba-Nya berbuat dosa malam dan siang artinya sering
berbuat dosa.
waktu yang baik dan sangat dianjurkan
untuk banyak banyak memohon ampun yaitu di akhir malam atau di waktu sahur.
yang banyak memohon ampun pada akhir malam. Allah Ta’ala berfirman :
وَالْقَانِتِينَ وَالْمُنْفِقِينَ وَالْمُسْتَغْفِرِينَ بِالْأَسْحَارِ
orang yang taat, orang yang menginfakkan hartanya DAN ORANG YANG MEMOHON AMPUN
PADA WAKTU SEBELUM FAJAR. (Q.S Ali Imran 17).
pada akhir malam mereka memohon ampunan. (Q.S adz Dzariyat 17-18)
telah mengingat tentang kesempatan sangat baik memohon ampun di akhir malam
sebagaimana sabda beliau :
كُلَّ لَيْلَةٍ إِلَى السَّمَاءِ الدُّنْيَا حِينَ يَبْقَى ثُلُثُ اللَّيْلِ
الآخِرُ يَقُولُ: مَنْ يَدْعُونِي، فَأَسْتَجِيبَ لَه يَسْأَلُنِي فَأُعْطِيَهُ،
مَنْ يَسْتَغْفِرُنِي فَأَغْفِرَ لَهُ
langit dunia, ketika tersisa sepertiga malam terakhir. Allah berfirman : Siapa
yang berdoa kepada-Ku akan Aku kabulkan. Siapa yang meminta kepada-Ku akan Aku
beri. Dan siapa yang MEMOHON AMPUNAN kepada-Ku akan Aku ampuni. (H.R Imam
Bukhari dan Imam Muslim).
Nawawi mengatakan : Dalam hadis ini terdapat pelajaran bahwa waktu akhir malam
lebih afdhal digunakan untuk shalat, berdoa, BERISTIGHFAR dan melakukan
ketaatan lainnya, dari pada waktu awal malam. (Syarh Shahih Muslim).
Nabi Ya’qub ‘alaihissalam meminta agar dimohonkan ampun atas dosa dosanya maka
Nabi Ya’qub berkata sebagaimana disebutkan dalam firman Allah :
سَوْفَ أَسْتَغْفِرُ لَكُمْ رَبِّي ۖ إِنَّهُ هُوَ الْغَفُورُ الرَّحِيمُ
memohonkan ampunan bagimu kepada Rabb-ku. Sungguh, Dia Yang Maha Pengampun,
Maha Penyayang. (Q.S Yusuf 98)
Ibnu Katsir berkata : Kemudian Nabi Ya’kub mengakhirkan permohonan ampunan itu
DIWAKTU SAHUR. (Tafsir Ibnu Katsir).
hamba haruslah banyak banyak memohon
ampun kepada Allah Ta’ala TERUTAMA SEKALI PADA AKHIR MALAM. Dan tentu lebih baik lagi jika di dahului dengan shalat lail dan shalat witir.
manfaatnya bagi kita semua. Wallahu
A’lam. (1.801)







































