beriman adalah untuk mendapatkan surga. Sementara itu syaithan terus berusaha
berbuat makar, menggelincirkan dan menyesatkan manusia dari jalan yang lurus.
Tujuan syaithan sudah jelas yaitu agar
manusia bisa menemaninya di neraka bersama mereka.
tentang hal ini, dalam firman-Nya :
إِنَّمَا يَدْعُو حِزْبَهُ لِيَكُونُوا مِنْ أَصْحَابِ السَّعِيرِ
perlakukanlah dia sebagai musuh karena sesungguhnya syaithan itu hanya mengajak
golongannya agar mereka menjadi penghuni neraka yang menyala nyala. (Q.S Faatir
6).
يُضِلَّهُمْ ضَلالا بَعِيدًا
(manusia, dengan) kesesatan yang sejauh jauhnya. (Q.S an Nisa’ 60).
golongan manusia dan golongan syaithan akan berlanjut terus. Lalu siapakah yang
akan jadi pemenang ?. Hakikatnya, dalam suatu pertempuran yang menang tentulah
golongan yang lebih kuat dan yang lemah akan kalah. Cuma saja kedua golongan
yang bermusuhan ini TERNYATA KEDUANYA SAMA SAMA LEMAH. Allah Ta’ala berfirman :
ضَعِیۡفًا
(Q.S an Nisa’ 76)
Nisa’ 28).
berperang kemungkinan pada suatu waktu syaithan yang menang sedangkan pada
waktu yang lain bisa jadi manusia yang menang, karena sama sama lemah.
neraka dan jika menang bisa dapat surga. Tapi
bagi syaithan, menang atau kalah menghadapi manusia TETAP SAJA MEREKA DI
NERAKA dan mereka akan ditemani oleh manusia yang dikalahkannya.
berfirman :
تَبِعَكَ مِنْهُمْ أَجْمَعِينَ
dengan kamu (iblis dan syaithan) dan orang orang yang mengikutimu diantara
mereka semua. (Q.S Shaad 84).
yang bermusuhan ini sama sama lemah namun manusia memiliki PELUANG SANGAT BESAR
UNTUK MENANG yaitu ASAL SAJA atau dengan CATATAN PENTING yakni manusia harus
memohon perlindungan kepada Allah Ta’ala. Sementara itu syaithan tak bisa
memohon perlindungan kepada Allah Ta’ala sebab mereka sudah di cap sebagai
makhluk terkutuk. Allah Ta’ala berfirman
:
رَجِيمٌ
surga !Sesungguhnya kamu (iblis dan syaithan) adalah MAKHLUK YANG TERKUTUK.
(Q.S Shaad 77).
ketika diganggu atau digoda syaithan maka BERLINDUNGLAH KEPADA ALLAH TA’ALA.
Allah Ta’ala berfirman :
الشَّيْطَانِ نَزْغٌ فَاسْتَعِذْ بِاللَّهِ ۖ إِنَّهُ هُوَ السَّمِيعُ الْعَلِيمُ
godaan maka mohonlah perlindungan kepada Allah. Sungguh Dialah Yang Maha
Mendengar Maha Mengetahui. (Q.S Fushilat 36).
perlindungan kepada-Nya ketika hendak membaca al Qur an. Allah Ta’ala berfirman
:
فَاسْتَعِذْ بِاللَّهِ مِنَ الشَّيْطَانِ الرَّجِيمِ
al Qur an mohonlah perlindungan kepada Allah dari syaithan yang terkutuk. (Q.S an Nahal 98).
Wasallam mengajarkan doa berlindung dari syaithan pada keadaan atau situasi
tertentu, Diantaranya :
وَبِوَجْهِهِ الْكَرِيْمِ، وَسُلْطَانِهِ الْقَدِيْمِ، مِنَ الشَّيْطَانِ
الرَّجِيْمِ،
dengan wajah-Nya Yang Mulia dan kekuasaan-Nya yang abadi, dari syaithan yang
terkutuk. (H.R Abu Dawud).
اَللَّهُمَّ إِنِّيْ أَسْأَلُكَ مِنْ فَضْلِكَ، اَللَّهُمَّ اعْصِمْنِيْ مِنَ
الشَّيْطَانِ الرَّجِيْمِ
nama Allah, semoga shalawat dan salam terlimpahkan kepada Rasulullah. Ya Allah,
sesungguhnya aku minta kepada-Mu dari karunia-Mu. (H.R Imam Muslim) Ya Allah,
lindungilah aku dari godaan syaithan yang terkutuk. (H.R Ibnu Majah).
: Ketika masuk kamar mandi-WC.
masuk kamar mandi-WC membaca doa yang diajarkan Rasulullah Salallahu ‘alaihi
Wasallam, yakni :
اِنِّيْ اَعُوْذُبِكَ مِنَ الْخُبُثِ وَالْخَبَآئِثِ
kepada-Mu dari godaan syaithan laki laki dan syaithan perempuan. (H.R Imam
Bukhari, Imam Muslim, at Tirmidzi dan Ibnu Majah).
selalu memohon perlindungan kepada Allah
Ta’ala agar bisa mengalahkan makar atau
tipu daya syaithan yang terkutuk. Insya Allah ada manfaatnya bagi kita semua. Wallahu
A’lam. (1.682)







































