Manusia
mempunyai tiga tipe komunikasi ke otak, dan tipe komunikasi ini sangat
penting dalam pemasaran karena ketika prospek sedang melihat penawaran
dan mendengar promosi tentang produk atau jasa Anda. Mengapa penting?
1. Untuk tipe penglihatan Biasanya
orang yang tipe penglihatan, saat berbicara sangat cepat, saat
berpakaian juga suka memakai aksesoris yang lebih dibandingkan tipe yang
lainnya (bisa dibilang lumayan banyak). Atau ciri yang lainnya adalah,
saat berbicara orang tersebut suka menyebutkan kata- kata yang mengakses
kepada penglihatan. Misalnya saja, “Kelihatannya, tampaknya, bentuknya,
pemandangannya, warnanya dan lain- lain”. Kalau Anda mendapatkan prospek yang seperti ini, Anda bisa ajukan gambar-gambar produk dan jasa Anda.
2. Untuk tipe perasaan Pada
tipe perasaan ini ciri- ciri yang sering ditunjukan adalah dengan nada
bicaranya yang mantab, penuh jeda dan semua yang dapat mengakses ke
perasaan. Misalnya saja, “Suasananya nyaman, udaranya sejuk, mahal ya,
manis ya,” itu adalah kata- kata yang sering disebutkan oleh tipe
perasaan. Dan biasanya pada tipe perasaan, saat menggunakan baju
suka tidak rapi (tapi tidak semuanya seperti ini). Yang terpenting
adalah kenyamanan pada orang tersebut. Kalau Anda mendapatkan prospek
seperti ini, Anda bisa buat perasaannya nyaman dan berbicara ke akses
yang mengenai perasaannnya.
3. Untuk tipe pendengaran Pada
tipe pendengaran ini biasanya orangnya saat berbicara nada suaranya
naik turun. Atau nadanya yang mengakses ke pendengaran orang tersebut.
Kata- kata yang sering diucapkan adalah “Siapa yang cerita, ngomongnya,
bicaranya bagaimana, nadanya, lagunya.” Kebiasaan unik yang sering
dilakukan pada tipe pendengaran adalah sering sekali orang ini
menyodorkan telinganya kepada lawan bicaranya. Kalau Anda
mendapatkan prospek seperti ini, Anda bisa berbicara langsung dengannya
dan berbicara ke akses yang mengenai pendengarannya. (*/okezone.com) |