empat macam manusia dalam mendapatkan dan membelanjakan harta dunia.
membelanjakannya untuk sesuatu yang haram. Ini adalah keharaman yang paling
buruk.
mendapatkan harta dengan cara yang haram dan membelanjakannya untuk sesuatu
yang halal. Maka Allah tidak akan menerimanya karena Allah Thaiyiib dan tidak
menerima kecuali yang thaiyiib.
membelanjakan pada jalan yang haram. Ini adalah haram. Mereka telah tertipu
dengan hartanya.
membelanjakannya pada jalan yang halal. Inilah mereka yang bisa selamat dari
harta yang mereka dapatkan. Inilah harta yang akan mendatangkan keberkahan
meskipun jumlahnya sedikit.
sebagian pada yang halal sebagian pada yang haram, tergantung keadaan ? Na’udzubillahi min dzalik.
mengingatkan bahwa setiap hamba akan ditanya tentang caranya mendapatkan harta dan cara membelanjakannya.
Beliau bersabda : La tazalu qadama ‘abdin yaumal qiyamati hatta yus’ala ‘an umurihi fiima afnah, wa ‘an
‘ilmihi fima fa’ala, wa’an maalihi min
‘aina tasabahu wa fima anfaqahu wa’an jismihi fima ablaa”. Tidak akan
beranjak kaki seorang hamba pada hari Kiamat sampai menjawab tentang umurnya
untuk apa digunakan, ilmunya untuk apa diamalkan, hartanya dari mana dia dapatkan dan untuk apa
dibelanjakan dan badannya untuk apa digunakan. (H.R at Tirmidzi).
kesempatan untuk mendapat harta yang halal dan diberi pula kekuatan membelanjakan
pada jalan yang Allah ridha.





































