Aopok
No Result
View All Result
  • Login
  • Home
  • Filter
    • Terbaru
    • Spesial
    • Istimewa
    • Hot
    • Galeri
  • Berita
    • Daerah
    • Dunia
    • Nasional
  • Bisnis
  • Explore
    • Alamat
    • Food & Travel
      • Kuliner
      • Resep Masakan
    • Kode Pos
    • Masjid
    • Wisata
  • Religi
  • Sports
  • Tekno
  • More
    • Otomotif
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Edukasi
    • Lainnya
  • Network
    • Artikel
      • Biodata Viral
      • Chord Lirik
      • Religi
      • Resep Masakan
      • Ulasan Film
      • Tempo Dulu
    • Iklan Gratis
    • Media Sosial
    • Terviral
    • Seputar Bisnis
    • Pasang Iklan
    • Jok Bangka
    • Ulasan Bisnis
    • Trading
    • Top Bisnis
Iklan Gratis
SUBSCRIBE
  • Home
  • Filter
    • Terbaru
    • Spesial
    • Istimewa
    • Hot
    • Galeri
  • Berita
    • Daerah
    • Dunia
    • Nasional
  • Bisnis
  • Explore
    • Alamat
    • Food & Travel
      • Kuliner
      • Resep Masakan
    • Kode Pos
    • Masjid
    • Wisata
  • Religi
  • Sports
  • Tekno
  • More
    • Otomotif
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Edukasi
    • Lainnya
  • Network
    • Artikel
      • Biodata Viral
      • Chord Lirik
      • Religi
      • Resep Masakan
      • Ulasan Film
      • Tempo Dulu
    • Iklan Gratis
    • Media Sosial
    • Terviral
    • Seputar Bisnis
    • Pasang Iklan
    • Jok Bangka
    • Ulasan Bisnis
    • Trading
    • Top Bisnis
No Result
View All Result
Aopok
No Result
View All Result
Home Sejarah

Sejarah Bahasa (61): Bahasa Kubu di Dalam Pulau Sumatra, ‘Kubu’ Bahasa Asli Melayu? Sebaran BahasaBahasa Melayu di Nusantara

Tempo Doelo by Tempo Doelo
06.10.2023
Reading Time: 7 mins read
0
ADVERTISEMENT

RELATED POSTS

Dari kumpulan dokumen lama di Wellcome Collection: Gambar kuno tentang buah ginalun (belimbing Cina)

Sejarah Bahasa Indonesia (12):Nama Negara Lain dalam Bahasa Indonesia (KBBI); Nama Indonesia di Negara Lain Sejak Kapan?

Karel Doorman, Panglima Laut Gabungan Sekutu yang memilih tenggelam bersama kapal perangnya setelah kalah dari Jepang di pertempuran Laut Jawa

ADVERTISEMENT


*Untuk melihat semua artikel Sejarah Bahasa dalam blog ini Klik Disini

Suku Kubu (Suku Anak Dalam) penyebutan untuk
masyarakat tinggal di kawasan hutan dataran rendah di Sumatra Tengah (Jambi).
Penyebutan menggeneralisasi dua kelompok Orang Rimba dan Suku Anak Dalam Batin
Sembilan. Kubu berasal kata ngubu atau ngubun dari bahasa Melayu berarti
bersembunyi di dalam hutan. Orang sekitar menyebut sebagai “Suku Kubu”, namun,
baik Orang Rimba maupun SAD Batin Sembilan tidak ada menyebut diri sebagai Suku
Kubu. Sebaran Orang Rimba di Jambi di kawasan Taman Nasional Bukit Duabelas
(TNBD).

 

Struktur
bahasa Kubu. Dunggio, P.D. and Wahab, Zalinin and Naning, Zainal Abidin and
Indones, Noor and Luneto, Bambang Apriay. Pusat Pembinaan dan Pengembangan
Bahasa, Jakarta (1985). Penelitian ini membahas tentang bahasa Kubu. Bahasa
Kubu adalah bahasa daerah yang dipakai oleh suku Kubu yang berdiam di daerah
pemukiman Sungai Jernih, Kecamatan Muara Rupit, di daerah pemukiman Sungai
Kijang, Kecamatan Sarulangun, dan di daerah pemukiman Simpang Bayat, Kecamatan
Bayung Lincir, dalam wilayah Propinsi Sumatera Selatan. Bahasa Kubu juga
dipakai oleh suku Kubu yang mendiami daerah Lubuk Regis di Kecamatan
Batanghari, daerah Air Hitam, Bangko serta Sungai Rebah, di dalam kawasan Propinsi
Jambi. Penelitian kebahasaan yang dilakukan terhadap bahasa-bahasa daerah yang
ada di Indonesia sangat penting artinya dalam usaha memperoleh data kebahasaan
yang sahih, lengkap, dan mendalam. Penelitian semacam ini merupakan landasan
usaha dalam pembinaan dan pengembangan bahasa daerah dan pembakuan bahasa
nasional
. (https://repositori.kemdikbud.go.id/)

Lantas bagaimana sejarah bahasa Kubu di pedalaman
pulau Sumatra, ‘kubu’ bahasa asli Melayu? Seperti disebut di atas, bahasa Kubu
dituturkan kelompok populasu di pedalaman pulau Sumatra. Sebaran bahasa-bahasa
Melayu di Nusantara. Lalu bagaimana sejarah bahasa Kubu di pedalaman pulau
Sumatra, ‘kubu’ bahasa asli Melayu? Seperti kata ahli sejarah tempo doeloe,
semuanya ada permulaan. Untuk menambah pengetahuan dan meningkatkan wawasan
sejarah nasional, mari kita telusuri sumber-sumber tempo doeloe.

Sejarah seharusnya memiliki permulaan. Jika sejarawan gagal memberikan
bukti catatan tertulis, setiap orang bahkan oleh penduduknya sendiri akan
menciptakan imajinasi sendiri. Untuk menghindari hal itu terjadi, sumber utama
yang digunakan dalam artikel ini adalah ‘sumber primer’ seperti surat kabar dan
majalah sejaman, foto dan peta-peta. Sumber buku hanya digunakan sebagai
pendukung (pembanding), karena saya anggap buku juga merupakan hasil kompilasi
(analisis) dari sumber-sumber primer. Dalam penulisan artikel ini tidak semua
sumber disebutkan lagi karena sudah disebut di artikel saya yang lain. Hanya
sumber-sumber baru yang disebutkan atau sumber yang sudah pernah disebut di
artikel lain disebutkan kembali di artikel ini hanya untuk lebih menekankan
saja.

Bahasa Kubu di Pedalaman Pulau Sumatra, ‘Kubu’ Bahasa
Asli Melayu? Sebaran Bahasa-Bahasa Melayu di Nusantara

Sejak kapan nama Kubu diinformasikan? Yang jelas
Koeboe adalah nama tempat di pantai barat (pulau) Kalimantan. Kubu dalam bahasa
Melayu diartikan sebagai pertahanan. Lantas bagaimana dengan nama kelompok
populasi (Koeboe) yang terdapat di pedalaman Sumatra (bagian selatan)? Orang
Koeboe berbahasa Koeboe.


Keberadaan orang Koeboe di wilayah (Residentie) Palembang pertama kali dilaporkan
oleh JE de Sturler. Disebutkannya pada tahun 1823, untuk kedua kalinya, ketika
sedang melakukan perjalanan di pedalaman kesultanan Palembang, untuk pertama
kalinya dia mendengar tentang Orang Koeboes (Koeboes volk). Saya beruntung
dapat melaporkan hal berikut tentang orang-orang yang dimaksud. Orang Koeboe
bertubuh lebih besar dibandingkan orang Sumatera lainnya, serta bertubuh kuat
dan tegap…orang Koeboe memiliki bahasa yang sangat berbeda dengan bahasa umum
penduduk Palembang. Demikian seterusnya. Deskripsi ini ditulis Sturler dengan
judul ‘Nova over de Orang Koeboes (Koeboes volk) in de binnenlanden van het
Palembangsch Rijk gevonden wordende’ yang dimuat dalam Bataviasche courant, 28-04-1827.

Lalu siapa orang Koeboe? Bagaimana kelompok populasi
yang terpencil di pedalaman Sumatra, yang antara lain disebut Koeboe terbentuk?
JE de Sturler mendeskripsikan orang Koeboe tidak berbeda dengan orang Melayu
lainnya kecuali tempat tinggalnya. Karena sudah lama terasing atau mengasingkan
diri orang Koeboe menjadi tertinggal dalam hal peradaban. Keterasingan orang
Koeboe diduga belum lama terjadi (diduga apa awal era masuknya Islam).

 

Pada era Pemerintah Hindia
Belanda penyeberan penduduk nusantara terjadi dalam tiga periode (lihat Bijdragen
tot de taal-, land- en volkenkunde van Nederlandsch-Indie, 1868). Pertama, penduduknya,
setelah mencapai tingkat perkembangan tertentu, menyebar ke seluruh pulau. Kedua,
diawali dengan perpindahan suku asli oleh suku lain yang sama sekali asing asal
usulnya, yaitu ke Jawa oleh pemukiman Brahmana dan India lainnya, yang membentuk
koloni Hindu dan umat Hindu tersebar luas. Antara lain, sisa-sisa candi yang
didedikasikan untuk dewa-dewa Hindu di Jawa. Penduduk asli (alfuru) di Jawa
dsan Sumatra lambat laun hilang dan hilang sama sekali di Jawa (dan Sumatra),
atau bergabung dengan penduduk baru (di Semenanjung masih tersisa, orang
Semang). Kerajaan Mojopahit mereproduksi suku Hindu di pulau-pulau terdekat di
sebelah timur. Ketiga, panganut agama Islam dan penyebaran Islam mengerus doktrin
Hindu baik di Sumatra maupun di Jawa.
 

Tentang keberadaan orang Koeboe (juga orang Loeboe),
lantas dengan semakin menguatnya pengaruh Islam di wilayah persir (pantai)
Sumatra, apakah situasi dan kondisi tersebut yang menyebabkan di luar
perbatasan tersebut terbentuk (dikenal sebagai) kelompok populasi Loeboe dan
Koeboe? Fakta bahwa orang Loebo dan Koeboe memiliki bahasa yang relative dekat
dengan bahasa Melayu jika dibandingkan dengan kelompok populasi asli Sumatra
lainnya seperti Batak, Redjang dan sebagainya. Orang Koeboe berada diantara wilayah
kerajaan-kerajaan Islam (Palembang, Jambi dan lainnya) dan kelompok populasi
pedalaman seperti orang Kerintji, Redjang dan sebagainya.


Orang Koeboe dan orang Loeboe memiliki karakteristik yang sama. Sementara
itu di Semenanjung terdapat kelompok populasu orang Banoea (kelompok lebih lanjut
dari orang Semang), yang diduga melakukan migrasi ke pantai timur Sumatra
sebagai Orang Sakai (di wilayah Riau). Orang Loeboe berada di antara kerjaan
Minangkabau (Islam) dengan wilayah orang Batak. Lalu, apakah orang Koeboe
adalah sisa orang Melayu (Jambi dan Palembang) dan orang Loeboe (dan orang
Siladang) adalah sisa orang Melayu/Minangkabau?

Tunggu deskripsi lengkapnya

Sebaran Bahasa-Bahasa Melayu di Nusantara: Bahasa
Melayu di Pedalaman versus Bahasa Melayu di Pesisir

Tunggu deskripsi lengkapnya

 

 

*Akhir Matua Harahap,
penulis artikel di blog ini adalah seorang warga Kota Depok sejak 1999 hingga
ini hari. Pernah menjadi warga Kota Bogor (1983-1991) dan Jakarta Pusat
(1991-1999). Disamping pekerjaan utama sebagai dosen dan peneliti di Fakultas
Ekonomi dan Bisnis, Universitas Indonesia, saya memiliki hobi berkebun di
seputar rumah–agar lingkungan tempat tinggal segar dan hijau. Menulis artikel
di blog hanya dilakukan saat menonton sepakbola atau waktu senggang, utamanya
jelang tidur.
Saya sendiri bukan sejarawan (ahli sejarah), tetapi ekonom yang memerlukan
aspek sejarah dalam memahami ekonomi dan bisnis Indonesia. Artikel-artikel
sejarah dalam blog ini hanyalah catatan pinggir yang dibuang sayang (publish or
perish). Korespondensi:
akhirmh@yahoo.com

Tags: IlmuInformasiPengetahuanPeradabanSejarahZamam Dahulu
ShareTweetPin
Tempo Doelo

Tempo Doelo

Related Posts

Sejarah

Dari kumpulan dokumen lama di Wellcome Collection: Gambar kuno tentang buah ginalun (belimbing Cina)

20.01.2026
Sejarah

Sejarah Bahasa Indonesia (12):Nama Negara Lain dalam Bahasa Indonesia (KBBI); Nama Indonesia di Negara Lain Sejak Kapan?

20.01.2026
Sejarah

Karel Doorman, Panglima Laut Gabungan Sekutu yang memilih tenggelam bersama kapal perangnya setelah kalah dari Jepang di pertempuran Laut Jawa

19.01.2026
Sejarah

Dari kumpulan dokumen lama di Wellcome Collection: Gambar kuno tentang buah jambu bol

18.01.2026
Sejarah

Sejarah Jepang (5): Orang Portugis, Orang Belanda dan VOC di Jepang; Awal Bermula Orang Portugis di Indonesia di Hindia Timur

18.01.2026
Sejarah

Kepulangan Jenderal Mansergh dari Surabaya ke Inggris setelah konflik pasukannya dengan para pejuang menyulut pertempuran Surabaya

17.01.2026
Next Post

Sejarah Bahasa (62): Bahasa Lubu - Orang Lubu; Budaya Diantara Orang Batak dan Orang Minang, Administratif di Mandailing

Rekomendasi 10 Destinasi Wisata Sejarah Paling Populer di Korea Selatan

Iklan

Recommended Stories

Doa Rasulullah SAW

01.03.2017
Alamat Lengkap Bank BNI Di Seluruh Yogyakarta

Alamat Lengkap Bank BNI Di Seluruh Yogyakarta

18.05.2017
Prabowo Bersyukur Indonesia Tetap Damai di Tengah Gejolak Dunia

Prabowo Bersyukur Indonesia Tetap Damai di Tengah Gejolak Dunia

05.01.2026

Popular Stories

  • Video Viral Andini Permata Bersama Bocil

    Video Viral Andini Permata Bersama Bocil

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pemerintah Masih Buka Peluang Beri Insentif Industri Tekstil

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Harga iPhone 14 Turun di Indonesia Jadi Mulai Rp 8 Jutaan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Timnas Indonesia Akan Hadapi Bulgaria, Kepulauan Solomon & Saint Kitts & Nevis bersama John Herdman

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Denada Tolak Ganti Rugi Rp7 Miliar, Ressa Rizky: Saya Cuma Mau Pengakuan!

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Aopok

Aopok merupakan layanan informasi terbaru dan terpercaya yang mengabarkan berita di indonesia dan seluruh dunia.

LEARN MORE »

Terkini

Solusi Islam Menurut Hadist untuk Dua Insan yang Saling Jatuh Cinta

Solusi Islam Menurut Hadist untuk Dua Insan yang Saling Jatuh Cinta

22.01.2026
Trofi Asli Piala Dunia Dipamerkan di Jakarta

Trofi Asli Piala Dunia Dipamerkan di Jakarta

22.01.2026

Kategori

  • Berita
  • Bisnis
  • Bulutangkis
  • Daerah
  • Dunia
  • Edukasi
  • Entertainment
  • Explore
  • Food & Travel
  • Lainnya
  • Lifestyle
  • Nasional
  • Otomotif
  • Religi
  • Sepakbola
  • Sports
  • Teknologi & Sains

Navigasi

  • Tentang
  • Kontak
  • Subscription
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Siber
  • Cookies dan IBA
  • Terms

© 2026 Aopok.com - theme by Iklans.com - Pugur.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Filter
    • Terbaru
    • Spesial
    • Istimewa
    • Hot
    • Galeri
  • Berita
    • Daerah
    • Dunia
    • Nasional
  • Bisnis
  • Explore
    • Alamat
    • Food & Travel
      • Kuliner
      • Resep Masakan
    • Kode Pos
    • Masjid
    • Wisata
  • Religi
  • Sports
  • Tekno
  • More
    • Otomotif
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Edukasi
    • Lainnya
  • Network
    • Artikel
      • Biodata Viral
      • Chord Lirik
      • Religi
      • Resep Masakan
      • Ulasan Film
      • Tempo Dulu
    • Iklan Gratis
    • Media Sosial
    • Terviral
    • Seputar Bisnis
    • Pasang Iklan
    • Jok Bangka
    • Ulasan Bisnis
    • Trading
    • Top Bisnis

© 2026 Aopok.com - theme by Iklans.com - Pugur.com.

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?