Aopok
No Result
View All Result
  • Login
  • Home
  • Filter
    • Terbaru
    • Spesial
    • Istimewa
    • Hot
    • Galeri
  • Berita
    • Daerah
    • Dunia
    • Nasional
  • Bisnis
  • Explore
    • Alamat
    • Food & Travel
      • Kuliner
      • Resep Masakan
    • Kode Pos
    • Masjid
    • Wisata
  • Religi
  • Sports
  • Tekno
  • More
    • Otomotif
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Edukasi
    • Lainnya
  • Network
    • Artikel
      • Biodata Viral
      • Chord Lirik
      • Religi
      • Resep Masakan
      • Ulasan Film
      • Tempo Dulu
    • Iklan Gratis
    • Media Sosial
    • Terviral
    • Seputar Bisnis
    • Pasang Iklan
    • Jok Bangka
    • Ulasan Bisnis
    • Trading
    • Top Bisnis
Iklan Gratis
SUBSCRIBE
  • Home
  • Filter
    • Terbaru
    • Spesial
    • Istimewa
    • Hot
    • Galeri
  • Berita
    • Daerah
    • Dunia
    • Nasional
  • Bisnis
  • Explore
    • Alamat
    • Food & Travel
      • Kuliner
      • Resep Masakan
    • Kode Pos
    • Masjid
    • Wisata
  • Religi
  • Sports
  • Tekno
  • More
    • Otomotif
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Edukasi
    • Lainnya
  • Network
    • Artikel
      • Biodata Viral
      • Chord Lirik
      • Religi
      • Resep Masakan
      • Ulasan Film
      • Tempo Dulu
    • Iklan Gratis
    • Media Sosial
    • Terviral
    • Seputar Bisnis
    • Pasang Iklan
    • Jok Bangka
    • Ulasan Bisnis
    • Trading
    • Top Bisnis
No Result
View All Result
Aopok
No Result
View All Result
Home Explore

Mendalami Konflik Manusia dengan Harimau Sumatera

Jelajah by Jelajah
13.09.2020
Reading Time: 5 mins read
0
ADVERTISEMENT

RELATED POSTS

Makan Siang di Meeting Point (Rebranding Umanusa Resto) Bandung

Keuntungan Menginap di Dormitory Room dan Tips Nyaman Menikmatinya

Kiat Hijrah dalam Konteks Berwisata

Beberapa waktu lalu (Mei-Juni 2020) media memberitakan ada dua ekor anak harimau sumatera (Panthera tigris sumatrae) dilaporkan telah masuk perangkap yang dibuat Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Resor Solok.

Upaya ini dilakukan bersama antara BKSDA bersama warga Kenagarian Gantung Ciri, Kecamatan Kubung Kabupaten Solok, Sumatera Barat.

Kedua ekor harimau ini berjenis kelamin jantan dan betina. Diduga induknya masih berkeliaran sampai saat ini. Keberadaan mereka selama ini membuat resah warga, khususnya warga setempat yang beraktivitas ladang di perbatasan kawasan konservasi Suaka Margasatwa Barisan.

Sebelum penangkapan dua anak harimau itu, warga melaporkan ada tiga ekor harimau yang disebut telah menghadang warga Desa Jorong Pinang Sinawa, Kecamatan Kubung, Kabupaten Solok, saat mereka pulang dari berladang. Tiga ekor harimau itu, terdiri dari satu induk dan dua anaknya.

ADVERTISEMENT

Induk harimau itu dilaporkan warga kakinya terluka. Ditengarai harimau itu ada di ladang setelah memakan babi hutan yang sering djumpai di dekat ladang masyarakat.

โ€œHarimau itu berada di perbatasan atau di dalam kawasan warga, sehingga harus dilakukan penghaluan ke lokasi SM (Suaka Margasatwa) atau kawasan konservasi,โ€ menyitir pernyataan dari Kepala BKSDA Resor Solok, Afrilius dalam berita media (07/05).

Dugaan saya, -meski telah dihalau dengan kondisi kaki terluka tersebut, tampaknya di kemudian hari harimau tersebut akan tetap berkeliaran di dekat daerah perladangan masyarakat. Tak tertutup kemungkinan, ia bakal mengincar hewan ternak warga, alih-alih memilih berburu hewan liar di dalam hutan.

Dalam kronologis kasus ini, jika dipelajari lebih dalam, akan mengemuka masalah yang lebih besar. Pertanyaannya apa yang menjadi akar masalah sehingga kerap terjadi perjumpaan dan konflik manusia dengan satwa liar? Apakah upaya penangkapan adalah tindakan yang tepat?

Baca juga: Papua, Pulau Dengan Spesies Tumbuhan Paling Banyak di Dunia

Anak harimau sumatera yang tertangkap di Nagari Gantung Ciri, Kabupaten Solok Sumatera Barat. Dok: BKSDA Sumbar/Tim Evakuasi Harimau Sumatera

Mencari Akar Konflik Masalah

Mengacu kepadaย  Peraturan Menteri Kehutanan Nomor: P.48 /Menhut-II/2008 tentang Pedoman penanggulangan konflik antara manusia dan satwa liarย  menyebutkan bahwa konflik manusia dan satwa liar didefinisikan sebagai segala interaksi antara manusia dan satwa liar yang mengakibatkan efek negatif kepada kehidupan sosial manusia, ekonomi, kebudayaan, dan pada konservasi satwa liar dan atau pada lingkungannya.

Untuk menyelesaikannya, maka perlu penanggulangan konflik manusia โ€“ satwa liar yang utuh.

Upaya ini berarti pemangku kepentingan harus mencari solusi win-win, yaitu menjaga keselamatan dan meminimalisir resiko kerugian manusia, sekaligus tidak mengorbankan keselamatan satwa liar dan kelestarianya. Solusi yang diambil pun tak hanya berorientasi jangka pendek (temporary solution), tapi juga harus berdimensi jangka panjang.

Bila kita cermati dari data awal yang terungkap di media massa ada beberapa hal yang harus dicermati.

Pertama, bahwa ada aktivitas perladangan masyarakat yang berada di sekitar dan telah masuk dalam kawasan konservasi Suaka Margasatwa Barisan yang memang merupakan habitat harimau sumatera.

Jika ini benar, maka fakta ini sangat penting dan tidak bisa diabaikan begitu saja. Perlu didalami lagi, sudah seberapa luas kawasan hutan konservasi tersebut berubah menjadi ladang masyarakat?

Sudah barang tentu, pengurangan luas areal akan makin berpengaruh pada gangguan bagi habitat harimau.

Kedua, pada awal kejadian disebut ada masyarakat yang dihadang tiga ekor harimau yang diduga kuat dua ekor anak, dan satu ekor induknya yang mengalami luka di kaki akibat jerat. Bila benar demikian, maka dapat disimpulkan bahwa di areal tersebut telah terjadi aktivitas perburuan ilegal hewan dilindungi.

Berdasarkan data Population Viability Analysis (PVA), populasi harimau sumatera diyakini tidak lebih dari 600 individu saja di alam. Selain faktor ancaman semakin berkurangnya habitat, aktivitas perburuan menjadi faktor utama terus tergerusnya populasi satwa ini.

Menurut Kholis dkk dalam tulisannya di Mongabay (02/09/2020), fragmentasi habitat, perburuan, dan keberadaan ternak yang dikandangkan di pinggiran hutan merupakan pemicu terjadinya konflik antara manusia dengan satwa liar predator.

Saya kira prasyarat kondisional serupa, terjadi pada kasus konflik antara manusia dengan harimau sebagaimana yang terjadi di Nagari Gantung Ciri.

Dengan demikian jelas kemungkinannya bahwa bukan harimaulah yang pada awalnyaย  mengusik kehidupan manusia. Sebaliknya, faktor pemicu adalah aktifitas manusia yang masuk dan mengganggu habitat harimau. Terlebih, aktifitas perburuan ilegal menggunakan jerat telah menyebabkan luka yang dialami oleh induk harimau.

Baca juga: Hidup Mati Ranger Untuk Hutan Leuser

Harimau Batua saat ditemukan kena jerat kawat pemburu di kawasan hutan TNBBS, Kabupaten Lampung Barat, Lampung, 2 Juli 2019. Foto: BKSDA Bengkulu-Lampung/WCS IP

ย 

Berkaca pada kasus harimau terjerat, maka bukan kali ini saja terjadi.

Dalam dua tahun belakangan ini, KLHK bersama Pusat Rehabilitasi Harimau Sumatera Dharmasraya โ€“ Yayasan ARSARI Djojohadikusumo (PR-HSD Yayasan ARSARI) telah berhasil menyelamatkan, mengobati dan merawat, lalu melakukan pelepasanliaran harimau ke habitat alam liarnya. Diantaranya harimau Bonita, Atan Bintang dan Bujang Ribut.

Namun berapa banyak harimau terjerat yang tak teridentifikasi? Yang kemudian dibunuh dan dijual organ-organnya di pasar gelap oleh pemburu?

Sudah barang tentu kita berharap pihak BKSDA dan pihak-pihak terkait lainnya turut memperhatikan berbagai faktor yang mengemuka di atas.

Selanjutnya, perlu kajian mendalam guna melanjutkan langkah-langkah dalam penanganan konflik manusia dengan harimau sumatera.ย  Dalam kasus penegakan hukum, ia tak hanya berhenti pada upaya penangkapan,ย  namun juga melibatkan upaya preventif pelibatan warga masyarakat agar peduli kepada eksistensi harimau.

Mengacu kepada pedoman Permenhut, prinsipnya tidak ada solusi tunggal dalam penanganan konflik antara manusia dan satwa liar.

Penangananย  dan tindakan penanggulangannya merupakan sesuatu yang kompleks karena menuntut rangkaian kombinasi berbagai solusi potensial yang tergabung dalam sebuah proses penanggulangan konflik yang komprehensif.

Satwa liar seperti harimau memiliki daerah jelajah yang sangat luas. Upaya penanggulangan konflik yang komprehensif mestinya juga harus masuk dalam faktor penilaian yang menyeluruh dari riset tentang daerah jelajahnya (home range based mitigation) dan pola perilaku harimau.

Upaya pengamanan kawasan konservasi dari aktivitas perambahan, serta penguatan penegakan hukum atas perburuan ilegal harimau, harus terus simultan dilakukan oleh aparat.

Kita berharap konflik ini dapat segera tertanggulangi dan harimau dapat tetap lestari di alam.

Referensi:

Dwi Rizki, Tinggal 600 Ekor, Perburuan Masif hingga Jerat di Lantai Hutan Gerus Populasi Harimau Sumatera. Tribunnews.com, 14 April 2020

Munawar Kholis,ย  Hariyo T Wibisonoย  dan Erwin Wilianto, Konflik Manusia dengan Macan Tutul Jawa Belum Berakhir, Mongabay, 2 September 2020

Peraturan Menteri Kehutanan Nomor : P. 48 /Menhut-II/2008 tentang Pedoman Penanggulangan Konflik Antara Manusia Dan Satwa Liar

Revi Azwar, Cerita Penangkapan Harimau Sumatera Putra dan Putri Singgulung di Nagari Gantung Ciri, Solok, Sumbar, Tribunnews.com, 30 Juni 2020

Tri Asmaini, Harimau Sumatera kembali tertangkap di Nagari Gantung Ciri Solok, Antaranews, 28 Juni 2020

Sumber: Mongabay/Zenwen Pador

Tags: ExploreIndahJalan-JalanJelajahTempatTravelTravelingwisataWisatawan
ShareTweetPin
Jelajah

Jelajah

Related Posts

Makan Siang di Meeting Point (Rebranding Umanusa Resto) Bandung
Explore

Makan Siang di Meeting Point (Rebranding Umanusa Resto) Bandung

20.01.2026
Keuntungan Menginap di Dormitory Room dan Tips Nyaman Menikmatinya
Explore

Keuntungan Menginap di Dormitory Room dan Tips Nyaman Menikmatinya

17.01.2026
Kiat Hijrah dalam Konteks Berwisata
Explore

Kiat Hijrah dalam Konteks Berwisata

16.01.2026
Roti Tawar Bobo Pontianak Tanpa Pengawet
Explore

Roti Tawar Bobo Pontianak Tanpa Pengawet

15.01.2026
Coto Makassar Kapuas Indah Pontianak
Explore

Coto Makassar Kapuas Indah Pontianak

09.01.2026
Martabak Pak Salim, Martabak Legendaris di Jalan Burangrang Bandung
Explore

Martabak Pak Salim, Martabak Legendaris di Jalan Burangrang Bandung

04.01.2026
Next Post

Ancaman bagi Penyembah Berhala Demokrasi

42 Tahun Dikubur, Jasad Penghafal Al-Qur’an “Mak Anih” Masih Utuh

Info Lokasi & Menu Cafe Sawah Malang Pujon Kidul

Iklan

Recommended Stories

Ya Abi, Jangan Telantarkan Aku

Santai di Pantai Samila

23.07.2015

Akibat Geger Jumat Kiamat, Cina Penjarakan Seribu Orang

21.12.2012

MANADO

25.11.2011

Popular Stories

  • Pemerintah Masih Buka Peluang Beri Insentif Industri Tekstil

    Pemerintah Masih Buka Peluang Beri Insentif Industri Tekstil

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Video Viral Andini Permata Bersama Bocil

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Harga iPhone 14 Turun di Indonesia Jadi Mulai Rp 8 Jutaan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Denada Tolak Ganti Rugi Rp7 Miliar, Ressa Rizky: Saya Cuma Mau Pengakuan!

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Timnas Indonesia Akan Hadapi Bulgaria, Kepulauan Solomon & Saint Kitts & Nevis bersama John Herdman

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Aopok

Aopok merupakan layanan informasi terbaru dan terpercaya yang mengabarkan berita di indonesia dan seluruh dunia.

LEARN MORE ยป

Terkini

Bagaimana Nasihat Guru Mengubah Jalan Hidup Imam Hanafi

Bagaimana Nasihat Guru Mengubah Jalan Hidup Imam Hanafi

21.01.2026
Xiaomi Resmi Luncurkan Kids Watch Dengan pelacakan lokasi canggih

Xiaomi Resmi Luncurkan Kids Watch Dengan pelacakan lokasi canggih

21.01.2026

Kategori

  • Berita
  • Bisnis
  • Bulutangkis
  • Daerah
  • Dunia
  • Edukasi
  • Entertainment
  • Explore
  • Food & Travel
  • Lainnya
  • Lifestyle
  • Nasional
  • Otomotif
  • Religi
  • Sepakbola
  • Sports
  • Teknologi & Sains

Navigasi

  • Tentang
  • Kontak
  • Subscription
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Siber
  • Cookies dan IBA
  • Terms

© 2026 Aopok.com - theme by Iklans.com - Pugur.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Filter
    • Terbaru
    • Spesial
    • Istimewa
    • Hot
    • Galeri
  • Berita
    • Daerah
    • Dunia
    • Nasional
  • Bisnis
  • Explore
    • Alamat
    • Food & Travel
      • Kuliner
      • Resep Masakan
    • Kode Pos
    • Masjid
    • Wisata
  • Religi
  • Sports
  • Tekno
  • More
    • Otomotif
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Edukasi
    • Lainnya
  • Network
    • Artikel
      • Biodata Viral
      • Chord Lirik
      • Religi
      • Resep Masakan
      • Ulasan Film
      • Tempo Dulu
    • Iklan Gratis
    • Media Sosial
    • Terviral
    • Seputar Bisnis
    • Pasang Iklan
    • Jok Bangka
    • Ulasan Bisnis
    • Trading
    • Top Bisnis

© 2026 Aopok.com - theme by Iklans.com - Pugur.com.

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?