Aopok
No Result
View All Result
  • Login
  • Home
  • Filter
    • Terbaru
    • Spesial
    • Istimewa
    • Hot
    • Galeri
  • Berita
    • Daerah
    • Dunia
    • Nasional
  • Bisnis
  • Explore
    • Alamat
    • Food & Travel
      • Kuliner
      • Resep Masakan
    • Kode Pos
    • Masjid
    • Wisata
  • Religi
  • Sports
  • Tekno
  • More
    • Otomotif
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Edukasi
    • Lainnya
  • Network
    • Artikel
      • Biodata Viral
      • Chord Lirik
      • Religi
      • Resep Masakan
      • Ulasan Film
      • Tempo Dulu
    • Iklan Gratis
    • Media Sosial
    • Terviral
    • Seputar Bisnis
    • Pasang Iklan
    • Jok Bangka
    • Ulasan Bisnis
    • Trading
    • Top Bisnis
Iklan Gratis
SUBSCRIBE
  • Home
  • Filter
    • Terbaru
    • Spesial
    • Istimewa
    • Hot
    • Galeri
  • Berita
    • Daerah
    • Dunia
    • Nasional
  • Bisnis
  • Explore
    • Alamat
    • Food & Travel
      • Kuliner
      • Resep Masakan
    • Kode Pos
    • Masjid
    • Wisata
  • Religi
  • Sports
  • Tekno
  • More
    • Otomotif
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Edukasi
    • Lainnya
  • Network
    • Artikel
      • Biodata Viral
      • Chord Lirik
      • Religi
      • Resep Masakan
      • Ulasan Film
      • Tempo Dulu
    • Iklan Gratis
    • Media Sosial
    • Terviral
    • Seputar Bisnis
    • Pasang Iklan
    • Jok Bangka
    • Ulasan Bisnis
    • Trading
    • Top Bisnis
No Result
View All Result
Aopok
No Result
View All Result
Home Explore

Banggai Cardinal Fish, Salah Satu Ikan Endemik Sulawesi Tengah

Explore by Explore
16.02.2021
Reading Time: 4 mins read
0
Banggai Cardinal Fish, Salah Satu Ikan Endemik Sulawesi Tengah
ADVERTISEMENT
Banggai Cardinal Fish termasuk salah satu ikan endemik Sulawesi Tengah. Foto: bulelengkab.go.id 

Banggai Cardinal Fish adalah jenis ikan hias yang banyak diminati para penyuka akuarium laut. Bentuk tubuhnya kecil, unik, dan eksotik. Sesuai namanya, ikan ini endemik yang berasal dari perairan laut Banggai, Sulawesi Tengah.

Pada tahun 2000-2001 diperkirakan volume perdagangan Banggai Cardinal Fish mencapai 700.000–1,4 juta ekor per tahun. Angka yang cukup tinggi ini dinilai tidak berkelanjutan serta terindikasi berdampak pada jumlah populasi.

IUCN memasukkan capungan banggai dalam daftar merah dengan kategori Genting [Endangered]. Di dalam negeri, untuk menjaga keberadaan ikan tersebut, Kementerian Kelautan dan Perikanan secara resmi menetapkan statusnya sebagai dilindungi terbatas.

Salah satu jenis ikan di perairan Indonesia yang banyak diminati dan mendapatkan permintaan pasar internasional adalah Banggai Cardinal Fish atau ikan capungan banggai. Ikan dengan nama latin Pterapogon kauderni ini merupakan jenis ikan hias yang banyak diminati para penyuka akuarium laut, karena karena bentuk tubuhnya yang kecil, unik, dan eksotik.

Sesuai namanya, ikan capungan ini adalah biota laut endemik di perairan laut Banggai, Sulawesi Tengah. Bahkan pemerintah daerah di Kabupaten Banggai membuat tugu Banggai Cardinal Fish di pusat keramaian Kota Luwuk, sebagai upaya mengingatkan kembali dan menjaga kelestarian ikan ini.

Dalam jurnal Marine Fisheries yang ditulis oleh Samliok Ndobe, dkk [November, 2013] dijelaskan bahwa jenis ini diperdagangkan sebagai ikan hias sejak sekitar tahun 1990, dengan nama dagang Banggai Cardinal Fish dan capungan banggai.

Baca Juga: Primata Endemik Sulawesi yang Kini Berstatus Kritis

Penelitian itu juga menyebutkan, pada 2000-2001 diperkirakan volume perdagangannya mencapai 700.000–1,4 juta ekor per tahun. Kondisi ini dinilai cukup tinggi dan tidak berkelanjutan, serta terindikasi berdampak pada jumlah populasi.

“Beberapa permasalahan terungkap pada studi tahun 2004, bahwa ikan jantan yang mengerami ditangkap dan telur/larvanya dibuang oleh nelayan dan mortalitas tergolong tinggi pada rantai perdagangan panjang dan rumit,” ungkap para peneliti.

Dalam dokumen Rencana Aksi Nasional [RAN] Konservasi Ikan Capungan Banggai periode 2017-2021, disebutkan bahwa populasi ikan ini di alam menurun drastis. Penyebabnya karena penangkapan berlebihan, serta adanya degradasi habitat yang diakibatkan faktor kegiatan manusia dan juga perubahan iklim. Disebutkan bahwa Banggai Cardinal Fish yang berukuran kecil mempunyai nilai jual lebih tinggi dibandingkan ukuran lebih besar.

Dalam jangka panjang, dampak penangkapan Banggai Cardinal Fish sebelum dewasa akan menyebabkan rendahnya laju recruitment populasi. Hal ini disebabkan karena hanya sedikit yang dapat mencapai usia dewasa dan berkembang biak di habitat alam.

Pterapogon kauderni merupakan jenis ikan hias yang banyak diminati para penyuka akuarium laut. Foto: Christopel Paino/Mongabay Indonesia

Berkelompok

RELATED POSTS

Makan Siang di Meeting Point (Rebranding Umanusa Resto) Bandung

Keuntungan Menginap di Dormitory Room dan Tips Nyaman Menikmatinya

Kiat Hijrah dalam Konteks Berwisata

Ikan ini hidupnya berkelompok. Biasanya, yang berukuran lebih kecil banyak berlindung di bulu babi, sementara yang agak besar berada di anemon dan berbaur bersama ikan jenis lain seperti nemo atau clown fish. Bulu babi dan anemon adalah mikrohabitatnya Banggai Cardinal Fish.

Di perairan laut Desa Uwedikan, Kecamatan Luwuk Timur, Kabupaten Banggai, jenis ini masi mudah dijumpai. Bahkan, di bawah rumah panggung Suku Bajo yang ada di Desa Uwedikan, bisa dilihat langsung bagaimana ikan ini bermain di antara bulu babi.

Namun, keberadaan Banggai Cardinal Fish yang berkelompok di perairan dangkal membuatnya mudah ditangkap dalam jumlah banyak.

Banggai Cardinal Fish merupakan jenis ikan mouthbrooder atau memelihara anak di mulutnya. Foto: Anton Wisuda/Mongabay Indonesia

Tahun 2007 dan 2016, capungan banggai dua kali dimasukkan dalam daftar Appendiks II CITES [Convention on International Trade in Endangered Species of Wild Flora and Fauna] atau konvensi perdagangan internasional tumbuhan dan satwa liar terancam punah. Namun dua kali pula proposal usulan itu ditarik oleh Amerika dan Uni Eropa. Akan tetapi ada kemungkinan negara-negara ini mengusulkan kembali dalam aturan tersebut.

Di dalam negeri, untuk menjaga keberadaan ikan tersebut, Kementerian Kelautan dan Perikanan secara resmi menetapkan statusnya sebagai dilindungi terbatas. Pengesahannya melalui Keputusan Menteri Kelautan dan Perikanan Nomor: 49/KEPMEN-KP/2018. Dalam Kepmen tersebut, dijelaskan bahwa perlindungan dilakukan secara terbatas berdasarkan tempat dan waktu. Yakni, hanya di wilayah Kepulauan Banggai, Sulawesi Tengah dan pada Februari-Maret dan Oktober-November. Hal ini sesuai hasil rekomendasi LIPI yang menyebutkan bahwa pada bulan tersebut capungan banggai mengalami puncak musim pemijahan.

Dalam surat keputusan Menteri itu juga dijelaskan mengenai ciri-ciri morfologinya yaitu tubuhnya berwarna keperakan dan berbentuk pipih dengan ekor terbelah dua. Panjang tubuh dari ujung mulut sampai cagak berkisar antara 1,2 – 7,9 cm, lalu terdapat tiga garis hitam pekat menyilang di bagian kepala dan badan mulai tepi atas sampai bawah sirip dorsal dan anal. Terdapat pula totol-totol putih pada bagian tubuhnya.

“Pada sirip punggung relatif panjang dan sirip ekornya membentuk cabang yang dalam mulutnya lebar sampai melewati garis vertikal pertengahan pupil, serta rongga mulut jantan lebih besar dari betina.”

Lembaga konservasi dunia International Union for Conservation of Nature [IUCN] memasukkan capungan banggai dalam daftar merah dengan kategori Genting [Endangered/EN].

Namun, dalam Peraturan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan No. 106 Tahun 2018 tentang Jenis Tumbuhan dan Satwa Dilindungi, ikan ini tidak masuk dalam perlindungan.

Sumber: Mongabay.co.id

ADVERTISEMENT
Tags: ExploreIndahJalan-JalanJelajahTempatTravelTravelingwisataWisatawan
ShareTweetPin
Explore

Explore

Related Posts

Makan Siang di Meeting Point (Rebranding Umanusa Resto) Bandung
Explore

Makan Siang di Meeting Point (Rebranding Umanusa Resto) Bandung

20.01.2026
Keuntungan Menginap di Dormitory Room dan Tips Nyaman Menikmatinya
Explore

Keuntungan Menginap di Dormitory Room dan Tips Nyaman Menikmatinya

17.01.2026
Kiat Hijrah dalam Konteks Berwisata
Explore

Kiat Hijrah dalam Konteks Berwisata

16.01.2026
Roti Tawar Bobo Pontianak Tanpa Pengawet
Explore

Roti Tawar Bobo Pontianak Tanpa Pengawet

15.01.2026
Coto Makassar Kapuas Indah Pontianak
Explore

Coto Makassar Kapuas Indah Pontianak

09.01.2026
Martabak Pak Salim, Martabak Legendaris di Jalan Burangrang Bandung
Explore

Martabak Pak Salim, Martabak Legendaris di Jalan Burangrang Bandung

04.01.2026
Next Post
Alamat Lengkap dan Nomor Telepon Kantor Bank OCBC NISP di Bandar Lampung

Alamat Lengkap dan Nomor Telepon Kantor Bank OCBC NISP di Bandar Lampung

Alamat Lengkap dan Nomor Telepon Kantor Bank OCBC NISP di Bandung

Alamat Lengkap dan Nomor Telepon Kantor Bank OCBC NISP di Bandung

Iklan

Recommended Stories

Sekilas Sejarah Politik Islam  ERA PERTAMA

Sekilas Sejarah Politik Islam ERA PERTAMA

09.08.2014
Bantah Tuduhan Makar, Keterangan Ketua GNPF MUI Bikin Umat Islam Bangga

Bantah Tuduhan Makar, Keterangan Ketua GNPF MUI Bikin Umat Islam Bangga

03.05.2017
Kompleks Candi Arjuna – Candi Hindu Tertua di Indonesia

Kompleks Candi Arjuna – Candi Hindu Tertua di Indonesia

16.09.2012

Popular Stories

  • Video Viral Andini Permata Bersama Bocil

    Video Viral Andini Permata Bersama Bocil

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pemerintah Masih Buka Peluang Beri Insentif Industri Tekstil

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Harga iPhone 14 Turun di Indonesia Jadi Mulai Rp 8 Jutaan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Timnas Indonesia Akan Hadapi Bulgaria, Kepulauan Solomon & Saint Kitts & Nevis bersama John Herdman

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Denada Tolak Ganti Rugi Rp7 Miliar, Ressa Rizky: Saya Cuma Mau Pengakuan!

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Aopok

Aopok merupakan layanan informasi terbaru dan terpercaya yang mengabarkan berita di indonesia dan seluruh dunia.

LEARN MORE »

Terkini

Solusi Islam Menurut Hadist untuk Dua Insan yang Saling Jatuh Cinta

Solusi Islam Menurut Hadist untuk Dua Insan yang Saling Jatuh Cinta

22.01.2026
Trofi Asli Piala Dunia Dipamerkan di Jakarta

Trofi Asli Piala Dunia Dipamerkan di Jakarta

22.01.2026

Kategori

  • Berita
  • Bisnis
  • Bulutangkis
  • Daerah
  • Dunia
  • Edukasi
  • Entertainment
  • Explore
  • Food & Travel
  • Kuliner
  • Lainnya
  • Lifestyle
  • Nasional
  • Otomotif
  • Religi
  • Sejarah
  • Sepakbola
  • Sports
  • Teknologi & Sains

Navigasi

  • Tentang
  • Kontak
  • Subscription
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Siber
  • Cookies dan IBA
  • Terms

© 2026 Aopok.com - theme by Iklans.com - Pugur.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Filter
    • Terbaru
    • Spesial
    • Istimewa
    • Hot
    • Galeri
  • Berita
    • Daerah
    • Dunia
    • Nasional
  • Bisnis
  • Explore
    • Alamat
    • Food & Travel
      • Kuliner
      • Resep Masakan
    • Kode Pos
    • Masjid
    • Wisata
  • Religi
  • Sports
  • Tekno
  • More
    • Otomotif
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Edukasi
    • Lainnya
  • Network
    • Artikel
      • Biodata Viral
      • Chord Lirik
      • Religi
      • Resep Masakan
      • Ulasan Film
      • Tempo Dulu
    • Iklan Gratis
    • Media Sosial
    • Terviral
    • Seputar Bisnis
    • Pasang Iklan
    • Jok Bangka
    • Ulasan Bisnis
    • Trading
    • Top Bisnis

© 2026 Aopok.com - theme by Iklans.com - Pugur.com.

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?