Melawan lupa bersama Meutia Mansur
Tentang Meutia Mansur
saya. Terlihat bersih dan terasa adem ketika saya blogwalking ke sana.
Meutia Mansur adalah pemilik blog www.meutiarahmah.com. Perempuan bernama
lengkap Meutia Rahmah Mansur in biasa dipanggi Tia atau Meutia.
Kegiatan sehari-hari Tia adalah menjadi pengajar di IAIN Langsa Pada Prodi
Pendidikan Bahasa Arab. Serta menjadi supervisor Qatar Charity Aceh untuk
anak-anak yatim khususnya dalam bidang pendidikan. Hobi menulisnya dimulai
sejak mondok selama 6 tahun. Tia mengakui kalau lebih menyenangi belajar
bahasa Arab dibandingkan bahasa Inggris. Itulah kenapa akhirnya memilih
jurusan bahasa Arab saat kuliah. Menuangkan berbagai pengalaman di
blognya, mungkin yang dimaksud dengan Melawan Lupa.
Postingan Favorit
Tia yang akan saya jadikan salah satu postingan terfavorit. Tahun 2009,
Tia pernah mengambil program pascasarjana dengan kosentrasi pendidikan
bahasa arab untuk non Arab di Khartoum. Di kategori Travelling, ada
beberapa postingan perjalanan Tia selama di Khartoum dan Mesir. Sedangkan
di kategori Culinary ada juga postingan tentang kuliner Timur Tengah. Tapi
yang terbanyak adalah postingan kuliner Aceh.
“Tha’Miyah Gorengannya Timur Tengah” menjadi pilihan saya. Sebagai
penggemar gorengan kelas berat, saya tertarik mengetahui camilan ala Timur
Tengah ini.
Komposisi tha’miyah terdiri dari; kacang arab, lada hitam, bawang
putih, backing powder, ketumbar, daun ketumbar dan sedikit garam. Semua
bahan dihaluskan kemudian dibentuk bulatan kecil lalu digoreng dalam
minyak panas. Tha’miyah ini sendiri disajikan di dalam roti pipih atau
sering disebut lafa, atau isy roti yang terbuat dari gandum. Tha’miyah
ini sendiri banyak dijual sebagai makanan cepat saji, dengan menambahkan
slada, asinan, acar sayuran serta saus dan mayones.
Katanya kalau pakai isi biasanya ditambahkan telur mata sapi atau bisa
juga kentang goreng. Hmmm… jadi semacam camilan berat kayaknya kalau
lihat komposisinya, ya. Bisa-bisa saya gak makan utama lagi kalau ada
kesempatan nyicipin Tha’miyah kayaknya hehehe.
Saran
mudah dan cepat segera direalisasikan? Saya penasaran banget sama isinya
karena teringat ma Keke dan Nai yang dapat pelajaran bahasa Arab di
sekolah. Saya kibar bendera putih, deh. Gak ngertiiii … Ya kali aja
kalau ada yang kasih tutorial mudah dan cepat, saya jadi mengerti bahasa
Arab. Paling enggak, saya jadi bisa mengajari Keke dan Nai pelajaran
bahasa Arab 😀
Ditunggu, ya 🙂
Meutia Mansur
Twitter : @meutimansur
Instagram : @meutiamansur
FB : Meutia mansur











