Aopok
No Result
View All Result
  • Login
  • Home
  • Filter
    • Terbaru
    • Spesial
    • Istimewa
    • Hot
    • Galeri
  • Berita
    • Daerah
    • Dunia
    • Nasional
  • Bisnis
  • Explore
    • Alamat
    • Food & Travel
      • Kuliner
      • Resep Masakan
    • Kode Pos
    • Masjid
    • Wisata
  • Religi
  • Sports
  • Tekno
  • More
    • Otomotif
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Edukasi
    • Lainnya
  • Network
    • Artikel
      • Biodata Viral
      • Chord Lirik
      • Religi
      • Resep Masakan
      • Ulasan Film
      • Tempo Dulu
    • Iklan Gratis
    • Media Sosial
    • Terviral
    • Seputar Bisnis
    • Pasang Iklan
    • Jok Bangka
    • Ulasan Bisnis
    • Trading
    • Top Bisnis
Iklan Gratis
SUBSCRIBE
  • Home
  • Filter
    • Terbaru
    • Spesial
    • Istimewa
    • Hot
    • Galeri
  • Berita
    • Daerah
    • Dunia
    • Nasional
  • Bisnis
  • Explore
    • Alamat
    • Food & Travel
      • Kuliner
      • Resep Masakan
    • Kode Pos
    • Masjid
    • Wisata
  • Religi
  • Sports
  • Tekno
  • More
    • Otomotif
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Edukasi
    • Lainnya
  • Network
    • Artikel
      • Biodata Viral
      • Chord Lirik
      • Religi
      • Resep Masakan
      • Ulasan Film
      • Tempo Dulu
    • Iklan Gratis
    • Media Sosial
    • Terviral
    • Seputar Bisnis
    • Pasang Iklan
    • Jok Bangka
    • Ulasan Bisnis
    • Trading
    • Top Bisnis
No Result
View All Result
Aopok
No Result
View All Result
Home Explore

Yuk, Jadi Anak Kecil Lagi di Museum Layang-layang

Jelajah by Jelajah
22.06.2014
Reading Time: 4 mins read
0
Efek Sosial Santri Nakal
ADVERTISEMENT

RELATED POSTS

Makan Siang di Meeting Point (Rebranding Umanusa Resto) Bandung

Keuntungan Menginap di Dormitory Room dan Tips Nyaman Menikmatinya

Kiat Hijrah dalam Konteks Berwisata

ADVERTISEMENT
Hujan
cukup deras membasahi  wilayah Jakarta
selatan di Sabtu (19/4). Tetapi derasnya hujan tak membuat Anton  urung niat menghabiskan waktu bersama
keluarganya untuk bercengkarama di Museum Layang-layang. Mereka terlihat asik
foto-foto dengan latar belakang layang-layang besar yang persis berada di
belakangnya. “ lumayan murah meriah, buat hiburan lihat macem-macem
layang-layang sama anak-anak daripada pergi liburan keluar kota, macet “ kata
Anton.

Museum
Layang-layang yang Anton beserta keluarganya kunjungi merupakan satu-satunya
museum di Jakarta bahkan di Indonesia yang mengoleksi khusus hanya
layang-layang saja. Layang-layang mempunyai historisitas riwayat yang panjang. Menurut
catatan sejarah yang ada  permainan
layang-layang ini sudah tercatat dalam dokumen dari Cina sekitar 2500 Sebelum
Masehi. Kemudian penemuan sebuah lukisan gua di Pulau Muna, Sulawesi Tenggara,
pada awal abad ke-21 yang memberikan kesan orang bermain layang-layang
menimbulkan spekulasi mengenai tradisi yang berumur lebih dari itu di kawasan
Nusantara.





Di Indonesia sendiri banyak ditemukan
bentuk-bentuk primitif layang-layang yang terbuat dari daun-daunan. Di kawasan
Nusantara sendiri catatan pertama mengenai layang-layang adalah dari Sejarah
Melayu (Sulalatus Salatin) (abad ke-17) yang menceritakan suatu festival
layang-layang yang diikuti oleh seorang pembesar kerajaan.
 

Museum
yang berada di Jl Haji Kamang No. 38, Pondok Labu, Jakarta Selatan ini
didirikan tak lepas dari seorang yang bernama Endang Ernawati. Endang merupakan
pakar kecantikan yang kebetulan menekuni dunia layang-layang sejak tahun 1985.
Di tahun 1985, Endang membentuk Meindo Kites & Galery yang bergerak di
bidang layang-layang. Berbagai festival layang-layang dalam dan luar negeri telah
diikutinya. Dia pun berhasil meraih juara dalam berbagai kejuaran lomba layang-layang.
Nah, karena rasa cinta terhadap layang-layang itulah, Endang akhirnya
mendirikan museum layang –layang ini pada 21 Maret 2003 yang saat ini sudah
berdiri hampir 14 tahun.

Beragam Koleksi
Dari Penjuru Negeri dan Dunia

“museum
didirikan mempunyai fungsi salah satunya untuk melestarikan budaya layang-layang
tradisional yang unik dari berbagai wilayah di Indonesia, selain juga sebagai
sarana edukasi bagi anak-anak yang ingin mengetahui lebih lanjut soal
layang-layang ” kata Asep Irawan (pemandu museum dan pengrajin layang-layang)
kepada penulis. Layang-layang yang
dikoleksi museum ini tak hanya asli Indonesia saja, Asep mengatakan museum yang
menempati bangunan rumah model Jawa ini juga mengoleksi layang-layang dari berbagai
negara, sebut saja dari China, Jepang, Belanda, Vietnam dan beberapa negara
lainnya.

“semua koleksi didatangkan dari tempatnya yang
berasal, jadi tidak dibuat di museum ini layang-layangnya” kata Asep. Tak kurang  ratusan koleksi layang-layang mulai dari
layang-layang miniatur yang berukuran dua centimeter hingga yang berukuran
besar. “ tidak semua layang-layang yang museum ini miliki dipamerkan disini,
ada kalanya layang-layang koleksi disini diganti dengan berkala” bilang Asep.

Bahkan
museum layang-layang memiliki beberapa layang-layang berukuran besar. Asep
mengatakan layang-layang yang ukurannya besar itu banyak digunakan untukn
festival-festival. Dan yang terbesar di Indonesia seperti layang-layang Megaray
yang berukuran 9 X 26 meter. “ seperti layang-layang yang bentuknya seperti
Capung di tahun 2012 juara ketiga layang-layang Internasional yang diadakan di
Ancol” kata Asep

Selain
itu, Asep menambahkan, pengunjung museum ini tidak hanya datang dari kota
Jakarta saja, melainkan luar daerah bahkan luar negeri” ada juga yanhg datang
dari Singapura, Malaysia, Korea dan negara lainnya” tutur pria yang juga pintar
membuat bermacam-macam layang-layang ini. Nah, selain bisa melihat
layang-layang yang berukuran macam-macam, museum ini juga menyajikan suguhan
lainnya misalnya
  nonton audio, masuk dalam museum, membuat
layang-layang-layang. Dan tentu semunya itu dapat dilakukan dengan harga yang
terjangkau, satu paket dan cukup merogoh kocek Rp.10.000 saja. Tertarik
berkunjung?  

Dipublish di www.kabarinews.com
Tags: ExploreIndahJalan-JalanJelajahTempatTravelTravelingwisataWisatawan
ShareTweetPin
Jelajah

Jelajah

Related Posts

Makan Siang di Meeting Point (Rebranding Umanusa Resto) Bandung
Explore

Makan Siang di Meeting Point (Rebranding Umanusa Resto) Bandung

20.01.2026
Keuntungan Menginap di Dormitory Room dan Tips Nyaman Menikmatinya
Explore

Keuntungan Menginap di Dormitory Room dan Tips Nyaman Menikmatinya

17.01.2026
Kiat Hijrah dalam Konteks Berwisata
Explore

Kiat Hijrah dalam Konteks Berwisata

16.01.2026
Roti Tawar Bobo Pontianak Tanpa Pengawet
Explore

Roti Tawar Bobo Pontianak Tanpa Pengawet

15.01.2026
Coto Makassar Kapuas Indah Pontianak
Explore

Coto Makassar Kapuas Indah Pontianak

09.01.2026
Martabak Pak Salim, Martabak Legendaris di Jalan Burangrang Bandung
Explore

Martabak Pak Salim, Martabak Legendaris di Jalan Burangrang Bandung

04.01.2026
Next Post

Pameran penjualan minuman keras di Jakarta, 1911

"Biofoam" Kemasan Pangan Masa Depan

Iklan

Recommended Stories

Penjelajah Muslim Lebih Dulu Menemukan Amerika Daripada Colombus

In Memoriam: Benda-Benda Yang Hilang Dalam Perjalanan

02.09.2014

Menikmati Sindoro-Sumbing dari Dieng Kledung Pass Hotel & Restaurant

29.05.2013

Resep Okonomiyaki Sederhana yang Enak

05.06.2021

Popular Stories

  • Video Viral Andini Permata Bersama Bocil

    Video Viral Andini Permata Bersama Bocil

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pemerintah Masih Buka Peluang Beri Insentif Industri Tekstil

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Harga iPhone 14 Turun di Indonesia Jadi Mulai Rp 8 Jutaan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Denada Tolak Ganti Rugi Rp7 Miliar, Ressa Rizky: Saya Cuma Mau Pengakuan!

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Timnas Indonesia Akan Hadapi Bulgaria, Kepulauan Solomon & Saint Kitts & Nevis bersama John Herdman

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Aopok

Aopok merupakan layanan informasi terbaru dan terpercaya yang mengabarkan berita di indonesia dan seluruh dunia.

LEARN MORE »

Terkini

Hayati Kamelia Bantah Cekcok dengan Irish Bella di Medsos: Kenal Saja Enggak

Hayati Kamelia Bantah Cekcok dengan Irish Bella di Medsos: Kenal Saja Enggak

23.01.2026
Insanul Fahmi Akhirnya Minta Maaf pada Wardatina Mawa, Akui Khilaf Lakukan Poligami

Insanul Fahmi Akhirnya Minta Maaf pada Wardatina Mawa, Akui Khilaf Lakukan Poligami

23.01.2026

Kategori

  • Berita
  • Bisnis
  • Bulutangkis
  • Daerah
  • Dunia
  • Edukasi
  • Entertainment
  • Explore
  • Food & Travel
  • Kuliner
  • Lainnya
  • Lifestyle
  • Nasional
  • Otomotif
  • Religi
  • Sejarah
  • Sepakbola
  • Sports
  • Teknologi & Sains

Navigasi

  • Tentang
  • Kontak
  • Subscription
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Siber
  • Cookies dan IBA
  • Terms

© 2026 Aopok.com - theme by Iklans.com - Pugur.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Filter
    • Terbaru
    • Spesial
    • Istimewa
    • Hot
    • Galeri
  • Berita
    • Daerah
    • Dunia
    • Nasional
  • Bisnis
  • Explore
    • Alamat
    • Food & Travel
      • Kuliner
      • Resep Masakan
    • Kode Pos
    • Masjid
    • Wisata
  • Religi
  • Sports
  • Tekno
  • More
    • Otomotif
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Edukasi
    • Lainnya
  • Network
    • Artikel
      • Biodata Viral
      • Chord Lirik
      • Religi
      • Resep Masakan
      • Ulasan Film
      • Tempo Dulu
    • Iklan Gratis
    • Media Sosial
    • Terviral
    • Seputar Bisnis
    • Pasang Iklan
    • Jok Bangka
    • Ulasan Bisnis
    • Trading
    • Top Bisnis

© 2026 Aopok.com - theme by Iklans.com - Pugur.com.

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?