
Warung Nasi Larizz Ibu Titin yang sering dikenal sebagai Warung Bu Titin sudah banyak dikenal dikalangan mahasiswa khususnya di Cempaka Putih. Warung Bu Titin buka sejak 7 tahun yang lalu di daerah Cempaka Putih. Namun warung Bu Titin buka di Cempaka Tengan IV sudah buka selama 2 tahun. Warung dibuka dari jam 07.00 WIB sampai habis makanan yang dijual oleh Bu Titin, rata-rata makanan habis pada pukul 15.00 WIB. Makanan yang dimasak hanya satu kali karena di warung Bu Titin kekurangan tenaga untuk memasak makanan. Warung Bu Titin banyak diminati oleh mahasiswa sekitar Cempaka Putih (seperti Universitas Yarsi, Universitas Muhammadiyah, dan STIMI) , Karyawan atau Masyarakat di sekitar Cempaka Putih.
Warung Bu Titin memberikan suasana rumahan, bersih dan tertata rapi. Lokasi warung Bu Titin dibelakang Universitas Yarsi, tepatnya di daerah cempaka tengah IV, berjalan sekitar 5 menit dari Universitas Yarsi. Warung Bu Titin berada di komplek perumahan, namun Bu Titim memiliki banyak pelanggan yang selalu membeli makanan atau memesan makanan di warung, karena makanan mereka terkenal dengan masakan rumahan dan terkenal enak.
Warung Bu Titin menyediakan makanan sebanyak 28 macam menu setiap harinya. Menu andalan mereka yaitu Ikan Tongkol dan Ikan Tuna. Namun, pada umumnya semua macam menu yang disediakan laris dan habis lebih cepat dibandingkan warung lainnya. Harga yang ditawarkan juga terjangkau, cocok untuk harga kantong mahasiswa. Misalnya nasi ikan + sayur seharga Rp 8.000,00-. Warung Bu Titin juga menyediakan menu paket yang bisa dipesan oleh mahasiswa atau karyawan untuk acara.
 Berikut adalah beberapa paket harga nasi kotak yang ditawarkan:
Nasi + ikan/telor + sayur + sambal = Rp. 10.000
Nasi + ayam + sayur + sambal    = Rp. 12.000
Apa kata pelanggan?
“Makanan di Warung Bu Titin ini seperti masakan rumahan, harganya juga terjangkau, harga kantong mahasiswa dan juga enak”
“Saya tahu warung Bu
Titin ini dari teman- teman saya, karena mereka bilang makanannya enak dan
terjangkau.”Â
Ditulis oleh: Wifa Djayanti dan Nadia Athifa









