
Agus namanya, bagusss rasanya !!
Sedang jalan-jalan disekitar Cempaka Putih ?
Kangen makanan khas Jawa yang dimasak secara tradisional ?
Coba deh mampir ke belakang Universitas Yarsi, disana banyak tuh jajanan dari yang ringan sampai yang berat berderet di sepanjang Jalan Cempaka Putih ini. Gerobak-gerobak yang menjual dari jus buah yang segar sampai tongseng yang pastinya bikin keringetan pas dimakan siang hari.
Sebut saja salah satu gerobak yang sudah mulai berdiri di belakang Kampus Yarsi sejak tahun 2003, Mas Agus bersama rekannya yang juga bernama Agus mengandalkan tongseng kambing sebagai menu jagoannya. Rasanya ? Jangan ditanya, MANTAP !
Dari mahasiswa hingga pegawai kantoran rela mengntre demi sepiring tongseng kambing Mas Agus ini.
Buat yang gak bisa makan daging kambing, masih bisa kok nyobain dahsyatnya Tongseng Mas Agus, karena Mas Agus juga menyediakan pilihan daging sapi dan ayam.
Selain tongseng, tentunya Mas Agus juga punya menu lain yang gak kalah enaknya, ada tongseng gila, nasi goreng dan juga sate yang tersedia dengan pilihan kambing, sapi, atau ayam.
Tunggu deh, tongseng gila ? Apaan tuh ? Belum pernah kan makan tongseng yang disajikan tanpa kuah ? Yup, inilah hasil kreasi Mas Agus yang baru lauching dalam kurun waktu 1 tahun terakhir dan kitapun bisa menikmati tongseng tanpa kuah yang menjadi menu favorit pengunjung lho..
Hmm nasi gorengnya juga unik. Buat kamu yang biasa makan nasi goreng, bisa nyoba nasi goreng ala Mas Agus yang masaknya pake kuah tongseng. Jangan tanya rasanya deh, pasti minta balik lagi !
Menurut Mas Agus, yang membuat rasa hidangannya ini mantap ialah peralatan masaknya yang masih menggunakan alat-alat tradisional, seperti tungku, arang, dan kuali.
Soal harga, jangan ditanya ! Tongseng yang sudah memiliki 3 cabang di Bekasi, Pasar Johar, dan Condet ini mematok harga yang terjangkau, mulai dari 13 ribu rupiah hingga 23 ribu rupiah. Dann jangan mencari tongseng ini pada sore hari, karena meski jam operasionalnya dari pukul 09.00 hingga pukul 15.00, tetapi pada 11.30 saja tongseng ini sudah habis terjual.
Sebut saja Tia yang sudah sejak lama menjadi pelanggan Tongseng โMas Agusโ. Mahasiswa ini sangat menyukai tongseng kambing Mas Agus dibandingkan tongseng lainnya, karena bumbunya yang berbeda, meski ia mengeluhkan antrian panjang yang tetap ia tunggu demi mendapatkan tongseng ini.
So ? Tunggu apa lagi ? Rasakan kelezatan tongseng Mas Agus !
Ditulis oleh: M. Abidin dan Sri Kresna











