Aopok – #Kasus #dugaan #penyalahgunaan #gas #nitrous #oxide (#N2O) atau #yang #dikenal #sebagai “#gas tertawa” kembali menjadi perhatian publik. Kali ini, seorang selebgram berinisial ZNM dan YouTuber berinisial RV menjadi sorotan setelah diamankan oleh Direktorat Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri terkait kasus produk gas N2O merek Whip Pink.
Peristiwa ini menjadi viral di media sosial setelah beredarnya sejumlah video yang memperlihatkan penggunaan Whip Pink oleh beberapa influencer. Aparat kepolisian kemudian melakukan pendalaman terhadap jaringan distribusi dan konsumen produk tersebut setelah sebelumnya membongkar lokasi produksi Whip Pink di wilayah Jakarta.

Baca: Bejat! Video Mahasiswi Terlena Oleh Rayuan Dosen Nakal Jadi Sorotan dan Linkny Diburu Netizen
Kronologi Selebgram ZNM dan YouTuber RV Diamankan Bareskrim
Direktur Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri Brigjen Eko Hadi Santoso mengungkapkan bahwa ZNM dan RV telah beberapa kali dipanggil untuk menjalani pemeriksaan sebagai saksi. Namun keduanya tidak memenuhi panggilan penyidik sehingga akhirnya dilakukan tindakan penjemputan paksa untuk dimintai keterangan lebih lanjut.
Menurut penyidik, pemanggilan dilakukan setelah analisis dokumen penjualan dan pemeriksaan digital forensik terhadap perangkat milik pihak perusahaan yang memproduksi Whip Pink. Dari hasil penyelidikan tersebut ditemukan sejumlah nama konsumen yang diduga pernah melakukan pembelian produk gas N2O tersebut.
Apa Itu Whip Pink?
Whip Pink merupakan produk yang berisi gas nitrous oxide (N2O). Pada awalnya, gas ini dikenal memiliki fungsi tertentu dalam industri makanan dan minuman. Namun dalam beberapa waktu terakhir, produk tersebut ramai diperbincangkan karena diduga disalahgunakan dengan cara dihirup untuk mendapatkan efek tertentu yang dikenal di kalangan pengguna sebagai “ngebalon”.
Penyalahgunaan nitrous oxide dalam jumlah berlebihan dapat menimbulkan berbagai risiko kesehatan, mulai dari gangguan saraf, pusing, kehilangan kesadaran sementara, hingga dampak serius lainnya apabila digunakan tanpa pengawasan dan tidak sesuai peruntukan.
Bareskrim Telusuri Jaringan Konsumen dan Distribusi
Kasus ini merupakan pengembangan dari penggerebekan pabrik dan gudang penyimpanan Whip Pink yang sebelumnya dilakukan oleh Bareskrim Polri. Dalam operasi tersebut, penyidik menyita ratusan tabung gas yang siap diedarkan ke berbagai wilayah.
Penyidik juga menemukan adanya konsumen yang tercatat melakukan transaksi dalam jumlah besar hingga ratusan kali pembelian. Karena itu, polisi melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah pihak guna mengetahui tujuan penggunaan maupun distribusi produk tersebut.
Baca: Viral Video Tante Cantik Korea Selatan Tergiur Rayuan Dukun Cabul
Selain ZNM dan RV, beberapa nama lain juga masuk dalam daftar pemeriksaan sebagai saksi terkait kasus yang sedang didalami oleh Direktorat Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri.
Viral di Media Sosial
Nama ZNM menjadi perhatian publik setelah video yang memperlihatkan dugaan penggunaan Whip Pink beredar luas di media sosial. Video tersebut memicu berbagai reaksi dari masyarakat dan akhirnya menjadi salah satu dasar bagi penyidik untuk melakukan pendalaman lebih lanjut terhadap dugaan penggunaan produk tersebut.
Kasus ini sekaligus menjadi pengingat bahwa aktivitas yang viral di media sosial dapat menjadi perhatian aparat apabila diduga berkaitan dengan pelanggaran hukum atau penyalahgunaan suatu produk yang berpotensi membahayakan kesehatan masyarakat.
Fakta Penting Kasus Whip Pink
- ZNM dan RV diamankan setelah dua kali mangkir dari panggilan pemeriksaan penyidik.
- Kasus ini berkaitan dengan dugaan penggunaan gas N2O merek Whip Pink.
- Bareskrim sebelumnya telah membongkar lokasi produksi dan distribusi Whip Pink di Jakarta.
- Penyidik menelusuri data penjualan serta aktivitas konsumen melalui dokumen dan digital forensik.
- Sejumlah influencer dan konsumen lain juga masuk dalam daftar pemeriksaan sebagai saksi.
Baca: Viral! Video Bule Bali Disergap Warga di Toilet Kolam Renang Umum
Kasus Selebgram ZNM dan YouTuber RV yang diamankan Bareskrim terkait dugaan penggunaan Whip Pink menjadi salah satu sorotan besar di tahun 2026. Proses penyelidikan masih terus berlangsung untuk mengungkap secara menyeluruh jaringan distribusi, penggunaan, serta kemungkinan pelanggaran hukum yang terjadi dalam kasus tersebut. Masyarakat pun diimbau untuk lebih berhati-hati terhadap penggunaan produk yang mengandung zat tertentu dan tidak menyalahgunakannya di luar peruntukan yang semestinya.
































Comments 1