Aopok – #Fenomena #benda #bercahaya #yang #melintas di #langit #wilayah #Lampung #sempat #menghebohkan #warga dan #viral di media sosial pada awal April 2026. Banyak yang mengira objek tersebut adalah meteor, bahkan ada yang menduga sebagai rudal. Namun, fakta sebenarnya akhirnya terungkap.
Baca juga: Viral Susu MBG Dijual Rp4.000 di Minimarket, Ini Klarifikasi Resmi BGN

Berdasarkan penjelasan dari Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), benda bercahaya tersebut merupakan sampah antariksa dari roket milik China, yaitu Long March 3B (CZ-3B).
Kronologi Kejadian
Peristiwa ini terjadi pada malam hari sekitar pukul 19.56 WIB. Warga di Lampung dan sekitarnya melihat cahaya terang melintas di langit dengan bentuk memanjang, kemudian terpecah menjadi beberapa bagian.
Fenomena tersebut langsung viral di berbagai platform media sosial karena tampilannya yang tidak biasa dan terlihat seperti objek jatuh dari luar angkasa.
Baca juga: Update Harga BBM Pertamina April 2026 Terbaru: Pertalite, Pertamax hingga Dex Tidak Naik
Penjelasan Ilmiah BRIN
Menurut astronom dari BRIN, Thomas Djamaluddin, objek bercahaya itu adalah serpihan roket yang memasuki atmosfer Bumi.
Saat memasuki atmosfer, kecepatan tinggi menyebabkan gesekan dengan udara sehingga menimbulkan panas ekstrem. Akibatnya, benda tersebut terbakar dan terlihat bercahaya dari permukaan bumi.
Serpihan roket tersebut diketahui berasal dari arah India menuju Samudera Hindia, melintasi wilayah barat Indonesia sebelum akhirnya hancur di atmosfer.
Bukan Meteor atau Ancaman Berbahaya
BRIN menegaskan bahwa fenomena ini bukan meteor, bukan pula rudal, melainkan bagian dari sampah antariksa yang umum terjadi akibat aktivitas peluncuran roket.
Meski terlihat menakjubkan, peristiwa ini umumnya tidak berbahaya karena sebagian besar material akan terbakar habis sebelum mencapai permukaan bumi.
Fenomena seperti ini juga menunjukkan meningkatnya aktivitas luar angkasa global, termasuk peluncuran satelit dan roket oleh berbagai negara.
Mengapa Bisa Terjadi?
Sampah antariksa seperti bagian roket sering kali kembali ke atmosfer Bumi setelah menyelesaikan misinya. Ketika orbitnya menurun, benda tersebut akan jatuh dan terbakar akibat gesekan udara.
Roket Long March 3B (CZ-3B) sendiri merupakan salah satu kendaraan peluncur yang sering digunakan China untuk mengirim satelit ke orbit.
Baca juga: Virgoun Dicecar 80 Pertanyaan Terkait Laporan Illegal Acces Inara Rusli
Kesimpulan
Fenomena benda bercahaya di langit Lampung bukanlah sesuatu yang mistis atau berbahaya. Itu adalah bagian dari sisa roket luar angkasa yang terbakar saat masuk kembali ke atmosfer Bumi.
Masyarakat diimbau tetap tenang dan tidak mudah percaya pada informasi yang belum terverifikasi, terutama yang beredar di media sosial.































