Aopok – #Sebuah #video #penggerebekan #rumah #kontrakan di #kawasan #Tambora, #Jakarta #Barat, #viral di #media #sosial dan #menjadi perbincangan publik. Kontrakan tersebut diduga digunakan sebagai tempat aktivitas sesama jenis (LGBT), sehingga memicu keresahan warga sekitar.
Baca juga: Apa Itu Furab? Arti Istilah Viral Fuji dan Reza Arap yang Ramai di Media Sosial

Peristiwa ini terjadi di Kelurahan Angke Jaya, Kecamatan Tambora pada Senin (30/3/2026). Warga yang sudah lama mencurigai aktivitas di lokasi tersebut akhirnya melakukan penggerebekan setelah melihat adanya pergerakan mencurigakan dari penghuni kontrakan.
Menurut keterangan warga, rumah tersebut kerap didatangi tamu laki-laki secara bergantian hingga larut malam. Kondisi ini membuat masyarakat sekitar merasa tidak nyaman dan memutuskan untuk bertindak.
Baca juga: Video Call Viral Suami Clara Shinta dengan Wanita Lain diburu Netizen
Dalam video yang beredar, terlihat seorang pria di dalam kontrakan diinterogasi oleh warga. Situasi sempat memanas, namun tokoh masyarakat dan pihak setempat berusaha mengendalikan kondisi agar tidak terjadi tindakan main hakim sendiri.
Pihak kepolisian yang menerima laporan langsung turun tangan dan mengamankan dua pria yang berada di lokasi. Dari hasil pemeriksaan awal, keduanya diketahui bertemu melalui aplikasi kencan online dan melakukan pertemuan secara suka sama suka.
Kanit Reskrim Polsek Tambora, AKP Sudrajat Djumantara, menegaskan bahwa kasus tersebut tidak berkaitan dengan praktik prostitusi. Tidak ditemukan adanya unsur transaksi, mucikari, maupun keuntungan finansial dari aktivitas tersebut.
“Tidak ada tarif, tidak ada mucikari, dan tidak ada yang mengambil keuntungan. Ini murni pertemuan suka sama suka,” jelasnya.
Lebih lanjut, polisi menyebut bahwa kasus ini tidak dapat dijerat dengan hukum pidana. Oleh karena itu, kedua pria tersebut akan menjalani pembinaan dengan melibatkan pihak terkait seperti Satpol PP dan Dinas Sosial.
Penggerebekan ini menjadi viral karena beredar luas di media sosial dan memicu beragam reaksi dari masyarakat. Sebagian menyoroti keresahan warga, sementara yang lain menekankan pentingnya penanganan yang bijak tanpa tindakan main hakim sendiri.
Peristiwa ini juga menjadi pengingat pentingnya menjaga ketertiban lingkungan serta menyelesaikan permasalahan sosial melalui jalur yang sesuai dengan hukum yang berlaku.



























