• Latest
  • Trending

GLOBALISASI DAN KEBIJAKAN PENDIDIKAN

26 Mei 2016
Video Tasya Gym Bandar Batang 15 Menit Heboh di TikTok, Link Diburu Warganet

Video Tasya Gym Bandar Batang 15 Menit Heboh di TikTok, Link Diburu Warganet

4 Mei 2026
Viral! Video Eksklusif Fbyana Durasi 21 Menit Tersebar, Bikin Netizen Heboh

Viral! Video Eksklusif Fbyana Durasi 21 Menit Tersebar, Bikin Netizen Heboh

4 Mei 2026
Judol Berkedok Live Streaming Pornografi Viral, Omzet Rp 5 Miliar dan Link Video Kini Diburu

Judol Berkedok Live Streaming Pornografi Viral, Omzet Rp 5 Miliar dan Link Video Kini Diburu

4 Mei 2026
Viral Bintang JAV Krisis Pemeran Pria: Mengapa Industri AV Jepang Kekurangan Aktor Laki-Laki?

Viral Bintang JAV Krisis Pemeran Pria: Mengapa Industri AV Jepang Kekurangan Aktor Laki-Laki?

4 Mei 2026
Viral! Kompilasi Video Syafiqah Syarif Disebut Hyper dan Barbar

Viral! Kompilasi Video Syafiqah Syarif Disebut Hyper dan Barbar

3 Mei 2026
9 Tren TikTok Berbahaya yang Berujung Hilangnya Nyawa, Orang Tua Wajib Waspada dengan Challenge Viral Ini

9 Tren TikTok Berbahaya yang Berujung Hilangnya Nyawa, Orang Tua Wajib Waspada dengan Challenge Viral Ini

3 Mei 2026
Viral Perwira Polda Sumut Diduga Dugem Bareng Wanita, AKBP HS Diperiksa Propam dan Ngaku Sedang Lidik Narkoba

Viral Perwira Polda Sumut Diduga Dugem Bareng Wanita, AKBP HS Diperiksa Propam dan Ngaku Sedang Lidik Narkoba

3 Mei 2026
Viral! Video “Bandar Membara” Berdurasi 45 Menit Tersebar, Warganet Berburu Link Asli

Baru! Video “Bandar Membara” Berdurasi 45 Menit Tersebar, Warganet Berburu Link Asli

3 Mei 2026
Viral! Video 11 Menit Dua Sejoli Bermesraan di Taman Hebohkan Warganet

Viral! Video 11 Menit Dua Sejoli Bermesraan di Taman Hebohkan Warganet

3 Mei 2026
Viral! Video Live Sepasang Kekasih Durasi 10 Menit Hebohkan Media Sosial

Viral! Video Live Sepasang Kekasih Durasi 10 Menit Hebohkan Media Sosial

3 Mei 2026
Viral! Video Lessa Chindo Lokal Buat Konten Private Bersama Om Bule 40 Menit Bikin Heboh

Viral! Video Lessa Chindo Lokal Buat Konten Private Bersama Om Bule 40 Menit Bikin Heboh

3 Mei 2026
Viral! Cewek Jilbab Cantik Ini Jadi Basah Setelah Insiden Tak Terduga Saat Minum Susu

Cewek Jilbab Cantik Ini Jadi Basah Setelah Insiden Tak Terduga Saat Minum Susu

2 Mei 2026
Aopok
No Result
View All Result
  • Login
  • Register
  • Home
    • Join Komunitas
    • Pasang Iklan Gratis
    • Filter
      • Terbaru
      • Viral
      • Hot
      • Galeri
      • Populer
      • Terviral
      • Terbaik
      • Trending
  • Hiburan
    • Cerita
    • Musik
      • Chord Lirik
      • Terjemahan lirik
    • Foto
    • Gosip
    • Video
  • Berita
    • All
    • Daerah
    • Dunia
    • Kriminal
    • Nasional
    • Perang Dunia
    Judol Berkedok Live Streaming Pornografi Viral, Omzet Rp 5 Miliar dan Link Video Kini Diburu

    Judol Berkedok Live Streaming Pornografi Viral, Omzet Rp 5 Miliar dan Link Video Kini Diburu

    Viral Bintang JAV Krisis Pemeran Pria: Mengapa Industri AV Jepang Kekurangan Aktor Laki-Laki?

    Viral Bintang JAV Krisis Pemeran Pria: Mengapa Industri AV Jepang Kekurangan Aktor Laki-Laki?

    9 Tren TikTok Berbahaya yang Berujung Hilangnya Nyawa, Orang Tua Wajib Waspada dengan Challenge Viral Ini

    9 Tren TikTok Berbahaya yang Berujung Hilangnya Nyawa, Orang Tua Wajib Waspada dengan Challenge Viral Ini

    Trending Tags

    • Perang Dunia
    • Viral
    • Musik
    • Gosip
    • Ramadhan
    • Jelajah
  • Bisnis
    • Seputar Bisnis
    • Investasi & Trading
    • Top Bisnis
    • Pasang Iklan
    • Ulasan Bisnis
  • Explore
    • Alamat
    • Biodata Viral
    • Cerpen
    • Food & Travel
      • Kuliner
      • Resep Masakan
    • Kode Pos
    • Masjid
    • Review
    • Sejarah
    • Wisata
  • Sports
    • All
    • Bulutangkis
    • Sepakbola
    FIFA Resmi Tutup Mimpi Timnas Indonesia ke Piala Dunia 2026, Iran Dipastikan Tampil dan Harapan Garuda Sirna

    FIFA Resmi Tutup Mimpi Timnas Indonesia ke Piala Dunia 2026, Iran Dipastikan Tampil dan Harapan Garuda Sirna

    Peran John Herdman di Balik Kemenangan 4-0 Timnas Indonesia U-17 vs Timor Leste di Piala AFF U-17 2026

    Peran John Herdman di Balik Kemenangan 4-0 Timnas Indonesia U-17 vs Timor Leste di Piala AFF U-17 2026

    12 Pemain Bintang Dunia yang Absen di Piala Dunia 2026, Italia Paling Terpukul!

    12 Pemain Bintang Dunia yang Absen di Piala Dunia 2026, Italia Paling Terpukul!

    Pantas Timnas Indonesia Dibantai Jepang, Inggris Saja Dipermalukan di Stadion Wembley

    Pantas Timnas Indonesia Dibantai Jepang, Inggris Saja Dipermalukan di Stadion Wembley

    PSSI Resmi Tunjuk Sumatera Utara sebagai Tuan Rumah Piala AFF U-19 2026, Turnamen Digelar Juni

    PSSI Resmi Tunjuk Sumatera Utara sebagai Tuan Rumah Piala AFF U-19 2026, Turnamen Digelar Juni

    Peluang Timnas Indonesia Gantikan Irak di Playoff Antarkonfederasi Piala Dunia 2026, Ini Skenario Lengkapnya

    Peluang Timnas Indonesia Gantikan Irak di Playoff Antarkonfederasi Piala Dunia 2026, Ini Skenario Lengkapnya

    John Herdman Diminta Panggil Rivaldo Pakpahan ke Timnas Indonesia

    John Herdman Diminta Panggil Rivaldo Pakpahan ke Timnas Indonesia

    Tiga Ganda Campuran Indonesia Lolos ke Semifinal Thailand Masters 2026

    Tiga Ganda Campuran Indonesia Lolos ke Semifinal Thailand Masters 2026

    Live Streaming Barcelona vs Real Oviedo 25 Januari 2026

    Live Streaming Barcelona vs Real Oviedo 25 Januari 2026

  • More
    • Tekno
    • Religi
      Hari Lebaran 21 Maret 2026 Makna, Tradisi, dan Kebahagiaan Umat Muslim

      Hari Lebaran 21 Maret 2026: Makna, Tradisi, dan Kebahagiaan Umat Muslim

      Kemenag Tetapkan 1 Ramadan 1447 H Secara Hisab Jatuh pada 19 Februari 2026

      Kemenag Tetapkan 1 Ramadan 1447 H Secara Hisab Jatuh pada 19 Februari 2026

      Makna Sabar dalam Al-Qur’an: Kunci Lulus Ujian Hidup Menuju Kebahagiaan Dunia dan Akhirat

      Makna Sabar dalam Al-Qur’an: Kunci Lulus Ujian Hidup Menuju Kebahagiaan Dunia dan Akhirat

      Mengapa Muslim dan Non-Muslim Dibedakan dalam Islam? Penjelasan Aqidah, Dalil Al-Qur’an, dan Makna Ketakwaan

      Mengapa Muslim dan Non-Muslim Dibedakan dalam Islam? Penjelasan Aqidah, Dalil Al-Qur’an, dan Makna Ketakwaan

      Tanggal Berapa Bulan Suci Puasa Ramadan 2026?

      Tanggal Berapa Bulan Suci Puasa Ramadan 2026?

      Kisah Nabi Yunus Ditelan Ikan, Mukjizat, dan Kekuatan Doa di Saat Putus Asa

      Kisah Nabi Yunus Ditelan Ikan, Mukjizat, dan Kekuatan Doa di Saat Putus Asa

      Belajar dari Sistem Ramadhan

      Belajar dari Sistem Ramadhan

      Makna Hadits “Agama Adalah Nasehat”: Tafsir Lengkap & Aplikasi dalam Kehidupan Muslim

      Makna Hadits “Agama Adalah Nasehat”: Tafsir Lengkap & Aplikasi dalam Kehidupan Muslim

      Mengenal Syariat, Hakikat, dan Ma‘rifat dalam Islam: Pengertian, Perbedaan, dan Tahapannya

      Mengenal Syariat, Hakikat, dan Ma‘rifat dalam Islam: Pengertian, Perbedaan, dan Tahapannya

    • Bangka Belitung
    • Otomotif
    • Lifestyle
    • Edukasi
    • Kesehatan & Kecantikan
    • Chord Lirik
    • Keimanan
    • Tempo Dulu
    • Lainnya
IKLAN GRATIS
  • Home
    • Join Komunitas
    • Pasang Iklan Gratis
    • Filter
      • Terbaru
      • Viral
      • Hot
      • Galeri
      • Populer
      • Terviral
      • Terbaik
      • Trending
  • Hiburan
    • Cerita
    • Musik
      • Chord Lirik
      • Terjemahan lirik
    • Foto
    • Gosip
    • Video
  • Berita
    • All
    • Daerah
    • Dunia
    • Kriminal
    • Nasional
    • Perang Dunia
    Judol Berkedok Live Streaming Pornografi Viral, Omzet Rp 5 Miliar dan Link Video Kini Diburu

    Judol Berkedok Live Streaming Pornografi Viral, Omzet Rp 5 Miliar dan Link Video Kini Diburu

    Viral Bintang JAV Krisis Pemeran Pria: Mengapa Industri AV Jepang Kekurangan Aktor Laki-Laki?

    Viral Bintang JAV Krisis Pemeran Pria: Mengapa Industri AV Jepang Kekurangan Aktor Laki-Laki?

    9 Tren TikTok Berbahaya yang Berujung Hilangnya Nyawa, Orang Tua Wajib Waspada dengan Challenge Viral Ini

    9 Tren TikTok Berbahaya yang Berujung Hilangnya Nyawa, Orang Tua Wajib Waspada dengan Challenge Viral Ini

    Trending Tags

    • Perang Dunia
    • Viral
    • Musik
    • Gosip
    • Ramadhan
    • Jelajah
  • Bisnis
    • Seputar Bisnis
    • Investasi & Trading
    • Top Bisnis
    • Pasang Iklan
    • Ulasan Bisnis
  • Explore
    • Alamat
    • Biodata Viral
    • Cerpen
    • Food & Travel
      • Kuliner
      • Resep Masakan
    • Kode Pos
    • Masjid
    • Review
    • Sejarah
    • Wisata
  • Sports
    • All
    • Bulutangkis
    • Sepakbola
    FIFA Resmi Tutup Mimpi Timnas Indonesia ke Piala Dunia 2026, Iran Dipastikan Tampil dan Harapan Garuda Sirna

    FIFA Resmi Tutup Mimpi Timnas Indonesia ke Piala Dunia 2026, Iran Dipastikan Tampil dan Harapan Garuda Sirna

    Peran John Herdman di Balik Kemenangan 4-0 Timnas Indonesia U-17 vs Timor Leste di Piala AFF U-17 2026

    Peran John Herdman di Balik Kemenangan 4-0 Timnas Indonesia U-17 vs Timor Leste di Piala AFF U-17 2026

    12 Pemain Bintang Dunia yang Absen di Piala Dunia 2026, Italia Paling Terpukul!

    12 Pemain Bintang Dunia yang Absen di Piala Dunia 2026, Italia Paling Terpukul!

    Pantas Timnas Indonesia Dibantai Jepang, Inggris Saja Dipermalukan di Stadion Wembley

    Pantas Timnas Indonesia Dibantai Jepang, Inggris Saja Dipermalukan di Stadion Wembley

    PSSI Resmi Tunjuk Sumatera Utara sebagai Tuan Rumah Piala AFF U-19 2026, Turnamen Digelar Juni

    PSSI Resmi Tunjuk Sumatera Utara sebagai Tuan Rumah Piala AFF U-19 2026, Turnamen Digelar Juni

    Peluang Timnas Indonesia Gantikan Irak di Playoff Antarkonfederasi Piala Dunia 2026, Ini Skenario Lengkapnya

    Peluang Timnas Indonesia Gantikan Irak di Playoff Antarkonfederasi Piala Dunia 2026, Ini Skenario Lengkapnya

    John Herdman Diminta Panggil Rivaldo Pakpahan ke Timnas Indonesia

    John Herdman Diminta Panggil Rivaldo Pakpahan ke Timnas Indonesia

    Tiga Ganda Campuran Indonesia Lolos ke Semifinal Thailand Masters 2026

    Tiga Ganda Campuran Indonesia Lolos ke Semifinal Thailand Masters 2026

    Live Streaming Barcelona vs Real Oviedo 25 Januari 2026

    Live Streaming Barcelona vs Real Oviedo 25 Januari 2026

  • More
    • Tekno
    • Religi
      Hari Lebaran 21 Maret 2026 Makna, Tradisi, dan Kebahagiaan Umat Muslim

      Hari Lebaran 21 Maret 2026: Makna, Tradisi, dan Kebahagiaan Umat Muslim

      Kemenag Tetapkan 1 Ramadan 1447 H Secara Hisab Jatuh pada 19 Februari 2026

      Kemenag Tetapkan 1 Ramadan 1447 H Secara Hisab Jatuh pada 19 Februari 2026

      Makna Sabar dalam Al-Qur’an: Kunci Lulus Ujian Hidup Menuju Kebahagiaan Dunia dan Akhirat

      Makna Sabar dalam Al-Qur’an: Kunci Lulus Ujian Hidup Menuju Kebahagiaan Dunia dan Akhirat

      Mengapa Muslim dan Non-Muslim Dibedakan dalam Islam? Penjelasan Aqidah, Dalil Al-Qur’an, dan Makna Ketakwaan

      Mengapa Muslim dan Non-Muslim Dibedakan dalam Islam? Penjelasan Aqidah, Dalil Al-Qur’an, dan Makna Ketakwaan

      Tanggal Berapa Bulan Suci Puasa Ramadan 2026?

      Tanggal Berapa Bulan Suci Puasa Ramadan 2026?

      Kisah Nabi Yunus Ditelan Ikan, Mukjizat, dan Kekuatan Doa di Saat Putus Asa

      Kisah Nabi Yunus Ditelan Ikan, Mukjizat, dan Kekuatan Doa di Saat Putus Asa

      Belajar dari Sistem Ramadhan

      Belajar dari Sistem Ramadhan

      Makna Hadits “Agama Adalah Nasehat”: Tafsir Lengkap & Aplikasi dalam Kehidupan Muslim

      Makna Hadits “Agama Adalah Nasehat”: Tafsir Lengkap & Aplikasi dalam Kehidupan Muslim

      Mengenal Syariat, Hakikat, dan Ma‘rifat dalam Islam: Pengertian, Perbedaan, dan Tahapannya

      Mengenal Syariat, Hakikat, dan Ma‘rifat dalam Islam: Pengertian, Perbedaan, dan Tahapannya

    • Bangka Belitung
    • Otomotif
    • Lifestyle
    • Edukasi
    • Kesehatan & Kecantikan
    • Chord Lirik
    • Keimanan
    • Tempo Dulu
    • Lainnya
No Result
View All Result
Aopok
No Result
View All Result
Home Edukasi

GLOBALISASI DAN KEBIJAKAN PENDIDIKAN

Edukasi Indonesia by Edukasi Indonesia
26 Mei 2016
Reading Time: 43 mins read
Donasi
0
Share on TwitterFacebookWhatsappTelegram

RELATED POSTS

9 Tren TikTok Berbahaya yang Berujung Hilangnya Nyawa, Orang Tua Wajib Waspada dengan Challenge Viral Ini

Viral! Video Cewek SMAN 1 Purwakarta Acungkan Jari Tengah ke Guru

5 Tips Long Trip Saat Libur Panjang agar Perjalanan Nyaman, Aman, dan Bebas Drama

I.  PENDAHULUAN

Sebagai
akibat telah diratifikasinya persetujuan putaran Uruguai tentang Genaral
Agreement of Trade and Travel
(GATT) dan juga hasil konperensi APEC,
Indonesia mau tidak mau harus bersiap-siap untuk memasuki era globalisasi.
Tahun 2020 yang dipatok sebagai awal berlakunya era globalisasi tidaklah begitu
lama. Sepantasnyalah semua pihak dapat mempersiapkan diri dengan
sebaik-baiknya, sedemikian rupa sehingga era globalisasi tersebut dapat
mendatangkan manfaat yang sebesar-besarnya bagi kesejahteraan seluruh
masyarakat Indonsia.

Adanya
globalisasi mengakibatkan batas-batas politik, ekonomi dan sosial budaya antar
bangsa menjadi begitu transparan. Globalisasi menimbulkan persaingan antar
bangsa yang makin tajam, terutama dalam bidang ekonomi serta bidang Iptek.
Hanya negara yang unggul dan maju dalam bidang ekonomi dan penguasaan Iptek
sajalah yang akan dapat mengambil manfaat besar dari globalisasi. Keunggulan
dalam bidang ekonomi dan teknologi dapat dicapai terutama dengan Sumber Daya
Manusia (SDM) yang berkualitas. Jika kualitas SDM lemah, maka banyak peluang
yang tidak dapat dimanfaatkan secara maksimal sehingga terlewatkan atau
terbuang sia-sia.

Di dalam
kerangka berfikir kebangsaan, globalisasi menumbuhkan kesadaran bahwa Indonesia
merupakan warga dari suatu masyarakat global dan dapat mengambil manfaat
daripadanya. Di pihak lain makin tumbuh pula dorongan untuk lebih melestarikan
dan memperkuat identitas kebangsaan. Hanyut dalam arus globalisasi akan
mengakibatkan lunturnya nasioalisme dan patriotisme, sedangkan tenggelam dalam
nasionalisme pada era globalisasi akan menjurus pada tumbuhnya sikap
nasionalisme sempit dan takut pada perubahan, walaupun perubahan tersebut
memiliki akibat terhadap penyempurnaan.

Dalam
kerangka berfikir ekonomi, globalisasi merupakan tantangan agar kita mengambil
manfaat maksimal. Seperti diketahui, watak dan perilaku ekonomi dimanapun
adalah terbuka dan sedapat mungkin semakin luas skalanya. Perilaku ekonomi pada
dasarnya tidak dapat dipatok oleh batas-batas geografis dan politis seperti
yang berlangsung dewasa ini. Agar secara ekonomi kita dapat mengambil manfaat
dari globalisasi, maka kita harus meningkatkan daya saing kita dalam percaturan
global.    
Untuk dapat meningkatkan kualitas
SDM dalam rangka menghadapi dan mengarungi percaturan globalisasi yang penuh
dinamika dan tantangan tersebut, pendidikan merupakan salah satu aspek yang
memiliki peranan sangat penting dan mendasar dalam upaya menghasilkan manusia
Indonesia yang unggul dan berkualitas. Melalui pelayanan pendidikan yang adil
dan merata bagi seluruh rakyat dan warga Indonesia, dengan kebijakan
desentralisasi yang akan dilaksanakan, maka dimungkinkan kualitas manusia
Indonesia dapat dikembangkan sesuai dengan bakat, minat dan kemampuannya. Namun
permasalahannya kemudian adalah “bagaimana gejala globalisasi tersebut bisa
ditangkap oleh dunia pendidikan kita dan sejauh mana kebijakan pendidikan kita
dapat merespon dan beradaptasi dalam arus globalisasi tersebut.”

Selanjutnya tulisan ini akan mencoba menelaah aspek globalisasi dalam kebijakan
pendidikan.
 
II. PEMBAHASAN

A.   
Hakekat Globalisasi



Istilah
globalisasi dewasa ini sudah demikian akrab di kalangan masyarakat. Kita telah
sangat mengenal ungkapan-ungkapan mengglobal (globalized), proses
globalisasi (globalization), dan globalisme sebagai kata sifat. Apa
sebenarnya arti yang terkandung di dalam istilah globalisasi tersebut.
Pengertian umum globalisasi merupakan suatu pengertian ekonomi. Namun demikian,
konsep globalisasi kemudian menjadi pengertian sosiologi yang dicetuskan oleh
Roland Robertson dari University of Pittsburgh. Dalam konteks pengertian ini,
globalisasi adalah proses trasformasi dalam segala aspek kehidupan manusia,
sosial, budaya dan politik.
[1]

Sebetulnya,
untuk saat ini bukanlah untuk pertama kalinya proses globalisasi terjadi.
Kedatangan Colombus di Amerika barangkali merupakan globalisasi yang besar.
Namun demikian, globalisasi yang terjadi sekarang, bisa dikatakan memiliki
karakteristik-karakteristik khusus dan faktor-faktor yang luar biasa. Karena
proses globalisasi yang terjadi sekarang begitu didukung oleh kemajuan
teknologi.
[2]

Dimensi-dimensi
baru yang belum dikenal umat manusia sebelumnya dan kemudian dilahirkan di
dalam era globalisasi dewasa ini dapat dirumuskan dalam bentuk transformasi
sosial, politik, ekonomi dan budaya yang terjadi secara global. Proses
globalisasi bukan hanya berkenaan dengan masalah bisnis semata, bukan hanya
berkenaan dengan pasar bebas AFTA 2003, APEC 2020. Perubahan sosial ekonomi,
politik dan budaya sekarang inilah yang kita sebut proses globalisasi. Proses
ini didukung oleh kemajuan transportasi dan komuikasi modern dengan apa yang
dikenal dewasa ini sebagai era cybernetic yang melahirkan cybernation,
cybersociety, information superhighway, telah menyatukan umat manusia di
dalam satu kesatuan dengan berbagai konsekwensinya.
[3]

Rosabeth
Moss Kanter mengidentifikasi bahwa ada enam faktor yang mendorong proses
globalisasi tersebut, yaitu:
 
1.    
Globalisasi
dari proses industrialisasi dan teknologi;

2.    
Globalisasi
keuangan, komunikasi, dan informasi;

3.    
Globalisasi
kekaryaan, pekerjaan, dan migrasi;

4.    
Globalisasi
efek volusi biosfer terhadap kehidupan manusia;

5.    
Globalisasi
dari perdagangan persenjataan;

6.    
Globalisasi
kebudayaan, konsumsi, dan media masa.
[4]

Dunia
dewasa ini sedang mengalami proses transformasi sosial politik dan ekonomi yang
saling kait mengait. Para ahli mengatakan dewasa ini sedang terjadi suatu
proses pembentukan global village
atau kampung global. Di dalam kaitan ini ada yang mengatakan bahwa dunia telah
menjadi dunia-tanpa-batas, borderless
world, 
meredupnya  nation 
state
,  dan  berbagai macam

ungkapan
seperti placeless society dan
sebagainya.
[5] Pada dasarnya abad
21 ditandai oleh informasi kehidupan ekonomi dengan munculnya gaya hidup global
yang konsumeristis, renggangnya bentuk-bentuk kehidupan  bernegara, dengan munculnya dis-etatisasi,
dan di dalam kebudayaan lahirnya idealisasi budaya global.
 
Secara
singkat dapat dikatakan bahwa era globalisasi merupakan suatu tatanan kehidupan
manusia yang secara global telah melibatkan seluruh umat manusia. Secara khusus
gelombang globalisasi itu memasuki tiga arena penting di dalam kehidupan
manusia, yaitu arena ekonomi, arena politik, dan arena budaya.
[6] Dengan didukung
oleh dua kekuatan besar yaitu bisnis dan teknologi sebagai tulang punggung
globalisasi, maka ketiga arena kehidupan manusia itu telah menempatkan manusia
dengan lembaga-lembaganya kepada berbagai tantangan dan kesempatan atau
peluang.  

Trasformasi
sosial global tersebut secara pasti tidak dapat dihindarkan  dari 
kekhawatiran akan timbulnya ekses negatif  dan

melahirkan
berbagai paradoks atau “ketegangan-ketegangan” yang perlu ditanggulangi.
Berbagai paradoks atau ketegangan-ketegangan tersebut seperti yang dikemukakan
oleh John Naisbit, ialah:
[7]

1.    
Ketegangan
antara yang global dan yang lokal.

2.    
Ketegangan
antara yang universal dan individual.

3.    
Ketegangan
antara yang tradisional dan yang modernitas

4.    
Ketegangan
antara program jangka panjang dan program jangka pendek.

5.    
Ketegangan
antara kebutuhan untuk berkompetisi dan kesamaan kesempatan bagi semua orang

6.    
Kemajuan
ilmu pengetahuan yang begitu pesat menimbulkan ketegangan dengan keterbatasan
kemampuan manusia untuk menyerap kemajuan tersebut.

7.    
Ketegangan
antara yang spiritual dan yang material.
B. Globalisasi dan Problem
Pendidikan
Tidak bisa kita pungkiri, bahwa
globalisasi yang terjadi secara otomatis akan membawa dampak terhadap setiap
sisi kehidupan kita, termasuk juga dunia pendidikan. Ketidak cerdasan kita
dalam merespon globalisasi akan berakibat pada terpuruknya nasib kita dan
tertinggal dari negara-negara lain, bahkan kita bisa menjadi terasing berada di
tanah air kita sendiri. Oleh karena itu ikhtiar yang lebih kuat  perlu dilakukan agar bangsa kita tidak
menjadi “tamu” dan “orang asing” di negerinya sendiri terutama karena terjajah
oleh budaya asing dan terpaksa “menari di atas irama gendang orang lain.”
Walau
bagaimanapun, globalisasi perlu mendapatkan respon yang positif. Dan pada
dasarnya, untuk merespon globalisasi tersebut hanya mungkin dilakukan jika peraturan
pemerintah diperbaiki. Dalam melakukan respon terhadap globalisasi ini perlu
adanya kecerdasan dan kemampuan  yang
dapat bersaing (unggul) untuk memanfaatkan segala kemungkinan dari proses
perubahan yang amat cepat pada saat ini, dan meminimalisir resiko serta
kesulitan yang mungkin terjadi.
[8]

Dengan
kata lain, bahwa adanya proses globalisasi yang terjadi, maka berarti kehidupan
manusia dewasa ini dan yang seterusnya, harus mempunyai wawasan atau visi yang dapat mengarahkan misi, rencana dan segala usaha kita.
Dalam hal ini, terdapat enam komponen yang akan menentukan pengembangan,
perubahan, dan keberhasilan kegiatan kita. Keenam komponen tersebut adalah:

1.    
Adanya
suatu visi yang jelas sebagai awal dari berbagai perubahan besar.

2.    
Misi, adalah rumusan langkah-langkah
yang merupakan kunci untuk mulai melakukan inisiatif mewujudkan, mengevaluasi
dan mempertajam bentuk-bentuk kegiatan untuk mencapai tujuan yang telah
ditetapkan dalam visi

3.    
Rancangan
Kerja,

merupakan “action plan” untuk mewujudkan misi yang telah dirumuskan.

4.    
Sumber
Daya
,
berupa sumber daya manusia dan modal untuk mendukung perwujudan rancangan
kerja.

5.    
Keterampilan
Profesional
,
untuk merealisasikan rancangan kerja agar dapat dihasilkan kinerja dan kualitas
yang tinggi.

6.    
Motivasi
dan Insentif,

yang menjadi pendorong kegairahan kerja para pelaku (dalam organisasi) untuk
terus-menerus meningkatkan perubahan yang berkelanjutan.

Di
sini jelaslah kalau pendidikan memiliki peranan yang penting untuk bersaing
dalam globalisasi. Namun banyaknya permasalahan yang dihadapi dunia pendidikan
kita dan sampai saat ini masih menumpuk, menuntut untuk segera ditangani dengan
cerdas, profesional, efektif dan efisien. Beberapa masalah internal pendidikan
yang kita hadapi antara lain dicirikan dengan:
[9]

1. Rendahnya
pemerataan kesempatan belajar (equity) disertai dengan  banyaknya 
peserta  didik  yang  
putus   sekolah   dan 

banyaknya
lulusan yang tidak melanjutkan ke jenjang pendidikan yang lebih tinggi. Masalah
ini berasosiasi erat dengan kemiskinan.

2.    
Rendahnya
mutu akademik terutama penguasaan ilmu pengetahuan alam (IPA) dan matematika
serta bahasa terutama bahasa (Inggris), padahal penguasaan materi tersebut
merupakan modal dasar bagi kemampuan untuk menguasai dan mengembangkan IPTEK.

3.  Rendahnya
efisiensi internal karena banyaknya peserta didik yang mengulang kelas dan
lamanya masa studi yang melampaui waktu standar yang ditetapkan. Hal tersebut
jelas merupakan suatu kemubaziran dan pemborosan sumber daya baik dana maupun
tenaga.

4.    
Rendahnya
efisiensi eksternal sistem pendidikan atau yang sering kita sebut dengan
relevansi pendidikan. Hal ini sering kali dipersalahkan sebagai penyebab
terjadinya pengangguran tenaga terdidik yang dewasa ini cenderung meningkat.

5.  Terjadinya
kecenderungan menurunnya akhlak dan moral yang menyebabkan lunturnya “kebijakan
umum” seperti tanggung jawab dan kesetiakawanan sosial. Maraknya penggunaan
narkoba dan tawuran pelajar bahkan mahasiswa merupakan  salah satu bentuknya.

     Masalah-masalah di atas berkaitan
dengan berbagai kendala, seperti keadaan demografis dan geografis serta
sosio-ekonomi dan budaya masyarakat. Kebijakan dan program yang ditujukan untuk
mengatasi berbagai kendala di atas harus dirumuskan secara spesifik (tidak
dibuat umum), karena fenomena dan penyebab timbulnya masalah juga berbeda-beda.
Terdapat berbagai variasi antar daerah, antar kota dan desa.

C.    Globalisasi dan
Kebijakan Pendidikan
 

  Di dalam transformasi global yang
telah diuraikan di atas, jelas diperlukan manusia Indonesia yang unggul. SDM
yang unggul adalah SDM Indonesia yang dapat bersaing dalam pasar bebas era
globalisasi. Jelaslah bahwa di sini tampak adanya saling pengaruh-mempengaruhi
antara proses globalisasi dan pendidikan. Maka penting untuk diperhatikan oleh
setiap penentu kebijakan untuk memperhatikan aspek globalisasi dalam kebijakan
pedidikan. 

  Kebijakan pendidikan nasional
merupakan acuan dasar untuk mengembangkan program pendidikan nasional dalam
rangka proses peningkatan martabat bangsa Indonesia. Atas dasar kebijakan
pendidikan nasional itu, maka jenis dan ragam program atau jalur pendidikan,
pelaksanaan pendidikan, isi pendidikan atau kurikulum, sistem persekolahan,
penentuan pencapaian kualitas, hubungan antara dunia pendidikan dengan dunia di
luarnya, serta bujet penunjangnya seyogyanya diorganisasikan secara sinkkron
dan sistematis. 

  Dalam pembaharuan pendidikan
nasional perlu dibangun sistem pendidikan yang responsif terhadap perubahan dan
tuntutan zaman mulai dari pra sekolah, pendidikan dasar, pendidikan menengah,
bahkan sampai pada tingkat pendidikan tinggi sekalipun. Kebijakan pendidikan di
era globalisasi hendaknya diarahkan kepada upaya untuk membangun sumber daya
manusia yang berdaya saing tinggi, berwawasan iptek, serta bermoral dan
berbudaya. Untuk mencapai kearah ini, bukanlah suatu pekerjaan yang ringan,
karena dunia pendidikan kita masih menghadapi berbagai masalah internal yang
cukup mendasar dan juga kompleks. Rendahnya mutu pendidikan negara kita,
teramat penting untuk segera diatasi, karena sangat berpengaruh terhadap
out
put
nya.


Dalam
hal ini kebijakan pembangunan pendidikan hendaknya diarahkan pada upaya
peningkatan: (1) pemerataan kesempatan pendidikan, (2) relevansi pendidikan
dengan pembangunan, (3) kualitas pendidikan, dan (4) efisiensi pengelolaan
pendidikan.
[10] Upaya peningkatan
pemerataan kesempatan pendidikan bertujuan untuk menciptakan keadaan
dimana  setiap  orang 
mempunyai  kesempatan  yang 
sama untuk

memperoleh  pendidikan. 
Peningkatan   relevansi  pendidikan 
de- 

ngan
pembangunan, dimaksudkan agar proses dan hasil pendidikan dapat disesuaikan
dengan kebutuhan industrialisasi akan tenaga terampil dan ahli. Sementara
peningkatan kualitas pendidikan  
menunjukkan   pada  upaya 
meningkatkan   kualitas

proses
dan hasil pendidikan. Adapun upaya peningkatan efisiensi pengelolaan pendidikan
dimaksudkan untuk meningkatkan efisiensi dalam pengelolaan pendidikan.

Di
samping itu, dalam merespon globalisasi tersebut, maka kebijakan pendidikan
harus memiliki wawasan global. Dalam hal ini 
premis  untuk  memulai 
pendidikan berwawasan global adalah

bahwa
informasi dan pengetahuan tentang bagian dunia yang lain, harus  mengembangkan 
kesadaran  kita, bahwa kita akan
dapat memahami lebih baik keadaan diri kita sendiri apabila kita memahami
hubungan dengan masyarakat lain dan isu-isu global. Pendidikan berwawasan
global dapat dikaji berdasarkan dua perspektif, yaitu; kurikuler dan perspektif
reformasi
[11].

Berdasarkan
perspektif kurikuler, pendidikan berwawasan global merupakan suatu proses
pendidikan yang bertujuan untuk mempersiapkan tenaga terdidik kelas menengah
dan profesional dengan meningkatkan kemampuan individu dalam memahami
masyarakatnya dan berkaitan dengan kehidupan masyarakat dunia. Adapun
berdasarkan perspektif reformasi, pendidikan berwawasan global merupakan suatu
proses pendidikan yang dirancang untuk mempersiapkan peserta didik dengan
kemampuan dasar intelektual dan tanggung jawab guna memasuki kehidupan yang
bersifat sangat kompetitif dan derajat saling ketergantungan antar bangsa yang
amat tinggi.

Singkatnya,
untuk mengarungi era globalisasi pendidikan harus bergeser ke arah pendidikan
yang berwawasan global. Dari perspektif kurikuler, pendidikan berwawasan global
berarti menyajikan kurikulum yang bersifat interdisipliner, multidisipliner dan
transdisipliner. Berdasarkan perspektif reformasi, pendidikan berwawasan global
menuntut kebijakan pendidikan tidak semata sebagai kebijakan sosial, melainkan
suatu kebijakan yang berada diantara kebijakan sosial dan kebijakan yang
mendasarkan mekanisme pasar
[12]. Oleh karena itu,
pendidikan harus memiliki kebebasan dan bersifat demokratis, fleksibel dan
adaptif.

Globalisasi
melahirkan ukuran-ukuran baru, cara-cara baru dan juga paradigma baru dalam
memandang kualitas outcome pendidikan. Kualitas out come
pendidikan perlu mengacu pada ukuran-ukuran yang bersifat internasional. Oleh
karena itu Quality assurance perlu ditegakkan dalam semua aspek yang
mendukung proses pendidikan dalam arti luas agar pendidikan nasional mampu
mempertahankan relevansinya terhadap tuntutan kualitas yang bersifat global.  Dalam konteks globalisasi, kebijakan
pendidikan di daerah-daerah juga perlu melakukan banchmarking sektor
pendidikan yang dikelolanya secara otonomi dalam aspek input, output,
process, product dan outcome
agar otonomi daerah tidak membuat sektor pendidikan
justru menjadi ketinggalan zaman.

Masih
berkaitan dengan orientasi kebijakan pendidikan dalam globalisasi, rekomendasi
UNESCO di dalam guiding principle-nya
menyatakan bahwa pendidikan hendaknya diarahkan pada pengembangan manusia
seutuhnya. Ia juga harus meningkatkan saling pengertian, toleransi dan
persahabatan antara semua bangsa, kelompok suku dan agama. Untuk itu, maka
perlu dikembangkan pendidikan global yang mengambil kebijakan sebagai berikut:
[13]

1. Mengembangkan
dimensi internasional dan perspektif global dalam pendidikan pada semua
peringkat dan dalam semua bentuk.

2.  Pengertian
dan penghormatan terhadap semua umat manusia, budaya mereka, peradaban, nilai
dan jalan hidup, termasuk budaya etnik setempat dari bangsa lain.

3. Kesadaran
tentang peningkatan saling ketergantungan global, antar masyarakat dan bangsa.

4.    
Kemampuan
untuk berkomunikasi dengan bangsa-bangsa lain.

5.  Kesadaran
bahwa tidak hanya hak, tetapi juga kewajiban yang harus dipenuhi oleh setiap
individu, kelompok masyarakat dan bangsa-bangsa antara satu dengan lainnya.

6.    
Pengertian
tentang perlunya solidaritas dan kerjasama internasional

7.    
Kesiapan
setiap pribadi untuk berperan serta dalam memecahkan masalah masyarakatnya,
negaranya dan dunia yang luas.

Sementara
itu, menurut Rene Romeo;
[14] setidaknya ada enam
kepedulian para pendidik dunia, agar dapat memberikan sumbangannya begi
penciptaan dunia yang lebih maju, sejahtera, adil, damai dan lestari. Untuk itu
pendidikan harus dilakukan untuk masa depan dan dari perspektif global; yang
berarti mendidik untuk nilai-nilai kemanusiaan; mendidik untuk kelangsungan
hidup dan kesejahteraan umat manusia. Enam wilayah kepedulian (area of
concern)
pendidikan global tersebut adalah: (1) pendidikan untuk masa
depan, (2) wawasan global dalam pendidikan, (3) pendidikan untuk kelangsungan
hidup dan kesejahteraan umat manusia, (4) pendidikan bagi nilai-nilai dasar
kemanusiaan, (5) pendidikan bagi kewarganegaraan yang lebih tinggi, dan (6)
pendidikan untuk peradaban kemanusiaan yang adil, damai dan sustainable.

Untuk
mencapai tujuan ini diperlukan aktualisasi pendidikan nasional yang baru dengan
prinsip-prinsip; (1) partisipasi masyarakat di dalam mengelola pendidikan
(community base education),  (2)
demokratisasi  proses  pendidikan, (3) sumber

daya
pendidikan yang profesional, dan (4) sumberdaya penunjang yang memadai.

Kebijakan
pendidikan nasional merupakan

Paradigma
baru kebijakan pendidikan di atas mengisyaratkan bahwa tanggung jawab
pendidikan tidak lagi dipikulkan kepada sekolah, akan tetapi dikembalikan
kepada masyarakat dalam arti sekolah dan masyarakat sama-sama memikul tanggung
jawab.

  

III. PENUTUP
Era
globalisasi merupakan suatu tatanan kehidupan manusia yang secara global telah
melibatkan seluruh umat manusia. Secara khusus gelombang globalisasi itu memasuki
tiga arena penting di dalam kehidupan manusia, yaitu arena ekonomi, arena
politik, dan arena budaya. Adanya proses globalisasi yang terjadi, maka berarti
kehidupan manusia dewasa ini dan yang seterusnya, harus mempunyai wawasan atau visi yang dapat mengarahkan misi, rencana dan segala usaha yang akan
dilakukan.

Pendidikan
memiliki peranan yang penting untuk bersaing dalam globalisasi. Namun banyaknya
permasalahan yang dihadapi dunia pendidikan kita dan sampai saat ini masih
menumpuk, menuntut untuk segera ditangani dengan cerdas, profesional, efektif
dan efisien.

Maka
kebijakan pendidikan pendidikan di era globalisasi hendaknya diarahkan kepada
upaya untuk membangun sumber daya manusia yang berdaya saing tinggi, berwawasan
iptek, serta bermoral dan berbudaya. Dalam hal ini kebijakan pembangunan
pendidikan hendaknya diarahkan pada upaya peningkatan: (1) pemerataan
kesempatan pendidikan, (2) relevansi pendidikan dengan pembangunan, (3)
kualitas pendidikan, dan (4) efisiensi pengelolaan pendidikan.

Pendidikan yang
berwawasan global juga dapat dikaji berdasarkan dua perspektif, yaitu;
kurikuler dan perspektif reformasi. Dari perspektif kurikuler, pendidikan
berwawasan global berarti menyajikan kurikulum yang bersifat interdisipliner,
multidisipliner
dan trasdisipliner. Berdasarkan perspektif
reformasi, pendidikan berwawasan global menuntut kebijakan pendidikan tidak
semata sebagai kebijakan sosial, melainkan suatu kebijakan yang berada diantara
kebijakan sosial dan kebijakan yang mendasarkan mekanisme pasar. Oleh karena
itu, pendidikan harus memiliki kebebasan dan bersifat demokratis, fleksibel dan
adaptif.
 

 

DAFTAR PUSTAKA

Djoyonegoro, Wardiman,
“Kewajiban Belajar Operasional  Wajib
Belajar 9 Tahun Dalam Mengisi Pembangunan Berkesinam-bungan,” Prisma,
th. XXIII No. 5, Mei 1994

Lafontaine, Oscar, et al., Shaping Globalization, Jogjakarta:
Jendela, 2000

Naisbit, John, Global Paradox, Australia: Allen &
Unwin, St. Leonards, 1994

Rahardjo, Dawam, M., Keluar Dari Kemelut Pendidikan Nasional: Menjawab
Tantangan Kualitas Sumber Daya Manusiaa Abad 21
, Jakarta: Intermasa, 1997

Romeo, Rene,  “Educating
For Peace In An Interdependent World
,” 
Social Alternative, Volume 9, No. 2, Alexandria, July 1990

Tilaar, H.A.R., Pengembangan Sumber Daya Manusia Dalam
Era Globalisasi,
Jakarta: Grasindo, 1997

Tilaar, H.A.R., Beberapa Agenda Reformasi Pendidikan
Nasional
, Magelang: Tera Indonesia, 1999

Zamroni, Paradigma Pendidikan Masa Depan, Yogyakarta: BigrafPublishing,    2000



[1]
H.A.R. Tilaar, Pengembangan Sumber Daya Manusia Dalam Era Globalisasi (Jakarta:
Grasindo, 1997), p. 12

[2]
Oscar Lafontaine, et al., Shaping Globalization (Jogjakarta: Jendela, 2000), p.
20

[3]
H.A.R. Tilaar, Beberapa Agenda Reformasi Pendidikan Nasional  (Magelang: Tera Indonesia, 1999), p. 305

[4]
H.A.R. Tilaar, Pengembangan Sumber Daya Manusia Dalam Era Globalisasi, op cit.,
p. 12

[5]
Ibid., p. 306

[6]
Ibid., p. 325

[7]
John Naisbit, Global Paradox (Australia: Allen & Unwin, St. Leonards,
1994), p. 51

[8]
Oscar Lafontaines, op cit., p. 18

[9]
M. Dawam Rahardjo, Keluar Dari Kemelut Pendidikan Nasional: Menjawab Tantangan
Kualitas Sumber Daya Manusiaa Abad 21, (Jakarta: Intermasa, 1997), p. 259

[10]
Wardiman Djoyonegoro, “Kewajiban Belajar Operasional  Wajib Belajar 9 Tahun Dalam Mengisi
Pembangunan Berkesinambungan,” Prisma, th. XXIII No. 5, Mei 1994,
pp. 6-7

[11]
Zamroni, Paradigma Pendidikan Masa Depan (Yogyakarta: Bigra Publishing, 2000),
p. 91

[12]
Ibid., p. 94

[13]
M. Dawam Rahardjo (Ed.), op cit., p. 53

[14]
Rene Romeo,  “Educating For Peace In An
Interdependent World,”  Social
Alternative
, Volume 9, No. 2, Alexandria, July 1990, p. 31

Tags: BacaBelajarCari IlmuEdukasiIlmuIlmu PengetahuanPendidikanPengetahuanTips
TweetShareSendShare
Edukasi Indonesia

Edukasi Indonesia

Related Posts

9 Tren TikTok Berbahaya yang Berujung Hilangnya Nyawa, Orang Tua Wajib Waspada dengan Challenge Viral Ini
Berita

9 Tren TikTok Berbahaya yang Berujung Hilangnya Nyawa, Orang Tua Wajib Waspada dengan Challenge Viral Ini

3 Mei 2026
Viral! Video Cewek SMAN 1 Purwakarta Acungkan Jari Tengah ke Guru
Edukasi

Viral! Video Cewek SMAN 1 Purwakarta Acungkan Jari Tengah ke Guru

19 April 2026
5 Tips Long Trip Saat Libur Panjang agar Perjalanan Nyaman, Aman, dan Bebas Drama
Edukasi

5 Tips Long Trip Saat Libur Panjang agar Perjalanan Nyaman, Aman, dan Bebas Drama

12 April 2026
4 Rekomendasi Teh Herbal Terbaik untuk Meningkatkan Imun Tubuh Secara Alami
Edukasi

4 Rekomendasi Teh Herbal Terbaik untuk Meningkatkan Imun Tubuh Secara Alami

8 April 2026
Viral Susu MBG Dijual Rp4.000 di Minimarket, Ini Klarifikasi Resmi BGN
Berita

Viral Susu MBG Dijual Rp4.000 di Minimarket, Ini Klarifikasi Resmi BGN

4 April 2026
Apakah Super Flu Subclade K Bisa Menjadi Pandemi Berikutnya?
Edukasi

Apakah Super Flu Subclade K Bisa Menjadi Pandemi Berikutnya?

8 Januari 2026
Next Post

DIMENSI KEBUDAYAAN DALAM KEBIJAKAN PENDIDIKAN

[Lirik+Terjemahan] Nogizaka46 – Kikkake (Pemicu)

[Lirik+Terjemahan] Nogizaka46 - Kikkake (Pemicu)

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan

Recommended Stories

BCA KCP Riau Bandung

14 Agustus 2014

Lirik Lagu Doel Sumbang – Popotongan

14 Desember 2015

Arul Rasheed – Merindukanmu Chord

7 Agustus 2025

Popular Stories

  • Heboh! Video Ibu Tiri dan Anaknya Viral Main di Dapur Pondok Kebun Sawit

    Heboh! Video Ibu Tiri dan Anaknya Viral Main di Dapur Pondok Kebun Sawit

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Baru! Video Cewek Jilbab Cantik Asal Jawa di Kamar Hotel Hebohkan Media Sosial

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Viral Video Mesum Sejoli di Batang Jateng, Kini Diburu

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Heboh! Video Bandar Membara Viral Jadi Buruan Warganet

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Viral! Tante Prank Ojol di Kolam Renang Ini Berujung Tak Terduga

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Aopok

Aopok merupakan layanan informasi terbaru dan terpercaya yang mengabarkan berita di indonesia dan seluruh dunia. Lanjut baca »



Topoin.com - Iklans.com - Pugur.com - Tradingan.com - Piool.com - Terviral.id - Keimanan.com - Dului.com - Jokbangka.com - Biodataviral.com - Topbisnisonline.com

Tools & Data

Heatmap Saham | Heatmap Forex | Heatmap ETF | Heatmap Koin Kripto | Bunga Bank Sentral | Harga IHSG | Saham Aktif | Saham Untung | Saham Rugi | Harga Emas | Harga Minyak | Swift Kode Bank | Semua Data | Heatmap | Kurs Silang Forex | Grafik Real-Time | Kalender Ekonomi | Forex Quotes | Rasio Forex | Waktu Forex | Top Berita Utama | Ikhtisar Pasar | Pasar Kripto | Konversi Mata Uang | Kalkulator Fibonacci | Kalkulator Pivot | Kalkulator Profit | Kalkulator Pip Forex | Kalkulator Margin Forex | Kalkulator Kurs | Kalkulator MM | Bunga Majemuk | Simulasi KPR | Donasi | Beli Crypto | Tukar Crypto | Mining Crypto | Top Broker | Market | Bonus | Penawaran

Kategori

  • Berita
  • Bisnis
  • Bulutangkis
  • Cerita
  • Chord Lirik
  • Daerah
  • Dunia
  • Edukasi
  • Entertainment
  • Explore
  • Food & Travel
  • Foto
  • Gosip
  • Kesehatan & Kecantikan
  • Kriminal
  • Kuliner
  • Lainnya
  • Lifestyle
  • Musik
  • Nasional
  • Otomotif
  • Perang Dunia
  • Religi
  • Review
  • Sejarah
  • Sepakbola
  • Sports
  • Teknologi & Sains
  • Terjemahan Lagu
  • Video

Navigasi

  • Tentang
  • Kontak
  • Subscription
  • Iklan Gratis
  • Join Komunitas
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Siber
  • Cookies dan IBA
  • Terms

© 2026 Aopok.com - theme by Iklans.com - Pugur.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Subscribe
  • Kategori
    • Berita
    • Explore
      • Food & Travel
      • Kuliner
      • Sejarah
      • Review
    • Bisnis
    • Edukasi
    • Hiburan
      • Cerita
      • Foto
      • Gosip
      • Musik
      • Video
    • Otomotif
    • Religi
    • Sports
    • Teknologi & Sains
  • Terbaru
  • Join Komunitas
  • Pasang Iklan Gratis
  • Trading & Investasi
  • Seputar Bisnis
  • Biodata Viral
  • Networks
    • Berita Viral
    • Chord Lirik
    • Keimanan
    • Seputar Bangka
    • Seputar Kripto
    • Tempo Doeloe
    • Top Bisnis

© 2026 Aopok.com - theme by Iklans.com - Pugur.com.

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?