Bahasa pemrograman dapat diimplementasikan dengan salah satu dari tiga metode yang dikenal secara umum, yaitu compile (kompilasi), interpret, dan hybrid. Salah satu teknik (yang ekstrim), adalah bahwa program/kode dapat diterjemahkan ke dalam bahasa mesin, yang kemudian dapat dieksekusi langsung di komputer. Metode ini disebut dengan implementasi compiler dan memiliki keuntungan bahwa eksekusi program tersebut sangat cepat, setelah proses penerjemahan selesai. Sebagian besar implementasi bahasa, seperti C, COBOL, C ++, dan Ada, dilakukan oleh compiler.
Bahasa pemrograman yang diterjemahkan oleh compiler disebut sebagai bahasa sumber (source language / source code). Proses kompilasi dan eksekusi program berlangsung dalam beberapa fase, yang paling penting ditunjukkan pada gambar di bawah ini.
![]() |
| Proses Kompilasi |
Suatu piranti yang disebut dengan lexical analyzer (berfungsi untuk analisa leksikal) akan mengumpulkan karakter-karakter dari program sumber ke dalam unit-unit leksikal. Unit-unit leksikal dari suatu program adalah identifiers, special words (keywords & reserved words), operator, dan berbagai simbol tanda baca. Lexical analyzer akan mengabaikan komentar dalam program sumber karena compiler tidak menggunakannya.
Selengkapnya >>
ADVERTISEMENT




























