
Arief Yahya mengaku sudah bertemu dengan komunitas travel bloggers di Jakarta. Dalam pertemuan itu ada beberapa hal yang telah disepakati, antara lain dibentuknya Creative Centre bagi para travelย bloggers.
ย “Creative centre tersebut akan didirikan di 20 tempat di kota-kota besar di Indonesia,” ujarnya di Solo belum lama ini.
Hasil kesepakatan lainnya menjadikan digital media termasuk blogger sebagai media utama untuk promosi wisata. โKami sudah memutuskan, paraย travel bloggers lama akan melatih blogger-blogger yang baru,โ terangnya.
Mengapa Arief mau menggandeng travel blogger? Menurutnya informasi mengenai tempat wisata di Indonesia sangat cepat menyebar melalui internet dan selama ini para blogger kerap menulis tempat-tempat wisata di Indonesia.
Dari tulisan-tulisan para travel blogger di internet, lanjutnya membantu banyak wisatawan mendapatkan informasi mengenai objek-objek wisata di Indonesia sebagai bekal data perjalanan sebelum bertandang ke Indonesia.
Arief mencontohkan jumlah wisatawan dari Tiongkok, 73 persen di antaranya mengaku mengetahui tempat-tempat wisata di Indonesia melalui internet.
Menurutnya jumlah orang Tiongkok yang bepergian keluar negeri mencapai 100 juta orang. Tetapi yang datang ke Indonesia hanya 1 juta orang. โArtinya jumlah turis asal Tiongkok masih sedikit sekali yang berwisata ke Indonesia,” terangnya.
Untuk meningkatkan kunjungan wisman Tiongkok ke Indonesia, lanjut Arief selain lewat travel bloggers, dia juga akan berpromosi langsung ke negeri tirai bambuu tersebut. โSaya berharap ada semacam atase yang bertugas mempromosikan wisata Indonesia di sana,” imbuhnya.
Bukti lain Menpar kali ini memandang istimewa travel bloggers, mulai tahun depan Kementerian Pariwisata akan mengadakan travel blogger award. Selama ini penghargaan khusus buat travel blogger belum ada, baru untuk media cetak, elektronik, online dalam hal ini website.
Award ini tentu akan menjadi penyemangat buat para blogger untuk terus menulis obyek-obyek wisata Indonesia baik itu wisata bahari, sejarah, budaya, petualangan, kota, kuliner, ekologi, religi, syariah, wisata olahraga, dan lainnya.
Pembentukan creative centre dan pemberian award untuk travel bloggers ini menjadikan Aief Yahya sebagai Menpar pertama yang tahu dan sekaligus respek terhadap kelebihan travel bloggers.
Menteri-menteri pariwisata sebelumnya mungkin belum melek apa itu blog, blogspot, blogger, dan travel blogger sehingga tidak tertarik meliriknya (Maklum, masih kolot, terpaku dengan media cetak biar tampangnya terpampang nyata-red). Padahal tulisan-tulisan yang dibuat dan disebarluaskanย travel bloggers justru lebih cepat terekspose dan jangkuan pembacanya jauh lebih luas. Bukan cuma di bumi, pun di planet lain selama itu masih ada jaringan.
Ayo travel bloggers, keluarlah dari zona aman. Berwisatalah, โbergerilyalahโ, dan berpetualanglah ke seluruh penjuru Tanah Air tercinta ini. Jangan lupa tulislah hasil perjalanan Anda dengan menarik, informatif, dan kreatif di blog masing-masing termasuk dengan foto-foto menawannya. Siapa tahu nanti Anda jadi juaranya.
Naskah & foto: adji kurniawan (adji_travelplus@yahoo.com)
Captions:ย
1. Menpar Arief Yahya ajak travel bloggers promosikan pariwisata Indonesia.








