Aopok
No Result
View All Result
  • Login
  • Home
  • Filter
    • Terbaru
    • Spesial
    • Istimewa
    • Hot
    • Galeri
  • Berita
    • Daerah
    • Dunia
    • Nasional
  • Bisnis
  • Explore
    • Alamat
    • Food & Travel
      • Kuliner
      • Resep Masakan
    • Kode Pos
    • Masjid
    • Wisata
  • Religi
  • Sports
  • Tekno
  • More
    • Otomotif
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Edukasi
    • Lainnya
  • Network
    • Artikel
      • Biodata Viral
      • Chord Lirik
      • Religi
      • Tempo Dulu
    • Iklan Gratis
    • Media Sosial
    • Terviral
    • Seputar Bisnis
    • Pasang Iklan
    • Jok Bangka
    • Ulasan Bisnis
    • Trading
    • Top Bisnis
Iklan Gratis
SUBSCRIBE
  • Home
  • Filter
    • Terbaru
    • Spesial
    • Istimewa
    • Hot
    • Galeri
  • Berita
    • Daerah
    • Dunia
    • Nasional
  • Bisnis
  • Explore
    • Alamat
    • Food & Travel
      • Kuliner
      • Resep Masakan
    • Kode Pos
    • Masjid
    • Wisata
  • Religi
  • Sports
  • Tekno
  • More
    • Otomotif
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Edukasi
    • Lainnya
  • Network
    • Artikel
      • Biodata Viral
      • Chord Lirik
      • Religi
      • Tempo Dulu
    • Iklan Gratis
    • Media Sosial
    • Terviral
    • Seputar Bisnis
    • Pasang Iklan
    • Jok Bangka
    • Ulasan Bisnis
    • Trading
    • Top Bisnis
No Result
View All Result
Aopok
No Result
View All Result
Home Review

Cerpen Dawai Rasa Rengganis (Kabar Cirebon, 20 Juni 2020)

Ulasan by Ulasan
05.07.2020
Reading Time: 7 mins read
0
ADVERTISEMENT

RELATED POSTS

Sinopsis Drama Taiwan Bromance Episode 13 – Part 1

Sinopsis Drama Korea Somebody, Dibintangi Oleh Kim Young Kwang

Sandro Tobing – Dag Dig Dug

Aku sudah cukup sabar menahan tingkah laku
Rengganis yang seakan tidak pernah mau mengalah terhadapku. Aku tahu gadis itu
sangat keras kepala, bahkan kelewat keras kepala. Aku ingin mengatakan padanya
bahwa sungguh aku sangat mencintainya, tetapi jika terus-menerus ia bertingkah
bak layaknya anak kecil, aku tak segan akan mencampakannya begitu saja.

Rengganis, aku menyayangimu, sungguh, maka
berhentilah bertingkah seolah kamu mengulang masa kanak-kanakmu. Aku sungguh
ingin berhenti melakukan hal-hal yang kupikir sangat gila. Iya, gila. Kamu
terus memarahiku karena menurutmu aku dekat dengan gadis-gadis lain, ya tentu
saja Rengganis, ini adalah tuntutan pekerjaan, kamu tahu sendiri pekerjaanku
itu macam apa, tetapi kamu tak kunjung sadar untuk memakluminya.

ADVERTISEMENT

โ€œKamu seharusnya bisa memilih siswa mana yang
pantas kamu mentori!โ€ Rengganis mengatakan hal yang tidak aku suka, ia memulai
lagi menyulut pertengkaran.

Aku berusaha sabar, โ€œKamu tahu sendiri Rengganis,
orangtua-orangtua mereka sendiri yang datang kepadaku, aku gak mungkin nolak.โ€

Rengganis masih dengan raut wajah yang tidak
bersahabatnya, โ€œMaksudmu? Iya aku tahu, bahkan alasan lain kamu menerima mereka
sebagai murid-murid les privatmu.โ€

Aku masih diam, tetapi kemudian lantang berbicara
lagi, โ€œLantas? Mereka aku pikir pantas untuk aku jadikan siswi-siswi lesku,
meskipun umur mereka seumuran.โ€

Rengganis lalu memalingkan muka dan tiba-tiba saja
mengucapkan sesuatu yang membuat jiwaku hampir mendidih.

โ€œSudahlah, katakan saja hal yang sejujurnya, kalau
dirimu mulai naksir mereka kan?โ€

Aku sudah tidak tahu apa yang akan aku lakukan
lagi saat itu. Hanya kata-kata yang terpikirkan saja yang keluar. Membuat
kondisi Rengganis otomatis makin tidak stabil. Gadis itu bahkan jauh lebih
terluka dengan kata-kataku. Mungkin.

โ€œMemang. Semestinya sebentar lagi mereka akan
kucintai, maksudku salah satu. Ada dua faktor, pertama karena aku lebih sering
bertemu mereka dibanding dirimu. Kedua, kamu yang semakin lama semakin
menyebalkan.โ€

Rengganis langsung pergi begitu saja sembari
terisak.

Aku memang tidak pernah mengerti perempuan dan
perempuan-perempuan banyak yang tidak mengerti diriku. Termasuk Rengganis.

***

Seminggu lagi hari Valentine, aku tak kunjung juga
bertemu Rengganis. Ke mana gadisku itu? Kini, aku sedang terjebak di rumah
sederhana Arlet, salah satu siswi les privat Kalkulusku, dia punya ibu yang
notabene teman baik ibuku. Sungguh, sebenarnya dia seumuran denganku, kami satu
angkatan dan tentu saja beda sekolah.

โ€œMasalah lagi dengan Rengganis?โ€ Arlet membuyarkan
lamunanku.

Aku masih menatap keluar dari balik jendela ruang
tamu rumah Arlet. Saat itu di rumah Arlet hanya ada kami berdua.

โ€œYa,โ€ jawabku singkat.

Arlet yang tadi duduk kini mengubah posisi
badannya menjadi berdiri.

โ€œRengganis pasti sudah tahu kan fakta kalau kamu
mengajar Kalkulus denganku? Maksudku mengajariku lebih tepatnya. Wajar kalau
dia cemburu, aku pernah punya masalah dengan dia โ€ฆโ€

Aku sungguh tersentak saat kudengar pernyataan
langsung Arlet yang akan segera kukorek benang merah yang menghubungkannya
dengan pacarku bernama Rengganis. Apa yang sebenarnya terjadi di belakangku
antara Rengganis dengan Arlet?

โ€œAku ingin tahu lebih jauh โ€ฆ Tolong ceritakan โ€ฆโ€

Arlet mengajakku duduk. Kini bukan dalam kondisi
bercengkrama lagi dengan rumus-rumus yang mampu membuat otak kami berdua
berputar-putar, tetapi lebih ke arah pembicaraan lainnya. Ini masih tentang
Rengganis, juga Arlet.

***

Hujan masih belum berhenti saat sudah dua jam lalu
kutinggalkan rumah Arlet. Aku membawa oleh-oleh kisah Rengganis dari sudut
pandang Arlet. Tidak pernah aku duga, dulunya Rengganis memiliki pacar yang
direbut Arlet. Dan kisah itu berakhir tak sesuai rencana yang indah karena
tidak ada satu pun baik Arlet ataupun Rengganis mendapatkan cowok yang ditaksir
mereka berdua. Karena lelaki itu tewas dalam sebuah kecelakaan pesawat kala
kendaraan yang ditumpanginya jatuh ke laut.

Tokk .. tokk .. tokk โ€ฆ

Aku mengetuk pintu rumah Rengganis namun tak
kunjung kudapati satu sosok manusia pun yang hadir dari balik pintu itu setelah
kulakukan aktivitas tadi.

Ke mana perginya semua orang di rumah Rengganis?
Batinku yang mulai kecewa saat hampir ketukan ketujuh tak ada satupun respon.
Barulah setelah ketukan kedelapan, kudapati seorang asisten rumah tangga
keluarga Rengganis yang nongol. Aku mendesah lega.

โ€œMaaf Dik Arya, semua orang pergi ke rumah sakit,
Non Rengganis kena tabrak lari โ€ฆโ€

Lalu seperti ada godam besar memalu kesadaranku
kuat-kuat. Hujan sudah hampir reda, tetapi kini akan aku rasakan sepertinya
akan ada hujan yang menderas dari pelupuk mataku. Sungguh, aku menyesal telah
memperlakukan Rengganis dengan tidak menyenangkan tempo hari lalu. Aku harus
segera menyusulnya mendapatkan permohonan maafnya. Rengganis tunggu.

***

Ke mana semua orang? Aku terbangun dari lelapku
semenjak dua jam lalu. Saat kudapati Rengganis tergolek lemah dan sedang dalam
proses penanganan, aku kemudian tak tega melihatnya. Aku bergegas menuju ke
pojok area rumah sakit yang di sana terdapat mushala. Aku dirikan solat gaib
dulu untuk seseorang yang amat kusayangi. Sungguh, aku rela jika jiwaku ditukar
dengannya sekarang, yang terpenting dia masih menghela napas.

Aku berjalan terus sepanjang koridor rumah sakit.
Sungguh tempat ini amat sepi sekali, seperti tak ada kehidupan di sini. Tak
kudapati lagi bau obat-obatan yang seakan aroma tempat perbatasan antara maut
dan kehidupan. Juga tak kutemui pasien yang tengah tergolek lemah di ranjang
mereka masing-masing di setiap kamar rumah sakit ini. Aku mengintip dari
jendela.

Aku sedang berada di mana? Langkahku kemudian
dituntun menuju ruang Rengganis dirawat. Apa semua paramedis telah lenyap dari
sana melihat fakta bahwa telah lama kutinggalakan Rengganis? Tetapi tetap tidak
ada siapa-siapa di sana. Juga di ruangan lainnya. Saat kulirik penunjuk waktu
di salah satu ruangan rumah sakit yang tak terkunci pintunya, betapa
terkejutnya aku saat kulihat tiga buah jarum jam yang melekat di benda itu
berputar dengan posisi berlawanan. Aku limbung seketika โ€ฆ Gelap kemudian
memukatku lekat-lekat.

***

โ€œAr .. Ar .. Arya bangunโ€ฆโ€

Aku kemudian membuka mata saat kusadari ada
seseorang yang berusaha membangunkanku. Ya Tuhan, dia ayah Rengganis yang
sangat kukenal sekali.

โ€œRengganis sudah sadar, kamu bisa besuk dia
sekarang.โ€

Lalu seperti ada cahaya yang menerangi hatiku yang
telah lama berkabut. Aku pasti akan segera menemui Rengganis dan memohon maaf
atas segala ucapanku beberapa tempo hari lalu.[]

Tags: KomikMangaResensiSinopsiSpoilerTulisanUlasan
ShareTweetSendShare
Ulasan

Ulasan

Related Posts

Review

Sinopsis Drama Taiwan Bromance Episode 13 – Part 1

20.10.2022
Review

Sinopsis Drama Korea Somebody, Dibintangi Oleh Kim Young Kwang

20.10.2022
Alamat Lengkap dan Nomor Telepon Kantor Bank MAYAPADA di Padang
Review

Sandro Tobing – Dag Dig Dug

19.10.2022
Review

Sinopsis Drama China Back For You

19.10.2022
Ikhtishar Ilmu Hadits (1)
Review

Piggy (2022) Sinopsis, Informasi

19.10.2022
Review

Sinopsis Leh Ratree Episode 6 – Part 2

19.10.2022
Next Post

Cerpen Penemu Vaksin (Kabar Cirebon, 4 Juli 2020)

Makam Sultan Palembang, Mahmud Badaruddin II, di Ternate

Iklan

Recommended Stories

#JalanJalan : Pantai Watulawang, Gunung Kidul

29.03.2015

Menjahit laba dari pesanan kebaya

07.05.2012

Sejarah Menjadi Indonesia (457): Pahlawan Indonesia dan Perjuangan Kemerdekaan Hindia; Orang Indo Ingin Pisah dari Belanda

07.03.2022

Popular Stories

  • Video Viral Andini Permata Bersama Bocil

    Video Viral Andini Permata Bersama Bocil

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pemerintah Masih Buka Peluang Beri Insentif Industri Tekstil

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Mengenal Syariat, Hakikat, dan Maโ€˜rifat dalam Islam: Pengertian, Perbedaan, dan Tahapannya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Harga iPhone 14 Turun di Indonesia Jadi Mulai Rp 8 Jutaan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Denada Tolak Ganti Rugi Rp7 Miliar, Ressa Rizky: Saya Cuma Mau Pengakuan!

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Aopok

Aopok merupakan layanan informasi terbaru dan terpercaya yang mengabarkan berita di indonesia dan seluruh dunia.

LEARN MORE ยป

Terkini

Keanu Angelo Tulis Pesan Menyentuh untuk Lula Lahfah: Kita Sudah Beli Tiket Liburan

Keanu Angelo Tulis Pesan Menyentuh untuk Lula Lahfah: Kita Sudah Beli Tiket Liburan

25.01.2026
Seminggu Sebelum Wafat, Lula Lahfah Ajak Keluarga Makan Bersama

Seminggu Sebelum Wafat, Lula Lahfah Ajak Keluarga Makan Bersama

25.01.2026

Kategori

  • Berita
  • Bisnis
  • Bulutangkis
  • Chord Lirik
  • Daerah
  • Dunia
  • Edukasi
  • Entertainment
  • Explore
  • Food & Travel
  • Kuliner
  • Lainnya
  • Lifestyle
  • Nasional
  • Otomotif
  • Religi
  • Review
  • Sejarah
  • Sepakbola
  • Sports
  • Teknologi & Sains
  • Terjemahan Lagu

Navigasi

  • Tentang
  • Kontak
  • Subscription
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Siber
  • Cookies dan IBA
  • Terms

© 2026 Aopok.com - theme by Iklans.com - Pugur.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Filter
    • Terbaru
    • Spesial
    • Istimewa
    • Hot
    • Galeri
  • Berita
    • Daerah
    • Dunia
    • Nasional
  • Bisnis
  • Explore
    • Alamat
    • Food & Travel
      • Kuliner
      • Resep Masakan
    • Kode Pos
    • Masjid
    • Wisata
  • Religi
  • Sports
  • Tekno
  • More
    • Otomotif
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Edukasi
    • Lainnya
  • Network
    • Artikel
      • Biodata Viral
      • Chord Lirik
      • Religi
      • Tempo Dulu
    • Iklan Gratis
    • Media Sosial
    • Terviral
    • Seputar Bisnis
    • Pasang Iklan
    • Jok Bangka
    • Ulasan Bisnis
    • Trading
    • Top Bisnis

© 2026 Aopok.com - theme by Iklans.com - Pugur.com.

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?