Aopok
No Result
View All Result
  • Login
  • Home
  • Filter
    • Terbaru
    • Spesial
    • Istimewa
    • Hot
    • Galeri
  • Berita
    • Daerah
    • Dunia
    • Nasional
  • Bisnis
  • Explore
    • Alamat
    • Food & Travel
      • Kuliner
      • Resep Masakan
    • Kode Pos
    • Masjid
    • Wisata
  • Religi
  • Sports
  • Tekno
  • More
    • Otomotif
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Edukasi
    • Lainnya
  • Network
    • Artikel
      • Biodata Viral
      • Chord Lirik
      • Religi
      • Tempo Dulu
    • Iklan Gratis
    • Media Sosial
    • Terviral
    • Seputar Bisnis
    • Pasang Iklan
    • Jok Bangka
    • Ulasan Bisnis
    • Trading
    • Top Bisnis
Iklan Gratis
SUBSCRIBE
  • Home
  • Filter
    • Terbaru
    • Spesial
    • Istimewa
    • Hot
    • Galeri
  • Berita
    • Daerah
    • Dunia
    • Nasional
  • Bisnis
  • Explore
    • Alamat
    • Food & Travel
      • Kuliner
      • Resep Masakan
    • Kode Pos
    • Masjid
    • Wisata
  • Religi
  • Sports
  • Tekno
  • More
    • Otomotif
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Edukasi
    • Lainnya
  • Network
    • Artikel
      • Biodata Viral
      • Chord Lirik
      • Religi
      • Tempo Dulu
    • Iklan Gratis
    • Media Sosial
    • Terviral
    • Seputar Bisnis
    • Pasang Iklan
    • Jok Bangka
    • Ulasan Bisnis
    • Trading
    • Top Bisnis
No Result
View All Result
Aopok
No Result
View All Result
Home Review

[Movie] Silver Linings Playbook (2012)

Ulasan by Ulasan
04.03.2013
Reading Time: 3 mins read
0
ADVERTISEMENT

Silver Linings Playbook
(2012 – The Weinstein Company)

RELATED POSTS

Sinopsis Drama Taiwan Bromance Episode 13 – Part 1

Sinopsis Drama Korea Somebody, Dibintangi Oleh Kim Young Kwang

Sandro Tobing – Dag Dig Dug

Directed by David O. Russell
Screenplay by David O. Russell
Based on the novel “The Silver Linings Playbook” by Matthew Quick
Produced by Donna Gigliotti, Bruce Cohen, Jonathan Gordon
Cast: Bradley Cooper, Jennifer Lawrence, Robert De Niro, Jacki Weaver, Chris Tucker, Anupam Kher, John Ortiz, Julia Stiles, Dash Mihok, Shea Wingham, Paul Herman

“Silver lining” adalah istilah yang dipakai untuk mengungkapkan hal positif dari sebuah peristiwa atau keadaan seburuk apa pun. Mungkin bahasa kitanya disebut “hikmah”. “Silver lining” inilah yang dicari oleh Pat Solitano, Jr. (Bradley Cooper) dari kejadian yang sedang menimpanya. Pat didiagnosis menderita bipolar disorder, gangguan kejiwaan di mana perasaan gembira dan sedih/marah bisa berganti secara drastis dan ditunjukkan dengan sikap dan perilaku yang ekstrim. Gangguan itu baru ketahuan ketika Pat memergoki istrinya, Nikki (Brea Bee) berselingkuh, dan Pat nyaris membunuh si selingkuhan dengan tangannya sendiri. Setelah delapan bulan di RSJ sesuai perintah pengadilan (meski belum “sembuh” benar), Pat dibawa pulang ke rumah orang tuanya (Robert De Niro dan Jacki Weaver).
Ketika orang-orang di sekitarnya mengharapkan Pat memulai hidup baru yang normal dan lebih tenang, Pat sendiri merasa bahwa “silver lining” dari keadaannya sekarang sehabis dirawat—bisa berpikir lebih positif dan juga turun berat badan—adalah supaya bisa bersatu lagi dengan Nikki. Itulah satu-satunya yang ada di pikirannya, padahal Nikki sudah pergi dan ada restraining order Pat tidak boleh menghubungi dan mendekati Nikki ataupun tempat kerjanya karena dianggap membahayakan. Pat kemudian dipertemukan dengan seseorang yang punya keadaaan lebih kurang sama. Tiffany (Jennifer Lawrence) adalah janda muda dari seorang polisi yang meninggal. Tiffany sempat mengalami masa depresi dari minum obat-obat penenang sampai bersedia “ho-oh” dengan siapa saja, sehingga reputasinya di antara warga jadi agak-agak gimana gitu.
Karena premisnya udah dibilang ini “romantic comedy” jadi ya kita bisa perkirakan ada ketertarikan antara Pat dan Tiffany. Tiffany agak lebih vulgar menunjukkannya, tetapi Pat masih “terperangkap” pada pemikiran harus kembali pada Nikki. Inilah yang membuat perjalanan romansa film ini menjadi menarik dan berbeda. Ketimbang dihiasi dengan emosi melankoli dan kegalauan, interaksi Pat dan Tiffany diwarnai dengan kecanggungan dan adu dialog “nge-gas” akibat ke-keukeuh-an Pat dan Tiffany yang nggak ada lembut-lembutnya, apalagi secara psikis kedua orang ini tidak stabil. Tetapi dengan cara demikianlah mereka bisa nyambung, saling mengerti. Inilah “normal” bagi mereka. Ketika orang-orang lain yang “waras” kerap tidak tahu bagaimana cara menghadapi mereka berdua, Pat dan Tiffany bisa memperlakukan satu dengan yang lain dengan apa adanya.
Sebagai sebuah rom-com, Silver Linings Playbook nyatanya tidak berpakem pada yang santai-santai lempeng kayak film-film Katherine Heigl. Film ini punya romantisme yang ganjil, karena dipadukan dengan logika orang-orang yang memiliki masalah kejiwaan, bahwa sesungguhnya keadaan jiwa tidak menghalangi keberadaan hati. Komedinya tidak hanya hadir dari keganjilan atau cerdasnya dialog, tetapi juga bagaimana sutradara dan penulis naskah David O. Russell berhasil membuat penonton berada di pihak Pat dan Tiffany. Dalam cara pandang mereka diperlihatkan justru orang-orang “waras”-lah yang sering berlaku aneh. Keluarga Pat memandang dan berbicara padanya seakan selalu prihatin dan kayak pada mau nangis—kecuali si bapak yang emang agak-agak mental juga. Keluarga Tiffany pun seperti kehabisan akal menghadapinya sampe garasi di pekarangan rumah orang tuanya dibiarkan jadi rumah tambahan supaya Tiffany bisa bebas ngapain aja tanpa melibatkan keluarga. Ketika Pat dan Tiffany melakukan sesuatu yang membanggakan dan positif, reaksi kerabat dan teman bagaikan para orang tua muda pertama kali melihat anaknya usia 3 tahun nyanyi di acara sekolah TK. Lucu, tapi riil.
Dalam usahanya membuat kisah cinta dari sudut pandang berbeda, dengan tokoh-tokoh yang terbangun kuat, penggunaan berbagai unsur dalam film (hukum, kultur, olah raga, dsb) sebagai plot device yang tak sia-sia, serta soundtrack yang apik, Silver Linings Playbook adalah keberhasilan. Lebih khusus lagi keberhasilan dalam membangun kepedulian pada tiap tokohnya, yang dimainkan nyaris tanpa cela oleh para aktornya. Pun yang bikin film ini enak ditonton adalah bagaimana David O. Russell mengemasnya dengan lincah, jenaka (tapi bukan ngelawak), seakan ringan, namun memiliki lapisan-lapisan yang layak simak dan juga hati. Rapih dan menghibur. Tapi jika itu dirasa belum cukup, nikmati saja keserasian Bradley Cooper dan Jennifer Lawrence yang berhasil menanggalkan citra peran-peran mereka sebelumnya dengan akting yang memukau dan meyakinkan. Entah bagaimana caranya Lawrence yang masih muda (21 tahun saat syuting film ini) bisa berperan dewasa tanpa terlihat sok gede. Keren lah.

My score: 8/10

ADVERTISEMENT
Tags: FilmInformasiMengulasMovieReviewSinopsiSpoilerUlasanUlasan Film
ShareTweetSendShare
Ulasan

Ulasan

Related Posts

Review

Sinopsis Drama Taiwan Bromance Episode 13 – Part 1

20.10.2022
Review

Sinopsis Drama Korea Somebody, Dibintangi Oleh Kim Young Kwang

20.10.2022
Alamat Lengkap dan Nomor Telepon Kantor Bank MAYAPADA di Padang
Review

Sandro Tobing – Dag Dig Dug

19.10.2022
Review

Sinopsis Drama China Back For You

19.10.2022
Ikhtishar Ilmu Hadits (1)
Review

Piggy (2022) Sinopsis, Informasi

19.10.2022
Review

Sinopsis Leh Ratree Episode 6 – Part 2

19.10.2022
Next Post

Memburu Si-Api Biru Kawah Ijen

Perwira militer negara-negara Poros berkunjung ke Sumatera

Iklan

Recommended Stories

#JalanJalan : Pantai Watulawang, Gunung Kidul

29.03.2015

Menjahit laba dari pesanan kebaya

07.05.2012

Sejarah Menjadi Indonesia (457): Pahlawan Indonesia dan Perjuangan Kemerdekaan Hindia; Orang Indo Ingin Pisah dari Belanda

07.03.2022

Popular Stories

  • Video Viral Andini Permata Bersama Bocil

    Video Viral Andini Permata Bersama Bocil

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pemerintah Masih Buka Peluang Beri Insentif Industri Tekstil

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Mengenal Syariat, Hakikat, dan Ma‘rifat dalam Islam: Pengertian, Perbedaan, dan Tahapannya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Harga iPhone 14 Turun di Indonesia Jadi Mulai Rp 8 Jutaan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Denada Tolak Ganti Rugi Rp7 Miliar, Ressa Rizky: Saya Cuma Mau Pengakuan!

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Aopok

Aopok merupakan layanan informasi terbaru dan terpercaya yang mengabarkan berita di indonesia dan seluruh dunia.

LEARN MORE »

Terkini

Keanu Angelo Tulis Pesan Menyentuh untuk Lula Lahfah: Kita Sudah Beli Tiket Liburan

Keanu Angelo Tulis Pesan Menyentuh untuk Lula Lahfah: Kita Sudah Beli Tiket Liburan

25.01.2026
Seminggu Sebelum Wafat, Lula Lahfah Ajak Keluarga Makan Bersama

Seminggu Sebelum Wafat, Lula Lahfah Ajak Keluarga Makan Bersama

25.01.2026

Kategori

  • Berita
  • Bisnis
  • Bulutangkis
  • Chord Lirik
  • Daerah
  • Dunia
  • Edukasi
  • Entertainment
  • Explore
  • Food & Travel
  • Kuliner
  • Lainnya
  • Lifestyle
  • Nasional
  • Otomotif
  • Religi
  • Review
  • Sejarah
  • Sepakbola
  • Sports
  • Teknologi & Sains
  • Terjemahan Lagu

Navigasi

  • Tentang
  • Kontak
  • Subscription
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Siber
  • Cookies dan IBA
  • Terms

© 2026 Aopok.com - theme by Iklans.com - Pugur.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Filter
    • Terbaru
    • Spesial
    • Istimewa
    • Hot
    • Galeri
  • Berita
    • Daerah
    • Dunia
    • Nasional
  • Bisnis
  • Explore
    • Alamat
    • Food & Travel
      • Kuliner
      • Resep Masakan
    • Kode Pos
    • Masjid
    • Wisata
  • Religi
  • Sports
  • Tekno
  • More
    • Otomotif
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Edukasi
    • Lainnya
  • Network
    • Artikel
      • Biodata Viral
      • Chord Lirik
      • Religi
      • Tempo Dulu
    • Iklan Gratis
    • Media Sosial
    • Terviral
    • Seputar Bisnis
    • Pasang Iklan
    • Jok Bangka
    • Ulasan Bisnis
    • Trading
    • Top Bisnis

© 2026 Aopok.com - theme by Iklans.com - Pugur.com.

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?