SANGAT
DIANJURKAN BANYAK MEMBACA AYAT AL QUR AN DALAM SHALAT
Disusun oleh : Azwir
B. Chaniago
Dalam
shalat, setelah membaca surah al Fatihah pada rakaat pertama dan kedua, sungguh
kita sangat sangat dianjurkan membaca ayat ayat al Qur an
sebagaimana disebutkan dalam banyak riwayat dan dicontohkan oleh Rasulullah
Salallahu ‘alaihi Wasallam. Diantaranya sebagaimana disebutkan pada hadits
berikut :
انَ النَّبِيُّ صَلَّى اللهُ
عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقْرَأُ فِي الرَّكْعَتَيْنِ الأُولَيَيْنِ مِنْ صَلاَةِ
الظُّهْرِ بِفَاتِحَةِ الكِتَابِ، وَسُورَتَيْنِ يُطَوِّلُ فِي الأُولَى،
وَيُقَصِّرُ فِي الثَّانِيَةِ وَيُسْمِعُ الآيَةَ أَحْيَانًا، وَكَانَ يَقْرَأُ
فِي العَصْرِ بِفَاتِحَةِ الكِتَابِ وَسُورَتَيْنِ، وَكَانَ يُطَوِّلُ فِي الأُولَى،
وَكَانَ يُطَوِّلُ فِي الرَّكْعَةِ الأُولَى مِنْ صَلاَةِ الصُّبْحِ، وَيُقَصِّرُ
فِي الثَّانِيَةِ
Nabi shallallahu’alaihi wasallam membaca al
Fatihah di dua rakaat pertama shalat zhuhur dan juga membaca dua surat yang
panjang pada rakaat pertama dan pendek pada rakaat kedua dan terkadang hanya
satu ayat. Beliau membaca al Fatihah di dua rakaat pertama shalat ashar dan
juga membaca dua surat dengan surat yang panjang pada rakaat pertama. Beliau
juga biasanya memperpanjang bacaan surat di rakaat pertama shalat subuh dan
memperpendeknya di rakaat kedua (H.R Imam Bukhari dan Imam Muslim)
Ketahuilah
bahwa membaca al Qur an memiliki kebaikan dan keutamaan yang banyak
dan LEBIH BANYAK LAGI ketika dibaca saat shalat. Rasulullah Salallahu ‘alaihi
Wasallam bersabda :
مَنْ
قَامَ بِعَشْرِ آيَاتٍ لَمْ يُكْتَبْ مِنْ الْغَافِلِينَ ، وَمَنْ قَامَ بِمِائَةِ
آيَةٍ كُتِبَ مِنْ الْقَانِتِينَ ، وَمَنْ قَامَ بِأَلْفِ آيَةٍ كُتِبَ مِنْ
الْمُقَنْطِرِينَ
Barangsiapa
yang qaama (mendirikan shalat malam) dengan membaca 10 ayat, maka ia
tidak dicatat sebagai orang yang lalai, barangsiapa yang qaama dengan membaca 100
ayat, maka dicatat sebagai orang yang qaanit (orang yang taat), barangsiapa
yang qaama dengan membaca seribu ayat, maka dicatat sebagai orang yang mendapat
pahala berlimpah . (H.R Abu Dawud dan Ibnu Hibban).
Rasulullah
shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda :
أيحب
أحدكم إذا رجع إلى أهله أن يجد فيه ثلاث خلفات عظام سمان ؟ قلنا : نعم ، قال :
فثلاث آيات يقرأ بهن أحدكم في صلاته خير له من ثلاث خلفات عظام سمان
Apakah
salah satu dari kalian suka, jika kembali kepada keluarganya mendapatkan tiga
unta bunting yang besar lagi gemuk ?. Kami menjawab : Ya. Beliau
bersabda : Tiga ayat yang dibaca oleh salah satu dari kalian DALAM SHALATNYA lebih
baik dari pada tiga unta bunting yang besar lagi gemuk. (H.R Imam Muslim
dari Abu Hurairah).
Diantara
faedah yang dapat diambil dari hadits ini disebutkan dalam Arbauunal
Qur’aniyah, yaitu :
(1)
Keutamaan membaca al Qur’an saat shalat, baik shalat Fardhu atau sunnah.
(2) Bolehnya
muraja’ah (mengulang) hafalan dalam shalat.
(3)
Bacaan tiga ayat lebih baik daripada mendapatkan tiga unta, begitu juga
seterusnya.
(4) Di
zaman Sahabat Radhiyallahu ‘anhum unta merupakan harta tunggangan yang paling
besar yang dimiliki oleh orang Arab saat itu, hal ini bisa diqiyaskan dengan
kendaraan yang paling mewah di jaman sekarang.
(5)
Motivasi dari Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam kepada para sahabat terhadap
amalan-amalan yang kekal, dan agar zuhud terhadap dunia dengan menyebutkan
perumpamaan yang mudah dipahami. Seluruh dunia ini ahqar (nilainya lebih
rendah) dibandingkan dengan mengenal satu ayat dari Kitabullah begitu juga
dengan pahala yang Allah Ta’ala siapkan
Oleh
karena itu seorang hamba jangan tergesa gesa menyelesaikan shalatnya.
Perbanyaklah membaca ayat ayat al Qur an pada saat shalat wajib dan shalat
sunnah dan ambillah kesempatan lebih
banyak membaca ayat al Qur an terutama
pada shalat malam. Wallahu A’lam. (2.695)







