BAGINYA ??
dari sebagian orang dan juga sharing di
media sosial. Salah satu diantaranya dinukil APA ADANYA sebagai berikut :
: Tepat pukul 18.00 Wib habis adzan Magrib malam nanti,akan datangnya Malam
Nuzululquran . RASULULLAH BERSABDA : “Barang Siapa Yang Memberitahukan
BERITA NUZULULQURAN kepada Yang Lain maka HARAM API NERAKA BAGINYA”. Dan tolong baca sebentar saja kita berdzikir
mengingat Allah, Bismillah “Subhanallah,Walhamdulillah, Walaa ilaaha
ilallah, Allahu Akbar, Laa haula wala quwata illa billahil aliyil adzim.”
manusia berzikir kepada Allah Subahanahu wa Ta’ala.
menit kok. Allah Maha Besar…”
kita ketemu di pembicaraan dan di media sosial. Dalam kutipan tulisan di
atas dikaitkan dengan BERITA NUZUL QUR AN.
DATANGNYA BULAN RAJAB, yaitu siapa yang memberitahukan datangnya bulan Rajab haram neraka baginya. Ada pula dengan DATANGNYA BULAN SYA’BAN. Ada pula yang dikaitkan
dengan bulan (yang katanya) malam ini berada tepat selurus dengan Ka’bah. Ada
pula yang dikaitkan dengan malam isra’ mi’raj-nya Nabi Salallahu ‘alaihi
Wasallam. Dan juga banyak yang lainnya.
ini dan itu yang disebutkan, maka HARAM API NERAKA BAGINYA Lalu para pendengar
atau pembaca berita itu diminta memberitahukan atau re share sebanyak mungkin
kepada orang lain.
jelas. Tidak ada nilai. Dalam berita itu disebut pula RASULULAH BERSABDA. Tapi
tak disebut siapa perawi haditsnya, ada di kitab apa juga tak disebut.
adalah sekiranya jatuh kepada berdusta atas diri Rasulullah Salallahu ‘alaihi
Wasallam. Ketahuilah berdusta atas nama
beliau adalah sangat berat hukumannya sebagaimana sabda beliau :
Rasulullah shallallahu ‘alaihi Wassallam bersabda :
كَكَذِبٍ عَلَى أَحَدٍ ، مَنْ كَذَبَ عَلَىَّ مُتَعَمِّدًا فَلْيَتَبَوَّأْ
مَقْعَدَهُ مِنَ النَّارِ
tidaklah sama dengan berdusta pada selainku. Barangsiapa yang berdusta atas
namaku secara sengaja, maka hendaklah dia menempati tempat duduknya di neraka. (H.R
Imam Bukhari dan Imam Muslim).
bersabda :
لَهُ بَيْتٌ فِي جَهَنَّمَ
maka akan dibangunkan baginya rumah di (neraka) Jahannam. (H.R ath Thabrani, Mu’jam al Kabir).
hendaklah memilah dan memilih sebelum menyampaikan suatu kabar, baik secara
lisan ataupun tulisan termasuk di media sosial. Insya Allah ada manfaatnya bagi
kita semua. Wallahu A’lam. (1.973)






































