kepada hamba hamba-Nya dan menyuruh juga
hamba hamba-Nya untuk senantiasa berbuat baik. Allah Ta’ala berfirman :
إِلَيْكَ ۖ
sebagaimana Allah telah berbuat baik kepadamu. (Q.S al Qashash 77).
dilakukan oleh hamba hamba Allah kepada sesamanya, diantaranya adalah MENUNJUKKAN
ATAU MENGAJARKAN KEBAIKAN. Rasulullah Salallahu ‘alaihi Wasallam bersabda :
فَاعِلِهِ
maka dia (yang menunjukkan) mendapatkan pahala seperti pahala orang yang
melakukannya. (H.R Imam Muslim).
potongan hadits yang cukup panjang. Lengkapnya adalah : Dari Ibnu Mas’ud al
Anshari, dia berkata : Datang seorang laki laki kepada Nabi Salallahu ‘alaihi
Wasallam. Kemudian laki laki ini berkata : Ya Rasulullah, sesungguhnya
tunggangan (ontaku) tidak bisa lagi aku naiki maka berilah tunggangan bagiku.
Rasulullah menjawab : Aku tidak memiliki tunggangan yang bisa aku berikan
kepadamu.
seoang laki laki mengatakan : Ya Rasulullah aku bisa menunjukkan kepada orang
ini terhadap orang yang bisa memberikan tunggangan kepada dia. Maka Rasulullah
bersabda : BARANGSIAPA MENUNJUKKAN KEPADA KEBAIKAN MAKA DIA (YANG MENUNJUKKAN)
MENDAPATKAN PAHALA SEPERTI PAHALA ORANG YANG MELAKUKANNYA.
Firanda mengatakan :
artinya siapa saja yaitu siapa saja yang menunjukkan kepada kebaikan. Baik laki
laki maupun perempuan, baik orang tua atau anak muda, seorang ustadz atau
bukan. Yang penting dia bisa menunjukkan kebaikan kepada orang lain. Maka dia
akan mendapatkan pahala seperti yang diamalkan oleh orang yang mengamalkan
kebaikan itu.
“khairin” artinya kebaikan. Disini kata kebaikan datang dalam bentuk nakirah
atau menunjukkan keumuman. Artinya, barangsiapa menujukkan kepada KEBAIKAN
APAPUN maka mencakup KEBAIKAN DUNIA MAUPUN KEBAIKAN AKHIRAT. (Syarah Kitabul
Jami’).
dapatlah kita mengambil faedah bahwa
sungguh sangat besar karunia dan kasih sayang Allah Ta’ala. Ketika seseorang
menunjukkan kebaikan untuk suatu urusan
dunia maka dia akan mendapat pahala. Apalagi untuk urusan syariat seperti menunjukkan
akidah yang lurus, ibadah yang benar dan tentang
akhlak yang mulia.
ketika ada kesempatan untuk menunjukkan dan juga mengajarkan kebaikan maka
BERSEGERALAH MELAKUKANNYA.
contoh penerapan hadits diatas tentang menunjukkan kebaikan, diantaranya :
sunnah sebelum shalat shubuh. Lalu dijawab : Ada, namanya qabliyah shubuh atau
shalat sunnah fajar. Keutamaannya adalah sebagaimana disebutkan oleh Rasulullah
dalam sabda beliau :
الْفَجْرِ خَيْرٌ مِنْ الدُّنْيَا وَمَا فِيهَا
lebih baik daripada dunia dan seluruh isinya. (H.R Imam Muslim).
menunjukkannya akan mendapat pahala sebagaimana
pahala yang didapat oleh yang
bertanya dan mengamalkannya.
akhi aku melihat banyak orang di masjid ketika menunggu iqamah mereka pada
mengangkat tangan dan berdoa. Apakah itu disyariatkan. Lalu dijawab : Benar,
berdoa antara adzan dan iqamah itu di sunnahkan dan doanya tidak ditolak. Rasululah
Salallahu ‘alaihi Wasallam bersabda :
وَالإِقَامَةِ فَادْعُوا
(H.R at Tirmidzi, ia berkata hadits ini
hasan shahih).
bertanya tadi berdoa pula menunggu iqamah maka yang menunjukkannya akan
mendapat pahala sebagaimana pahala yang didapat oleh yang bertanya dan
mengamalkannya.
Ta’ala selalu memberi kemampuan dan kesempatan kepada kita semua untuk
menunjukkan dan mendakwahkan kebaikan kepada saudara saudara kita. Insya Allah
ada manfaatnya bagi kita semua. Wallahu A’lam. (1.966)





































