TAK BAIK
nasehat kepada orang lain sesuai waktu, keadaan, kemampuan dan kesempatan.
Apakah nasehat itu diminta atau tidak. Allah Ta’ala berfirman :
الصَّالِحَاتِ وَتَوَاصَوْا بِالْحَقِّ وَتَوَاصَوْا بِالصَّبْرِ
kerugian. Kecuali orang orang yang beriman dan mengerjakan amal shalih SERTA
SALING MENASEHATI untuk kebenaran dan SALING MENASEHATI untuk kesabaran. (Q.S
al ‘Asr 2-3).
kata lain dianjurkan untuk memberi nasehat terus menerus. Perhatikanlah firman
Allah yang mengingatkan kita untuk tetap memberi peringatan atau nasehat. Allah
Ta’ala berfirman :
الْمُؤْمِنِينَ
karena sesungguhnya peringatan itu bermanfaat bagi orang orang yang
beriman. (Q.S adz Dzaariyat 55).
Khathabi berkata : Nasehat adalah
menghendaki suatu kebaikan bagi orang lain dengan niat ikhlas (karena Allah),
baik berupa perbuatan atau kehendak yang disampaikan dengan cara sebijak
mungkin.
(1) Niat ikhlas karena Allah semata (2) Disampaikan dengan cara sebijak
mungkin. Ketahuilah, kalau dua kata kunci ini diabaikan besar kemungkinan
nasehat yang disampaikan tidak akan bermanfaat.
keadaan manusia, yaitu :
terkadang kita terkagum kagum bahkan memuji dan ingin belajar kebaikan darinya.
Tapi ketahuilah tak ada manusia yang sempurna kebaikannya. Bisa jadi pada satu waktu dia terjatuh pada perbuatan
buruk. Jadi ada celah untuk diberi
nasehat bahkan terkadang orang baik bisa
jadi masih minta nasehat kepada orang lain.
kebaikan yang banyak dan senantiasa di bawah bimbingan Allah Ta’ala. Akan tetapi
ada juga diantaranya yang saling memberi nasehat. Perhatikanlah bahwa Nabi Musa
pernah memberi nasehat kepada saudaranya Nabi Harun. Ini disebutkan Allah Ta’ala dalam
firman-Nya :
اخْلُفْنِي فِي قَوْمِي وَأَصْلِحْ وَلَا تَتَّبِعْ سَبِيلَ الْمُفْسِدِينَ
Harun : Gantikanlah aku dalam (memimpin)
kaumku dan PERBAIKILAH (dirimu dan kaummu). DAN JANGANLAH mengikuti jalan orang-orang yang berbuat kerusakan. (Q.S al A’raf 142).
kelakuannya.
tentu lebih utama lagi untuk dilakukan. Jangan biarkan dia tenggelam dalam
keburukan dan maksiatnya. Kelakuan buruknya tentu berbahaya bagi dirinya tetapi
bisa mendatangkan bahaya pula bagi orang banyak. Oleh karena itu, jika mampu
beri nasehat diminta ataupun tidak
diminta.
paling buruk kelakuannya dan durhaka kepada Allah adalah Fir’aun. Sedemikian
durhakanya, sampai sampai dia berkata
sebagaimana disebutkan dalam al Qur an :
paling tinggi. (Q.S an Naaziat 24)
mau menerima nasehat dan tak mau bertaubat
sampai nyawanya berada dikerongkongan.
Musa dan Harun untuk mendatangi Fir’aun memberi nasehat bahkan disuruh
berbicara kepada Fir’aun dengan lemah lembut. Allah Ta’ala berfirman :
فَقُولَا لَهُ قَوْلًا لَيِّنًا لَعَلَّهُ
يَتَذَكَّرُ أَوْ يَخْشَىٰ اذْهَبَا إِلَىٰ
فِرْعَوْنَ إِنَّهُ طَغَىٰ
Fir’aun. Sesungguhnya dia telah melampaui batas. Dan berbicaralah kepadanya
dengan perkataan yang lemah lembut. Mudah mudahan dia sadar (atas kesalahannya)
atau takut (kepada Allah). Q.S Thaaha 43-44.
dia orang yang baik apalagi orang yang buruk kelakuannya.
penutup tulisan ini, dinukilkan satu hadits tentang kebaikan yang akan diterima
oleh yang memberi nasehat. Dari sahabat Uqbah bin
‘Amr bin Tsa’labah radhiallahu’anhu, bahwa Rasulullah Shallallahu’alaihi
Wasallam bersabda :
أجرِ فاعلِه
petunjuk kepada kebaikan maka dia akan
mendapatkan pahala seperti pahala orang yang mengerjakannya. (H.R Imam Muslim).
orang yag menyeru manusia kepada-Nya yaitu sebagaimana firman-Nya :
مِمَّنْ دَعَا إِلَى اللَّهِ وَعَمِلَ صَالِحًا وَقَالَ إِنَّنِي مِنَ
الْمُسْلِمِينَ
perkataannya daripada orang yang menyeru kepada Allah, dan mengerjakan
kebajikan dan berkata : Sungguh aku termasuk orang-orang Muslim (yang berserah
diri). Q.S Fussilat 33).
kita semua. Wallahu A’lam. (1.915).





































![[Lirik+Terjemahan] SKE48 – 2588 Nichi (2588 Hari)](https://i0.wp.com/aopok.com/wp-content/uploads/2026/01/10-11103.jpg?fit=400%2C400&ssl=1)

