syariat Islam. Rasulullah Salallahu ‘alaihi Wasallam telah menjelaskan tentang buruknya sikap
sombong yaitu sikap menolak kebenaran dan
merendahkan orang lain. Beliau bersabda :
dilakukan iblis adalah berlaku sombong sehingga Allah Ta’ala murka kepadanya. Dia menolak perintah Allah Ta’ala untuk
sujud kepada Adam yaitu sebagaimana firman-Nya :
اسْجُدُوا لِآدَمَ فَسَجَدُوا إِلَّا إِبْلِيسَ أَبَىٰ وَاسْتَكْبَرَ وَكَانَ مِنَ
الْكَافِرِينَ
para malaikat : Sujudlah kamu kepada Adam !. Maka mereka pun sujud kecuali
Iblis, dia enggan dan MENYOMBONGKAN DIRI dan dia termasuk golongan yang
kafir. (Q.S al Baqarah 34).
memerintahkan kepada mereka untuk sujud kepada Adam sebagai SUATU PENGHORMATAN
DAN PEMULIAAN atasnya sedangkan penghambaan hanya kepada Allah Ta’ala. Lalu
mereka mentaati perintah Allah dan semuanya bersujud. “Kecuali iblis, dia
enggan” Iblis tidak mau bersujud dan dia takabur, menyombongkan diri, dari
perintah Allah dan terhadap Adam, seraya berkata :
Engkau ciptakan dari tanah ?. (Q.S al Isra’ 61). Lihat Tafsir Taisir Karimir
Rahman).
sombong. Allah Ta’ala berfirman :
sombong dan membanggakan diri. (Q.S an Nisa’ 36)
menempatkan orang orang sombong di neraka Jahannam. Allah Ta’ala berfirman :
خَالِدِينَ فِيهَا ۖ فَبِئْسَ مَثْوَى الْمُتَكَبِّرِينَ
pintu pintu neraka Jahannam, dan kamu kekal didalamnya. Maka itulah seburuk
buruk tempat bagi orang orang yang sombong. (Q.S al Mu’min 76)
ادْخُلُوا أَبْوَابَ جَهَنَّمَ خَالِدِينَ فِيهَا ۖ فَبِئْسَ مَثْوَى
الْمُتَكَبِّرِينَ
pintu-pintu neraka Jahannam itu, sedang kamu kekal di dalamnya. Maka neraka
Jahannam itulah seburuk-buruk tempat bagi orang-orang yang menyombongkan diri. (Q.S az Zumar 72).
mengingatkan dalam sabda beliau :
مَسْعُودٍ عَنِ النَّبِىِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ لاَ يَدْخُلُ الْجَنَّةَ مَنْ كَانَ فِى قَلْبِهِ
Dari Abdullah bin Mas’ud, dari Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam, beliau bersabda : Tidak akan masuk surga
orang yang ada kesombongan seberat biji sawi di dalam hatinya. (H.R Imam
Muslim).
beriman akan selalu menjauhi sifat sombong karena akan mencelakakan diri di
dunia dan di akhirat. Ingatlah bahwa sebenar benarnya tak ada yang bisa kita
sombongkan karena kita tak memiliki apa apa. Semua adalah milik Allah Ta’ala,
sebagaimana firman-Nya :
مَا فِي السَّمَاوَاتِ وَمَا فِي الْأَرْضِ ۗ
langit dan apa yang ada di bumi. (Q.S al Baqarah 284)
keadaan lemah sehingga tak ada celah sedikitpun untuk berlaku sombong. Allah
Ta’ala berfirman :
الإِنسَانُ ضَعِيفاً
an Nisa’ 28).
Wallahu A’lam. (1.788)








































