Kredit tanpa kartu kredit sekarang sedang hangat diperbincangan oleh peminat belanja secara online. Belanja cicilan di Lazada, Electronic Solution, Tokopedia, Bukalapak, Blibli, Okeshop atau Traveloka yang disediakan khusus bagi calon pembeli yang tidak memiliki kartu. Masing-masing toko online dalam beberapa bulan terakhir seperti berlomba menghadirkan program yang disinyalir akan menjawab kebutuhan konsumen.
Kekurangan Cicilan Tanpa Kartu Kredit
Bila disebut belanja online cicilan tanpa kartu kredit di e-commerce , mungkin kamu berpikir bahwa e-commerce memberikan layanan cicilan murni 0 % tanpa kartu kredit. Jangan salah paham, pada program cicilan di berbagai toko online, sebenarnya bukanlah langsung fasilitas kredit dari toko online tersebut.
Membeli secara tunai berarti kamu hanya mengeluarkan uang seharga barang tetapi saat kamu belanja online cicilan tanpa kartu kredit yang melibatkan pihak pembiayaan, berarti kamu akan mengeluarkan komisi atas kemudahan angsuran yang diberikan oleh pihak pembiayan tersebut.
Misalnya : Harga sebuah produk A di sebuah e-commerce Rp 3.500.000, jika kamu membeli secara cicil mungkin harga akan naik menjadi RP.4.000.000- Rp. 6.000.000. Berapa penambahan harga tergantung persentase besar bunga di setiap lembaga pembiayan dan juga lama cicilan. Ada yang mengambil 2 %, kurang dari itu bahkan lebih.
Rata-rata program ini hanya berlaku untuk kategori barang tertentu yang memang sedikit mahal. Berkisar antara Rp.1.500.000 hingga Rp.20.000.000. Daftar barang yang bisa dicicil bagi mereka yang tidak punya kartu kredit ini sebelumnya berdasarkan persetujuan dari lembaga pembiayan. Itulah sebabnya di beberapa toko online tersedia halaman khusus daftar produk yang bisa dicicil karena tidak semua barang boleh dibeli secara angsuran.
Tidak jauh berbeda dengan pengajuan kredit secara offline, kamu harus mempersiapkan uang muka untuk produk yang akan dibeli. Sementara itu, juga ada biaya persetujuan pembiayaan (approval fee) yang kadang dimasukkan dalam total harga dan ada pula diluar harga. Pada beberapa toko online besaran uang muka tersebut dijelaskan di deskripsi barang tetapi mayoritas tidak menjelaskan secara terbuka dan transparan di halaman webiste.
Umumnya, setelah formulir kredit tanpa kartu kredit diajukan ke pada pihak pembiayaan dan tim mereka akan menghubungi kamu secara personal untuk kelanjutan rencana cicilan. Apakah aplikasi diterima atau ditolak, berapa biaya cicilan perbulan dan kapan mulai menyicil nanti akan dibicarakan saat mereka menghubungi kamu.
Hal yang jelas kalau mengajukan kredit dan diterima berarti kamu memiliki sebuah kewajiban baru. Dengan kata lain, kamu harus berjuang untuk bisa melunasi kredit setiap bulan dengan tertib hingga lunas. Menunggak pembayaran akan membuat nama kamu dalam daftar black list lembaga finance sehingga pengajuan kamu selanjutnya mungkin akan ditolak jika suatu saat kamu membutuhkan kredit lagi.
Kalau dipikir-pikir, siapa sih yang dalam hidup ini tidak memiliki hutang? Membuat rumah dengan kredit perumahan, kredit mobil, kredit motor atau mungkin berupa studen loan di perguruan tinggi bagi yang kuliah. Di saat memiliki hutang, saya pun merasa terbebani dalam hidup ini. Seperti ada sesuatu yang mengganjal sehingga hidup tidak terasa bebas. Baru saja gajian sudah langsung ludes buat membayar hutang.
Mungkin saja sudah begitu lama kamu mengumpulkan uang untuk membeli sebuah barang idaman tapi tetap saja belum mampu. Kesempatan belanja online dengan cara cicilan ini akan mempercepat terwujudnya impian kamu tersebut. Cukup bayar uang muka, barang langsung didapat.
Beberapa orang memiliki pekerjaan yang menuntut memiliki barang elektronik tertentu. Kalau tidak mempunyai maka kerja menjadi terhambat. Kredit dan cicilan menjadi salah satu jawaban yang akan membuat kamu tetap produktif. Barang yang dibeli dari program kredit jika dikaitkan dengan usaha untuk menghasilkan sesuatu, akan menjadi simbiosis mutualisme. Dari barang dibeli kredit tersebut kamu bisa bekerja maksimal dalam memperoleh penghasilan. Ini merupakan prinsip belanja cicilan yang terbaik, bukan sekedar untuk konsumsi.
Bagi yang sudah berkeluarga tapi memiliki beberapa anak yang ditanggung, tentu akan lebih mendahulukan kebutuhan anak. Saat terjadi bentrok antara biaya sekolah anak dengan kebutuhan untuk memiliki barang tertentu, sementara uang di tangan tidak mencukupi maka saat itu program kredit menjadi salah satu jalan.
***

Di samping itu, jika dibandingkan antara kredit dengan kartu kredit dengan cicilan tanpa kartu, cicilan tanpa kartu kredit lebih ribet urusannya karena tak ubahnya kredit offline yang butuh proses. Tak hanya itu, dalam pengamatan saya saat belanja kredit tanpa kartu konsumen juga dikenakan biaya yang lebih tinggi daripada pemilik kartu. Selamat berbelanja online baik yang tunai maupun yang kredit. Punya pengalaman belanja online kredit tanpa kartu kredit, yuk share ide dan pengalaman kamu di komentar di bawah ini guys.[]
































