Money Management (MM):
Gunakan Money Management resiko 3% dari modal/equity anda setiap 1 kali trade.

Contoh: Modal 100$, resiko 3% (100×3%)=3$
*apabila menggunakan lot 0.01 pasang SL 30poin (0.01lot=1poin=0.1$ jadi 3$:0.1$=30)
*apabila menggunakan lot 0.02 pasang SL 15poin (0.02lot=1poin=0.2$ jadi 3$:0.2$=15)
Contoh: Modal 1000$, resiko 3% (1000×3%)=30$
*apabila menggunakan lot 0.02 pasang SL 150poin (0.02lot=1poin=0.2$ jadi 30$:0.2$=150)
*apabila menggunakan lot 0.05 pasang SL 60poin (0.05lot=1poin=0.5$ jadi 30$:0.5$=60)
*apabila menggunakan lot 0.1 pasang SL 30poin (0.1lot=1poin=1$ jadi 30$;1$=30)
Untuk TP (Take Profit / Target keuntungan) untuk standarnya minimal sama dengan SL (Stop Loss / Pembatasan Kerugian) dan paling ideal 2 kali SL (Stop Loss)
Maksud dari trading yang sudah punya konsep menurut saya yaitu trading yang terncana. Terencana target profit dan risk managementnya. Terencana dalam hal analisa, pemahaman pair, timing open position. Bisa juga dengan perhitungan sistematis, tabulasi data, probabilitas harga.
Kita sering sekali berbicara MM yang bijak, psikologi trading. Memang itu semua penting. MM yang bijak bukan hanya masalah ketahanan saja. Saya dan teman saya pernah menguji dengan pasang SL 1000 pips (broker 4 digit) dan hasilnya kena SL. Jadi ketahanan berapapun selama market masih bergerak tidaklah aman. Maka dari itu selalu memperhitungkan pengendalian resiko.
Psikologi trading. Saya pikir selama kita paham akan konsep trading kita pribadi maka psikologi trading lama kelamaan akan terbentuk dengan baik.
Kita disini tidak hanya sebagai pemegang saham. Trader itu merupan pelaku utama apakah modal kita bisa berkembang atau malah bangkrut. Disinilah kita dituntut untuk lebih bertanggung jawab dalam mengelola dana kita. Trading merupakan mata pencaharian kita. Entah itu sampingan atau utama. So pahamilah mekanisme dalam berdagang. Enjoy with your sistem.
Baca juga:
MENENTUKAN SL DALAM TRADING
ISTILAH-ISTILAH DALAM ANALISIS FUNDAMENTAL
Gunakan Money Management resiko 3% dari modal/equity anda setiap 1 kali trade.

Contoh: Modal 100$, resiko 3% (100×3%)=3$
*apabila menggunakan lot 0.01 pasang SL 30poin (0.01lot=1poin=0.1$ jadi 3$:0.1$=30)
*apabila menggunakan lot 0.02 pasang SL 15poin (0.02lot=1poin=0.2$ jadi 3$:0.2$=15)
Contoh: Modal 1000$, resiko 3% (1000×3%)=30$
*apabila menggunakan lot 0.02 pasang SL 150poin (0.02lot=1poin=0.2$ jadi 30$:0.2$=150)
*apabila menggunakan lot 0.05 pasang SL 60poin (0.05lot=1poin=0.5$ jadi 30$:0.5$=60)
*apabila menggunakan lot 0.1 pasang SL 30poin (0.1lot=1poin=1$ jadi 30$;1$=30)
Untuk TP (Take Profit / Target keuntungan) untuk standarnya minimal sama dengan SL (Stop Loss / Pembatasan Kerugian) dan paling ideal 2 kali SL (Stop Loss)
Maksud dari trading yang sudah punya konsep menurut saya yaitu trading yang terncana. Terencana target profit dan risk managementnya. Terencana dalam hal analisa, pemahaman pair, timing open position. Bisa juga dengan perhitungan sistematis, tabulasi data, probabilitas harga.
Kita sering sekali berbicara MM yang bijak, psikologi trading. Memang itu semua penting. MM yang bijak bukan hanya masalah ketahanan saja. Saya dan teman saya pernah menguji dengan pasang SL 1000 pips (broker 4 digit) dan hasilnya kena SL. Jadi ketahanan berapapun selama market masih bergerak tidaklah aman. Maka dari itu selalu memperhitungkan pengendalian resiko.
Psikologi trading. Saya pikir selama kita paham akan konsep trading kita pribadi maka psikologi trading lama kelamaan akan terbentuk dengan baik.
Kita disini tidak hanya sebagai pemegang saham. Trader itu merupan pelaku utama apakah modal kita bisa berkembang atau malah bangkrut. Disinilah kita dituntut untuk lebih bertanggung jawab dalam mengelola dana kita. Trading merupakan mata pencaharian kita. Entah itu sampingan atau utama. So pahamilah mekanisme dalam berdagang. Enjoy with your sistem.
Baca juga:
MENENTUKAN SL DALAM TRADING
ISTILAH-ISTILAH DALAM ANALISIS FUNDAMENTAL
ADVERTISEMENT







