memuji dan bisa juga mendapat pujian. Ketahuilah bahwa memberi pujian tidaklah
dianjurkan dalam syariat. Dari Abu Ma’mar, ia berkata, “Ada seorang pria berdiri
memuji salah seorang gubernur. Miqdad (ibnul Aswad) lalu menyiramkan pasir ke
wajahnya dan berkata :
أن نحثي في وجوه المداحين التراب
untuk menyiramkan pasir ke wajah orang-orang yang memuji.” (H.R Imam Muslim)
radhiyallāhu ‘anhu, dia berkata, Nabi Shallallaahu ’alaihi wa Sallam memujinya,
lalu beliau bersabda :
قَطَعْتُمْ ظَهْرَ الرَّجُلِ
mematahkan punggungnya. (H.R Imam Bukhari dan Imam Muslim).
dengan bijak. Ketahuilah bahwa pujian akan membuat seseorang merasa senang
berlebihan bahkan bisa jatuh kepada ujub. Merasa dirinya sudah baik dalam
banyak hal. Diantara cara agar pujian yang diterima bisa bermanfaat adalah
DENGAN BERDOA. Ada doa yang dianjurkan
ketika dipuji, yaitu :
dari pujian manusia.
bahwa dahulu ada seorang sahabat Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam, yang apabila dia dipuji
mengucapkan :
لِي مَا لَا يَعْلَمُونَ واجْعَلْنِي خَيْراً مِمَّا يَظُنُّونَ
menghukumku karena apa yang mereka katakan. Ampunilah aku atas apa yang tidak
mereka ketahui. Dan jadikanlah aku lebih baik daripada yang mereka perkirakan.
(H.R Imam Bukhari, dalam Adabul Mufrad. Dishahihkan oleh Syaikh al Albani)
Bakar ash Shiddiq selalu berdoa ketika diberi pujian dengan doa ini :
وَأَنَا أَعْلَمُ بِنَفْسِى مِنْهُمْ اللَّهُمَّ اجْعَلْنِى خَيْرًا مِمَّا
يَظُنُّوْنَ وَاغْفِرْ لِى مَا لاَ يَعْلَمُوْنَ وَلاَ تُؤَاخِذْنِى بِمَا
يَقُوْلُوْنَ
daripada diriku sendiri dan aku lebih mengetahui keadaan diriku daripada mereka
yang memujiku. Ya Allah, jadikanlah diriku lebih baik dari yang mereka
sangkakan. Ampunilah aku terhadap apa yang mereka tidak ketahui dariku, dan
janganlah menyiksaku dengan perkataan mereka. (H.R al Baihaqi dalam Syu’abul
Iman).
oleh seorang hamba agar tidak tertipu dengan pujian manusia. Insya Allah ada
manfaatnya. Wallahu A’lam. (1.499)




































