BARA API NERAKA
meminta minta paling tidak bisa di kelompokkan menjadi dua :
sangatĀ Ā kekurangan dan tak mampu
membiayai diri dan keluarganya.Ā
pura sangat membutuhkan. Padahal mereka berkecukupan bahkan terkadang lebih
dari cukup. Ā Tapi mereka ada yang pintar memainkan
Ā berbagai tipu muslihat. Selain
mengetahui rahasia-rahasia pengemis yang Ā berhasil, mereka juga memiliki pengalaman
serta piawai dalam mengundang rasa kasihan orang lain.Ā
memiliki sesuatu yang bisa memenuhi kebutuhannya Ā maka dia terancam dengan bara api neraka.
hadits, diantaranya adalahĀ Ā sabda beliau :Ā āBarangsiapa
meminta minta padahal ia memiliki sesuatu yang mencukupinya maka sungguh ia hanyalah
memperbanyakĀ Ā api neraka untuk dirinyaāĀ AnĀ Nufaili,Ā perawiĀ hadits
iniĀ berkataĀ diĀ tempatĀ lain. āDari bara api neraka Jahannamā.Ā
mencukupinya itu ?. An Nufaili berkata ditempat lain : Apa yang dimaksud dengan
cukup yang tidak boleh seseorang meminta minta ? Rasulullah menjawab :Ā āSekedar
ukuran yang dapat mencukupi untuk makan siang dan malamā.Ā AnĀ Ā Nufaili
berkata di tempat lain :Ā ā(Yaitu) ia memiliki sesuatu yang membuatnya
kenyang dalam sehari semalam atauĀ Ā satu malam satu hariāĀ (H.R
Imam Ahmad, Abu Dawud dan Ibnu Hibban).
(untuk diberi) walaupun ia datang dengan mengendarai kudaā adalah hadits dhaif
(lemah) dinyatakan dhaif oleh Syaikh Al-Albani (Lihat Silsilah Hadits Dhaāif
No. 1378)
mutlak. RasulullahĀ Ā Salallahu āakaihi
Wasallam memberikan kelonggaran kepada tiga orang atau dalam tiga keadaan.
Selain itu hukumnya haram sehingga apa yang dia makan dari hari hasil meminta
minta itu dihukumi haram.
meminta minta itu tidak halal kecuali bagi salah satu dari tiga orang :
menanggung hutang orang lain, sampai ia melunasinya, kemudian berhenti .
ia boleh meminta minta sampai ia mendapatkan sandaran hidup, dan
ditimpa kesengsaraan hidup sehingga ada tiga orang yang berakal dari kaumnya
mengatakan : Si Fulan telah ditimpa kesengsaraan hidup. Ia boleh meminta minta
sampai dapat sandaran hidup. Meminta minta selain untuk ketiga hal itu, wahai
Qabishah, adalah haram dan orang yang memakannya adalah memakan yang haram. Ā (H.R Imam Muslim).
bekerja guna memenuhi kebutuhan diri dan keluarganya agar terjaga kehormatan
dirinya. Tak ada pekerjaan atau usaha yang hina kecuali yang haram.
pergi di pagi hari lalu mencari kayu bakar yang dipanggul di punggungnya (lalu
menjualnya) kmudian bersedekah dengan hasilnya dan merasa cukup dari pada apa
yang ada di tangan orang lain maka itu lebih baik baginya daripada ia meminta
minta kepada orang lain, baik mereka memberi atau tidak. Karena tangan diatas
lebih baik daripada tangan dibawah. Dan mulailah dengan menafkahi orang yang
engkau tanggung”. (H.R Imam Bukhari dan Imam Muslim). Ā
(1.223).































