Zaman
sekarang, tidak sedikit kaum perempuan yang terjun ke dalam dunia
bisnis. Jika ingin sukses, Anda tentu perlu mempelajari hal apa saja
yang dibutuhkan untuk mengembangkan usaha yang tengah dirintis. Maria
Coyne, Wakil Presiden Eksekutif Bisnis Perbankan di KeyBank, memiliki
sejumlah tips bagi perempuan pengusaha agar sukses membangun dan
mengembangkan bisnis, seperti dikutip situs forbes.com berikut ini: Menguasai angka Pengetahuan
keuangan itu penting dimiliki seseorang jika ingin sukses berbisnis.
Perempuan dengan pertumbuhan perusahaan yang tinggi benar-benar
menjalankan bisnis dengan angka, memahami arus kas, dan memiliki kontrol
terhadap neraca. Mereka berfokus menggunakan laporan keuangan untuk
mengembangkan bisnisnya. Tidak perlu memiliki gelar MBA untuk menjadi
pengusaha sukses. Menurut Coyne, memiliki seorang mentor, mitra bisnis,
atau akuntan yang baik pun sudah cukup. Membentuk kelompok penasihat Faktor
pembeda lain dari perempuan pengusaha sukses adalah mereka sering
memiliki kelompok penasihat formal mau pun informal. Menurut Coyne,
bekerja sama dengan pemilik usaha lainnya sangat penting. Kelompok
penasihat bukan hanya dapat menginformasikan keuangan, melainkan juga
menawarkan strategi pemasaran bisnis dan mengelola vendor. Bisnis tetaplah bisnis Hal
tersulit bagi perempuan, menurut Coyne, adalah sisi pemodalan manusia.
Perempuan pengusaha sering memperlakukan karyawan seperti keluarga, atau
lambat membuat keputusan seputar staf. Coyne menyarankan untuk
membicarakan isu-isu yang berkembang kepada staf dan membuat keputusan
yang baik bagi mereka, tapi terbaik untuk bisnis. Memanfaatkan pekerja kontrak Coyne
mengatakan, banyak perempuan pengusaha berpikir tentang pertumbuhan dan
ingin berkembang, tapi masih gugup tentang biaya ekonomi, kesehatan,
dan pajak. DIa melihat banyak manfaat menggunakan pekerja kontrak
daripada mempekerjakan pekerja penuh waktu. Menguasai teknologi baru Pengusaha
yang cerdas harus memanfaatkan alat-alat baru untuk mengelola bisnis
mereka. Coyne juga menyarankan pengusaha untuk menggunakan media sosial
guna mengembangkan basis konsumennya, termasuk mencari dan berjejaring
dengan pemilik bisnis lain dalam industri yang sama namun bukan pesaing.
(*/MI) |