Aopok
No Result
View All Result
  • Login
  • Home
  • Filter
    • Terbaru
    • Spesial
    • Istimewa
    • Hot
    • Galeri
  • Berita
    • Daerah
    • Dunia
    • Nasional
  • Bisnis
  • Explore
    • Alamat
    • Food & Travel
      • Kuliner
      • Resep Masakan
    • Kode Pos
    • Masjid
    • Wisata
  • Religi
  • Sports
  • Tekno
  • More
    • Otomotif
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Edukasi
    • Lainnya
  • Network
    • Artikel
      • Biodata Viral
      • Chord Lirik
      • Religi
      • Tempo Dulu
    • Iklan Gratis
    • Media Sosial
    • Terviral
    • Seputar Bisnis
    • Pasang Iklan
    • Jok Bangka
    • Ulasan Bisnis
    • Trading
    • Top Bisnis
Iklan Gratis
SUBSCRIBE
  • Home
  • Filter
    • Terbaru
    • Spesial
    • Istimewa
    • Hot
    • Galeri
  • Berita
    • Daerah
    • Dunia
    • Nasional
  • Bisnis
  • Explore
    • Alamat
    • Food & Travel
      • Kuliner
      • Resep Masakan
    • Kode Pos
    • Masjid
    • Wisata
  • Religi
  • Sports
  • Tekno
  • More
    • Otomotif
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Edukasi
    • Lainnya
  • Network
    • Artikel
      • Biodata Viral
      • Chord Lirik
      • Religi
      • Tempo Dulu
    • Iklan Gratis
    • Media Sosial
    • Terviral
    • Seputar Bisnis
    • Pasang Iklan
    • Jok Bangka
    • Ulasan Bisnis
    • Trading
    • Top Bisnis
No Result
View All Result
Aopok
No Result
View All Result
Home Berita

Pelajaran Bersyukur

Top Bisnis by Top Bisnis
22.03.2011
Reading Time: 11 mins read
0
Tanakita Rain Forest Festival, Hari ke-1 dan 2
ADVERTISEMENT

RELATED POSTS

Polisi Periksa Pelapor Timothy Ronald Terkait Dugaan Penipuan Kripto Besok

Influencer Timothy Ronald Dilaporkan ke Polisi Dugaan Penipuan Trading

Prabowo Bersyukur Indonesia Tetap Damai di Tengah Gejolak Dunia

Pelajaran
ber
syukur adalah pelajaran pertama yang saya anggap
penting dalam setumpuk mata pelajaran di
 sekolah kehidupan Indonesia. Dalam
“mata pelajaran” yang satu ini, guru saya yang pertama dan terutama adalah almarhumah
ibu saya sendiri. Ia mengajarkan kepada saya agar mendisiplin diri untuk
belajar bersyukur dalam segala situasi, baik di kala suka maupun di kala duka.

ADVERTISEMENT

Bersyukur
di kala suka, yakni saat hidup berjalan se
bagaimana
saya harapkan, tidaklah sulit. Saya dengan mudah mengucapkan syukur atas segala
macam hadiah yang saya peroleh, prestasi yang saya raih, penghargaan yang saya
terima, dan berbagai rejeki serta kemudahan dalam kehidupan sehari-hari. Dan
setiap kali saya mengingat-ingat kemurahan
 Tuhan, saya dengan mudah dapat mengucapkan syukur dalam hidup saya.



Namun,
bersyukur di kala duka acap kali tidak mudah saya lakukan. Bagaimana saya harus
bersyukur ketika hidup berjalan tidak seperti yang saya inginkan? Ketika saya
kecewa karena tidak mendapatkan apa yang saya harapkan, atau ketika beban
kehidupan terasa berat karena harus menunaikan sejumlah kewajiban dalam
 keluarga atau dalam pekerjaan, maka mengucap syukur
menjadi soal yang tidak mudah. Apalagi ketika saya berulang kali harus menerima
kenyataan sejumlah
 usaha yang saya rintis untuk meningkatkan tarap
hidup, justru berakhir dengan ke
gagalan dan
kebangkrutan.
 Bukan hanya tidak memberikan hasil seperti yang saya harapkan, saya terkadang
harus menanggung beban hutang yang harus dicicil selama beberapa
 tahun.
Hal-hal semacam itu membuat saya kecewa, frustasi, sedih, dan hampir putus asa.
 Biasanya pada saat-saat semacam itu, gelombang kekhawatiran mengenai masa
depan
 muncul silih berganti. Masa depan nampak sebagai sesuatu yang
menyeramkan, dan semangat hidup turun pada tingkat terendah.

Saya
kemudian menyimpulkan bahwa bersyukur di kala suka itu mudah, tetapi bersyukur
di kala duka memerlukan
 latihan dan
disiplin. Bersyukur atas berkat yang Tuhan limpahkan itu gampang, tetapi
bersyukur atas penderitaan yang Tuhan ijinkan menimpa hidup saya, jelas tidak
mudah. Dan karena yang terakhir ini tidak mudah, saya perlu mempelajarinya
dengan lebih seksama.

”Sekurang-kurangnya ada dua
pilihan yang bisa kamu ambil ketika hidupmu sedang dilanda kesusahan. Pertama,
kamu bisa mengeluh atau bahkan mengutuk hidup sendiri; Kedua, kamu bisa tetap
bersyukur karena kamu yakin bahwa tidak ada kesusahan yang di ijinkanTuhan
melampaui
 kekuatan yang telah diberikannya kepada kamu. Bahkan
acapkali kesusahan yang di ijinkan Tuhan itu sesungguhnya merupakan sebuah
proses persiapan untuk kamu menikmati suka cita yang lebih besar dari yang
pernah kamu alami sebelumnya,” kata Ibu saya. Dan dalam praktik hidup yang
nyata, Ibu saya selalu memilih yang kedua. Sepanjang hidupnya saya tidak pernah
mendengar Ibu saya berkeluh kesah. Ia selalu bersyukur. Selalu. Ini membuat
saya kagum dan menghormati ajarannya.

Bagi
Ibu saya, bersyukur adalah soal pilihan
 pikiran dan hati. Kita bebas menentukan pilihan, namun kita terikat pada dampak
yang ditimbulkan oleh setiap pilihan. Entah sadar atau tidak, bagi Ibu saya
jelas bahwa mengeluh dan mengutuki kegagalan dan kesusahan hidup tidak pernah
membuat hidup menjadi lebih baik. Keluhan bahkan membuat kita makin kehilangan
semangat hidup dan terperosok lebih dalam kejurang keputusasaan. Sebaliknya,
dengan tetap mengucap syukur kita kemudian ditolong untuk menemukan kembali
kegairahan hidup, mendapatkan semacam kekuatan untuk menghadapi kenyataan
sepahit apapun. Bersyukur membuat mata pikiran [eye of mind] dan mata batin
[eye of spirit] kita terbuka lebih lebar, sehingga dapat
 melihat berbagai
kemurahan tuhan yang nyata-nyata telah [bukan] akan Ia berikan dalam hidup
kita. Atas kemurahan Tuhanlah kita masih hidup, masih bisa bernafas, masih bisa
makan dan minum, masih memiliki pakaian, tempat tinggal, di beri kesehatan, dan
sebagainya. Dengan perkataan lain, bersyukur menolong kita untuk tetap menjaga
perspektif hidup se
cara keseluruhan, tidak terjebak hanya melihat
sisi gelap kehidupan kita saat menderita.

Bagaimana caranya agar kita
tetap mampu bersyukur dalam segala situasi, terutama ketika situasi kita tidak
menyenangkan? Bagi Ibu saya caranya amatlah sederhana. Ia mempraktikkan syair
lagu berikut:

Bila hidupmu dilanda topan
b’rat


Engkau putus asa hatimu
penat


Berkatmu kau hitung satu
persatu


K’lak kau tercengang melihat
jumlahnya


…

Itulah
caranya. Dan itulah yang saya coba praktikkan selama berpuluh tahun. Bila
kesusahan hidup mendera, saya mengambil selembar kertas dan memaksa pikiran
saya untuk menemukan sejumlah hal yang pantas saya syukuri dalam hidup. Saya
mendaftarkan sejumlah prestasi dan penghargaan yang pernah saya raih;
menambahkan sejumlah hal yang berhasil saya miliki; menuliskan semua tempat
rekreasi dan kota-kota yang pernah saya kunjungi; mencatat satu per satu
anggota tubuh saya yang sehat; buku-buku yang sempat saya baca; nama-nama
 orang yang pernah menolong saya atau yang pernah
saya tolong; bahkan juga kesusahan-kesusahan yang pernah saya lalui; dan
seterusnya. Dan sejauh ini harus saya akui, saya akhirnya sering tercengang
melihat jumlahnya. Biasanya saya berhenti ketika daftar syukur saya mencapai
angka seratus. Bila saya lanjutkan, maka jumlahnya pasti bisa ditambah sepuluh
atau dua puluh kali lipat, atau bahkan lebih. Lalu saya merenung dan bertanya
pada diri saya sendiri: tidak cukup banyakkah berkat Tuhan yang telah
nyata-nyata saya terima dan saya alami dalam hidup saya? Lalu adilkah saya bila
karena sebuah penderitaan saja, semua berkat Tuhan itu saya anggap tidak
bernilai? Bukankah pada kenyataannya saya telah menerima begitu banyak berkat
yang melampaui apa yang sesungguhnya saya butuhkan untuk hidup?

Lambat laun, setelah latihan
bersyukur dalam segala situasi selama puluhan tahun, saya kemudian menyadari
ada perbedaan antara orang yang bisa bersyukur dengan orang yang mahir bersyukur.
Sama seperti orang yang bisa berenang harus dibedakan dengan mereka yang mahir
berenang, orang yang bisa naik sepeda harus dibedakan dengan pembalap sepeda,
dan seterusnya. Bisa belum tentu mahir, tetapi mahir pasti bisa.

Orang
yang bisa bersyukur adalah mereka yang bersyukur ketika hidupnya berjalan
sesuai
 keinginannya, tetapi mengeluh ketika kesusahan
datang. Sementara orang yang mahir bersyukur tetap bisa mengucap syukur bahkan
ketika hidup berjalan tidak seperti yang diharapkan. Kesadaran ini membuat saya
menetapkan dalam hati saya akan menempa diri agar menjadi orang yang mahir
bersyukur, bukan sekadar bisa bersyukur. Bahkan lebih dari itu, saya berharap
bisa ”mewariskan” kecakapan mengucap syukur dalam segala situasi ini kepada
anak-anak saya dan kepada setiap orang yang bisa saya sentuh hidupnya dengan
berbagai cara, termasuk dengan cara menuliskan
 artikel sederhana
ini.

Tentang
kemahiran bersyukur ini saya pernah melakukan sebuah eksperimentasi selama
sepuluh bulan dengan melibatkan 500 peserta program pelatihan dari 20-an
angkatan/kelas yang saya fasilitasi. Dalam salah satu materi pelatihan, saya
meminta semua peserta berlomba mebuat daftar ”25 hal yang saya syukuri dalam
hidup”. Hasilnya menunjukkan bahwa untuk setiap angkatan hanya 1-2 orang saja
yang mampu menyelesaikan daftar syukur tersebut dalam
 waktu 4 menit atau kurang [rekor tercepat adalah
2,5 menit]. Lebih dari 95% peserta memerlukan waktu yang lebih lama. Karena itu
secara hipotetis saya menganggap bahwa jumlah yang banyak itu termasuk kategori
orang bisa bersyukur, sementara jumlah yang 5 persen itu bisa dikelompokkan
sebagai orang yang mahir bersyukur.

Belajar
mengucap syukur dalam segala situasi, itulah salah satu pelajaran penting yang
saya pelajari di sekolah kehidupan
 Indonesia. Dan
saya sungguh bersyukur bahwa untuk pelajaran yang sepenting itu, Tuhan memberi
saya seorang guru terbaik yang pernah saya kenal: Ibu saya sendiri.


Penulis : Andrias Harefa

Sumber  :
topmotivasi.com
Tags: Aneka BisnisBisnisBisnis MenguntungkanBisnis MenjanjikanBisnis RumahanPeluang UsahaTips Bisnis
ShareTweetSendShare
Top Bisnis

Top Bisnis

Related Posts

Polisi Periksa Pelapor Timothy Ronald Terkait Dugaan Penipuan Kripto Besok
Berita

Polisi Periksa Pelapor Timothy Ronald Terkait Dugaan Penipuan Kripto Besok

12.01.2026
Influencer Timothy Ronald Dilaporkan ke Polisi Dugaan Penipuan Trading
Berita

Influencer Timothy Ronald Dilaporkan ke Polisi Dugaan Penipuan Trading

12.01.2026
Prabowo Bersyukur Indonesia Tetap Damai di Tengah Gejolak Dunia
Berita

Prabowo Bersyukur Indonesia Tetap Damai di Tengah Gejolak Dunia

05.01.2026
Klaim Nabi Nuh Modern dari Ghana: Ramalan Banjir Tiga Tahun Mulai Natal dan Kontroversi Bahtera Akhir Zaman
Dunia

Klaim Nabi Nuh Modern dari Ghana: Ramalan Banjir Tiga Tahun Mulai Natal dan Kontroversi Bahtera Akhir Zaman

14.12.2025
Daftar Bansos yang Cair 8–25 Desember 2025: BLT Kesra Rp900 Ribu, PKH, BPNT, PIP, dan Aturan Baru KPM Tidak Lagi Dapat Bantuan
Berita

Daftar Bansos yang Cair 8–25 Desember 2025: BLT Kesra Rp900 Ribu, PKH, BPNT, PIP, dan Aturan Baru KPM Tidak Lagi Dapat Bantuan

07.12.2025
BNPB Ungkap 867 Korban Meninggal dan 521 Hilang Akibat Bencana di Sumatera: Upaya Pencarian Terus Ditingkatkan
Berita

BNPB Ungkap 867 Korban Meninggal dan 521 Hilang Akibat Bencana di Sumatera: Upaya Pencarian Terus Ditingkatkan

05.12.2025
Next Post
Tanakita Rain Forest Festival, Hari ke-3 dan 4

Kunci Kesabaran Dalam Kesuksesan Hidup

Staycation di Airy Rooms Menteng Wahid Hasyim, Jakarta

Formula Sukses

Iklan

Recommended Stories

Alamat dan Nomor Telepon Kantor Asuransi IFG Life di Surabaya

Hidden Shadow / Feng Ying Ran Mei Xiang – 烽影燃梅香 (2025) Part III

28.05.2025

Kiat Istiqamah di Jalan Allah (3)

08.05.2018
‘Keukeh’ nya Ustadz HTI, Demokrasi Pilkada Pepesan Kosong

‘Keukeh’ nya Ustadz HTI, Demokrasi Pilkada Pepesan Kosong

12.12.2015

Popular Stories

  • Video Viral Andini Permata Bersama Bocil

    Video Viral Andini Permata Bersama Bocil

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pemerintah Masih Buka Peluang Beri Insentif Industri Tekstil

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Mengenal Syariat, Hakikat, dan Ma‘rifat dalam Islam: Pengertian, Perbedaan, dan Tahapannya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Harga iPhone 14 Turun di Indonesia Jadi Mulai Rp 8 Jutaan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Denada Tolak Ganti Rugi Rp7 Miliar, Ressa Rizky: Saya Cuma Mau Pengakuan!

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Aopok

Aopok merupakan layanan informasi terbaru dan terpercaya yang mengabarkan berita di indonesia dan seluruh dunia.

LEARN MORE »

Terkini

OPPO Reno15 Pro Max: Flagship Reno dengan Bezel Tertipis dan Kamera 200MP Terbaru

OPPO Reno15 Pro Max: Flagship Reno dengan Bezel Tertipis dan Kamera 200MP Terbaru

23.01.2026
Mengenal Syariat, Hakikat, dan Ma‘rifat dalam Islam: Pengertian, Perbedaan, dan Tahapannya

Mengenal Syariat, Hakikat, dan Ma‘rifat dalam Islam: Pengertian, Perbedaan, dan Tahapannya

23.01.2026

Kategori

  • Berita
  • Bisnis
  • Bulutangkis
  • Daerah
  • Dunia
  • Edukasi
  • Entertainment
  • Explore
  • Food & Travel
  • Kuliner
  • Lainnya
  • Lifestyle
  • Nasional
  • Otomotif
  • Religi
  • Review
  • Sejarah
  • Sepakbola
  • Sports
  • Teknologi & Sains

Navigasi

  • Tentang
  • Kontak
  • Subscription
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Siber
  • Cookies dan IBA
  • Terms

© 2026 Aopok.com - theme by Iklans.com - Pugur.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Filter
    • Terbaru
    • Spesial
    • Istimewa
    • Hot
    • Galeri
  • Berita
    • Daerah
    • Dunia
    • Nasional
  • Bisnis
  • Explore
    • Alamat
    • Food & Travel
      • Kuliner
      • Resep Masakan
    • Kode Pos
    • Masjid
    • Wisata
  • Religi
  • Sports
  • Tekno
  • More
    • Otomotif
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Edukasi
    • Lainnya
  • Network
    • Artikel
      • Biodata Viral
      • Chord Lirik
      • Religi
      • Tempo Dulu
    • Iklan Gratis
    • Media Sosial
    • Terviral
    • Seputar Bisnis
    • Pasang Iklan
    • Jok Bangka
    • Ulasan Bisnis
    • Trading
    • Top Bisnis

© 2026 Aopok.com - theme by Iklans.com - Pugur.com.

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?