Aopok
No Result
View All Result
  • Login
  • Home
  • Filter
    • Terbaru
    • Spesial
    • Istimewa
    • Hot
    • Galeri
  • Berita
    • Daerah
    • Dunia
    • Nasional
  • Bisnis
  • Explore
    • Alamat
    • Food & Travel
      • Kuliner
      • Resep Masakan
    • Kode Pos
    • Masjid
    • Wisata
  • Religi
  • Sports
  • Tekno
  • More
    • Otomotif
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Edukasi
    • Lainnya
  • Network
    • Artikel
      • Biodata Viral
      • Chord Lirik
      • Religi
      • Resep Masakan
      • Ulasan Film
      • Tempo Dulu
    • Iklan Gratis
    • Media Sosial
    • Terviral
    • Seputar Bisnis
    • Pasang Iklan
    • Jok Bangka
    • Ulasan Bisnis
    • Trading
    • Top Bisnis
Iklan Gratis
SUBSCRIBE
  • Home
  • Filter
    • Terbaru
    • Spesial
    • Istimewa
    • Hot
    • Galeri
  • Berita
    • Daerah
    • Dunia
    • Nasional
  • Bisnis
  • Explore
    • Alamat
    • Food & Travel
      • Kuliner
      • Resep Masakan
    • Kode Pos
    • Masjid
    • Wisata
  • Religi
  • Sports
  • Tekno
  • More
    • Otomotif
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Edukasi
    • Lainnya
  • Network
    • Artikel
      • Biodata Viral
      • Chord Lirik
      • Religi
      • Resep Masakan
      • Ulasan Film
      • Tempo Dulu
    • Iklan Gratis
    • Media Sosial
    • Terviral
    • Seputar Bisnis
    • Pasang Iklan
    • Jok Bangka
    • Ulasan Bisnis
    • Trading
    • Top Bisnis
No Result
View All Result
Aopok
No Result
View All Result
Home Religi

ORANG KAFIR YANG MELAKUKAN KEBAJIKAN

Keimanan by Keimanan
24.09.2016
Reading Time: 28 mins read
0
ADVERTISEMENT

RELATED POSTS

Bagaimana Nasihat Guru Mengubah Jalan Hidup Imam Hanafi

Amalan Menjelang Bulan Syakban: Persiapan Menuju Ramadan

Puasa Ramadan 2026 — Tanggal & Niat Qadha yang Wajib Diketahui Umat Muslim

ORANG KAFIR
YANG MELAKUKAN KEBAJIKAN 
Oleh : Azwir B. Chaniago
Muqaddimah.
Kāfir
berasal dari bahasa Arab secara harfiah berarti 
menyembunyikan atau mengingkari kebenaran. Dalam terminologi kultural
kata ini digunakan dalam agama Islam untuk merujuk kepada orang-orang yang
mengingkari nikmat Allah (sebagai lawan dari kata syakir, yang berarti orang
yang bersyukur). Kāfir berasal dari kata kufur yang berarti ingkar, menolak
atau menutup.

Jadi menurut syariat Islam, manusia kāfir yaitu: Mengingkari Allah sebagai
satu-satunya Dzat yang berhak disembah dan mengingkari Rasul Muhammad Salallahu
‘alaihi wasallam  sebagai utusan-Nya.

Jika
orang kafir  melakukan kebaikan.
Tidaklah kita
ingkari bahwa di antara orang kafir dan musyrik ada yang dermawan, suka  bersedekah, berbakti kepada orang tuanya,
menyambung tali silaturahim dan  melakukan
bermacam macam  kebaikan. Lalu apakah ini
tidak bernilai disisi Allah Ta’ala ?.
Allah Ta’ala berfirman:
وَمَنْ أَرَادَ اْلآَخِرَةَ وَسَعَى لَهَا سَعْيَهَا وَهُوَ مُؤْمِنٌ
فَأُولَئِكَ كَانَ سَعْيُهُمْ مَشْكُوْرًا

Dan barangsiapa yang menghendaki
kehidupan akhirat dan berusaha ke arah itu dengan sungguh-sungguh sedang ia
adalah mukmin, maka mereka itu adalah orang-orang yang usahanya dibalasi dengan
baik.
(QS. Al-Israa’: 19).

Renungkanlah firman-Nya: “…sedang ia adalah mukmin,” hal ini ditekankan
karena kekafiran dan kesyirikan adalah menjadi sebab amalan itu tidak bernilai
sedikitpun bagi akhiratnya..
Orang orang yang
mati dalam keadaan kafir  tetapi mereka
melakukan sebagian amal kebaikan, Allah Ta’ala
tidak akan menyia-nyiakan perbuatan baiknya itu, namun Allah hanya akan membalasnya di dunia saja. Di akhirat mereka tidak mendapat apa apa. Amalnya sia-sia.
Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:
إِنَّ اللهَ لاَ يَظْلِمُ مُؤْمِنًا حَسَنَةً يُعْطَى بِهَا فِي الدُّنْيَا وَيُجْزَى بِهَا فِي اْلآخِرَةِ،
وَأَمَّا الْكَافِرُ فَيُطْعَمُ بِحَسَنَاتِ مَا عَمِلَ بِهَا لِلَّهِ فِي الدُّنْيَا
حَتَّى إِذَا أَفْضَى إِلَى اْلآخِرَةِ لَمْ تَكُنْ لَهُ حَسَنَةٌ يُجْزَى بِهَا

Sesungguhnya Allah tidak akan menzhalimi
kebaikan seorang mukmin. Dia memberinya rizki (dalam riwayat lain: Dia
memberinya pahala) di dunia dan balasan di Akhirat. Adapun orang kafir, ia
diberi makanan dengan kebaikan yang ia lakukan di dunia sehingga apabila ia
telah pulang ke Akhirat, tidak satu pun kebaikan yang bisa dibalas.
(H.R
Imam Muslim)

Suatu hari, Aisyah radhiyallahu ‘anha
pernah bertanya kepada Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam tentang
Abdullah bin Jud’an yang mati dalam keadaan syirik pada masa Jahiliyah, akan
tetapi dia adalah orang baik, memberi makan, menolong orang yang teraniaya dan
punya kebaikan lain yang banyak. Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam menjawab:
لاَ يَنْفَعُهُ، إِنَّهُ لَمْ يَقُلْ يَوْمًا: رَبِّ اغْفِرْ لِي خَطِيئَتِي يَوْمَ الدِّينِ

Semua amalan itu tidak bermanfaat
sedikit pun, karena ia tidak pernah sekalipun mengatakan: “Wahai Rabbku,
ampunilah kesalahanku pada Hari Pembalasan.
(H.R Imam Muslim).
Abdullah bin Jud’an
adalah orang yang sering memberi makan, sampai-sampai ia menyediakan sebuah
piring besar berisi makanan untuk tamu tidak diundang, yang makanan itu bisa
diambil menggunakan tangga. Tetapi semua itu tidak bermanfaat untuknya di
Akhirat karena ia mati dalam keadaan kafir. Dia mengingkari adanya Hari
Kebangkitan.
Jadi meskipun orang-orang
kafir telah melakukan  kebaikan namun jika
mereka mati dalam keadaan kafir, tidaklah akan diterima  taubat dan tebusannya, karena mereka telah
menghabiskan kebaikan mereka dalam kehidupan dunia. Sebagaimana Allah Ta’ala berfirman:
يَوْمَ يُعْرَضُ الَّذِيْنَ كَفَرُوا عَلَى النَّارِ
أَذْهَبْتُمْ طَيِّبَاتِكُمْ فِي حَيَاتِكُمُ الدُّنْيَا وَاسْتَمْتَعْتُمْ بِهَا
فَالْيَوْمَ تُجْزَوْنَ عَذَابَ الْهُونِ بِمَا كُنْتُمْ تَسْتَكْبِرُوْنَ فِي اْلأَرْضِ بِغَيْرِ الْحَقِّ
وَبِمَا كُنْتُمْ تَفْسُقُوْنَ

Dan (ingatlah) hari (ketika)
orang-orang kafir dihadapkan ke Neraka, (dan dikatakan kepada mereka): “Kamu
telah menghabiskan rezkimu yang baik dalam kehidupan duniawimu (saja) dan kamu
telah bersenang-senang dengannya; maka pada hari ini kamu dibalasi dengan adzab
yang menghinakan karena kamu telah menyombongkan diri di muka bumi tanpa haq
dan karena kamu telah fasik.
(Q.S al Ahqaaf  20).
Sungguh Allah Ta’ala berfirman  :
وَلَوْ أَشْرَكُوْا لَحَبِطَ عَنْهُمْ مَا كَانُوْا يَعْمَلُوْنَ

Seandainya mereka mempersekutukan
Allah, niscaya lenyaplah dari mereka amalan yang telah mereka kerjakan.

(Q.S al An’aam 88).

Bagaimana jika orang kafir masuk Islam.
Ketahuilah bahwa apabila seorang kafir masuk Islam lalu dia wafat di atas
keimanan maka Allah Ta’ala  akan
menghapus semua kesalahannya.  Selain itu
dituliskan pula untuknya kebaikan yang pernah ia lakukan sebelum masuk Islam.
Dari Abu Sa’id al
Khudri, ia bercerita bahwa Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:
إِذَا أَسْلَمَ الْعَبْدُ فَحَسُنَ إِسْلاَمُهُ كَتَبَ اللهُ لَهُ كُلَّ حَسَنَةٍ كَانَ أَزْلَفَهَا
وَمُحِيَتْ عَنْهُ كُلُّ سَيِّئَةِ كَانَ أَزْلَفَهَا،
ثُمَّ كَانَ بَعْدَ ذَلِكَ الْقِصَاصُ: الْحَسَنَةُ بِعَشْرِ أَمْثَالِهَا إِلَى سَبْعِ مِائَةِ ضِعْفٍ
وَالسَّيِّئَةُ بِمِثْلِهَا إِلاَّ أَنْ يَتَجَاوَزَ اللهُ عَزَّ وَجَلَّ عَنْهَا

Apabila seorang hamba masuk Islam dan
keislamannya itu baik, Allah akan menulis setiap kebaikan yang pernah ia
lakukan dan dihapus darinya setiap kejelekan yang pernah ia lakukan, kemudian
setelah itu adalah balasan (yaitu): satu kebaikan dihitung 10 sampai 700 kali
lipat, setiap kejelekan dihitung satu, kecuali bila Allah memaafkannya.

(H.R  an Nasa’i dan al Baihaqi, dishahihkan
oleh Syaikh al Albani dalam Silsilah Hadits Shahih).

Dari Hakim bin Hizam  ia berkata kepada
Rasulullah shallallahu ‘alaihi
wa sallam
: “Wahai Rasulullah, bagaimana pendapatmu tentang
perkara (ibadah) yang dulu aku pernah lakukan di masa Jahiliyah yang berupa
shadaqah, memerdekakan budak, atau silaturahim. Apakah ada pahalanya?” Beliau
menjawab:
أَسْلَمْتَ عَلَى مَا أَسْلَفْتَ مِنْ خَيْرٍ

Engkau masuk Islam di atas kebaikan
yang pernah engkau lakukan.
(H.R Imam Bukhari dan Imam Muslim.)
Dari dalil dalil yang disebutkan
diatas maka kita dapat mengambil kesimpulan bahwa kebajikan yang dilakukan
orang kafir akan bermanfaat baginya di dunia. Akan tetapi mereka akan sangat
merugi di akhirat karena dia telah mempersekutukan Allah sehingga membuat Allah
murka kepadanya. Adapun  kebajikan yang dia lakukan di dunia akan
terhapus dan tidak akan bermanfaat sedikitpun baginya di akhirat. Na’udzubillah. 
Insya
Allah ada manfaatnya bagi kita semua. Wallahu A’lam. (807)
ADVERTISEMENT
Tags: AgamaAgama IslamDakwahIlmuIslamiMuslimPengetahuanWawasan
ShareTweetPin
Keimanan

Keimanan

Related Posts

Bagaimana Nasihat Guru Mengubah Jalan Hidup Imam Hanafi
Religi

Bagaimana Nasihat Guru Mengubah Jalan Hidup Imam Hanafi

21.01.2026
Amalan Menjelang Bulan Syakban: Persiapan Menuju Ramadan
Religi

Amalan Menjelang Bulan Syakban: Persiapan Menuju Ramadan

13.01.2026
Puasa Ramadan 2026 — Tanggal & Niat Qadha yang Wajib Diketahui Umat Muslim
Religi

Puasa Ramadan 2026 — Tanggal & Niat Qadha yang Wajib Diketahui Umat Muslim

09.01.2026
Hadiah Pahala – Fatwa al-`Asqalani
Religi

Hadiah Pahala – Fatwa al-`Asqalani

15.06.2025
Mahasiswa UI Gelar Konvoi Solidaritas untuk Palestina, Tolak Penjajah Zionis Israel
Religi

Mahasiswa UI Gelar Konvoi Solidaritas untuk Palestina, Tolak Penjajah Zionis Israel

13.06.2025
Siapa Sajakah yang Berhak Menjadi Wali Nikah, Jika Ayah Mempelai Wanita Tidak Ada?
Religi

Siapa Sajakah yang Berhak Menjadi Wali Nikah, Jika Ayah Mempelai Wanita Tidak Ada?

13.06.2025
Next Post

Aksi Polisionil 1 di Medan dan sekitarnya (10): Pengungsian warga Tionghoa

Sujud Tilawah (1)

Iklan

Recommended Stories

RAMADHAN DISEBUT JUGA BULAN AL QUR-AN

06.06.2016

MENIKMATI KEINDAHAN TAMAN NASIONAL BALI BARAT YANG EKSOTIS

28.07.2017
Anjing Menyanyi Khas Pegunungan Papua

Anjing Menyanyi Khas Pegunungan Papua

01.03.2021

Popular Stories

  • Pemerintah Masih Buka Peluang Beri Insentif Industri Tekstil

    Pemerintah Masih Buka Peluang Beri Insentif Industri Tekstil

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Video Viral Andini Permata Bersama Bocil

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Harga iPhone 14 Turun di Indonesia Jadi Mulai Rp 8 Jutaan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Denada Tolak Ganti Rugi Rp7 Miliar, Ressa Rizky: Saya Cuma Mau Pengakuan!

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Timnas Indonesia Akan Hadapi Bulgaria, Kepulauan Solomon & Saint Kitts & Nevis bersama John Herdman

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Aopok

Aopok merupakan layanan informasi terbaru dan terpercaya yang mengabarkan berita di indonesia dan seluruh dunia.

LEARN MORE »

Terkini

Bagaimana Nasihat Guru Mengubah Jalan Hidup Imam Hanafi

Bagaimana Nasihat Guru Mengubah Jalan Hidup Imam Hanafi

21.01.2026
Xiaomi Resmi Luncurkan Kids Watch Dengan pelacakan lokasi canggih

Xiaomi Resmi Luncurkan Kids Watch Dengan pelacakan lokasi canggih

21.01.2026

Kategori

  • Berita
  • Bisnis
  • Bulutangkis
  • Daerah
  • Dunia
  • Edukasi
  • Entertainment
  • Explore
  • Food & Travel
  • Lainnya
  • Lifestyle
  • Nasional
  • Otomotif
  • Religi
  • Sepakbola
  • Sports
  • Teknologi & Sains

Navigasi

  • Tentang
  • Kontak
  • Subscription
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Siber
  • Cookies dan IBA
  • Terms

© 2026 Aopok.com - theme by Iklans.com - Pugur.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Filter
    • Terbaru
    • Spesial
    • Istimewa
    • Hot
    • Galeri
  • Berita
    • Daerah
    • Dunia
    • Nasional
  • Bisnis
  • Explore
    • Alamat
    • Food & Travel
      • Kuliner
      • Resep Masakan
    • Kode Pos
    • Masjid
    • Wisata
  • Religi
  • Sports
  • Tekno
  • More
    • Otomotif
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Edukasi
    • Lainnya
  • Network
    • Artikel
      • Biodata Viral
      • Chord Lirik
      • Religi
      • Resep Masakan
      • Ulasan Film
      • Tempo Dulu
    • Iklan Gratis
    • Media Sosial
    • Terviral
    • Seputar Bisnis
    • Pasang Iklan
    • Jok Bangka
    • Ulasan Bisnis
    • Trading
    • Top Bisnis

© 2026 Aopok.com - theme by Iklans.com - Pugur.com.

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?