Azwir B. Chaniago
keistimewaan tersendiri dan sekali gus peringatan yang berharga bagi yang
mencapainya, karena banyak
disebutkan oleh Rasulullah dalam sabda
beliau :
bainas sittina ilas sab’iina wa aqalluhum man yajuuzu dzalik. Umur ummatku
antara enam pulu hingga tujuh puluh tahun dan sangat sedikit di antara mereka
yang melebihi itu (H.R Ibnu Hibban)
‘udzira ilaihi fil ‘umur”. Barang siapa
yang diberi umur hingga enam puluh atau tujuh puluh tahun maka berarti Allah
telah memberinya udzur di dalam umurnya. (H.R Ibnu Mardawih, dari Abu Hurairah)
maa bainas sittiina ilas sab’iin”. Pertempuran kematian adalah (pada usia)
antara enam puluh sampai tujuh puluh (tahun) H.R Imam Bukhari.
Allah berfirman : “…Awalam nu’ammirkum
maa yatadzakkaru fiihi man tadzakkara wa jaa-akumun nadziir… Dan apakah
Kami tidak memanjangkan umurmu dalam masa yang cukup untuk berfikir bagi orang
yang mau berfikir dan (apakah tidak) datang kepada kamu pemberi peringatan …
datang sesudahnya mengatakan bahwa yang dimaksud memanjangkan umur dalam ayat
ini adalah mencapai usia enam puluh tahun. Diantaranya :
Ibnu Abbas, umur yang dijadikan Allah sebagai batasan untuk menghilangkan udzur
dari manusia pada firman-Nya dalam surat Fathir 37 adalah enam puluh tahun.
Riwayat ini merupakan riwayat yang paling shahih dari Ibnu Abbas dan juga
merupakan pedapat yang shahih karena dikuatkan oleh hadits (Tafsir Ibnu Katsir)
firman-Nya dalam surat Fathir 37, ia berkata : Umur yang dipanjangkan Allah
bagi kalian adalah enam puluh tahun dan ini merupakan pendapat paling kuat
diantara penafsiran dari ayat ini.
dan yang lainnya : Dari Sal bin Sa’ad Rasulullah bersabda : “Allah telah menghilangkan udzur seseorang yang ditangguhkan Allah
umurnya hingga mencapai enam puluh tahun”.
penjelasan para sahabat sebagaimana disebutkan diatas ada satu hal penting
yaitu jika seseorang mencapai umur enam puluh tahun berarti dia telah diberikan
umur yang panjang. Itu merupakan satu
tanda bahwa dia adalah seorang hamba yang disebutkan sebagai yang terbaik.
?. Para sahabat menjawab : Mau wahai rasulullah. Beliau bersabda : “Khiyaarukum athwalukum a’maaran idzaa
saddaduu”. Orang yang paling baik di antara kalian adalah yang paling
panjang umurnya jika ia berjalan pada jalur yang benar. (H.R Abu Ya’la, lihat
Targhib wat Tarhib, Imam al Mundziri).
yang paling baik di antara kalian adalah orang yang paling panjang umurnya di
antara kalian dan yang paling baik amalnya. (Lihat Shahih al Jami’).
mengisinya dengan amal yang paling baik.
yang panjang dan tetap dalam ketaatan kepada-Mu.






































