Aopok
No Result
View All Result
  • Login
  • Home
  • Filter
    • Terbaru
    • Spesial
    • Istimewa
    • Hot
    • Galeri
  • Berita
    • Daerah
    • Dunia
    • Nasional
  • Bisnis
  • Explore
    • Alamat
    • Food & Travel
      • Kuliner
      • Resep Masakan
    • Kode Pos
    • Masjid
    • Wisata
  • Religi
  • Sports
  • Tekno
  • More
    • Otomotif
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Edukasi
    • Lainnya
  • Network
    • Artikel
      • Biodata Viral
      • Chord Lirik
      • Religi
      • Tempo Dulu
    • Iklan Gratis
    • Media Sosial
    • Terviral
    • Seputar Bisnis
    • Pasang Iklan
    • Jok Bangka
    • Ulasan Bisnis
    • Trading
    • Top Bisnis
Iklan Gratis
SUBSCRIBE
  • Home
  • Filter
    • Terbaru
    • Spesial
    • Istimewa
    • Hot
    • Galeri
  • Berita
    • Daerah
    • Dunia
    • Nasional
  • Bisnis
  • Explore
    • Alamat
    • Food & Travel
      • Kuliner
      • Resep Masakan
    • Kode Pos
    • Masjid
    • Wisata
  • Religi
  • Sports
  • Tekno
  • More
    • Otomotif
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Edukasi
    • Lainnya
  • Network
    • Artikel
      • Biodata Viral
      • Chord Lirik
      • Religi
      • Tempo Dulu
    • Iklan Gratis
    • Media Sosial
    • Terviral
    • Seputar Bisnis
    • Pasang Iklan
    • Jok Bangka
    • Ulasan Bisnis
    • Trading
    • Top Bisnis
No Result
View All Result
Aopok
No Result
View All Result
Home Religi

JURU DAKWAH TIDAK BERSEDIH

Keimanan by Keimanan
29.04.2015
Reading Time: 13 mins read
0
ADVERTISEMENT

RELATED POSTS

Mengenal Syariat, Hakikat, dan Ma‘rifat dalam Islam: Pengertian, Perbedaan, dan Tahapannya

Solusi Islam Menurut Hadist untuk Dua Insan yang Saling Jatuh Cinta

Bagaimana Nasihat Guru Mengubah Jalan Hidup Imam Hanafi

JURU DAKWAH TIDAK BERSEDIH
Oleh : Azwir B. Chaniago
Pada beberapa kajian atau majlis ilmu,  terkadang kita melihat keadaan yang sebenarnya
tidak diharapkan oleh ustdaz atau juru dakwah.  Diantaranya adalah : 
Pertama : Kajian yang hanya dihadiri oleh tiga, empat atau enam orang saja.
Barangkali  ada orang orang merasa
ilmunya sudah cukup sehingga tak perlu lagi hadir di majlis ilmu. Saat ini
memang pasar yang menawarkan kenikmatan dunia akan selalu ramai bahkan berdesak
desak, tapi pasar yang menawarkan kenikmatan akhirat sangat sering sepi
pengunjung.
Kedua : Kajian yang memang dihadiri oleh  puluhan orang tetapi selama kajian berlangsung,
banyak diantara jamaah yang tidak dengan sungguh sungguh mengikuti kajian yang
disampaikan. Misalnya ada yang sambil bersandar dan cenderung mengantuk. Ada
lagi yang sambil mengobrol dengan jamaah yang lain, sambil SMS-an atau BBM-an
bahkan ada pula yang sambil makan makanan kecil dan sambil minum.
Namun demikian dibeberapa tempat sering juga   kita saksikan suatu  majlis ta’lim yang diikuti ratusan bahkan
ribuan  orang. Alhamdulillah.
Diantara penyebab sepinya majlis ilmu adalah karena saat ini
memang banyak orang sangat perhatian terhadap apa apa yang ditawarkan untuk
kebutuhan dunia tapi ada banyak  orang
merasa tidak perlu memperhatikan apa yang ditawarkan untuk kebutuhan akhirat. Dengan
kata lain disebut terlalu cinta dunia.
Wahai saudaraku para ustadz yang ingin berdakwah, semoga
Allah meridhai kita semua. Janganlah bersedih dengan keadaan ini. Ketahuilah
bahwa itu adalah ujian dalam berdakwah di akhir zaman. Kalau zaman dahulu orang
orang memang sangat haus dalam mencari ilmu. Bahkan ada yang rela melakukan
perjalanan berhari hari untuk mendapatkan sebuah hadits tapi sungguh pada akhir
zaman ini keadaan sudah banyak berobah.

Andaikata  saat ini kita mendatangi rumah seseorang dan
kita berkata : Ya akhi saya hafal sebuah hadits shahih. Apakah engkau mau kalau
aku ajarkan kepada engkau hadits tersebut. Kemungkinan besar tawaran ini tidak
akan diperhatikan atau mungkin juga dianggap aneh. Mungkin dalam hatinya dia
berkata : Itu orang, datang datang menawarkan hadits. Saya pikir tadi mau
menawarkan barang elektronik atau handphone tipe terbaru.  

Oleh karena itu seorang juru dakwah hendaklah memahami
keadaan ini namun bukan dijadikan alasan untuk bersedih dalam dakwah. Justru
ini adalah tantangan yang seharusnya menjadi tambahan dorongan dan semangat
untuk berdakwah.
Mengingat keadaan yang demikian maka  ada beberapa hal yang kiranya bermanfaat bagi
juru dakwah agar  tidak bersedih dan
tetap tegar dalam menyampaikan dakwahnya.  Insya Allah ini akan bermanfaat terutama bagi
saudara saudara kami yang baru mulai melangkah untuk  berdakwah.
Diantaranya adalah :
Pertama : Peliharalah selalu keikhlasan dalam berdakwah karena ini kunci pokok
dalam semua jenis ibadah termasuk dalam berdakwah. Sampaikanlah kebenaran dari
Kalamullah dan as Sunnah. Jika keikhlasan telah dipegang dengan kuat dan
kebenaran telah disampaikan maka semua hambatan apalagi kesedihan, insya Allah
akan sirna.
  
Kedua : Bersyukurlah kepada Allah karena antum telah diberi hidayah ilmu dan
kesempatan yang sangat mulia untuk berdakwah yaitu : “Mengajak manusia agar
beriman kepada Allah dan segala yang dibawa oleh Rasul-Nya dengan membenarkan
apa yang diberitakan dan mengikuti apa yang diperintahkan”. (Makna dakwah
menurut Imam Ibnul Qayyim, Madarijus Saalikin).
Ketiga : Ketahuilah bahwa antum telah melaksanakan suatu perintah yang sangat
agung dari Allah Ta’ala untuk berdakwah. Sungguh sangatlah banyak  perintah Allah dalam al Qur-an, kepada orang
yang beriman untuk berdakwah dan Allah menyifatinya sebagai orang orang yang
beruntung. 
Allah berfirman : “Waltakun minkum ummatun
yad’uuna ilal khairi wa ya’muruuna bil ma’ruufi wa yanhauna ‘anil munkar, wa
ulaaika humul muflihuun”
Dan hendaklah di antara kamu ada segolongan orang
yang menyeru kepada kebajikan, menyuruh (berbuat) yang ma’ruf dan mencegah dari
yang mungkar. Dan mereka itulah orang orang yang beruntung. (Q.S Ali
Imran 104)
Keempat : Sungguh Allah telah memuji antum wahai para juru dakwah dan jika Allah
yang telah memberikan pujian tentulah tidak ada lagi alasan bagi kita untuk
bersedih dalam berdakwah betapapun besar tantangannya. 
Allah berfirman : “Waman ahsanu qaulan mimman  da’aa ilallahi wa ‘amila shalihan wa qaala
innanii minal muslimiin”
Dan siapakah yang yang lebih baik perkataannya
daripada orang orang yang menyeru kepada Allah dan mengerjakan amal shalih dan
berkata, sungguh aku termasuk orang orang muslim.  (Q.S Fussilat 33).
Kelima : Jika antum telah menyampaikan dakwah tetapi banyak jamaah yang tidak
memperhatikan maka ketahuilah bahwa antum telah melaksanakan suatu kewajiban.
Adapun hisabnya adalah kelak di akhirat. Allah berfirman : “Lasta ‘alaihim
bi mushaithir”
Kamu bukanlah orang yang berkuasa atas mereka (Q.S al
Ghasyiyah 22).
Keenam : Saudaraku, ketahuilah bahwa para Nabi pun ada yang mendapat sedikit
pengikut tapi  sungguh tidaklah berkurang
kedudukannya disisi Allah karena dia telah menyampaikan dakwahnya.
Rasulullah bersabda : “Ditampakkan kepadaku semua umat,
lalu aku melihat ada seorang Nabi bersama tiga pengikutnya, ada Nabi bersama
satu atau dua pengikut dan ada seorang Nabi yang tidak memiliki pengikut satu
pun”
(Lihat Silsilah ash Shahihah).    
Syaikh al Albani berkata : Dalam hadits ini terdapat dalil
yang sangat jelas bahwa banyak dan sedikitnya pengikut bukan timbangan benar
atau salahnya seorang juru dakwah. Didalam hadits ini juga terdapat pelajaran
bagi para juru dakwah untuk terus berdakwah tanpa perlu menghiraukan sedikitnya
orang yang menerima dakwahnya karena kewajibannya hanyalah menyampaikan.
Oleh karena itu maka tetaplah berdakwah meskipun hanya
sedikit orang yang mau belajar ilmu syar’i. Tetaplah menjaga semangat untuk
mengajar mereka kepada jalan kebaikan. Ulama ulama terdahulu yang jauh lebih
berilmu dari pada kita,  terkadang juga
memiliki sedikit orang yang hadir di majlisnya. Diantaranya adalah disebutkan
dalam Siyar A’lam an Nubala’ :
1.    
Imam Malik bin Anas berkata : (Pada suatu waktu) Aku mendatangi
Nafi’ (seorang ulama besar) ketika usiaku masih kecil bersama seorang temanku,
beliaupun turun untuk mengajariku. Beliau duduk setelah shalat shubuh di masjid
namun tidak ada seorangpun yang datang kepadanya (untuk belajar)   
2.    
Al Imam Atha’ bin Rabbah (seorang ulama besar
dizamannya) yang dicintai manusia di zamannya, namun yang hadir di majlisnya (terkadang)
hanyalah delapan atau sembilan orang saja.
Insya Allah bermanfaat. Wallahu A’lam (287)
    
ADVERTISEMENT
Tags: AgamaAgama IslamDakwahIlmuIslamiMuslimPengetahuanWawasan
ShareTweetSendShare
Keimanan

Keimanan

Related Posts

Mengenal Syariat, Hakikat, dan Ma‘rifat dalam Islam: Pengertian, Perbedaan, dan Tahapannya
Religi

Mengenal Syariat, Hakikat, dan Ma‘rifat dalam Islam: Pengertian, Perbedaan, dan Tahapannya

23.01.2026
Solusi Islam Menurut Hadist untuk Dua Insan yang Saling Jatuh Cinta
Religi

Solusi Islam Menurut Hadist untuk Dua Insan yang Saling Jatuh Cinta

22.01.2026
Bagaimana Nasihat Guru Mengubah Jalan Hidup Imam Hanafi
Religi

Bagaimana Nasihat Guru Mengubah Jalan Hidup Imam Hanafi

21.01.2026
Amalan Menjelang Bulan Syakban: Persiapan Menuju Ramadan
Religi

Amalan Menjelang Bulan Syakban: Persiapan Menuju Ramadan

13.01.2026
Puasa Ramadan 2026 — Tanggal & Niat Qadha yang Wajib Diketahui Umat Muslim
Religi

Puasa Ramadan 2026 — Tanggal & Niat Qadha yang Wajib Diketahui Umat Muslim

09.01.2026
Hadiah Pahala – Fatwa al-`Asqalani
Religi

Hadiah Pahala – Fatwa al-`Asqalani

15.06.2025
Next Post

IHSG 5021..

Siapa yang Mencelakakan Orang, Justru Dia yang Akan Celaka

Tahu Cincang dengan Sayur dan Telur Puyuh

Iklan

Recommended Stories

Anekdot Dialog #5: Budak tabligh lagi

13.05.2011

Menentukan Jasa Pengiriman Barang

14.12.2009
Para Ilmuwan Besar Muslim Yang Terkenal di Eropa

Para Ilmuwan Besar Muslim Yang Terkenal di Eropa

15.11.2013

Popular Stories

  • Video Viral Andini Permata Bersama Bocil

    Video Viral Andini Permata Bersama Bocil

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pemerintah Masih Buka Peluang Beri Insentif Industri Tekstil

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Mengenal Syariat, Hakikat, dan Ma‘rifat dalam Islam: Pengertian, Perbedaan, dan Tahapannya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Harga iPhone 14 Turun di Indonesia Jadi Mulai Rp 8 Jutaan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Denada Tolak Ganti Rugi Rp7 Miliar, Ressa Rizky: Saya Cuma Mau Pengakuan!

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Aopok

Aopok merupakan layanan informasi terbaru dan terpercaya yang mengabarkan berita di indonesia dan seluruh dunia.

LEARN MORE »

Terkini

OPPO Reno15 Pro Max: Flagship Reno dengan Bezel Tertipis dan Kamera 200MP Terbaru

OPPO Reno15 Pro Max: Flagship Reno dengan Bezel Tertipis dan Kamera 200MP Terbaru

23.01.2026
Mengenal Syariat, Hakikat, dan Ma‘rifat dalam Islam: Pengertian, Perbedaan, dan Tahapannya

Mengenal Syariat, Hakikat, dan Ma‘rifat dalam Islam: Pengertian, Perbedaan, dan Tahapannya

23.01.2026

Kategori

  • Berita
  • Bisnis
  • Bulutangkis
  • Daerah
  • Dunia
  • Edukasi
  • Entertainment
  • Explore
  • Food & Travel
  • Kuliner
  • Lainnya
  • Lifestyle
  • Nasional
  • Otomotif
  • Religi
  • Review
  • Sejarah
  • Sepakbola
  • Sports
  • Teknologi & Sains

Navigasi

  • Tentang
  • Kontak
  • Subscription
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Siber
  • Cookies dan IBA
  • Terms

© 2026 Aopok.com - theme by Iklans.com - Pugur.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Filter
    • Terbaru
    • Spesial
    • Istimewa
    • Hot
    • Galeri
  • Berita
    • Daerah
    • Dunia
    • Nasional
  • Bisnis
  • Explore
    • Alamat
    • Food & Travel
      • Kuliner
      • Resep Masakan
    • Kode Pos
    • Masjid
    • Wisata
  • Religi
  • Sports
  • Tekno
  • More
    • Otomotif
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Edukasi
    • Lainnya
  • Network
    • Artikel
      • Biodata Viral
      • Chord Lirik
      • Religi
      • Tempo Dulu
    • Iklan Gratis
    • Media Sosial
    • Terviral
    • Seputar Bisnis
    • Pasang Iklan
    • Jok Bangka
    • Ulasan Bisnis
    • Trading
    • Top Bisnis

© 2026 Aopok.com - theme by Iklans.com - Pugur.com.

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?