mudah untuk untuk diikuti dan diamalkan. Tidaklah syari’at bertujuan untuk mempersulit hamba hamba-Nya. Allah
berfirman : “Yuridullahu bikumul yusra wala yuridu bi kumul ‘usra. Allah
menghendaki kemudahan bagimu dan tidak menghendaki kesulitan bagimu. (Q.S. Al
Baqarah 185).
menghendaki hal yang memudahkan bagi kalian jalan yang menyampaikan kalian kepada
ridha-Nya dengan kemudahan yang paling mudah dan meringankannya dengan
keringanan yang paling ringan. Segala yang diperintahkan Allah atas
hamba-hamba-Nya pada dasarnya adalah sangat mudah sekali. Bila terjadi
rintangan yang menimbulkan kesulitan maka Allah akan memudahkannya dengan
kemudahan lain yaitu dengan menggugurkannya atau menguranginya dengan segala
bentuk pengurangan. (Tafsir Karimir Rahman, Syaikh as Sa’di)
yuridullahu liyaj’ala ‘alaikum min harajin walaakin yuridu liyuthahirakum
waliyutimma ni’matahu ‘alaikum la’allakum tasykuruun.” Allah tidak hendak
menyulitkan kamu tetapi Dia hendak memsucikan kamu dan menyempurnakan
nikmat-Nya bagi kamu, supaya kamu bersyukur (Q.S. al Maa-idah 6).
kemudahan, tidak memberikan kesulitan. Dan agar kalian bersyukur terhadap
nikmat-nikmat yang diberikan Allah atas apa apa yang telah disyariatkan berupa
kelonggaran, kelembutan, rakhmat, keindahan dan kelapangan (Tafsir Ibnu Katsir)
masalah selalu mencari atau memberikan kemudahan bagi umatnya. Dalam
sebuah hadits dari Jabir bin Abdullah disebutkan bahwa beliau bersabda : Innallaha
lam yab’atsnii muta’anitan, wa lakin ba’atsanii mu’alliman muyassiran” Sesungguhnya Allah tidak mengutusku menjadi
orang yang mempersulit (masalah) dan orang yang mencari cari kesulitan, tetapi
sebagai pendidik yang memudahkan (H.R Imam Muslim).
Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda:
“Mudahkanlah setiap urusan dan janganlah kalian mempersulitnya, buatlah
mereka senang dan jangan
membuat mereka lari.”(H.R Imam Bukhari)
hadits dari Anas bin Malik Rasulullah menunjukkan kemudahan bagi umat Islam
yaitu jika lupa mengerjakan shalat yang biasa dilakukannya. Rasulullah bersabda
: “Man nasiya shalaatan fal yushalli idzaa dzakaraa laa kafaaratan illaa
dzalika”. Barangsiapa lupa shalat,
hendaknya melakukan (shalat)nya ketika
mengingatnya, tidak ada tebusan kecuali itu. (H.R Mutafaqun ‘alaihi).
besar dalam Islam. Shalat merupakan rukun dalam Islam. Tiang agama. Namun bagi
yang lupa maka Rasulullah memberi jalan keluar yang sangat mudah dan tidak
memberatkan.
hadits ini : Bahwa ini mengandung dua kemungkinan.
menggandakan shalat. Ia hanya diwajibkan mengerjakan shalat yang
ditinggalkannya (karena lupa) itu.
Ta’ala dan juga kemudahan yang diberikan Rasulullah dalam berbagai masalah maka
haruslah menjadi pelajaran yang berharga bagi kita.
bagi kita untuk memberikan kemudahan pula dalam bermuamalah dengan sesama
manusia atau sesama makhluk. Mungkin agak sering kita mendengar istilah kalau
bisa dipersulit kenapa harus dipermudah. Istilah semacam ini seyogyanya tidak keluar
dari hati dan mulut seorang hamba Allah.
saudaranya maka sungguh kemudahan itu juga akan kembali kepadanya. Memberikan
kemudahan atau tidak mempersulit orang lain adalah sebuah kebaikan. Setiap
kebaikan balasannya adalah kebaikan juga. Allah berfirman : “Hal jazaa-ul
ihsaani illal ihsaan” Tidak ada balasan untuk kebaikan melainkan kebaikan
(pula). Q.S ar Rahman 60.
seseorang atau suatu lembaga. Pada awalnya kita membayangkan ini urusan akan sangat
sulit. Terlalu panjang proses yang akan dilalui. Banyak kantor yang harus
didatangi dan banyak loket atau meja
yang harus disinggahi. Tetapi ternyata semua urusannya itu berjalan mudah dan mencengangkan. Ingatlah saudaraku kenapa
urusan itu menjadi mudah. Bahkan sangat mudah. Mungkin penyebabnya adalah beberapa puluh tahun yang lalu kita pernah
memberikan kemudahan yang sangat mudah kepada seseorang yang berurusan atau
bermuamalah dengan kita. Sekarang
giliran kita berurusan ternyata juga mendapat kemudahan.
baik untuk dirimu sendiri. (Q.S al Israa’ 7) Memang demikianlah kenyataan yang
sering kita lihat, barang siapa yang suka menolong akan ditolong. Barang siapa
yang suka memberi akan diberi. Barang siapa yang suka memaafkan akan dimaafkan
dan barang siapa yang suka memberi
kemudahan insya Allah akan dimudahkan pula urusannya.





































![[Lirik+Terjemahan] AKB48 – Tsugi no Season (Musim Selanjutnya)](https://i0.wp.com/aopok.com/wp-content/uploads/2026/01/AKB48-TsuginoSeasonLyricsTranslation.jpg?fit=400%2C400&ssl=1)

