dihadapkan kepada berbagai kesulitan, masalah ataupun musibah yang
membuat seseorang menjadi gelisah dan bersedih.
Tapi seorang hamba tidaklah larut
dalam kegelisahan dan kesedihan karena
dia mengetahui bahwa semua kesulitan, masalah maupun musibah adalah sesuatu yang Allah sudah tetapkan baginya
dan pastilah semua ada hikmahnya.
bahaya larut dalam kesedihan antara lain :
kepada seseorang.
niat dan melumpuhkan hati dan dapat pula
menghalanginya dari ilmu.
yang bermanfaat baginya, menggagalkan perjalanannya, menariknya untuk kembali.
maka Ibrahim bin Ad’ham berkata : Jika kalian mengalami kesedihan maka
jawablah tiga pertanyaan ini :
menghendakinya ?
ada alasan bagimu untuk bersedih.
utama dari menghilangkan kesedihan adalah mengikuti petunjuk Allah subhanahu wa
Ta’ala. Allah berfirman : “Faimmaa ya’tiyannakum minnii hudan faman tabi’a
hudaayaa fala khaufun ‘alaihim wa laahum yahzanuun.” Maka jika datang
petunjuk-Ku kepadamu, maka barangsiapa mengikuti petunjuk-Ku tidak ada rasa
takut pada mereka dan mereka tidak bersedih hati. (Q.S al Baqarah 38).




































