Aopok
No Result
View All Result
  • Login
  • Home
  • Filter
    • Terbaru
    • Spesial
    • Istimewa
    • Hot
    • Galeri
  • Berita
    • Daerah
    • Dunia
    • Nasional
  • Bisnis
  • Explore
    • Alamat
    • Food & Travel
      • Kuliner
      • Resep Masakan
    • Kode Pos
    • Masjid
    • Wisata
  • Religi
  • Sports
  • Tekno
  • More
    • Otomotif
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Edukasi
    • Lainnya
  • Network
    • Artikel
      • Biodata Viral
      • Chord Lirik
      • Religi
      • Resep Masakan
      • Ulasan Film
      • Tempo Dulu
    • Iklan Gratis
    • Media Sosial
    • Terviral
    • Seputar Bisnis
    • Pasang Iklan
    • Jok Bangka
    • Ulasan Bisnis
    • Trading
    • Top Bisnis
Iklan Gratis
SUBSCRIBE
  • Home
  • Filter
    • Terbaru
    • Spesial
    • Istimewa
    • Hot
    • Galeri
  • Berita
    • Daerah
    • Dunia
    • Nasional
  • Bisnis
  • Explore
    • Alamat
    • Food & Travel
      • Kuliner
      • Resep Masakan
    • Kode Pos
    • Masjid
    • Wisata
  • Religi
  • Sports
  • Tekno
  • More
    • Otomotif
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Edukasi
    • Lainnya
  • Network
    • Artikel
      • Biodata Viral
      • Chord Lirik
      • Religi
      • Resep Masakan
      • Ulasan Film
      • Tempo Dulu
    • Iklan Gratis
    • Media Sosial
    • Terviral
    • Seputar Bisnis
    • Pasang Iklan
    • Jok Bangka
    • Ulasan Bisnis
    • Trading
    • Top Bisnis
No Result
View All Result
Aopok
No Result
View All Result
Home Explore

Menjemput Rindu di Candi Borobudur

Explore by Explore
08.01.2018
Reading Time: 6 mins read
0
ADVERTISEMENT
Dulu, beberapa tahun silam kalau ada pertanyaan tentang 7 keajaiban dunia, aku pasti menyebutkan Candi Borobudur salah satunya. Begitu bangganya seorang aku yang masih mengenakan rok pendek merah dan kemeja putih lalu duduk di bangku sekolah dasar. Padahal aku mengenyam sekolah jauh dari lokasi Candi Borobudur berdiri. Sejak sekolah dasar, semua murid senasional telah mengenal Candi Borobudur, entah dari buku pelajaran sekolah, buku ilmu pengetahuan umum, foto-foto yang dibingkai dan dipajang di dinding sekolah, bahkan melihat liputannya di televisi. Sedari kecil, telah ditanamkan rasa bangga terhadap keberadaan candi megah ini sebagai peninggalan Dinasti Syailendra berpuluh abad silam. Candi Borobudur ada di Indonesia dan bersanding dengan 7 keajaiban dunia. Kurang bangga apa anak-anak sekolah mendengar cerita itu. Begitulah aku mengenal Candi Borobudur lewat gambar dan kisah.

Baru-baru inilah aku akhirnya bisa menginjakkan kaki langsung di tanah Candi Borobudur di Magelang, Jawa Tengah. Iya, setelah sekian tahun berlalu. Jangan tertawa, ya.

RELATED POSTS

Makan Siang di Meeting Point (Rebranding Umanusa Resto) Bandung

Keuntungan Menginap di Dormitory Room dan Tips Nyaman Menikmatinya

Kiat Hijrah dalam Konteks Berwisata

Berawal dari tiket KAI murah di KAI Travel Fair tahun lalu, aku mengambil tiket eksekutif seharga kereta api ekonomi tujuan Yogyakarta. Ssst. Ini juga pertama kalinya aku naik kereta api kelas eksekutif. Maklum, anaknya biasa naik pesawat. :))

Menjemput rindu di candi borobudur

Aku sengaja mengambil perjalanan malam agar sampai di Yogyakarta sebelum subuh. Pengennya sih subuh udah sampai di Magelang karena katanya Candi Borobudur tampak lebih syahdu saat sunrise. Tapi apa daya, sunrise di candi telat karena harus check in hotel dulu di Jogja bersama Junisatya dan beberapa teman. Kami baru bisa bertolak ke Magelang setelah menyewa mobil di Jogja.

Betapa senangnya aku pagi itu. Stupa-stupa dan relief candi sudah berjajar di depan mata. Inilah angan masa kecilku, ingin menyentuh batu-batu purba ini. Candi Borobudur menjadi terkenal di seluruh dunia karena keunikan arsitekturnya yang mampu bertahan berabad-abad. Untuk ukuran bangunan yang disusun dengan batu dan dibangun pada abad ke-8 Masehi, tentu menjadi suatu hal yang menarik. Itu artinya pengetahuan masyarakat setempat dalam penyusunan undakan bebatuan ini sudah maju.

Aku mengagumi pijakan-pijakan yang kulalui untuk naik ke setiap undakan dan teras di candi ini. Undakan-undakan itu tak serta merta tanpa makna. Ada sistem tingkatan pencapaian menuju kesucian dalam agama Buddha, Kamadhatu (hawa nafsu), Rupadhatu (wujud), dan Arupadhatu (tak berwujud). Setiap tingkatan di candi ini juga memiliki cerita sendiri yang tergambar dalam relief-relief yang terdapat di dindingnya. Setiap relief dibatasi oleh pagar langkan dengan arca-arca Buddha berukuran kecil serta stupa yang juga berukuran kecil. Stupa besar aku temui di lantai atas yang berjumlah 72 stupa yang mengelilingi satu stupa utama yang ukurannya lebih besar lagi. Di setiap 72 stupa itu terdapat patung Buddha yang menghadap ke semua penjuru.

ADVERTISEMENT
Menjemput rindu di Candi Borobudur
Panorama alam di sekeliling candi juga jadi objek penyegar mata.

Menjemput rindu di Candi Borobudur
Junisatya dengan sabar menemaniku berkeliling candi.

Ketika berada di undakan teratas Candi Borobudur ini, aku melihat alam perbukitan mengelilingi candi. Aku membayangkan sunrise di sini pasti cantik sekali. Dengan siluet stupa-stupa ini dan beberapa arca Buddha yang menghadap ke perbukitan itu, pemandangannya tentu sangat menarik. Namun, sesiangan begini juga tak kalah cantik. Yang terlihat justru barisan bukit yang subur dengan langit cerah menaungi. Pantas saja orang betah berada di Candi Borobudur meski panas. Pemandangan alam sekitarnya malah tak kalah cantik dari bangunan candinya sendiri.

Konon katanya, bukit-bukit inilah yang melindungi Candi Borobudur selama berabad-abad. Jika langit sedang cerah, tampak puncak Gunung Merapi dan Merbabu serta Menoreh yang seakan memang menjadi penjaga candi megah ini. Berada di tingkat paling atas candi, bersisian dengan satu stupa paling besar, mau tak mau membuatku mengagumi lokasi candi ini berdiri. Desa Borobudur sudah sejak lama memelihara produk dari Dinasti Syailendra ini meski sempat ditinggalkan saat Gunung Merapi meletus hebat pada abad ke-10 yang menyebabkan candi ini terkubur.

Ketika aku mengunjungi museum Candi Borobudur yang masih berada di kawasan taman candi ini, aku membaca sejarah renovasi candi. Ternyata pada saat Gunung Merapi meletus lagi beberapa tahun lalu, beberapa stupa sempat rubuh diguncang gempa. Permukaan candi pun tak bisa dielakkan dari abu vulkanik. Beberapa bencana alam memang mempengaruhi kekokohan dan bentuk candi. Karena itu Candi Borobudur sendiri sudah mengalami beberapa periode pemugaran. Dari gambar-gambar yang dipajang di museum, aku baru tahu bahwa dulu kala, saat Gubernur Jenderal Inggris bernama Raffles yang menemukan Candi Borobudur, kondisinya jauh dari bentuk candi yang bisa kita lihat sekarang. Dulu kala, susunan stupa dan arca tidak serapi sekarang. Tumpukan batu begitu berlumut serta batu dengan ukiran gambar yang kini kita sebut relief masih jauh dari bersih. Rupanya, tim penemu di bawah pemerintahan Raffles pada saat itu menafsirkan adanya satu situs besar yang tersusun dari bebatuan dan bentuknya berundak-undak. Sampai saat ini masih dilakukan penelitian terhadap candi ini, baik dari segi relief, prasasti, maupun temuan jenis batu, karena belum diketahui pasti siapa yang membangun candi ini.

Menjemput rindu di Candi Borobudur
Susunan batu berundak-undak dengan undakan penuh stupa dan arca Buddha.
Menjemput rindu di Candi Borobudur
Geng trip ke Candi Borobudur.
Menjemput rindu di Candi Borobudur
Setiap tangga menghadap ke 4 arah mata angin.

Kini, setelah Candi Borobudur ditangani oleh UNESCO untuk renovasi bangunan, kondisinya jauh lebih kokoh. Pondasi bebatuannya diperkuat. Perawatan terhadap batu yang berjamur juga dilakukan dengan rutin. Di museum ada beberapa keterangan jenis jamur yang biasa tumbuh di batu-batu candi dan bagaimana cara penanganannya. Di museum Candi Borobudur itu pula disimpan sisa-sisa batu yang hancur karena gempa atau bencana lain. Ada pula arca Buddha khusus yang sengaja disimpan di museum. Konon, arca itulah yang mengisi rongga stupa induk di tingkatan candi paling atas.

Mungkin kalau kita tahu sepenuhnya tentang makna relief yang terdapat di dinding candi serta bagaimana awal mula candi ini terbentuk, aku rasa Candi Borobudur jadi monumen kaya inspirasi. Kisah-kisah perjalanan hidup Buddha serta pola hidup umat Buddha bisa jadi inspirasi kisah kemanusiaan, tak hanya berbicara tentang agama dan kepercayaan, melainkan tentang manusia itu sendiri.

Berjalan-jalan di Candi Borobudur membuatku me-refresh beberapa pengetahuan sejarah. Meski tidak terlalu mendalam, tapi aku puas bisa melihat langsung bangunan berusia berabad-abad itu sebagai bentuk bukti sejarah, bahwa para pembangunnya sudah berpikiran maju tentang arsitektur. Kini, Candi Borobudur menjadi tempat ziarah bagi umat Buddha serta dibuka untuk wisata dari berbagai negara. Situs yang jadi warisan dunia ini memang menjadi ikonik sekali. Indonesia rasanya tak lepas dari bentuk stupa yang ada di Candi Borobudur. Iya, Candi Borobudur seterkenal itu.

Menjemput rindu di Candi Borobudur
Batu-batu candi yang dipamerkan di museum Candi Borobudur.

Menjemput rindu di Candi Borobudur
Akhirnya bisa ke Candi Borobudur juga.

Lihat saja pasar souvenir yang berjajar di pintu keluar candi, sungguh padat. Kalau tidak tahu jalan keluar langsung, kita akan terjebak berputar-putar di pasar souvenir menjelang pintu keluar terbuka. Aku sendiri terjebak padahal sedang tidak ingin berbelanja souvenir. Yang penting sudah melihat dan menelusuri kemegahan Candi Borobudur, kurasa cukup. Aku menata rindu bertahun-tahun pada kebesaran candi ini dan kini pun tersampaikan. Mungkin memang lain kali aku menjemput sunrise di Borobudur agar kunjungan ke candi ini jadi lengkap sempurna.

Tags: Jalan-JalanPelesirTempat WisataTourTravelTravelingwisata
ShareTweetPin
Explore

Explore

Related Posts

Makan Siang di Meeting Point (Rebranding Umanusa Resto) Bandung
Explore

Makan Siang di Meeting Point (Rebranding Umanusa Resto) Bandung

20.01.2026
Keuntungan Menginap di Dormitory Room dan Tips Nyaman Menikmatinya
Explore

Keuntungan Menginap di Dormitory Room dan Tips Nyaman Menikmatinya

17.01.2026
Kiat Hijrah dalam Konteks Berwisata
Explore

Kiat Hijrah dalam Konteks Berwisata

16.01.2026
Roti Tawar Bobo Pontianak Tanpa Pengawet
Explore

Roti Tawar Bobo Pontianak Tanpa Pengawet

15.01.2026
Coto Makassar Kapuas Indah Pontianak
Explore

Coto Makassar Kapuas Indah Pontianak

09.01.2026
Martabak Pak Salim, Martabak Legendaris di Jalan Burangrang Bandung
Explore

Martabak Pak Salim, Martabak Legendaris di Jalan Burangrang Bandung

04.01.2026
Next Post

ORANG TUA DAN ANAK BISA SALING MENGANGKAT DERAJAT

Menulis Buat Anak

Konferensi Malino, 1946 (8): Kedatangan para delegasi

Iklan

Recommended Stories

Pemkot Surabaya Siapkan Antisipasi Lonjakan Wisatawan Saat Libur Nataru 2024

11.12.2023

Lagi Rencanakan Bulan Madu Berkelas? Jelajahi Destinasi Romantis ini Untuk Perjalanan yang Berkesan

28.12.2023
Syeikh Yusuf Qardhawi Serukan Pemerintah Kaum Muslimin Bersatu Selamatkan Masjid Al-Aqsa

Syeikh Yusuf Qardhawi Serukan Pemerintah Kaum Muslimin Bersatu Selamatkan Masjid Al-Aqsa

08.11.2014

Popular Stories

  • Pemerintah Masih Buka Peluang Beri Insentif Industri Tekstil

    Pemerintah Masih Buka Peluang Beri Insentif Industri Tekstil

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Video Viral Andini Permata Bersama Bocil

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Harga iPhone 14 Turun di Indonesia Jadi Mulai Rp 8 Jutaan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Denada Tolak Ganti Rugi Rp7 Miliar, Ressa Rizky: Saya Cuma Mau Pengakuan!

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Timnas Indonesia Akan Hadapi Bulgaria, Kepulauan Solomon & Saint Kitts & Nevis bersama John Herdman

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Aopok

Aopok merupakan layanan informasi terbaru dan terpercaya yang mengabarkan berita di indonesia dan seluruh dunia.

LEARN MORE ยป

Terkini

Bagaimana Nasihat Guru Mengubah Jalan Hidup Imam Hanafi

Bagaimana Nasihat Guru Mengubah Jalan Hidup Imam Hanafi

21.01.2026
Xiaomi Resmi Luncurkan Kids Watch Dengan pelacakan lokasi canggih

Xiaomi Resmi Luncurkan Kids Watch Dengan pelacakan lokasi canggih

21.01.2026

Kategori

  • Berita
  • Bisnis
  • Bulutangkis
  • Daerah
  • Dunia
  • Edukasi
  • Entertainment
  • Explore
  • Food & Travel
  • Lainnya
  • Lifestyle
  • Nasional
  • Otomotif
  • Religi
  • Sepakbola
  • Sports
  • Teknologi & Sains

Navigasi

  • Tentang
  • Kontak
  • Subscription
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Siber
  • Cookies dan IBA
  • Terms

© 2026 Aopok.com - theme by Iklans.com - Pugur.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Filter
    • Terbaru
    • Spesial
    • Istimewa
    • Hot
    • Galeri
  • Berita
    • Daerah
    • Dunia
    • Nasional
  • Bisnis
  • Explore
    • Alamat
    • Food & Travel
      • Kuliner
      • Resep Masakan
    • Kode Pos
    • Masjid
    • Wisata
  • Religi
  • Sports
  • Tekno
  • More
    • Otomotif
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Edukasi
    • Lainnya
  • Network
    • Artikel
      • Biodata Viral
      • Chord Lirik
      • Religi
      • Resep Masakan
      • Ulasan Film
      • Tempo Dulu
    • Iklan Gratis
    • Media Sosial
    • Terviral
    • Seputar Bisnis
    • Pasang Iklan
    • Jok Bangka
    • Ulasan Bisnis
    • Trading
    • Top Bisnis

© 2026 Aopok.com - theme by Iklans.com - Pugur.com.

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?