
Berwisata ke Danau Limboto memang bisa kapan saja. Tapi kalau datang bertepatan dengan penyelenggaraan Festival Pesona Danau Limboto, pasti akan jauh lebih seru lagi.
Soalnya selain dapat beraktivitas wisata di Danau Limboto, seperti memancing bersama nelayan setempat, menikmati pesona sunrise lalu mengabadikannya, bersampan mengelilingi danau di Kampung Kayudurian, dan mencicipi kuliner khasnya seperti Ikan Lajang, Oci, Huluu, Payangga, Tola/Gabus, Mangaheto, Botua, Bulalao, dan Ikan Boidelo Bakar serta Milu Siram, Anda akan disuguhkan beragam acara terkait Festival Pesona Danau Limboto.
Kenapa diadakan bulan September? Karena diperkirakan ada kedatangan lebih dari 30 spesies burung migran dari belahan bumi utara ke kawasan danau ini sehingga menjadi sebuah atraksi wisata yang menarik.

Selain carnival budaya multietnik, lomba dayung perahu, festival kuliner nusantara, lomba lari 10 K, pemilihan Nou dan Uti, Gorontalo Expo, karapan kerbau, dan triathlon, FPDL 2017 juga akan dimeriahkan dengan Konferensi Danau Nusantara yang diikuti oleh sejumlah kepala daerah di Indonesia yang daerahnya memiliki danau.
Danau Limboto ternasuk berperairan mesotrof, terletak di Daerah Aliran Sungai (DAS) Bone Bolango yang terhampar di ketinggian 4.50 Mdpl dengan kedalaman 2,5 meter dan luas sekitar 3.000 hektar.

Lanjutkan berwisata sejarah ke Museum Pendaratan Soekaro di Kecamatan Batudaa, kemudian berwisata bahari ke Pantai Itoduti di Desa Biluhu Timur Kecamatan Biluhu.
Captions:
3. Objek wisata Pentadio Resort di tepian Danau Limboto.










