![]() |
| Curug Sikopel (www.instagram.com/doiido.doiido/) |
Kabupaten Banjarnegara yang memiliki topografi pegunungan dan dataran tinggi menyimpan banyak keindahan alam. Beberapa telah dinikmati oleh wisatawan baik dalam maupun luar negeri. Namun masih banyak sekali keindahan alam yang masih tersembunyi dan belum banyak dikunjungi karena selain tempatnya yang rahasia juga belum dibukanya untuk pariwisata baik oleh warga maupu oleh pemerintah. Nah berikut ini saya berikan rekomendasi air terjun yang ada di Kabupaten Banjarnegara, yang pasti tak akan mengecewakan. Mau yang mudah dituju maupun yang sulit ditju hingga butuh perjuangan? Ada kok
Curug Pletuk terletak di Dusun Klapasawit Desa Pesangkalan Kecamatan Pagedongan. Tepatnya dilereng Gunung Midangan yang merupakan salah satu titik tertinggi di Pegunungan Serayu Selatan. Curug Pletuk berada di aliran Sungai Curugpletuk. Namun sayang curug setinggi nyaris 80 meter dengan dua tingkatan ini tidak memiliki debit yang stabil. Curug ini kini sudah dibuka untuk wisatawan umum sehingga banyak ditemui fasilitas yang memadai. Suasana alam disini sangat masih alami. Deket nih dari rumah saya HAHA
6. Curug Pitu
Curug Pitu terletak di Dusun Kemiri Desa Sigaluh Kecamatan Sigaluh. Curug ini cukup dekat dengan jalan nasional tengah Jawa Tengah sehingga sejak lama dibuka untuk wisatawan. Curug Pitu tidak terlalu besar dan tinggi hanya memiliki tinggi sekira 20 meter dengan formasi undakan rapat. Sumber air di Curug Pitu berasal dari Gunung Midangan. Jika debit air sedang besar maka akan ada dua air terjun disana. Soal pemandangan jangan ditanya lagi selain pemandangan perbukitan disini juga ada kebun salak! Makan salak kita!
7. Curug Kuripan
Curug ini terletak di Dusun Kuripan Desa Karanganyar Kecamatan Purwanegara. Curug yang berada di aliaran Sungai Tumpak ini belum terkenal dan hanya beberapa yang tau. Lokasinya tak jauh dari aliran Sungai Sapi. Curug Kuripan memiliki tinggi sekira 23 meter dengan debit air yang cukup besar jika musim penghujan. Kekurangan dari curug satu ini adalah airnya yang kadang keruh karena sungainya melewati daerah pertanian. Dan jangan heran jika banyak sisa sias ranting. Key!
8. Curug Pundungsewu
Curug kecil ini berada di Dusun Kayubima Desa Petir Kecamatan Purwanegara. Sesuai dengan namanya Curug ini berada di aliran Sungai Pundungsewu dari Bukit Kayubima-Anjir. Curug ini juga belum banyak yang tau hanya warga sekitar saja. Curug ini kecil dan tidak tinggi hanya sekira 10 meter saja. Debit airnya tergolong kecil dan rawan kering jika musim kemarau. Daaaaaaan, belum banyak informasi soal curug ini.
9. Curug Pertinggi
Curug ini berada di Dusun Pertinggi Desa Glempang Kecamatan Mandiraja. Atau dekat dengan jalur Banjarnegara-Gombong. Curug yang satu ini meski sudah lama ditemukan tapi tidak terlalu ramai. Curug ini juga tidak besar dan tinggi. Curug ini hanya memiliki ketinggian sekira 12 meter saja. Curug ini tergolong masih alami dan memiliki panorama asri. Debit airnya tidak terlalu besar, namun demikian tak banyak ruang yang bisa diekplor karena lokasinya tergolong sempit/kecil. Gimana? Berminat?
10. Curug Muncar
Curug ini terletak di Dusun Menggora Desa Tanjungtirta Kecamatan Punggelan. Curug ini terkenal di tahun 1990an namun entah kenapa sekarang seolah redup tak terdengar lagi. Curug Muncar tidak tinggi dan besar, tingginya sekira 10 meter dengan dua undakan air terjun. Airnya sangat jernih dan cukup deras. Dibawahnya terdapat kolam yang dangkal dan bebatuan. Curug ini sepi dan sunyi hanya beberapa anak anak yang kadang bermain ke curug ini.
11. Curug Sirongge
Curug ini terletak di Dusun Sirongge, Desa Kebutuhjurang Kecamatan Pagedongan dekat dengan perbatasan Kabupaten Kebumen. Penampakan Curug yang berada di aliran Sungai Manggis ini masih menjadi misteri, ciailaaaa. Kono curug ini berundak-undak. Hanya ada kabar kabar kabur soal curug ini. Anda berminat menjadi yang pertama mengunjunginya?
12. Curug Cileret
Curug ini terletak di Dusun Jurangjero Desa Panerusan Kulon Kecamatan Susukan tepatnya di perbatasan dengan Kabupaten Banyumas. Curug yang berada di aliran Sungai Cileret ini tergolong tinggi yaitu mencapai 30 meter. Curug Cileret terkenal di tahun 1997-2000an dengan jumlah pengunjung hingga ratusan setiap hari. Namun kini curug yang berada dilereng Gunung Jampang ini menjadi sepi kembali. Curug Cileret mempunyai dua buah air terjun dengan ketinggian yang sama, namun sayangnya curug ini rawan menyusut. Sehingga cocok dikunjungi saat musim penghujan.
13. Curug Sinom
Curug ini terletak di Dusun Maja Tengah Desa Kasinoman Kecamatan Kalibening. Curug ini sangat mudah dijangkau karena dekat dengan jalan raya Kalibening-Wanayasa. Curug Sinom tidak besar dan tinggi. Hanya berupa tiga undakan air terjun dengan ketinggian total sekira 10 meter saja. Curug ini juga tidak memiliki debit air yang stabil karena bukan berada di aliran sungai yang besar jadi diusahakan datang di musim penghujan. Saat ini curug ini dibuka untuk wisatawan dengan beberapa fasilitas.
14. Curug Somawangi
Curug ini terletak di Desa Somawangi Kecamatan Mandiraja. Curug ini memiliki ketinggian sekira 10 meter saja dengan aliran air yang tidak terlalu deras, mirip-mirip dengan Curug Pertinggi. Curug ini dekat dengan perbatasan dengan Kabupaten Kebumen. Pemandangannya cukup indah karena berada dekat dengan hutan perhutani. Dijamin suasananya sangat alami dan sejuk.
15. Curug Kalicilik
Curug ini terletak di Dusun Kalicilik Desa Kalitengah Kecamatan Purwanegara. Nah, curug yang ada di aliran Sungai Pucung ini juga masih menjadi sebuah misteri keberadaannya. Apakah ada aatau tidak. Jika dilihat dari peta, curug ini sangat dekat dengan permukiman penduduk loh. Kamu masih kesana? membuktikan? Yuk diklik sini titikk koordinatnya!









