
Menurut Arief Yahya satu negara hanya boleh punya satu umbrella branding dengan kata lain tidak boleh mempunyai terlalu banyak brand.
“Jakarta boleh punya brand Enjoy Jakarta tapi harus ditambah by Wonderful Indonesia. Begitupun tagline pariwisata daerah lainnya,” jelasnya saat acara peluncuran logo Wonderful Indonesia dan Pesona Indonesia di Jakarta, Selasa (23/12).
Menurutnya banyak orang awam yang tidak tahu tagline negara ini adalah Wonderful Indonesia. Justru lebih tahu Truly Asia milik Malaysia atau juga Amazing Thailand punya Thailand. “Tapi itu tidak terlalu salah, sebab anggaran promosi Malaysia untuk tahun terakhir 2013, lebih dari 1 triliun. Sedangkan anggaran kita efektif untuk promosi cuma Rp 100 miliar. Jadi cuma 1/10-nya,” ungkapnya.
Padahal biaya untuk meng-attack turis wisman itu perlu anggaran 5 dolar AS per orang. “Jadi kalau targetnya 20 juta wisman, berarti kita perlu 100 juta dolar AS dolar atau setara Rp 1,2 triliun. Tapi kita cuma dapat Rp 300 miliar,” urainya.

Arief menghimbau seluruh kepala dinas pariwisata (Kadispar) baik di tingkat kabupaten/kota maupun provinsi untuk menggunakan umbrella branding Wonderfull Indonesia dan Pesona Indonesia di berbagai media promosi online dan offline-nya.









