
Pengumuman pemenang lomba CSBN 2012 yang digelar Direktorat Pembinaan Kesenian dan Perfilman (PKP), Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud) ini berlangsung di Alun-Alun Indonesia, Grand Indonesia Jakarta, Rabu (28/11/2012).
Direktur PKP, Kemdikbud Sulistyo S. Tirtokusumo dalam sambutannya mewakili Wakil Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Wiendu Nuryanti mengatakan dunia internasional melalui UNESCO telah mengakui batik sejak 2 Oktober 2009 sebagai The Intangible Cultural Heritage.
UNESCO menilai batik sebagai ikon budaya bangsa Indonesia yang unik dan memiliki simbol serta filosofis kehidupan manusia.
Sebagai tanggungjawab atas pengakuan UNESCO tersebut, Indonesia harus menjaga kelestarian batik dan pengembangannya. Salah satu upaya melestarikan batik, Kemdikbud menggelar lomba CSBN ini.
Dengan ajang lomba ini, lanjut Sulistyo diharapkan tercipta regenerasi pebatik . “Dari lomba ini juga diharapkan muncul lebih banyak lagi karya sipta seni batik yang berkualitas dari pembatik-pebatik muda,” jelasnya.
Pemenang kedua karya batik kategori fashion diraih Dudung dan Dudung dari SMKN 3 Pekalongan berjudul “New 3 Negeri”. Ketiga, Ozzy dan Slamet Riyanto dari SMKN 1 Klaten (Panorama Bawah Laut. Harapan I, Aba Batik dan Amallilah dari SMUN 2 Pamekasan (Nusantara).Pemenang Harapan II, Made Malvinas dari SMAN 3 Probolinggo (Godong Pelem).
Dan pemenang Harapan III, Putra Jarum dan Slamet Riyanto dengan karya berjudul “Sekar Jagad Kombinasi Parang”.

Sedangkan pemenang kedua untuk kategori house hold disabet Batik Pohon dan Chandra Diana dari SMK 30 dan SMA 70 Jakarta dengan karya berjudul “Tiga Canting”. Ketiga, Creative Batik dan Khaleiv Nungki dari Vocation High School (Awan Penuh Harapan).











