Aopok
No Result
View All Result
  • Login
  • Home
  • Filter
    • Terbaru
    • Spesial
    • Istimewa
    • Hot
    • Galeri
  • Berita
    • Daerah
    • Dunia
    • Nasional
  • Bisnis
  • Explore
    • Alamat
    • Food & Travel
      • Kuliner
      • Resep Masakan
    • Kode Pos
    • Masjid
    • Wisata
  • Religi
  • Sports
  • Tekno
  • More
    • Otomotif
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Edukasi
    • Lainnya
  • Network
    • Artikel
      • Biodata Viral
      • Chord Lirik
      • Religi
      • Resep Masakan
      • Ulasan Film
      • Tempo Dulu
    • Iklan Gratis
    • Media Sosial
    • Terviral
    • Seputar Bisnis
    • Pasang Iklan
    • Jok Bangka
    • Ulasan Bisnis
    • Trading
    • Top Bisnis
Iklan Gratis
SUBSCRIBE
  • Home
  • Filter
    • Terbaru
    • Spesial
    • Istimewa
    • Hot
    • Galeri
  • Berita
    • Daerah
    • Dunia
    • Nasional
  • Bisnis
  • Explore
    • Alamat
    • Food & Travel
      • Kuliner
      • Resep Masakan
    • Kode Pos
    • Masjid
    • Wisata
  • Religi
  • Sports
  • Tekno
  • More
    • Otomotif
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Edukasi
    • Lainnya
  • Network
    • Artikel
      • Biodata Viral
      • Chord Lirik
      • Religi
      • Resep Masakan
      • Ulasan Film
      • Tempo Dulu
    • Iklan Gratis
    • Media Sosial
    • Terviral
    • Seputar Bisnis
    • Pasang Iklan
    • Jok Bangka
    • Ulasan Bisnis
    • Trading
    • Top Bisnis
No Result
View All Result
Aopok
No Result
View All Result
Home Explore

Jangan Lewatkan Keindahan Pulau Kenawa (NTB)

Jelajah by Jelajah
09.08.2012
Reading Time: 11 mins read
0
ADVERTISEMENT

RELATED POSTS

Makan Siang di Meeting Point (Rebranding Umanusa Resto) Bandung

Keuntungan Menginap di Dormitory Room dan Tips Nyaman Menikmatinya

Kiat Hijrah dalam Konteks Berwisata

ADVERTISEMENT

“Hei.. kamu tahu Pulau Kenawa?”
“Tahu dong,,, yang di Nusa Tenggara Timur itu kan?”
“Bukan sob, ini mah beda.”
“Loh.. masa sich, ga mungkinlah gue salah, jangan2 kamu yang salah info. ayo ngaku lu !!!!”
“haha… kagak bro. beneran kok, ini teman gue mau cerita mengenai Pulau Kenawa. kita dengar aja review perjalanan dia yak..” 🙂
“oiya satu lagi, yang kamu bilang di Nusa Tenggara Timur itu adalah Pulau Kanawa, kalau ini mah Pulau Kenawa.” ^_^
“Sok… bang Regar dimulai ceritanya…” 😛

Yups.. benar, belum banyak yang tahu mengenai Pulau Kenawa ini. Bahkan kerap kali tidak masuk daftar rencana perjalanan, ketika ada yang berencana traveling ke Pulau Sumbawa. Saya juga baru tahu mengenai pulau kecil ini di pertengahan tahun 2012 lalu, itu juga karena baca buku informasi pariwisata NTB yang diberikan secara cuma-cuma kepada pengunjung acara NTB Expo 2012. Langsung saja naluri ingin menjelajahpun bergejolak, hingga akhirnya kuputuskan untuk ke Pulau Kenawa seperti yang kupost di blog Jelajah Indonesiaku. Rencana awalnya adalah perjalanan ini akan kulakukan ala solo traveler, namun mengingat perekonomian sedang “ngos2an” akhirnya perjalanan ini kulakukan bersama tiga orang temanku yaitu mas Edi, Satya dan mbak bro Leli. 😛

Para Pejalan : Mbak bro Leli, mas Edi, Satya (k. mata), & A.K.U.
Secara geografis, Pulau Kenawa ini merupakan bagian dari Pulau Sumbawa (Nusa Tenggara Barat) dan lebih tepatnya terletak di Sumbawa Barat. Pulau ini adalah pulau kosong alias tidak berpenghuni dan juga ditumbuhi ilalang serta rumput-rumput hijau. Pulau ini sangatlah mudah dikenali, karena terdapat satu bukit di pulau tersebut. Tidak butuh waktu sejam untuk menaklukkan bukit tersebut dan menapakkan kaki di puncak tertingginya. Pulau ini juga memiliki pantai berpasir putih dan juga warna laut yang mampu menyegarkan penglihatan. Selain itu, menurut informasi yang saya peroleh lewat google dikatakan bahwa Pulau Kenawa memiliki keindahan bawah laut yang sangat mempesona. Hal tersebutlah yang membuat saya berpengharapan terlalu tinggi terhadap keindahan karang di Pulau Kenawa, namun faktanya tidaklah seindah yang saya bayangkan. Banyak sekali karang yang hancur dan mati, betapa mirisnya hati ini melihat rumah para sahabatku hancur. Saya kurang tahu penyebab pastinya, namun tetap berharap kepada masyarakat dan pemerintah untuk lebih peduli terhadap keindahan alam yang dititipkan Tuhan tersebut.

Pukul 04.30 WITA, kami beranjak dari kota Mataram menuju pelabuhan Kayangan atau sering juga disebut pelabuhan Lombok. Waktu perjalanannya adalah sekitar 1,5 jam perjalanan menggunakan motor dan selama itu jugalah kami menikmati sejuknya angin yang nyaris menusuk tulang-tulang. Jalanan gelap dan sedikit berkelok menuntut pengemudi untuk selalu fokus, sementara yang dibonceng dituntut untuk selalu fokus menahan mata supaya tidak terpejam (curhat…orang yang dibonceng) haha..


Setibanya di pelabuhan Kayangan, kami membayar biaya penyeberangan sebesar Rp 50.000 permotor (include penumpangnya). Setengah jam kemudian, kami dipersilahkan memasuki ferry dan sekitar setengah jam menunggu di dalam ferry, hingga akhirnya berangkat menuju Sumbawa. Lama perjalanan dari pelabuhan Kayangan (Lombok) ke pelabuhan Pototano (Sumbawa) adalah 1,5 s.d. 2 jam, tergantung besarnya gelombang laut. Sesaat sebelum ferry berlabuh di Sumbawa, kupandang keluar dan sepertinya ada “sesuatu” yang tidak asing bagiku. Yupz.. benar, itulah alasan mengapa kami berada disini yaitu Pulau Kenawa dengan satu bukit diatasnya. 



Pulau Kenawa – view dari ferry
Awalnya, saya berpikir dari pelabuhan pototano ke dermaga penyeberangan menuju pulau Kenawa lumayan jauh. Ternyata hanya berjarak kurang dari 1 km dan butuh waktu 2 menit menggunakan motor, tetapi kalau jalan kaki mungkin sekitar 10 menit. Sebelum menyeberang ke pulau Kenawa, terlebih dahulu kami membeli bekal makan siang di warung Jawa (lokasinya tidak jauh dari dermaga penyeberangan). Disaat itulah saya bertemu dengan teman kuliahku dulu dan ternyata memiliki tujuan yang sama yaitu Pulau Kenawa. Bercengkrama sebentar dengannya, kemudian dia melanjutkan perjalanannya ke pulau Kenawa menggunakan speed boat milik Dinas Perikanan. Sementara kami belum mencari perahu yang bisa mengantarkan ke pulau Kenawa, hingga akhirnya bertemu dengan mas Arif yang menawarkan jasa penyeberangan dengan harga Rp 200.000 (PP). Kucoba nego harga dengan mas Arif (tapi negonya ga pake AFGAN & ROSSA. haha..), akhirnya sepakat di harga Rp 130.000 (PP). Penilaianku terhadap mas Arif yaitu orangnya ramah dan tabah menjawab pertanyaan-pertanyaan konyolku (curi informasi cuy…). 

Pintu masuk dermaga penyeberangan
Lima belas menit kami berada diatas perahu sepanjang 5 meter disertai gelombang yang masih adem ayem. “Wow… akhirnya awak nyampe juga di pulau ini”, kataku dalam hati. Sebelum mendarat, pemandangan yang tersaji adalah air laut berwarna biru pekat & biru mudah, pantai berpasir putih, ilalang hijau dan gundukan besar di pulau. 

Pukul 10.00 WITA, kami sudah menginjakkan kaki di pasir putih dibalur beningnya air laut. Kami langsung menuju pendopo yang telah tersedia di pulau tersebut. Terdapat sekitar 18 pendopo di pulau tersebut dan pendopo tersebut memang disediakan oleh Pemerintah Daerah Sumbawa Barat untuk para pengunjung. Selain itu, terdapat juga rumah panggung & ruang ganti (kamar mandi) yang beraroma kurang sedap. Kesemuanya itu bisa digunakan oleh pengunjung dan jangan lupa untuk menghargai benda-benda tersebut. Saya menilai dengan disediakannya fasilitas-fasilitas tersebut menunjukkan keseriusan Pemda Sumbawa Barat terhadap potensi pariwisata yang dimiliki.

Rumah Panggung – Pulau Kenawa
Mbak bro Laili – hunting foto
Banyak hal yang bisa kita lakukan di pulau ini, seperti misalnya memancing, berburu foto, trekking, snorkeling, bermain layangan, bermain bersama keluarga dan bagi yang hobby masak memasak bisa juga kok. Hal yang pertama kami lakukan adalah berburu foto di sekitaran dermaga kayu, kemudian lanjut ke ilalang hijau, sanking senangnya terik matahari kurang begitu terasa lagi bagiku (tidak tahu dengan teman yang lainnya) :-P. 



Bukit di Pulau Kenawa

Setelah dirasa puas berfoto di sekitaran savana, saya melanjutkan perjalanan ke puncak bukit. Tidaklah butuh waktu yang lama untuk menapakkan kaki di puncak tertinggi bukit tersebut, sekitar kurang dari 30 menit saya sudah berada di puncaknya. Beberapa saat kemudian mas Edi menyusulku, tetapi Satya dan Leli mengurungkan niatnya untuk mendaki bukit tersebut. “Wow..Luar biasa pemandangan dari atas ini”, dari atas bukit tersebut saya bisa melihat seisi pulau Kenawa dan betapa ruginya seandainya saya tidak mendaki bukit tersebut. Biru dan hijau mendominasi penglihatanku saat itu, sungguh keagungan Tuhan yang bekerja di tempat ini. Kukibarkan bendera merah putihku, sebagai pertanda inilah Indonesiaku. 

Pemandangan dari puncak Bukit
Merah Putih berkibar
A.K.U.
Pendopo – view dari kaki bukit


Satu hal yang membuatku begitu tertarik berkunjung ke Pulau Kenawa adalah penasaran dengan keindahan bawah lautnya (karangnya) dan saya datang dengan pengharapan yang begitu tinggi terhadap keindahan karangnya. Ternyata angan-angan dan realita tidak sepenuhnya berbanding lurus, karena sepenglihatanku karangnya tidak sebagus seperti yang saya dengar dan baca. Memang benar masih terdapat karang, tetapi karang yang hancur lebih mendominasi. Saya hanya mengeksplor karang-karang yang berada di sekitaran dermaga & terusannya, tetapi belum mengeksplor sisi pulau yang satu lagi. Hal tersebutlah yang masih membuatku penasaran dan tertarik untuk mengunjungi pulau Kenawa untuk yang kedua kalinya. 


Kondisi Karang di dekat dermaga Pulau Kenawa

A.K.U. – Jelajah Indonesiaku
Miris – Karang di Pulau Kenawa
R.U.S.A.K. – Tanya Kenapa???

Tidak terasa hari sudah sore dan secara tidak langsung memaksa kami untuk angkat kaki dari pulau kecil yang indah dan sekikit unyu2 ini. haha.:-D Perjalanan ini sungguh sangat berkesan, selain menemukan keindahan alam yang belum diketahui banyak orang, saya juga disadarkan untuk semakin peduli terhadap lingkungan. Mulai dari hal kecil saja, seperti misalnya tidak mencemari atau membuang sampah ke laut, karena di dalam sana masih ada kehidupan. 



Menurut saya, pulau Kenawa merupakan salah satu destinasi perjalanan yang harus kita pilih dan jangan sampai Anda melewatkan keindahannya. Secara garis besar, pulau ini memiliki kelebihan seperti misalnya pantai berpasir putih ditambah dengan birunya laut dan keindahan tersebut akan semakin jelas apabila Anda mencoba untuk mendaki bukit yang terdapat di pulau tersebut. Kata-kata pujian yang akan tercipta, ketika Anda memandang dari puncak tertinggi pulau tersebut. Dan jangan lupa untuk menikmati karang yang terdapat disekitaran pulau, walaupun karangnya tidak begitu banyak. Tetapi di beberapa titik tertentu, terdapat karang yang dihuni oleh ikan warna-warni yang lucu, imut, bahkan unyu2. (unyu2 lagi…) haha… 😀 


Sekianlah perjalananku selama di pulau Kenawa, perjalanan ini begitu berkesan karena merupakan hadiah yang kuberikan di hari Ulang Tahunku yang ke 24. Saya akan memberikan gambaran mengenai pulau Kenawa, seperti yang terdapat pada gambar berikut ini dan semoga bisa membayangkan seperti apa pulau Kenawa tersebut.


Gambaran Pulau Kenawa, Sumbawa Barat (NTB)


Silahkan menikmati pesona Pulau kenawa di :
Potret Indonesiaku di Pulau Kenawa

Informasi Jelajah Indonesiaku :
  • Lokasi Pulau Kenawa tidak jauh dari pelabuhan Pototano (Sumbawa);
  • Dermaga penyeberangan menuju Pulau Kenawa hanya berjarak 500 meter dari Pelabuhan Pototano;
  • Dari kota Mataram ke Pototano dapat ditempuh menggunakan bus atau travel, informasinya bisa dibaca disini. Lama perjalanannya adalah 4 jam dan ongkosnya disamakan dengan ongkos ke Sumbawa Besar;
  • Informasi Penyewaan motor di kota Mataram
  • Biaya penyeberangan dari pelabuhan Kayangan (Lombok) ke pelabuhan Pototano (Sumbawa) atau sebaliknya, dapat dilihat disini;
  • Biaya sewa perahu menuju Pulau Kenawa adalah 300 rb s.d. 350 rb, coba dinego saja. Silahkan menghubungi mas Irfan di 08 selaku pemilik perahu;
  • Sebelum menyeberang ke Pulau Kenawa, alangkah baiknya bila Anda membeli makan terlebih dahulu di warung Jawa yang berlokasi tidak jauh dari dermaga.
Tags: ExploreIndahJalan-JalanJelajahTempatTravelTravelingwisataWisatawan
ShareTweetPin
Jelajah

Jelajah

Related Posts

Makan Siang di Meeting Point (Rebranding Umanusa Resto) Bandung
Explore

Makan Siang di Meeting Point (Rebranding Umanusa Resto) Bandung

20.01.2026
Keuntungan Menginap di Dormitory Room dan Tips Nyaman Menikmatinya
Explore

Keuntungan Menginap di Dormitory Room dan Tips Nyaman Menikmatinya

17.01.2026
Kiat Hijrah dalam Konteks Berwisata
Explore

Kiat Hijrah dalam Konteks Berwisata

16.01.2026
Roti Tawar Bobo Pontianak Tanpa Pengawet
Explore

Roti Tawar Bobo Pontianak Tanpa Pengawet

15.01.2026
Coto Makassar Kapuas Indah Pontianak
Explore

Coto Makassar Kapuas Indah Pontianak

09.01.2026
Martabak Pak Salim, Martabak Legendaris di Jalan Burangrang Bandung
Explore

Martabak Pak Salim, Martabak Legendaris di Jalan Burangrang Bandung

04.01.2026
Next Post

#11 Pulau Perak

Tangkis Pertanyaan Kelas Berat Karni Ilyas, KH M Zaitun Rasmin Sampaikan 3 Paparan Telak

Pulau Untung Jawa : Ancol kedua Jakarta

Iklan

Recommended Stories

Lakukan Perjalanan “Kecil” untuk Menghindari Bermaksiat Saat Sendirian di Kamar

Fatawa Syaikhul Islam Zakariyya al-Anshari

04.08.2015

Al Amtsal (3)

30.11.2019

Potret Sentot Prawirodirjo dari sekitar tahun 1840-1850

18.06.2017

Popular Stories

  • Pemerintah Masih Buka Peluang Beri Insentif Industri Tekstil

    Pemerintah Masih Buka Peluang Beri Insentif Industri Tekstil

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Video Viral Andini Permata Bersama Bocil

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Harga iPhone 14 Turun di Indonesia Jadi Mulai Rp 8 Jutaan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Timnas Indonesia Akan Hadapi Bulgaria, Kepulauan Solomon & Saint Kitts & Nevis bersama John Herdman

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Denada Tolak Ganti Rugi Rp7 Miliar, Ressa Rizky: Saya Cuma Mau Pengakuan!

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Aopok

Aopok merupakan layanan informasi terbaru dan terpercaya yang mengabarkan berita di indonesia dan seluruh dunia.

LEARN MORE »

Terkini

Solusi Islam Menurut Hadist untuk Dua Insan yang Saling Jatuh Cinta

Solusi Islam Menurut Hadist untuk Dua Insan yang Saling Jatuh Cinta

22.01.2026
Trofi Asli Piala Dunia Dipamerkan di Jakarta

Trofi Asli Piala Dunia Dipamerkan di Jakarta

22.01.2026

Kategori

  • Berita
  • Bisnis
  • Bulutangkis
  • Daerah
  • Dunia
  • Edukasi
  • Entertainment
  • Explore
  • Food & Travel
  • Lainnya
  • Lifestyle
  • Nasional
  • Otomotif
  • Religi
  • Sepakbola
  • Sports
  • Teknologi & Sains

Navigasi

  • Tentang
  • Kontak
  • Subscription
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Siber
  • Cookies dan IBA
  • Terms

© 2026 Aopok.com - theme by Iklans.com - Pugur.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Filter
    • Terbaru
    • Spesial
    • Istimewa
    • Hot
    • Galeri
  • Berita
    • Daerah
    • Dunia
    • Nasional
  • Bisnis
  • Explore
    • Alamat
    • Food & Travel
      • Kuliner
      • Resep Masakan
    • Kode Pos
    • Masjid
    • Wisata
  • Religi
  • Sports
  • Tekno
  • More
    • Otomotif
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Edukasi
    • Lainnya
  • Network
    • Artikel
      • Biodata Viral
      • Chord Lirik
      • Religi
      • Resep Masakan
      • Ulasan Film
      • Tempo Dulu
    • Iklan Gratis
    • Media Sosial
    • Terviral
    • Seputar Bisnis
    • Pasang Iklan
    • Jok Bangka
    • Ulasan Bisnis
    • Trading
    • Top Bisnis

© 2026 Aopok.com - theme by Iklans.com - Pugur.com.

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?