• Latest
  • Trending

Keroncong

28 Maret 2012
Evakuasi Dramatis Bocah 2 Tahun di Lombok Viral: Riski Merayap di Atap Rumah, Warga Panik!

Evakuasi Dramatis Bocah 2 Tahun di Lombok Viral: Riski Merayap di Atap Rumah, Warga Panik!

23 April 2026
Daun Kratom: Manfaat, Kandungan, Efek Samping, dan Bahaya yang Perlu Anda Ketahui

Daun Kratom: Manfaat, Kandungan, Efek Samping, dan Bahaya yang Perlu Anda Ketahui

23 April 2026
Viral! Video Vell Tren Joget Nakal Diburu Netizen, Ini Faktanya

Viral! Video Vell Tren Joget Nakal Diburu Netizen, Ini Faktanya

23 April 2026
Viral! Cewek Cantik Nakal Ini Nekat Prank Minta Pijat

Viral! Cewek Cantik Nakal Ini Nekat Prank Minta Pijat

23 April 2026
Cerita Viral! Cewek Cantik Ini Curhat di Ranjang Tengah Malam

Cerita Viral! Cewek Cantik Ini Curhat di Ranjang Tengah Malam

23 April 2026
Baru! Video Aksi Oknum Anggota DPRD di Sulsel Viral di Medsos

Baru! Video Aksi Oknum Anggota DPRD di Sulsel Viral di Medsos

23 April 2026
Kisah Viral! Cybel Cantik Makan Pisang dengan Pose Nakal

Kisah Viral! Cybel Cantik Makan Pisang dengan Pose Nakal

23 April 2026
Heboh! Video Bandar Membara Viral Jadi Buruan Warganet

Heboh! Video Bandar Membara Viral Jadi Buruan Warganet

23 April 2026
Viral di TikTok! Video POV Cybel Makan Pisang dengan Pose Ahegao Tuai Pro dan Kontra

Viral di TikTok! Video POV Cybel Makan Pisang dengan Pose Ahegao Tuai Pro dan Kontra

23 April 2026
Viral! Video XD Fira, Jilbab Cantik Berkacamata Saat Live Streaming Banjir Penonton

Viral! Video XD Fira, Jilbab Cantik Berkacamata Saat Live Streaming Banjir Penonton

23 April 2026
Viral! Kakak dan Adik Tiri Cantik Ini Main ke Kebun Sawit

Viral! Kakak dan Adik Tiri Cantik Ini Main ke Kebun Sawit

21 April 2026
Viral Siswa SMP Dianiaya Kakak Kelas di Tuban, Korban Tak Berdaya Dihujani Tendangan

Viral Siswa SMP Dianiaya Kakak Kelas di Tuban, Korban Tak Berdaya Dihujani Tendangan

21 April 2026
Aopok
No Result
View All Result
  • Login
  • Register
  • Home
    • Join Komunitas
    • Pasang Iklan Gratis
    • Filter
      • Terbaru
      • Viral
      • Hot
      • Galeri
      • Populer
      • Terviral
      • Terbaik
      • Trending
  • Hiburan
    • Cerita
    • Musik
      • Chord Lirik
      • Terjemahan lirik
    • Foto
    • Gosip
    • Video
  • Berita
    • All
    • Daerah
    • Dunia
    • Kriminal
    • Nasional
    • Perang Dunia
    Evakuasi Dramatis Bocah 2 Tahun di Lombok Viral: Riski Merayap di Atap Rumah, Warga Panik!

    Evakuasi Dramatis Bocah 2 Tahun di Lombok Viral: Riski Merayap di Atap Rumah, Warga Panik!

    Viral! Video Vell Tren Joget Nakal Diburu Netizen, Ini Faktanya

    Viral! Video Vell Tren Joget Nakal Diburu Netizen, Ini Faktanya

    Baru! Video Aksi Oknum Anggota DPRD di Sulsel Viral di Medsos

    Baru! Video Aksi Oknum Anggota DPRD di Sulsel Viral di Medsos

    Trending Tags

    • Perang Dunia
    • Viral
    • Musik
    • Gosip
    • Ramadhan
    • Jelajah
  • Bisnis
    • Seputar Bisnis
    • Investasi & Trading
    • Top Bisnis
    • Pasang Iklan
    • Ulasan Bisnis
  • Explore
    • Alamat
    • Biodata Viral
    • Cerpen
    • Food & Travel
      • Kuliner
      • Resep Masakan
    • Kode Pos
    • Masjid
    • Review
    • Sejarah
    • Wisata
  • Sports
    • All
    • Bulutangkis
    • Sepakbola
    Peran John Herdman di Balik Kemenangan 4-0 Timnas Indonesia U-17 vs Timor Leste di Piala AFF U-17 2026

    Peran John Herdman di Balik Kemenangan 4-0 Timnas Indonesia U-17 vs Timor Leste di Piala AFF U-17 2026

    12 Pemain Bintang Dunia yang Absen di Piala Dunia 2026, Italia Paling Terpukul!

    12 Pemain Bintang Dunia yang Absen di Piala Dunia 2026, Italia Paling Terpukul!

    Pantas Timnas Indonesia Dibantai Jepang, Inggris Saja Dipermalukan di Stadion Wembley

    Pantas Timnas Indonesia Dibantai Jepang, Inggris Saja Dipermalukan di Stadion Wembley

    PSSI Resmi Tunjuk Sumatera Utara sebagai Tuan Rumah Piala AFF U-19 2026, Turnamen Digelar Juni

    PSSI Resmi Tunjuk Sumatera Utara sebagai Tuan Rumah Piala AFF U-19 2026, Turnamen Digelar Juni

    Peluang Timnas Indonesia Gantikan Irak di Playoff Antarkonfederasi Piala Dunia 2026, Ini Skenario Lengkapnya

    Peluang Timnas Indonesia Gantikan Irak di Playoff Antarkonfederasi Piala Dunia 2026, Ini Skenario Lengkapnya

    John Herdman Diminta Panggil Rivaldo Pakpahan ke Timnas Indonesia

    John Herdman Diminta Panggil Rivaldo Pakpahan ke Timnas Indonesia

    Tiga Ganda Campuran Indonesia Lolos ke Semifinal Thailand Masters 2026

    Tiga Ganda Campuran Indonesia Lolos ke Semifinal Thailand Masters 2026

    Live Streaming Barcelona vs Real Oviedo 25 Januari 2026

    Live Streaming Barcelona vs Real Oviedo 25 Januari 2026

    Trofi Asli Piala Dunia Dipamerkan di Jakarta

    Trofi Asli Piala Dunia Dipamerkan di Jakarta

  • More
    • Tekno
    • Religi
      Hari Lebaran 21 Maret 2026 Makna, Tradisi, dan Kebahagiaan Umat Muslim

      Hari Lebaran 21 Maret 2026: Makna, Tradisi, dan Kebahagiaan Umat Muslim

      Kemenag Tetapkan 1 Ramadan 1447 H Secara Hisab Jatuh pada 19 Februari 2026

      Kemenag Tetapkan 1 Ramadan 1447 H Secara Hisab Jatuh pada 19 Februari 2026

      Makna Sabar dalam Al-Qur’an: Kunci Lulus Ujian Hidup Menuju Kebahagiaan Dunia dan Akhirat

      Makna Sabar dalam Al-Qur’an: Kunci Lulus Ujian Hidup Menuju Kebahagiaan Dunia dan Akhirat

      Mengapa Muslim dan Non-Muslim Dibedakan dalam Islam? Penjelasan Aqidah, Dalil Al-Qur’an, dan Makna Ketakwaan

      Mengapa Muslim dan Non-Muslim Dibedakan dalam Islam? Penjelasan Aqidah, Dalil Al-Qur’an, dan Makna Ketakwaan

      Tanggal Berapa Bulan Suci Puasa Ramadan 2026?

      Tanggal Berapa Bulan Suci Puasa Ramadan 2026?

      Kisah Nabi Yunus Ditelan Ikan, Mukjizat, dan Kekuatan Doa di Saat Putus Asa

      Kisah Nabi Yunus Ditelan Ikan, Mukjizat, dan Kekuatan Doa di Saat Putus Asa

      Belajar dari Sistem Ramadhan

      Belajar dari Sistem Ramadhan

      Makna Hadits “Agama Adalah Nasehat”: Tafsir Lengkap & Aplikasi dalam Kehidupan Muslim

      Makna Hadits “Agama Adalah Nasehat”: Tafsir Lengkap & Aplikasi dalam Kehidupan Muslim

      Mengenal Syariat, Hakikat, dan Ma‘rifat dalam Islam: Pengertian, Perbedaan, dan Tahapannya

      Mengenal Syariat, Hakikat, dan Ma‘rifat dalam Islam: Pengertian, Perbedaan, dan Tahapannya

    • Bangka Belitung
    • Otomotif
    • Lifestyle
    • Edukasi
    • Kesehatan & Kecantikan
    • Chord Lirik
    • Keimanan
    • Tempo Dulu
    • Lainnya
IKLAN GRATIS
  • Home
    • Join Komunitas
    • Pasang Iklan Gratis
    • Filter
      • Terbaru
      • Viral
      • Hot
      • Galeri
      • Populer
      • Terviral
      • Terbaik
      • Trending
  • Hiburan
    • Cerita
    • Musik
      • Chord Lirik
      • Terjemahan lirik
    • Foto
    • Gosip
    • Video
  • Berita
    • All
    • Daerah
    • Dunia
    • Kriminal
    • Nasional
    • Perang Dunia
    Evakuasi Dramatis Bocah 2 Tahun di Lombok Viral: Riski Merayap di Atap Rumah, Warga Panik!

    Evakuasi Dramatis Bocah 2 Tahun di Lombok Viral: Riski Merayap di Atap Rumah, Warga Panik!

    Viral! Video Vell Tren Joget Nakal Diburu Netizen, Ini Faktanya

    Viral! Video Vell Tren Joget Nakal Diburu Netizen, Ini Faktanya

    Baru! Video Aksi Oknum Anggota DPRD di Sulsel Viral di Medsos

    Baru! Video Aksi Oknum Anggota DPRD di Sulsel Viral di Medsos

    Trending Tags

    • Perang Dunia
    • Viral
    • Musik
    • Gosip
    • Ramadhan
    • Jelajah
  • Bisnis
    • Seputar Bisnis
    • Investasi & Trading
    • Top Bisnis
    • Pasang Iklan
    • Ulasan Bisnis
  • Explore
    • Alamat
    • Biodata Viral
    • Cerpen
    • Food & Travel
      • Kuliner
      • Resep Masakan
    • Kode Pos
    • Masjid
    • Review
    • Sejarah
    • Wisata
  • Sports
    • All
    • Bulutangkis
    • Sepakbola
    Peran John Herdman di Balik Kemenangan 4-0 Timnas Indonesia U-17 vs Timor Leste di Piala AFF U-17 2026

    Peran John Herdman di Balik Kemenangan 4-0 Timnas Indonesia U-17 vs Timor Leste di Piala AFF U-17 2026

    12 Pemain Bintang Dunia yang Absen di Piala Dunia 2026, Italia Paling Terpukul!

    12 Pemain Bintang Dunia yang Absen di Piala Dunia 2026, Italia Paling Terpukul!

    Pantas Timnas Indonesia Dibantai Jepang, Inggris Saja Dipermalukan di Stadion Wembley

    Pantas Timnas Indonesia Dibantai Jepang, Inggris Saja Dipermalukan di Stadion Wembley

    PSSI Resmi Tunjuk Sumatera Utara sebagai Tuan Rumah Piala AFF U-19 2026, Turnamen Digelar Juni

    PSSI Resmi Tunjuk Sumatera Utara sebagai Tuan Rumah Piala AFF U-19 2026, Turnamen Digelar Juni

    Peluang Timnas Indonesia Gantikan Irak di Playoff Antarkonfederasi Piala Dunia 2026, Ini Skenario Lengkapnya

    Peluang Timnas Indonesia Gantikan Irak di Playoff Antarkonfederasi Piala Dunia 2026, Ini Skenario Lengkapnya

    John Herdman Diminta Panggil Rivaldo Pakpahan ke Timnas Indonesia

    John Herdman Diminta Panggil Rivaldo Pakpahan ke Timnas Indonesia

    Tiga Ganda Campuran Indonesia Lolos ke Semifinal Thailand Masters 2026

    Tiga Ganda Campuran Indonesia Lolos ke Semifinal Thailand Masters 2026

    Live Streaming Barcelona vs Real Oviedo 25 Januari 2026

    Live Streaming Barcelona vs Real Oviedo 25 Januari 2026

    Trofi Asli Piala Dunia Dipamerkan di Jakarta

    Trofi Asli Piala Dunia Dipamerkan di Jakarta

  • More
    • Tekno
    • Religi
      Hari Lebaran 21 Maret 2026 Makna, Tradisi, dan Kebahagiaan Umat Muslim

      Hari Lebaran 21 Maret 2026: Makna, Tradisi, dan Kebahagiaan Umat Muslim

      Kemenag Tetapkan 1 Ramadan 1447 H Secara Hisab Jatuh pada 19 Februari 2026

      Kemenag Tetapkan 1 Ramadan 1447 H Secara Hisab Jatuh pada 19 Februari 2026

      Makna Sabar dalam Al-Qur’an: Kunci Lulus Ujian Hidup Menuju Kebahagiaan Dunia dan Akhirat

      Makna Sabar dalam Al-Qur’an: Kunci Lulus Ujian Hidup Menuju Kebahagiaan Dunia dan Akhirat

      Mengapa Muslim dan Non-Muslim Dibedakan dalam Islam? Penjelasan Aqidah, Dalil Al-Qur’an, dan Makna Ketakwaan

      Mengapa Muslim dan Non-Muslim Dibedakan dalam Islam? Penjelasan Aqidah, Dalil Al-Qur’an, dan Makna Ketakwaan

      Tanggal Berapa Bulan Suci Puasa Ramadan 2026?

      Tanggal Berapa Bulan Suci Puasa Ramadan 2026?

      Kisah Nabi Yunus Ditelan Ikan, Mukjizat, dan Kekuatan Doa di Saat Putus Asa

      Kisah Nabi Yunus Ditelan Ikan, Mukjizat, dan Kekuatan Doa di Saat Putus Asa

      Belajar dari Sistem Ramadhan

      Belajar dari Sistem Ramadhan

      Makna Hadits “Agama Adalah Nasehat”: Tafsir Lengkap & Aplikasi dalam Kehidupan Muslim

      Makna Hadits “Agama Adalah Nasehat”: Tafsir Lengkap & Aplikasi dalam Kehidupan Muslim

      Mengenal Syariat, Hakikat, dan Ma‘rifat dalam Islam: Pengertian, Perbedaan, dan Tahapannya

      Mengenal Syariat, Hakikat, dan Ma‘rifat dalam Islam: Pengertian, Perbedaan, dan Tahapannya

    • Bangka Belitung
    • Otomotif
    • Lifestyle
    • Edukasi
    • Kesehatan & Kecantikan
    • Chord Lirik
    • Keimanan
    • Tempo Dulu
    • Lainnya
No Result
View All Result
Aopok
No Result
View All Result
Home Explore

Keroncong

Jelajah by Jelajah
28 Maret 2012
Reading Time: 25 mins read
Donasi
0



false
EN-US



























































































































































RELATED POSTS

5 Tips Long Trip Saat Libur Panjang agar Perjalanan Nyaman, Aman, dan Bebas Drama

Viral Tren Meditasi di Dalam Peti Mati di Jepang, Cara Unik Refleksi Hidup dan Atasi Stres

Makan Siang di Meeting Point (Rebranding Umanusa Resto) Bandung

Musik
Khas Indonesia
 oleh : Angku Lareh
Seni Musik merupakan
salah satu bentuk kesenian yang hampir dimiliki oleh setiap kebudayaan di
dunia. Dengan beragam bentuk dan kekhasannya menjadikan musik sebagai identitas
bagi suatu kebudayaan. Corak musik yang dimiliki oleh suatu kebudayaan tentunya
berbeda dengan musik yang dimiliki kebudayaan lain. Apakah itu dari segi alat
musik ataupun irama langgam lagu yang dimainkan. Pada masa sekarang musik telah
menjadi bahasa yang mendunia (universal). Beberapa orang sangat menikmati
alunan musik dan lagu dari suatu daerah tertentu, walaupun mereka tidak dapat
memahami bahasa yang digunakan oleh si penyanyi.
Indonesia memiliki
kekayaan dalam segi suku dan budaya. Dari keragaman budaya ini, patut kiranya
kita ambil contoh musik sebagai salah satu bentuk dari keragaman budaya. Tentunya
yang kami maksudkan disini ialah musik etnik bukan musik pop. Dalam hal ini
kami akan mengambil contoh yang lebih kecil yaitu musik keroncong. Musik ini
sangatlah unik karena tidak mencerminkan budaya dari salah satu daerah di
Indonesia. Melainkan sebagai bukti dari percampuran dari beberapa budaya yang
kemudian melahirkan musik yang khas Indonesia.
Lazimnya di Indonesia,
sejarah selalu menuai perdebatan, begitu pulalah kiranya dengan Sejarah Musik
Keroncong di Indonesia. Dalam tulisan ini akan dikemukakan salah satu versi
dari sejarah kelahiran musik Keroncong. Di akhir tulisan akan coba kami bahas
perihal Musik Keroncong di Kota Sawahlunto Sumatera Barat.
Musik
Tuan & Para Budak
Portugis merupakan salah
satu dari negara-negara Eropa yang merintis perjalanan ke Timur. Pada tahun
1512 di bawah pimpinan Alfonso de Albuquerque Bangsa Portugis mulai
menginjakkan kakinya di nusantara. Tujuannya ialah Sumber Daya Alam yang sangat
dibutuhkan oleh orang-orang di Eropa ketika itu, yakni rempah-rempah. Alfonso mengomandani beberapa orang pelaut dan para
budak. Para budak di dapat dari daerah kekuasaan Portugis di India yakni Gowa,
Malabar, dan Benggali.[1]
Setelah kejatuhan
Malaka ke tangan Portugis maka berdiamlah di sana Bangsa Portugis beserta para
budaknya tersebut. Para budak tersebut tidak hanya berasal dari India saja,
karena semenjak kedatangan Portugis ke Ambon mereka juga membawa budak dari
sana. Di Ambo-Maluku, Portugis sempat mengobarkan perang dengan Kerajaan
Ternate dan Tidore. Hasil dari peperangan tersebut ialah Portugis terusir dari
Maluku.
Malaka yang dikuasai
Portugis menjadi benteng utama dalam menghadapi Kaum Moor[2] yang
juga terdapat di kepulauan ini. Selain untuk menguasai jalur perdagangan rempah-rempah
tentunya.
Bandar
terbesar di Nusantara ini jatuh ke tangan 
Portugis pada tahun 1511, setahun lebih awal dari kedatangan mereka ke
Indonesia.
Di Malaka Portugis
sempat membina kehidupan, beberapa peninggalan Bangsa Portugis masih dapat kita
saksikan di kota itu hingga kini. Kemungkinan di Malaka inilah seni tradisional
rakyat Portugis yang bernama fado tersebar
kepada para budak.
Fado merupakan seni tradisional rakyat Portugis. Akar dari kata
Fado merujuk ke bahasa Latin: fatum,
dapat kita padankan dengan kata fate
dalam Bahasa Inggris yang artinya ialah nasib.
Karakteristik musik ini ialah irama dan syairnya yang sentimental-melankolis.
Menceritakan mengenai lautan, kehidupan masyarakat miskin, ataupun
persahabatan. Sebagian ahli berpendapat bahwa musik ini memiliki akar pada peradaban
Bangsa Moor di Semenanjung Iberia[3]
pada masa silam.
Keadaan
yang jauh dari kampung halaman bagi pelaut Portugis dan nasib sebagai budak
yang ditahan oleh bangsa asing di negeri asing oleh para budak, telah membuka
dan
berkembangnya
masuknya musik fado yang sentimental-melankolis. Pada
perkembangannya musik ini tidak hanya dimainkan oleh Bangsa Portugis akan
tetapi juga oleh para budak mereka dari Benggali, Malabar, Goa dan Maluku.
Pada tahun
1648 Belanda merebut Malaka dari Portugis. Banyak tawanan perang yang ditawan
beserta para budak mereka dibawa ke Batavia yang pada masa itu merupakan pusat
kekuasaan Belanda di Asia Tenggara. Para tawanan ini kemudian ditempatkan oleh
Belanda pada suatu kawasan yang bernama Tanah Serani yang kelak bernama Kampung
Tugu. Daerah ini berada di tepi laut, udaranya panas, dan sangat jarang
ditemukan air asin. Kalaupun ada sumur, kebanyakan airnya asin pula.
Pada tahun
1661 para budak di Tanah Serani dibebaskan oleh Belanda dengan syarat mereka
harus berpindah keyakinan dari Katholik yang merupakan agama resmi Bangsa
Portugis ke Protestan yang menjadi agama resmi Bangsa Belanda. [4] Di
kampung baru mereka, para mantan tawanan perang dan budak Portugis ini
menggeluti usaha di bidang pertanian, berburu, dan mencari ikan. Dalam waktu
senggang, mereka sering teringat lagi akan nasib dan kampung halaman nun jauh
di mata. Lantunan musik fado nan
melankolis yang pernah mereka nyanyikan sewaktu di Malaka belumlah hilang dari
ingatan. Mereka masih memiliki kepandaian bermusik, karena musik merupakan
curahan jiwa, bentuk ekspresi diri akan kehidupan yang mereka jalani. Banyak
penyair-nyair zaman lampau maupun zaman sekarang menciptakan musik dengan
mengambil insipirasi dari realitas kehidupan yang mereka jalani.
Maka
mulailah kembali mereka melantunkan musik fado
yang telah menjadi identitas mereka kaum peranakan. Dengan menggunakan alat
sederhana seperti rajao,[5] biola, gitar, rebana,
cello, dua jenis ukulele yakni cak dan cuk, dan seruling
. Musik ini rupanya
disenangi oleh banyak orang dan akhirnya berkembang.
Fado,
Moresco
, & Cafrinho
Terdapat
suatu keanehan yang kami temui dalam mempelajari sejarah musik Keroncong, yakni
ditemukannya dua jenis seni musik yang sama-sama berasal dari Portugis yang pertama
iala fado, seperti yang kita jelaskan
di atas dimana musik fado merupakan
suatu seni musik yang berasal dari Bangsa Portugis yang memiliki karakteristik
sentimental-melangkolis. Dimana syair-syair dari lagu ini menceritakan mengenai
lautan, kehidupan masyarakat miskin, dan persahabatan. Atau pendek kata
menceritakan mengenai parasaian hidup.
Sedangkan moresco merupakan suatu seni musik yang diiringi tarian, berasal dari Kejayaan
Peradaban Islam di Andalusia.[6] Seni ini
juga terdapat di Portugis, karena beberapa Bangsa Moro berkulit hitam yang
berasal dari Pantai Utara Afrika masih menetap di negara tersebut. Selain moresco juga dikenal morisca yakni salah satu jenis gitar
yang biasa digunakan oleh Bangsa Moor. Yang mana gitar ini berbentuk oval dan
memiliki banyak lubang. Hal ini dikarenakan gitar yang mereka pakai merupakan
perkembangan dari alat musik sittar
yang biasa dipakai oleh Bangsa Arab.
Moresco sendiri
merupakan seni musik yang mengiri tarian anggar
antara hulubalang Muslim dan Kristen. Pada permulaannya, moresco merupakan seni
musik dan tari yang mengisahkan kisah-kisah Perang Salib antara umat Muslim dan
Kristen dalam kebudayaan Bangsa Moor.
Moresco adaah seni yang bernafaskan Islam
sedangkan seni non-Islamik disebut dengan Cafrinho yang berasal dari kata kafir yakni non-Islam. Istilah Cafrinho
digunakan untuk menamakan kaum heathen atau kaum creolist Portugis di
Goa-India.
Sedangkan dalam
perkembangan musik keroncong disebutkan bahwa moresco merupakan bentuk awal dari perkembangan musik ini. Hal ini
mungkin saja karena pada rentang waktu 1891-1903 di Surabaya yang merupakan
kota pelabuhan terbesar di Hindia Belanda masa itu berdiri sebuah grup
keroncong yang bernama KOMEDI STAMBOEL. Grup ini merupakan grup pertunjukan bergaya
Istanbul, mereka mengadakan pertunjukan dengan cara berkeliling Hindia Belanda,
Singapura, dan Malaysia. Pada umumnya pertunjukan mereka mengisahkan Hikayat
1001 Malam, Opera Eropa maupun cerita rakyat, serta hikayat-hikayat dari Timur
Tengah, Persia, atapun India. Pada masa inilah dikenal musik keroncong dengan
Stambul I, II, dan III.
Eloklah kiranya
kami sertakan petikan dari tulisan Victor
Genap
yang merupakan Staf Pengajar pada Jurusan Musik Fakultas Pertunjukan
ISI Yogyakarta yang dimuat pada situs
http://pensa-sb.info/portugis-dan-musik-keroncong/:
Moresco yang bernafaskan
keislaman lazimnya dinyanyikan vokalis perempuan dengan nasal voice, karena diharamkan bagi mereka menyanyi dengan
membuka mulut di hadapan publik. Nasal voice tidak lazim bagi vokalis Portugis,
sehingga mereka menggantikannya dengan suara falsetto yang hanya cocok untuk suara laki-laki namun tidak untuk
suara perempuan. Akibatnya vokalis perempuan terdengar berteriak bukan lagi
bernyanyi, seperti halnya suara para vokalis perempuan dalam menyanyikan lagu
keroncong pada tahun 1920-an di Indonesia. Ternyata kasus yang sama terjadi
juga pada fado Portugis yang berasal dari Moresco, seperti lagu Folgadinho
berikut ini dengan nada tertinggi pada f#2. Namun yang menarik adalah imitasi nasal voice dari vokalis
perempuan Portugis sebagai tuntutan dalam menyanyikan sebuah Moresco
menghasilkan warna yang berbeda dengan para sindhen Jawa, karena lebih
merupakan sebuah jeritan falsetto
dibandingkan dengan vokalis laki-laki yang bebas membuka mulut.
Folgadinho menjadi julukan
bagi seseorang yang suka bermalas-malasan. Khususnya bagi orang Moor di
Portugal yang gemar bekerja, istilah Folgadinho menjadi sebuah sindiran. Syair
lagu Folgadinho bersifat parodial dan
responsorial yang selalu diakhiri
dengan refrain. Sebagai fado
pengiring tarian refrain dinyanyikan tutti
chorus
sambil bertepuk tangan, sebagai pengganti waditra adufe atau rebana Arab, yang asalnya adalah bunyi kerincing
gelang kaki si penari Moor di istana Portugal pada abad ke-12, seperti halnya
penari Katakali dari India, atau
penari Ngremo gaya Jawa Timuran.
Pertumbuhan
Musik Keroncong
Semenjak awal lahirnya
di Indonesia yakni pada tahun 1661 musik ini terus mengalami perubahan. Namun
sayangnya tidak terdapat sumber yang menggambarkan perkembangan musik keroncong
dari masa 1661-1880. 1880 dijadikan patokan dalam perkembangan musik keroncong
selanjutnya karena pada tahun ini ditemukan alat musik petik sejenis Ukulele
khas Hawai yang sangat berperan besar dalam pertumbuhan musik keroncong di
Indonesia. Ukulele sendiri sudah lama dikenal oleh Bangsa Portugis yang oleh
mereka disebut dengan nama Jukulele atau croucho yang berarti kecil. Hal ini
karena ukulele merupakan sejenis gitar dengan ukuran kecil dengan jumlah senar
empat atau tiga.
Ukulele dari Hawai ini
kemudian dikawinkan dengan Ukulelle dari Braguinha[7] sehingga
menjadi alat musik khas bagi keroncong di Indonesia. Selain itu dalam
pertumbuhan musik ini dipakailah beberapa instrumen tradisional seperti gamelan
dan gong yang merupakan alat musik tradisional dari Jawa.
Asal Mula Nama “Keroncong”
Ada kesepakatan diantara para ahli bahwa nama keroncong berasal dari alat
musik ukulele yang memiliki bunyi khas “crong..crong..”. Sehingga terkenallah
musik ini dengan nama “Keroncong”. Walau berasal dari bunyi salah satu alat
musik yang dipakai dalam kesenian ini, namun hal tersebut tidak mengurangi
maknanya. Keroncong ialah sebuah seni musik yang berasal dari perpaduan beragam
alat musik yang dimainkan bersama.
Alat-alat musik yang dipakai dalam keroncong ialah: ukulele, gitar, biola,
seruling, gendang, gamelan, gong, dan beberapa alat musik lainnya. Pada masa
sekarang keroncong juga diiringi dengan menggunakan alat musik organ tunggal.
Perkembangan Musik Keroncong
Semenjak
awal fado ataupun moresco merupakan seni musik dan tari
dari Portugis yang berkembang di Malaka telah mengalami berbagai penyesuaian. Semenjak
mulai digemari oleh para budak asal Benggali, Malabar, Goa, dan Maluku hingga
kepindahan mereka ke Batavia. Dalam perkembangannya keluar dari wilayah Kampung
Tugu, musik ini mulai berakulturasi dengan budaya lokal. Seperti dipakainya tanjidor yang merupakan alat musik khas
Betawi. Kemudian musik ini juga berkembang ke daerah Jawa seperti Solo yang
juga melakukan adaptasi berupa irama yang lebih lambat khas Jawa.
Tidak
hanya menyebar di Indonesia, keroncong juga menyebar hingga ke Malaysia yang
dibawa oleh para pekerja asal Jawa. Perkembangan musik ini terasa sekali di
daerah Johor, Selangor, dan Perak[8]
yang juga diminati oleh kaum Baba dan Nyonya.
Menarik
melihat perkembangan musik keroncong di Malaysia karena dalam masa 1918-1919
terdapat seorang pianis Orkes Studio NIROM
(Nedherlandsch
Indische Radio Omroep Maatschappij)
Surabaya yang bernama S.M.Mochtar menggubah lagu “Pulau Brandan”. Cengkok[9]
Keroncong gubahan pianis urang awak
ini sangat berpengaruh dalam perkembangan Cangkok Melayu di Malaysia. Selain di
Jawa dan Malaysia, keroncong juga menyebar ke Sulawesi Selatan, tepatnya
Makassar. Di Makassar lahirlah salah satu corak lagu keroncong yang dikenal
dengan nama “Musiq Losquin Bugis”
Keroncong
Sawahlunto
Bagaimana kiranya
perkembangan musik Keroncong di Kota Sawahlunto? Hingga kini masih dilakukan
penelitian lebih mendalam mengenai hal ini. Namun yang pasti ialah keroncong di
Sawahlunto dikembangkan oleh orang-orang Jawa. Orang-orang Jawa dibawa ke kota
ini oleh Belanda guna dipekerjakan sebagai buruh tambang. Pada mulanya mereka
yang berstatus sebagai tahanan atau lazim dikenal dengan sebutan orang rantai di Sawahlunto. Hidup mereka
ialah di barak-barak, terisolasi dari dunia luar, dan tidak ada hubungan
komunikasi apapun. Namun yang terparah ialah tidak ada perempuan yang dapat
dijadikan isteri.
Kedatangan awal mereka
ialah tahun 1891, dipekerjakan sebagai buruh paksa di pertambangan pertama di
daerah Sungai Durian. Pada masa itu hidup mereka masih sengsara, bekerja siang
dan malam, dibagi sampai tiga shift.
Keadaan mereka mulai sedikit berubah dengan dibangunnya jalan kereta api dan
dipekerjakannya buruh kontrak di pertambangan serta dibangunnya Dapur Umum yang
menjamin suplay makanan untuk mereka. Mulai ada kehidupan, sudah ada yang
membina keluarga, lingkungan tempat tinggal mereka dikenal dengan nama wilayah tangsi atau “penjara” dalam bahasa
Indonesia.
Lalu kapan musik ini
mulai berkembang di Sawahlunto? Belum didapat tahun pastinya hanya saja dapat
diperkirakan pada permulaan abad ke-20 musik keroncong sudah ada di Sawahlunto.
Generasi termuda keroncong yang masih hidup hingga kini ialah berumur sekitar
50 dan 60 tahunan. Menurut kesaksian mereka bahwa musik keroncong sudah
dimainkan di Sawahlunto semenjak zaman mbah
mereka dahulu.
Mungkin banyak yang
heran bagaimana para narapidana ini dapat membawa suatu kesenian yang begitu
tinggi nilainya. Hal ini tentunya mengingat para tahanan yang didatangkan ke
Sawahlunto merupakan para tahanan atau kriminal. Apabila kita telusuri kembali
penyebaran dari musik ini di Pulau Jawa bahkan hingga ke Makassar dan Malaysia,
maka tidaklah mengherankan jika musik ini juga sampai ke Sawahlunto.
Para tahanan yang
dibawa ke Sawahlunto tidak semuanya para pelaku tindak kejahatan serupa
pembunuhan, perampokan, ataupun berbagai jenis tindak kriminal lainnya. Akan
tetapi juga terdapat para tahanan politik. Mungkin saja diantara para tahanan
tersebut apakah tahanan kriminal ataupun tahanan politik terdapat orang-orang
yang pandai bermain musik keroncong. Hal ini karena mengingat bahwa Batavia
merupakan kota terbesar di Hindia Belanda pada masa itu. dimana kehidupan seni
berkembang di sana.
Jadi tidaklah
mengherankan kenapa Keroncong dapat sampai ke Tanah Bertuah ini. Pada masa
sekarang ini, seni musik keroncong masih terus digali untuk kembali
dipertunjukkan ke khalayak ramai. Ini merupakan salah satu bukti dari kekayaan
budaya Kota Sawahlunto. Kekayaan multi etnis dengan beragam kekhasannya.
Penutup
Tidak dapat dipungkiri
dengan menyimak sejarah kelahiran musik keroncong di Indonesia tidak terlepas
dari pengaruh Peradaban Islam di Sepanyol. Dua tradisi yang kami kemukakan
dalam tulisan ini yakni Fado & Moresco merupakan
suatu seni musik dan tari yang akar budayanya dapat kita telusuri pada
Peradaban Islam yang pernah berjaya di Semenanjung Iberia
di Eropa Barat. Hal ini tentunya juga secara
tidak langsung memberikan pengaruh pada 
seni musik keroncong di Indonesia.
Bagaimanpun juga
uraian singkat kami perihal sejarah musik keroncong dalam tulisan ini masih
jauh dari lengkap ataupun sempurna. Apalagi jika membahas sejarah kelahiran
dari musik ini masih selalu dalam perdebatan. Salah seorang penghulu musisi
keroncong yakni Tuan Andre Juan Michiels (peimpin Grup Keroncong Tugu) masih
kurang sependapat jika dikatakan kalau musik keroncong dikatakan berasal dari
budaya Portugis yakni Fado. Namun daripada
itu, kami menganggap karena masih belum adanya sumber yang membahas secara
lengkap mengenai dalil yang dikemukakan oleh Tuan Andre dan kawan-kawan, untuk
sementara kami berpendapat seperti yang kami uraikan dalam tulisan ini.
Semoga tulisan ini
dapat menambah wawasan dan memperkaya pengetahuan serta menumbuhkan rasa cinta
kita terhadap budaya kita yang kaya akan keragaman. Tulisan ini masih jauh dari
sempurna, terdapat beberapa kekurangan yang Insya
Allah
akan kami perbaiki pada tulisan berikutnya.
Sumber:
Melayuonline.com
Teraszaman.blogspot.com
http://id.wisatapesisir.com/kampung-tugu/465-sejarah-musik-keroncong
http://deugalih.multiply.com/journal/item/101?&show_interstitial=1&u=%2Fjournal%2Fitem
http://en.wikipedia.org/wiki/Fado
http://id.wikipedia.org/wiki/Keroncong
http://ndock.heck.in/sejarah-musik-keroncong.xhtml
http://id.wikipedia.org/wiki/Sejarah_Indonesia


[1] Dalam setiap literatur mengenai musik keroncong selalu
menyebutkan bahwa pada tahun 1512 ini musik keroncong telah masuk ke Indonesia
melalui pelaut-pelaut Portugis.
[2] Moor,
merupakan sebutan yang disandangkan kepada Umat Islam oleh orang Sepanyol,
Portugis & Eropa di Abad Pertengahan. Sebutan ini tidak mengenal bangsa,
setiap muslim dari berbagai bangsa di panggil dengan sebutan ini. Adalah
orang-orang Melayu di Pulau Mindanao yang pada masa sekarang ini berada di
bawah Pemerintahan Filipina. Oleh orang Sepanyol mereka dipanggil dengan panggilan
“Bangsa Moor” karena beragama Islam. padahal sebenarnya mereka ini ialah Bangsa
Melayu. Sebutan Moor di Filipina kemudian mulai berubah menjadi Moro, dan dengan nama itulah mereka
dikenali hingga kini.
[3] Semenanjung Iberia merupakan sebutan untuk daerah yang
melingkupi negara Sepanyol dan Portugis sekarang yang dalam Peradaban Islam
dikenal dengan nama Andalusia. Kekuasaan Umat Muslim (Bangsa Moor) dimulai
dengan penaklukan yang dilakukan oleh Panglima Tarikh bin Ziyad. Kekuasaan umat
muslim bertahan semenjak 711 sampai kepada tahun 1492. Orang-orang Kristen
menyebut ini dengan sebutan penjajahan
sedangkan umat muslim menyebutnya dengan penyelamatan. Hal ini karena kedatangan
umat Muslim yang dikomandani Panglima Tarikh bin Ziyad ke Andalusia ketika itu
karena di sana sedang berdiri Kerajaan Kartago yang terkenal kejam terhadap
rakyatnya. Maka dari itu kedatangan umat Muslim ke sana disambut baik oleh
rakyat Andalusia. Selama di Andalusia umat muslim sama sekali tidak pernah
melakukan eksploitasi, diskriminasi, atau beragam bentuk penindasan lainnya.
Bahkan mereka membangun peradaban yang terbilang sangat maju di sana. Sangat
berbeda dengan penjajahan yang dilakukan oleh Bangsa Barat di Timur dimana
kekayaan dari negeri yang ditaklukan dibawa sepenuhnya ke Negara Induk
sedangkan rakyat di negeri jajahan dibiarkan hidup sengsara.
[4] Disebut juga dengan Kaum Mardijkers.
[5] Rajao
merupakan alat musik petik mirip gitar, memiliki lima dawai.
[6] Moresco menjadi hiburan bagi kalangan elit di Portugal.
Dipertunjukkan diistana-istana dan dihadapan para pembesar kerajaan.
[7] Alat musik ukulele ini dibawa oleh pelaut Portugis dalam
penjelajahan mereka menemukan dunia baru. Di Portugis namanya ialah cavaquinho. Alat musik ini disebut
dengan beragam nama seperti di Madeira disebut Braguinha, di Brasil disebut
dengan machete, di Karibia disebut
dengan cuatro, dan di Hawai disebut
dengan ukulele. Dalam istilah Hawai,
ukulele memiliki arti “jari yang melompat”. Tentunya pada masing-masing tempat
berkembang menurut keadaan daerah setempat. Baca lebih lanjut:
http://pensa-sb.info/portugis-dan-musik-keroncong/
[8] Hal ini karena di daerah-daerah inilah banyak terdapat
komunitas orang Jawa.
[9] Ornamen, yakni ekspresi yang dibawa oleh sang vocalis
dalam membawakan lagu keroncong.
Tags: ExploreIndahJalan-JalanJelajahTempatTravelTravelingwisataWisatawan
ShareTweetSendShare
Jelajah

Jelajah

Related Posts

5 Tips Long Trip Saat Libur Panjang agar Perjalanan Nyaman, Aman, dan Bebas Drama
Edukasi

5 Tips Long Trip Saat Libur Panjang agar Perjalanan Nyaman, Aman, dan Bebas Drama

12 April 2026
Viral Tren Meditasi di Dalam Peti Mati di Jepang, Cara Unik Refleksi Hidup dan Atasi Stres
Entertainment

Viral Tren Meditasi di Dalam Peti Mati di Jepang, Cara Unik Refleksi Hidup dan Atasi Stres

13 Maret 2026
Makan Siang di Meeting Point (Rebranding Umanusa Resto) Bandung
Explore

Makan Siang di Meeting Point (Rebranding Umanusa Resto) Bandung

20 Januari 2026
Keuntungan Menginap di Dormitory Room dan Tips Nyaman Menikmatinya
Explore

Keuntungan Menginap di Dormitory Room dan Tips Nyaman Menikmatinya

17 Januari 2026
Kiat Hijrah dalam Konteks Berwisata
Explore

Kiat Hijrah dalam Konteks Berwisata

16 Januari 2026
Roti Tawar Bobo Pontianak Tanpa Pengawet
Explore

Roti Tawar Bobo Pontianak Tanpa Pengawet

15 Januari 2026
Next Post

Riwayat Hidup Marwan bin Musa

Fiqh Hibah (1)

Iklan

Recommended Stories

Menampilkan Tema LGBT, Film “Kucumbu Tubuh Indahku” Ditolak Publik Indonesia

Menampilkan Tema LGBT, Film “Kucumbu Tubuh Indahku” Ditolak Publik Indonesia

25 April 2019
Gerakan Peduli Perempuan Menggelar Aksi Penolakan RUU P-KS

Kabar Kota Taliwang

22 Februari 2014

WAKTU UTAMA YANG DISYARIATKAN UNTUK BERSHALAWAT

9 Agustus 2016

Popular Stories

  • Baru! Video Cewek Jilbab Cantik Asal Jawa di Kamar Hotel Hebohkan Media Sosial

    Baru! Video Cewek Jilbab Cantik Asal Jawa di Kamar Hotel Hebohkan Media Sosial

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Heboh! Video Ibu Tiri dan Anaknya Viral Main di Dapur Pondok Kebun Sawit

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Viral! Tante Prank Ojol di Kolam Renang Ini Berujung Tak Terduga

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Video Viral Andini Permata Bersama Bocil

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Heboh! Video Bandar Membara Viral Jadi Buruan Warganet

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Aopok

Aopok merupakan layanan informasi terbaru dan terpercaya yang mengabarkan berita di indonesia dan seluruh dunia. Lanjut baca »



Topoin.com - Iklans.com - Pugur.com - Tradingan.com - Piool.com - Terviral.id - Keimanan.com - Dului.com - Jokbangka.com - Biodataviral.com - Topbisnisonline.com

Tools & Data

Heatmap Saham | Heatmap Forex | Heatmap ETF | Heatmap Koin Kripto | Bunga Bank Sentral | Harga IHSG | Saham Aktif | Saham Untung | Saham Rugi | Harga Emas | Harga Minyak | Swift Kode Bank | Semua Data | Heatmap | Kurs Silang Forex | Grafik Real-Time | Kalender Ekonomi | Forex Quotes | Rasio Forex | Waktu Forex | Top Berita Utama | Ikhtisar Pasar | Pasar Kripto | Konversi Mata Uang | Kalkulator Fibonacci | Kalkulator Pivot | Kalkulator Profit | Kalkulator Pip Forex | Kalkulator Margin Forex | Kalkulator Kurs | Kalkulator MM | Bunga Majemuk | Simulasi KPR | Donasi | Beli Crypto | Tukar Crypto | Mining Crypto | Top Broker | Market | Bonus | Penawaran

Kategori

  • Berita
  • Bisnis
  • Bulutangkis
  • Cerita
  • Chord Lirik
  • Daerah
  • Dunia
  • Edukasi
  • Entertainment
  • Explore
  • Food & Travel
  • Gosip
  • Kesehatan & Kecantikan
  • Kriminal
  • Kuliner
  • Lainnya
  • Lifestyle
  • Musik
  • Nasional
  • Otomotif
  • Perang Dunia
  • Religi
  • Review
  • Sejarah
  • Sepakbola
  • Sports
  • Teknologi & Sains
  • Terjemahan Lagu
  • Video

Navigasi

  • Tentang
  • Kontak
  • Subscription
  • Iklan Gratis
  • Join Komunitas
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Siber
  • Cookies dan IBA
  • Terms

© 2026 Aopok.com - theme by Iklans.com - Pugur.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Subscribe
  • Kategori
    • Berita
    • Explore
      • Food & Travel
      • Kuliner
      • Sejarah
      • Review
    • Bisnis
    • Edukasi
    • Hiburan
      • Cerita
      • Foto
      • Gosip
      • Musik
      • Video
    • Otomotif
    • Religi
    • Sports
    • Teknologi & Sains
  • Terbaru
  • Join Komunitas
  • Pasang Iklan Gratis
  • Trading & Investasi
  • Seputar Bisnis
  • Biodata Viral
  • Networks
    • Berita Viral
    • Chord Lirik
    • Keimanan
    • Seputar Bangka
    • Seputar Kripto
    • Tempo Doeloe
    • Top Bisnis

© 2026 Aopok.com - theme by Iklans.com - Pugur.com.

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?